Sabtu, 12 November 2011

Hum: Eka-Aksara Yoga (Ceramah Maha Acarya Lian Shen)

 
Hum: Eka-Aksara Yoga
(Ceramah Maha Acarya Lian Shen)

Saya gunakan kesempatan ini untuk mengajarkan kalian suatu Yoga Pemurnian yang sangat luar biasa.

Pertama, visualisasikan suatu bija aksara "Hum" berwarna biru di bunga teratai
di hati kita.

Kemudian, kita menggumamkan suara "Hum" dan memvisualisasikan sebuah "Hum" besar berwarna biru muncul di hadapan kita dari lubang hidung kanan kita. Sambil menggumamkan suara "Hum", kita visualisasikan aksara "Hum" biru yang pertama tadi terus melahirkan banyak "Hum" kecil lainnya.

Dalam beberapa detik, berbagai "Hum" biru ini mengelilingi kita, memenuhi ruangan rumah kita, dan bahkan memenuhi seluruh alam semesta.

Kita harus menjapa "Hum" terus menerus dan memvisualisasikan aksara "Hum" mengalir dari lubang hidung satu demi satu dan memenuhi ruang. Dan, seluruh alam semesta berubah menjadi satu "Hum" biru yang besar.

Kemudian, kita visualisasikan lubang hidung kiri kita mulai mengisap semua aksara "Hum" tadi dari ruang sehingga ada di jari jemari, kaki, dan bahkan seluruh anggota tubuh kita. Dalam sekejab, seluruh tubuh kita menjadi satu "Hum" biru yang besar.

Dengan menjapa dan bervisualisasi seperti ini, kita sedang melakukan suatu
latihan penyucian yang istimewa. Pikiran kita menjadi murni dan bersih. Kita menyatu dengan huruf "Hum". Begitu pula alam semesta. Akibatnya, kita dapat mencapai penyatuan dengan bija aksara "Hum". Kita dapat gunakan bija aksara ini untuk membuang karma buruk kita.

Bija aksara "Hum" adalah mantra hebat yang mempunyai keunikan nya tersendiri. "Hum" adalah mantra umum yang digunakan di 20 surga yang terdekat dengan alam kita. Bila kita telah menguasai yoga ini, kita akan dapat mencapai yoga (kontak batin) dengan para Budha dan Bodhisattva.

Tantrayana sungguh luar biasa. Hanya dengan melatih huruf "Hum", kita dapat membuang karma buruk kita. Bila kita dapat mengubah diri kita menjadi "Hum Hum" biru, kita dapat menggunakan mereka untuk menyembuhkan penyakit, menambah rejeki, membuang karma buruk, dan akhirnya mencapai kebudhaan.

Ini disebut Eka-Aksara Yoga (Yoga Pemurnian Satu Huruf).

Om Mani Padme Hum.

¤ Bakar Kertas Dharani : Keyakinan takhayul atau Keyakinan benar? ¤





燒紙金是迷信還是正信?
開示/蓮生活佛 盧勝彥 (恭錄自「真佛密語」第十冊)
¤ Bakar Kertas Dharani : Keyakinan takhayul atau Keyakinan benar? ¤Dharmadesana oleh Buddha Hidup Lian Sheng Lu Sheng-Yen
Kutipan dari : ‘Zhen Fo Mi Yu’ (Tuturan Esoteris Satya Buddha) jilid ke -10

Dewasa ini di Taiwan banyak vihara dan kuil tidak lagi membakar kertas dharani, ada juga di kuil Tao yang tidak lagi membakar kertas dharani, dan banyak rohaniwan Fashi ketika memberikan ceramah dharma mengatakan bakar kertas dharani adalah keyakinan takhayul, menganjurkan para siswa Buddhis agar tidak membakar kertas dharani, setelah kematian dibakari rumah, televisi yang dibuat dari kertas, lemari es yang dibuat dari kertas, kesemuanya ini tidak perlu lagi dibakarkan. Ada beberapa rohaniwan Fashi yang berkata membakar benda-benda ini adalah keyakinan takhayul.

Dalam pendapat pribadi-Ku rohaniwan Fashi dan kuil tersebut telah keliru, opini Saya begini, dalam kondisi tidak membahayakan keselamatan dan mengotori lingkungan , boleh membakar kertas dharani, juga boleh membakar benda dari kertas seperti rumah, lemari es, televisi, mengapa Saya berkata demikian? Karena dalam Sutra Buddha menerangkan「berpuluh ribu Dharma berdasarkan hati, berpuluh ribu Dharma berdasarkan pikiran」, sebenarnya puluhan ribu Dharma dimunculkan dari「pikiran」dan「niat hati」, segala sesuatu daripadanya ini kita menitikberatkan pada faktor「niat hati」tersebut, untuk itu orang yang mempelajari Buddhisme hendaknya mengerti akan「pikiran」, mengerti akan「niat hati」, barulah dapat memahami alasan mendasar di balik semua ini, membakar kertas dharani ditujukan untuk leluhur anda, menggambarkan sebuah rasa bakti dari anda sendiri, ialah sebuah persembahan , anda telah menaruh「hati」bakti sebagai manusia yang masih berada di dunia ke dalamnya, inilah yang dimaksud adanya niat hati, adanya niat hati ini pasti akan berkhasiat, akan memunculkan daya kekuatan.

Bakar kertas dharani ini bukan dengan tujuan main-main, adalah bektuk hati bakti dari keturunan yang masih hidup di dunia. Karena berasal dari adanya niat hati, dalam Buddha Dharma menerangkan telah muncul sebuah permulaan jalinan「pratitya-samutpada」’ 緣 起’,makna permulaan jalinan disini adalah berdasarkan jalinan sebab musabab (hetu-pratitya ‘因緣’) hingga membuahkan sebuah kegiatan membakar kertas dharani, karena adanya permulaan jalinan ini, maka hal ini tidak bertentangan dengan Dharma, tidak melanggar Dharma, tidak seharusnya dikatakan sebagai keyakinan takhayul. Jika dikatakan takhayul maka segala sesuatu aka menjadi takhayul, bakar kertas dharani ini takhayul , Saya ingin bertanya kepada anda, di alam semesta apakah yang asli, semua pratima kayu yang dipuja dalam agama Buddha, pratima perunggu, pratima tanah liat, pratima porselin Buddha, yang mana dari bentuk rupa ini adalah Sosok asli? Sebenarnya semuanya ini adalah palsu, lantas mengapa anda menyembahyanginya? Dikarenakan anda miliki hati maka anda baru pergi menyembahyangi, ketika anda menggunakan「niat hati」itulah「permulaan jalinan」,「sgala Dharma berdasarkan pikiran, sgala Dharma berdasarkan hati 」, cara sembahyang anda ini akan berkhasiat, andaikan anda sembahyang dengan niat main-main tidak akan berguna, dalil mengenai pandangan「takhayul」dan「keyakinan benar」tercakup semuanya disini.

Jadi rohaniwan Fashi yang naik ke mimbar dan mengatakan bakar kertas dharani adalah keyakinan takhayul , karena ia tidak memahami prinsip ini, secara sederhana dikatakan, ada hati maka akan berkhasiat, tanpa menaruh hati takkan ada manfaat, Buddha Dharma menerangkan tentang munculnya permulaan jalinan (pratitya-samutpada), jadi ketika anda menggunakan hati membakar kertas dharani, maka kertas dharani tersebut akan menjelma menjadi berkhasiat dengan daya magis, ini adalah sebuah prinsip yang sederhana, namun banyak rohaniwan Fashi dan vihara kuil tidak memahaminya, menganggap bakar kertas dharani adalah keyakinan takhayul.

Walau bagaimanapun hidup di dunia ini anda perlu menggunakan kebijaksanaan untuk menilai, apa yang dimaksudkan memiliki「hati」, asalkan menaruh kadar hati ke dalamnya,「berpuluh ribu Dharma berdasarkan hati, berpuluh ribu Dharma berdasarkan pikiran」, memberikan pujana untuk Buddha Bodhisattva juga sama, ketika anda melakukan pujana, barang apa yang boleh dipersembahkan, barang apa yang tidak boleh, barang apa yang disukai Buddha Bodhisattva, barang apa yang tidak disukai, barang apa persembahan yang bersih, barang apa persembahan yang terkotori, semua ini berasal dari hati anda untuk dipersembahkan, segala bentuk rupa di dunia semuanya bersumber dari hati, visualisasi dan pujana dalam Tantrayana juga dilaksanakan berdasarkan「hati」dan「pikiran」.

Hendaknya diketahui dunia astral sesungguhnya tercipta dari「hati dan pikiran」dunia berwujud, sedangkan kertas dharani juga tercipta dari「hati dan pikiran」dunia berwujud, anda ketahui uang yang dipakai di dunia berwujud ini juga dibuat dari kertas, juga karena mendapat pengakuan serentak menjadi berguna, benda seperti kertas dharani ini juga karena adanya pengakuan serentak dari anda semua maka menjadi berkhasiat, jadi「keyakinan benar」dan「keyakinan takhayul」, perbedaannya sangat minim, kesemuanya didasari hati, asalkan anda mencoba memahami maka lambat laun akan mengerti apa yang disebut keyakinan benar, apa itu keyakinan takhayul.

Jika ingin mengatakan kepalsuan, sebenarnya segala sesuatu tiada satupun yang asli, semuanya adalah palsu, namun karena anda menggunakan kekuatan hati, maka semuanya menjadi otentik, anda perhatikan orang barat mempersembahkan bunga di atas nisan, kita masyarakat oriental di perayaan Cheng-Beng mempersembahkan makanan, di depan Buddha Bodhisattva mempersembahkan aneka ragam barang, bagi yang telah meninggal dibuatkan rumah kertas, televisi kertas, lemari es dan kertas dharani, kesemua ini adalah ‘hati’ semata, untuk itu hal ini seharusnya didefinisikan sebagai keyakinan yang sahih, dan bukan keyakinan takhayul, anda semua hendaknya mengetahui apa itu keyakinan benar, apa itu keyakinan takhayul, ada sebagian orang beranggapan membakar kertas dharani adalah bentuk kepalsuan, rohaniwan Fashi juga beranggapan tidak boleh dibakar, dalam vihara ataupun kuil pun tidak boleh dibakar, hal ini disebabkan mereka tidak mengerti akan daya guna「hati」.
Om. Mani Pemi. Hum

diterjemahkan oleh : Funglie Huang

----------------------------------------------------------------------------------------------------

中文 :

燒紙金是迷信還是正信?
開示/蓮生活佛 盧勝彥 (恭錄自「真佛密語」第十冊)

現在台灣有很多寺或廟不燒紙金,還有一些道家的廟也不燒紙金,也有很多法師在說法時講燒紙金是迷信,勸所有佛弟子不要燒紙金,人死後也要燒紙做的房子,紙做的電視,紙做的冰箱,都不要燒。有些法師說燒這些都是迷信。

在 我本人看來這些法師和寺廟其實都是錯誤的,我是這樣講,在不影響到安全及不污染環境之下,是可以燒紙金,也可以燒紙做的洋房、冰箱、電視,為什麼我這樣講 呢?因佛經裡講「萬法唯心,萬法唯識」,其實所有法都是「識」和「心」產生出來的,一切我們講求這個「心」,所以學佛的人要懂「識」,懂得「心」,才能夠 明白分辨這裡面的道理,燒紙錢是給你的祖先,是表達你本身的一種孝心,是一種供養,你已經放了陽世子孫的「心」在裡面,這就是有心,有心就會有效,就會 產生力量。

燒紙錢不是燒著玩的,是表達陽世子孫的孝心。既然有心,佛法裡講「緣 起」,緣起的意思是由因緣而起去燒紙金,既然有緣起,那就是正法,是合法的,決不可以講是迷信的。講迷信那什麼都通通變為迷信,說燒紙金是假的,那我要問 你,天底下有什麼是真的,佛教裡所拜的木頭佛、銅佛、水泥佛、玻璃纖維佛,那一尊是真的?其實全部都是假的,你為什麼拜呢?是因為你有心才拜,你應用了這 「心」就是「緣起」,「萬法唯識,萬法唯心」,你這樣拜就有效,假如你是拜著玩的就沒 有效,這「迷信」和「正信」的道理就在這裡。

所以那些法師上台講燒紙金是迷信,他就不明白這個道理,很簡單的講,有心就有效,無心就無效,佛法是講緣起,所以你以孝道的心去燒紙金,紙金就會變成有效有法力,這是一個很簡單的道理,但是很多法師和寺廟及觀堂都不明白,認為燒紙金是迷信。

在 這世界上不管怎樣你要用智慧去分辨,什麼是有「心」,只要心力放下去,「萬法就唯心,萬法就唯識」,供養佛菩薩也一樣,你在供養寺,那一個東西可以供, 那一個東西不可以供,那一個東西佛菩薩喜歡,那一個東西佛菩薩不喜歡,那一個是清淨供,那一個是污染供,完全由你的心來供養,這世界上的萬事萬物全是由心 的,密教的觀想和供養也是由「心」和「識」來做的。

要知陰間本來也是由陽間「心 識」去造成的,而紙金也是由陽間「心識」去造成的,你知道陽間所用的錢也是紙做的,也是因為共同承認以後才算有效,紙金這東西 也是大家有心共同承認就有效,所以「正信」和「迷信」,分別非常微小,完全在心,只要你們慢慢體會就知道什麼是正信,什麼是迷信。

要 說是假,事實上萬物無一是真,全部是假的,但是你用上心力,就全部變成真,你看西洋人在墳墓前供花,我們中國人清明掃墓時供食物,在佛菩薩面前供很多東 西,對於亡者燒紙做洋房,紙做電視、冰箱及燒紙錢,全部是心而已,所以這都應該屬正確信仰,而不是迷信,大家要知道什麼是正信,什麼是迷信,有些人以為燒 紙錢是假的,法師也認為不可以燒,在寺廟觀堂都不可以燒,這是他們都不明白那是「心」的作用。
嗡。嘛呢唄咪。吽。

Kamis, 10 November 2011

Transmisi Perdana Sadhana Cakra Candra dan Surya Kalachakra

CERAMAH TRANSMISI SADHANA OLEH DHARMARAJA LIAN SHENG
18 September 2011 -- Asociacion Budista De Panama


Sembah sujud pada guru silsilah Bhiksu Liaoming, Guru Sakya Dezhung, Gyalwa Karmapa XVI, Guru Thubten Dhargye, sembah sujud pada Triratna Mandala, sembah sujud pada adinata upacara Kalachakra Mahavidyaraja.

Gurudhara, Para Acarya, Dharmacarya, Lama, Pandita Dharmaduta, Pandita Lokapalasraya, ketua vihara, para umat se-Dharma, dan umat se-Dharma di internet, tamu agung kita hari ini adalah pemimpin Katolik Wilayah Republic of Panama, Walikota Kota Panama dari Ibukota Republic of Panama, Ketua Umum Markas Besar Kepolisian Republic of Panama, Ketua Asosiasi China Panama Bpk. Mai Ji-jia, selain itu, TETO Seattle kita Dubes Liao Dong-zhou dan istri. Selamat siang semuanya, apa kabar semuanya.


Hari ini terima kasih sekali, ucapan terima kasih ini terutama ditujukan kepada 3 pihak: ketua vihara dan seluruh staff Asociacion Budista De Panama, seluruh staff Cetiya Baohua Panama, seluruh staff Cetiya Mingzhao Spanyol, serta banyak acarya yang datang dari berbagai penjuru dunia, dan banyak umat mancanegara yang mereka bawa, di sini terima kasih pada mereka. Thank you for coming.

Hari ini menerangkan Sadhana terbaru Kalachakra -- "Sadhana Cakra Surya dan Candra Kalachakra", The sun and moon Dharma. Pernahkah sadhana ini dijelaskan di dalam upacara Kalachakra? Tidak, tidak pernah disebut. Jadi, jodoh Dharma hari ini sangat luar biasa, transmisi Sadhana Cakra Surya dan Candra Kalachakra di Asociacion Budista De Panama.

Kita lebih dulu jelaskan tentang silsilah, asal muasal Dharma, asal mula Dharma, dan silsilah. Dulu, Panchan Lama ke-9 dari Beijing mau kembali ke Trashilhünpo di Belakang Tibet, saat itu, usianya sudah agak lanjut, setelah lelah di perjalanan, ia berjalan ke Yushu, Qinghai. Saat itu, tubuhnya kurang sehat, di Yushu, Qinghai, ia pun menerangkan Sadhana Kalachakra. Saat itu, guru silsilah kita Guru Sakya Dezhung kebetulan berada di Yushu, Qinghai, ia memperoleh abhiseka dan transmisi sadhana dari Panchan ke-9; belakangan, antara tahun 1982 hingga 1985, Guru Sakya Dezhung membangun sebuah Vihara Sakya di Ballard, Seattle. Ballard adalah tempat tinggal saya, saat itu, Guru Sakya Dezhung baru transmisi abhiseka Sadhana Kalachakra kepada saya. Silsilah Sadhana ini adalah Panchan ke-9, Guru Sakya Dezhung, sampai ke Buddha Hidup Lian Sheng Sheng-yen Lu adalah silsilah pendek.

Silsilah panjang adalah Kangjurwa Rinpoche transmisi Sadhana Kalachakra kepada Thubten Nima, Thubten Nima transmisi sadhana kepada Thubten Dali, Thubten Dali transmisi sadhana kepada Thubten Dhargye, Thubten Dhargye transmisi sadhana kepada Thubten Qimo, saya adalah Thubten Qimo. Jadi, Sadhana Kalachakra dalam Zhenfo Zong ada 2 silsilah, satu silsilah pendek, ditransmisikan oleh Guru Sakya Dezhung, satu lagi lebih panjang, berasal dari transmisi Guru Thubten Dhargye, ada 2 macam abhiseka. Mahaguru pernah menerima abhiseka dari kedua Sadhana Kalachakra. Sadhana Cakra Surya dan Candra Kalachakra yang dijelaskan hari ini tidak pernah dijelaskan sebelumnya, saya juga tidak publikasikan, sampai di sini saya baru jelaskan, di kemudian hari, saya tidak akan jelaskan lagi.

Saya jelaskan dulu gambarupang thanka Kalachakra ini, kita lihat ada 3 warna utama yang istimewa, satu adalah biru, seluruh kepala dan tubuh berwarna biru, kaki dan tangan kanan berwarna merah, tangan dan kaki kiri berwarna putih, di sini dicetak agak kuning, di tangka itu putih. Tiga macam warna dari biru, merah, dan putih. Melambangkan apakah ketiga warna ini? Biru melambangkan prana, merah melambangkan Bodhi Merah, putih melambangkan Bodhi Putih. Sebenarnya, Bodhi Merah dan Bodhi Putih masih ada 2 arti lagi di dalamnya, saat alam semesta ini baru terbentuk, seharusnya hanya ada prana, jadi, kita sering sebut "Xian Tian Yi Qi", apakah prana ini? -- sumber terciptanya seluruh alam semesta.

Bagaimana kita lahir? Semua orang tahu, manusia adalah perkawinan cacing panjang dengan cacing bulat, maka terbentuklah sebuah janin, setelah janin ini membesar menjadi manusia, saat itu masih disebut Apriori, sebenarnya adalah fisik, sperma ayah dan ovum ibu, keduanya menyatu. Jadi, bagaimana manusia itu terjadi? Manusia adalah cacing, cacing adalah manusia. Jadi, ada orang pergi ke China Daratan, tidak sengaja dicap, dicap "yinchong", orang ini mengatakan ini tidak bagus, seharusnya diganti, sekalian di depannya ditambah satu kata menjadi "feiyinchong". Ini juga tidak bagus, sepulangnya orang juga akan tahu, pejabat China berkata, sekalian diganti menjadi "yinghuochong" (kunang-kunang), tetap cacing, hanya berubah menjadi kunang-kunang, ini sebuah cerita lucu.


Manusia itu sendiri tercipta dari cacing. Ketika kita lahir, penutup langit masih terbuka, saat bayi baru lahir, di atas tulang tengkorak masih ada sebuah lubang, ia akan berdenyut, benda apakah itu, itulah "Xian Tian Yi Qi" masuk ke dalam tubuh. Pada dasarnya Anda terbentuk dari "Xian Tian Yi Qi", kemudian, perlahan-lahan Anda makan, minum susu, setelah tumbuh beberapa bulan, tulang tengkorak pun tertutup, maka menjadi Akuisisi, ini disebut "Xian Tian Yi Qi" yang berubah menjadi pernafasan tubuh Akuisisi Anda.

Di dalam Yijing Bagua (8 Trigrams), apa yang disebut "Trigrams Apriori"? Semua trigrams dari kehidupan lampau yang tersusun disebut "Trigrams Apriori"; apa itu "Trigrams Akuisisi"? Sejak Anda dilahirkan, penutup langit ini tertutup, Anda pun menjadi akuisisi, ini disebut "Trigrams Akuisisi". Apa yang dimaksud "Xian Tian Yi Qi"? "Xian Tian Yi Qi" adalah Buddhata, melebur dengan semua sel di dalam tubuh kita, kita tidak akan menemukannya. Melatih diri justru mengubah "Akuisisi" menjadi "Apriori", ketika kita mengenal Apriori yang sesungguhnya, kita menyaksikan Xian Tian Yi Qi yang sesungguhnya, itulah memahami hati dan menyaksikan Buddhata, Anda pun dapat mengatasi hidup dan mati, menyaksikan "Xian Tian Yi Qi" sendiri, sehingga dapat kembali ke Mahapadminiloka, Sukhavatiloka, atau Buddhaloka manapun, semua lewat Xian Tian Yi Qi. Anda pun mengembalikan wajah asli sendiri, mengembalikan "Xian Tian Yi Qi" sendiri yang sesungguhnya. (Hadirin tepuk tangan)

Ada satu pepatah bagi sadhaka, "Maha-marga terbalik-balik, ada manusia berputar terbalik, itulah Maha Dewa", kita harus mengerti teori ini, tadinya kita dari Apriori berubah menjadi Akuisisi, sekarang, kita harus putar balik kembali ke Apriori, maka kita pun bisa mencapai kebuddhaan, ilmu Tao mirip sekali dengan Tantra.

Saya menjelaskan ini adalah dasar yang penting, setelah prana masuk ke dalam tubuh, sekujur tubuh berwarna biru, mengapa Kalachakra berwarna merah, merah juga melambangkan banyak hal, api merah melambangkan matahari, putih melambangkan bulan, ini disebut "cakra surya dan candra". Matahari dan bulan, mengapa warna merah? Di dalam Bagua disebut "Li Huo". Mengapa warna putih? Air adalah "Kan Shui", kedua trigrams dari Li dan Kan, satu adalah Li Huo, satu lagi adalah Kan Shui.

Di dalam Tantra, penjelasan tentang prana di dalam Lamrim Chenmo, tentang Kalachakra, dijelaskan sangat terperinci, sekujur tubuh adalah prana: prana atas, prana bawah, prana merata, prana hati dan prana api, lima jenis prana. Sekujur tubuh adalah prana, yang terpenting adalah prana harus bisa penuh. Apa maksudnya prana bisa penuh, prana tidak boleh sembarangan dihabiskan, semua prana Anda habiskan, maka akan mati. Tidak ada prana lagi, habislah, tidak bernapas selama 3 atau 5 menit, Anda pun mati. Saya mendengar sutradara Wu dari Asociacion Budista De Panama mengatakan, orang di sini dapat menyelam 9 menit ke dasar laut untuk menangkap udang galah, tahan napas 9 menit untuk menangkap seekor udang galah, ini hebat sekali. Sembilan menit baru naik ke permukaan tentu saja masih dalam keadaan hidup, 12 menit, mungkin tidak sanggup lagi. Banyak penyelam di dasar laut, baru beberapa menit saja sudah meninggal dunia. Perenang pun tahu, tidak sanggup tahan napas, sebentar saja sudah meninggal dunia, napas adalah sumber kehidupan.

Tantra mengatakan "cakra surya dan candra", "cakra surya" dan "cakra candra", melambangkan perputaran. Planet mana di alam semesta ini tidak berputar, sun matahari, moon bulan, and star, semua bintang, semua berputar, termasuk bumi juga berputar, kita manusia juga sama, benda apapun sedang berputar, ada pagi, ada malam, pagi adalah matahari, malam adalah bulan, di dalam Sadhana Kalachakra dikatakan "Ri Yue He Bi", fondasinya adalah tidak menghamburkan prana Anda. Anda berkhayal berarti menghamburkan prana, saat Anda muda, masa muda cinta membara juga sedang menghamburkan prana Anda, Anda terus menggunakan kekuatan otak bicara tidak henti-hentinya, semuanya adalah penghamburan. Tantrika mengerti menyimpan prana. Setiap hari, saya mengajari Anda semua melakukan "9 langkah pernapasan Buddha", melatih perputaran prana Anda; mengajari Anda "Pernapasan Botol", "Pernapasan Botol" adalah upaya menghimpun prana di dalam tubuh Anda. "Pernapasan Botol" sama dengan "Kalachakra", dari kepala hingga tangan, hingga tubuh, semua adalah "Pernapasan Botol", menjadi sebuah botol pusaka, inilah prana, prana bisa penuh, baru dapat berputar.


Semua prana di dalam tubuh kita sebut "prana kemudahan", setelah masuk ke dalam nadi tengah, baru disebut "prana kebijaksanaan", Pernapasan Botol adalah metode Tantra untuk memasukkan prana ke dalam nadi tengah. Nadi tengah ini terhubung dari lubang ubun-ubun hingga ke cakra dasar Anda, nadi yang berada di tengah dan tidak berwujud ini, di dalam Tantra disebut nadi tengah. Anda mesti memasukkan prana Anda ke dalam nadi tengah dengan cara bernapas dari posisi 4 jari di bawah pusar, dari nadi kiri dan kanan, dari nadi kiri kanan masuk ke nadi tengah Anda, berubah menjadi "prana kebijaksanaan", ketika nadi ini penuh dengan prana kebijaksanaan, maka bisa disebut "nadi tengah terbuka".

"Nadi tengah terbuka" harus membuka penutup langit, yaitu "Sadhana Powa" (phowa). Pusat tulang tengkorak Anda, lubang ubun-ubun yang tadinya tertutup, dibuka semua, begitu tengkorak terbuka, menghasilkan sebuah lubang, lubang ini bisa tembus ke Apriori. Pertama-tama harus melatih "Pernapasan Botol", supaya semua prana masuk ke nadi tengah, sekujur tubuh berubah menjadi warna biru, selanjutnya, setelah nadi tengah lurus, buka pintu langit, pintu langit ini terhubung ke Apriori, di masa yang akan datang, Anda mau keluar masuk, justru lewat lubang ubun-ubun ini, sehingga Akuisisi bisa terhubung ke Apriori, Akuisisi Anda terus menuju Apriori, maka bisa kembali ke Sukhavatiloka Barat, Mahapadminiloka, mencapai kebuddhaan. Ini disebut dari Akuisisi berubah menjadi Apriori, ini merupakan suatu cara melatih diri. Di dalam Tantra disebut sirkulasi, dari nadi kanan berputar ke nadi kiri, masuk ke nadi tengah, terus hingga apriori, ini adalah cara melatih diri dalam Tantra.

Dalam Taoisme ada sebuah pepatah, "Ri Yue He Bi, Xuan Ji Ting Lun", apa yang dimaksud "Ri Yue He Bi", yakni perpaduan matahari dan bulan. Kita melihat matahari dan bulan, matahari terbit, kemudian matahari tenggelam, bulan pun muncul. Bulan berputar mengikut rute matahari, matahari dan bulan berputar seperti ini, tidak pernah bersatu, matahari dan bulan, keduanya memang tidak bersama. Namun, sadhaka menggabungkan matahari dan bulan di dalam tubuhnya, Taoisme melatih seperti demikian, disebut "Xiao Diao Tian Yun Zhuan", perputaran prana, dari tulang belakang, prana dari cakra dasar terus naik ke lubang ubun-ubun, kemudian dari tengah turun ke cakra dasar, sirkulasi semacam ini di dalam Taoisme disebut "Zhuan He Che".

Tantra justru bicara tentang kelancaran aliran prana dalam tubuh, setelah aliran prana lancar, di dalam Tantra menghasilkan "api tummo" (api kundalini), yang merah disebut "api tummo", yang putih disebut "bindu", secara sederhana disebut "bindu", yang lebih dalam disebut "cairan bulan Bodhicitta"; apa yang dimaksud "bindu", hormon di sekujur tubuh disebut "bindu". Posisi terpenting dari "Cairan Bulan Bodhicitta" berada di tengah-tengah antara otak besar dan otak kecil, di tengah otak ada "cairan bulan Bodhicitta". "Cairan Bulan Bodhicitta" melambangkan bulan, "api tummo" adalah matahari, Anda menyalakan "api tummo", "Cairan Bulan Bodhicitta" turun, saat keduanya menyatu, Anda pun bisa dapat memutar cakra rahasia, ini disebut membuka 3 nadi dan 7 cakra, kemudian membuka ratusan pembuluh nadi. Semuanya terbuka. Selain itu, masih ada 365 sendi tulang, semuanya pun terbuka, 84 ribu pori-pori, semuanya terbuka. (Hadirin tepuk tangan)

"Zhuang He Che" dalam Taoisme harus berputar sampai kapan baru berhenti, ia menyuruh Anda memutar putaran kecil, perputaran pertama, perputaran kedua, perputaran ketiga, perputaran keempat, perputaran kelima, perputaran keenam, terus berputar, berputar sampai akhirnya Anda berhenti, disebut "Xuan Ji Ting Lun". Saat Ting Lun (cakra berhenti), dari sana lah muncul setitik terang, setitik terang yang dihasilkan ini disebut sebagai "Xian Tian Yi Qi", di dalam Agama Buddha disebut "Buddhata".


Taoisme bicara tentang Bagua (8 Trigrams), satu putih, satu hitam. Yang putih di dalam Bagua dianggap matahari, yang hitam melambangkan malam, satu Yang, yang dilambangkan dengan warna putih, bulan melambangkan Yin, digabungkan menjadi sebuah Taiji Bagua, ia terus berputar, satu titik di tengah menghasilkan cahaya, inilah "Xian Tian Yi Qi", dengan kata lain, lubang ubun-ubun terbuka, "Xian Tian Yi Qi" keluar, ini disebut keberhasilan dalam Taoisme.

Kita Agama Buddha mengatakan, Anda mesti menyalakan "Api Tummo", "Cairan Bulan Bodhicitta" turun, keduanya bergabung, disebut "Ri Yue He Bi". Setelah "Ri Yue He Bi", maka menghasilkan sebuah titik cahaya, titik cahaya tersebut adalah "Buddhata", "Buddhata" menyelusuri nadi tengah hingga lubang ubun-ubun kemudian terbang keluar, maka kembali ke Apriori, yakni bisa ke alam suci Buddha, mencapai tingkat Raja Buddha. Ketika terang Anda muncul, saat cahaya tiba-tiba muncul, Buddhata Anda pun keluar. Saat ini, Anda bisa benar-benar menyaksikan Buddhata.

Mahaguru sempat menjelaskan tentang memahami hati dan menyaksikan Buddhata, Sekte Zen pada umumnya tidak bicara tentang melatih diri, ia tidak bicara tentang pembinaan diri dalam Taoisme, juga tidak bicara tentang pembinaan "Api Tummo" dan "Bindu" dalam Agama Buddha, semua tidak. Namun, mengapa mereka dapat memahami hati dan menyaksikan Buddhata, karena mereka memahami hati lewat teori, menyaksikan Buddhata tetap butuh ketrampilan; jadi, setelah Anda memahami Buddhata, masih harus melatih diri dengan menggunakan "Dharma Berkondisi", melatih diri hingga "Dharma Tak Berkondisi". Sekte Zen bicara tentang "Dharma Tak Berkondisi", dari "Dharma Berkondisi" melatih diri hingga "Dharma Tak Berkondisi", dari "Dharma Tak Berkondisi" hingga "Tidak Melatih Diri", Sekte Zen tidak melatih diri, namun, ia menjaga satu prana tersebut, setelah lama, nadi tengahnya terbuka dengan sendirinya, setelah nadi tengah terbuka, ia mengerti "Ri Yue He Bi", suhu badan dan semua hormon tubuh, yaitu "Bindu" menyatu, menjadi "Ri Yue He Bi", ketika "Ri Yue He Bi", ia tetap bisa berputar. Jadi, Sekte Zen bukan tidak memiliki ketrampilan, Sekte Zen juga memiliki ketrampilan, ia juga "Ri Yue He Bi", juga prana penuh, nadi tengah terbuka, kemudian "Ri Yue He Bi". Ia tidak menjelaskan sejelas ini, namun, ia masih menggunakan ketrampilan tersebut, masih duduk meditasi. Duduk meditasi kadang-kadang sangat efektif, mengapa efektif? Karena itu diam. Anda menenangkan diri, apapun tidak dipikirkan, tiada pikiran, apapun tidak bergerak, duduk diam, duduk lama, prana akan penuh, karena prana Anda tidak bocor; penekun Zen pun tidak bicara sama sekali dengan orang lain di dalam gunung, prananya tidak akan bocor. Kekurangan manusia adalah bicara terlalu banyak, prana pun bocor; berpikir terlalu banyak, kerisauan terlalu banyak, mulut terlalu banyak bicara, tubuh terlalu banyak bergerak, mata terlalu banyak melihat, telinga terlalu banyak mendengar, apapun dihamburkan sembarangan, prana pun habis. Ban kempis, prana Anda mana bisa penuh, Anda adalah sebuah ban kempis, ban bocor, Anda mana bisa melatih diri, tubuh Anda sudah tidak sanggup lagi; jika Anda seorang yang memiliki prana yang sangat penuh, energi vital yang sangat berkobar-kobar dalam tubuh Anda, kerisauan Anda tidak banyak, tidak banyak berpikir, tidak banyak bicara, tidak banyak melihat, tidak banyak mendengar. Di dalam Agama Buddha dikatakan, bagaimana Arahat melatih diri? Lebih dulu membunuh 6 pencuri - mata, telinga, hidung, lidah, tubuh, pikiran, semua terisolasi dari dunia luar, keenamnya ditutup, membina kecukupan prana sendiri, nadi tengah pun terbuka, ia dapat menembus ubun-ubun, dapat kembali ke langit, dari Akuisisi berubah menjadi Apriori, begitulah teorinya.

Mengapa manusia bisa menghamburkan prana sendiri? Ada seorang wartawan bertanya pada seorang bintang berapa umurnya; umur wanita itu rahasia, ia tidak akan mengatakannya. Dulu saya pernah mengatakan, ada seorang pria bertanya pada pacarnya, "Kapan ulang tahunmu?" Ia mengatakan, "Ulang tahun saya adalah 28 September." "Tahun berapa?" Ia menjawab, "Setiap tahun." Ia justru tidak mau menyebut berapa umurnya. Bintang wanita ditanya sampai kesal, lalu berkata, "Saya tidak ingat lagi tahun berapa saya lahir." Wartawan ini sangat kaget, "Memangnya Anda tidak tahu Anda umur berapa?" Bintang wanita menjawab, "Apa anehnya, menurut saya, saya seharusnya ingat berapa uang saya, berapa perhiasan saya, karena uang dan perhiasan bisa dicuri orang, umur tidak bisa dicuri oleh siapapun." Jawaban ini benar juga, namun, kerisauan juga banyak. Anda berpikir terlalu banyak, kerisauan pun banyak, terlalu banyak pertimbangan, prana pun terlalu banyak dihamburkan.


Saya ajukan satu pertanyaan pada Anda semua, apa perbedaaan delusi dan sakit jiwa? Jawaban yang tepat, delusi bisa membayangkan sebuah benteng di tengah angkasa, sakit jiwa akan tinggal di dalam benteng tersebut. Delusi itu tidak ada prana, sakit jiwa prana apapun tidak ada lagi, delusi masih bisa berpikir, membayangkan sesuatu, sakit jiwa justru menetap di dalam fantasi tersebut, keduanya tidak ada prana, jangan katakan melatih diri, prana pun tidak ada sama sekali.

Melatih diri tidak boleh sering berfantasi, berpikir terlalu banyak, kerisauan pun banyak, kerisauan banyak, prana Anda pun berkurang, terlau banyak bicara pun bisa mengurangi prana, melatih diri pertama-tama harus menjaga prana Anda.

Prana apa yang dapat dijaga? Anda jangan setiap malam melihat topless, dulu ada seorang Rinpoche, saya sering menyebutnya topless Rinpoche, namanya topless, bukan benar-benar menonton topless. Sering menonton topless, mata Anda akan merah, sakit mata merah, prana Anda juga tidak terjaga! Prana keluar dari mata.

Ada lagi, Anda tidak boleh cemburu jealous, kecemburuan akan menimbulkan kebencian, kemarahan. menyebabkan Anda banyak pikiran, saat ini, darah Anda mendidih, Anda pun tidak mampu menjaga prana Anda yang diam. Karena prana yang semakin dalam akan semakin padat, saat diam sampai sangat diam, ia dengan sendirinya bisa mulai menghasilkan setitik cahaya. Apa manfaat dari meditasi, yakni diam sampai paling diam, Yin sampai paling Yin, saat bulan diam sampai paling diam, akan menghasilkan setitik cahaya, begitu cahaya muncul, maka Buddha pun muncul. Anda melihat cahaya, jika Anda tidak diam, terus bergerak, tubuh terus bergerak, Anda tidak dapat menenangkan prana Anda, Anda selamanya tidak dapat menghasilkan terang. Anda seharusnya sudah lebih mengerti! Mengapa harus meditasi, karena Anda bergerak tanpa henti, tidak bisa diam, bagaimana prana Anda penuh, prana bisa padat, prana bisa mantap, mampu dari dalam Yin menghasilkan sedikit Yang, ketika cakra candra Anda mencapai kondisi paling diam, menghasilkan sedikit terang, inilah matahari, "Ri Yue He Bi".

Mengapa Lama itu selalu pria? Jarang terlihat Lama wanita, semua bhiksu Thailand, yang kita lihat adalah pria, jarang terlihat wanita. Di antara para sadhaka, pria lebih banyak dari wanita, namun, sekarang dikatakan pria dan wanita sederajat, pria dan wanita itu setara. Wanita lebih suka bicara, pria kadang-kadang lebih pendiam. Di sini ada sebuah bukti, seorang pria yang tubuhnya agak lemah melamar menjadi satpam, bos mempertimbangkan sejenak lalu berkata, "Kami butuh seorang pria yang berpikiran sempit, ia harus memiliki kecurigaan yang kuat, bermata jeli, tingkat kewaspadaan yang sangat tinggi, indera pendengaran yang lebih jeli daripada orang lain, serta memiliki seporsi tubuh yang gagah, berdarah dingin, gampang marah, sangat galak, siapa yang mengganggunya, ia langsung berubah menjadi tokoh monster jahat." Si pria pun berkata, "Kalau begitu, coba rekrut istri saya saja!" Pokoknya, kecurigaan, bermata jeli, waspada, lebih jeli daripada orang lain, berdarah dingin, gampang marah, galak, pria juga ada lah! Wanita juga ada. Ketahuilah, prana ini tidak dapat dijaga.

Benar-benar mau menjaga prana, tentu harus seorang sadhaka, ia setiap hari hari melatih prana. Bagaimana melatih prana, yakni Kalachakra, Anda harus melatih "9 Langkah Pernapasan", melatih "Pernapasan Botol", kuasai "Pernapasan Botol", prana Anda harus masuk ke nadi tengah, gunakan prana Anda untuk menghasilkan "api tummo", gunakan prana Anda untuk menyalakan "api tummo", "bindu" diturunkan, semua ini mengandalkan prana, tanpa prana, Anda bukan melatih diri, hanya pranalah dapat menyatukan api tummo Anda, surya dan candra Anda, ketika surya dan candra menyatu, saat itu baru akan memancarkan cahaya, ini disebut "Ri Yue He Bi". Di dalam Bagua, satu matahari, satu bulan. Satu Yang satu Yin, satu titik di tengah adalah Buddhata, itulah cahaya, itulah Apriori. Jadi, Sadhana Kalachakra sudah jelas, prana, matahari, dan bulan bersatu, baru dapat membuka cakra, memancarkan cahaya, inilah pelatihan diri dalam Tantra.


Penekunan Zen, diam sampai titik ekstrim, berubah menjadi bulan, tenggelam, prana penuh, Anda pun tidak melihat maupun mendengar, Anda terus mengamati prana anda, memperhatikan prana Anda, memperhatikan napas Anda, prana Anda yang telah penuh, diolah, ia dengan sendirinya menjadi berat, suatu hari akan memancarkan cahaya, Anda pun menyaksikan Buddhata. Penekunan Taoisme disebut "Zhuan He Che", prana Anda ini naik dari cakra dasar, mengikuti tulang belakang ke nadi depan, kemudian berputar ke cakra dasar, berputar seperti ini, setiap hari sedang "Zhuan He Che", Anda terus menggunakan prana memutar Heche, supaya prana memenuhi tubuh Anda, suatu hari tiba-tiba "Ri Yue He Bi, Xuan Ji Ting Lun", yakni tidak berputar lagi, saat ini, setitik cahaya pun muncul, "Buddhata" pun muncul, "Xian Tian Yi Qi" pun muncul, demikianlah Taoisme.

Oleh karena itu, Taoisme mengatakan, "大道顛倒顛,有人顛得轉就是大羅仙" (Maha-marga terbalik-balik, ada manusia berputar terbalik, itulah Maha Dewa), apa artinya berputar terbalik, yakni "Zhuan He Che", Anda terus memperhatikan perputaran prana Anda, terus-menerus "Zhuan He Che", Anda tidak mempedulikan segalanya, penekun prana! Putar dan putar, putar sampai suatu hari berhenti dan tidak berputar lagi, seberkas cahaya memancar, cahaya ini adalah Buddhata Anda sendiri. Tahukah Anda Kun-Gua, yakni 3 garis putus, Kun melambangkan bulan, Qian tiga garis sambung melambangkan ayah, yakni melambangkan matahari, Kun enam garis putus melambangkan bulan, melambangkan Yin, melambangkan ibu, suatu hari Anda mencapai Kun 6 garis putus, selanjutnya, bawah sambung ke atas, "Yi Yang Chu Sheng", tiba-tiba muncul sebuah hawa Yang, hawa Yang ini dihasilkan dari Xian Tian Yi Qi, dihubungkan, inilah Buddhata yang sejati, disebut juga Yi Yang Chu Sheng. Anda melatih "Zhuan He Che" sampai akhirnya, saat "Xuan Ji Ting Lun", sampai paling bawah, paling dalam, hawa Yang pun mulai muncul, hawa Yang yang paling awal muncul disebut "Xian Tian Yi Qi".

Orang yang belajar Buddha tidak boleh terlalu banyak hasrat, hasrat semakin sedikit semakin bagus, karena hasrat semakin sedikit maka prana semakin dalam, semakin banyak hasrat, prana tidak akan dalam, inilah yang dikatakan oleh Sang Buddha "Mengendalikan Hati pada Satu Tempat", segala sesuatu pun tercapai. Mengapa Sang Buddha bisa bersabda demikian? Maksudnya supaya kita tenang, kita harus menjaga hati kita, menjaga satu hati jangan berpikiran yang bukan-bukan, jangan berkhayal, apapun bisa terlaksana.

Ada seorang rekan pria memuji rekan wanita "Anda memiliki rupa yang mendukung kemakmuran suami". Rekan wanita sangat senang mendengarnya, rekan wanita pun bertanya, "Benarkah, Anda lihat dari mana?" Rekan pria berkata, "Karena rupa Anda membuat suami Anda tidak berhasrat, sehingga, suami Anda hanya bisa fokus menjalankan usahanya, inilah rupa yang mendukung kemakmuran suami." Ini cerita lucu.

Semakin banyak hasrat Anda, semakin rendah pelatihan diri, semakin tinggi hasrat, pelatihan diri pasti makin rendah. Anda terlalu banyak masalah, Anda makin jarang melatih diri; Anda banyak melatih diri, masalah makin sedikit. Mahaguru tidak menghiraukan masalah, lain kali masalah diserahkan pada Acarya Lianning. Mahaguru hanya mengutamakan 3 hal, satu bersadhana, satu menulis artikel, satu melukis. Di Seattle, saya hanya mengerjakan 3 hal, satu bersadhana, satu menulis artikel, satu melukis, kelak, juga melakukan 3 hal ini, menulis artikel, melukis, bersadhana, selebihnya tidak dipikirkan. Karena Anda tidak memikirkan apa-apa, bersadhana pun bisa berhasil, apapun Anda pikirkan, apapun dihiraukan, apapun dikejar, Anda tidak akan berhasil dalam melatih diri, inilah prinsipnya. Mahaguru memang tidak menghiraukan apapun, sekarang maupun di masa yang akan datang, saya hanya menghiraukan melatih diri, menulis, dan menulis, ada waktu lebih, saya olahraga sebentar. Menurut Anda, apa yang saya hiraukan, saya tidak pernah hiraukan, hasrat juga tidak tinggi, dengan demikian, melatih diri baru bisa berhasil. Anda belajar Buddha kelak harus terlahir di Buddhaloka, terlahir di Mahapadminiloka, kita harus belajar, tentu harus begitu, usahakan kurangi menghiraukan hal-hal sepele, kurangi talk, kurangi bergosip, tidak bergosip.

Kita cukup melatih diri saja, kemudian, kehidupan dasar harus diperhatikan, ada waktu lebih, datang ke Asociacion Budista De Panama, menjadi relawan juga menghimpun bekal, melatih diri juga menghimpun bekal, meditasi dan memasuki samadhi juga menghimpun bekal, bekal langit, bekal bumi, bekal dunia, kita cukup memperhatikan ketiga hal ini saja. Menjalankan usaha, mencari nafkah untuk menghidupi diri sendiri, hasrat jangan terlalu tinggi, jangan menjadi orang terkaya di dunia, menjadi orang terkaya di dunia sangat merepotkan, uang terlalu banyak ia tidak dapat urus, tetap harus diurus orang lain.


Seorang gadis masuk ke sebuah kantor, ia berkata, "Apakah kalian ingin merekrut sekretaris wanita?" Manajer berkata, "Kami bersedia merekrut Anda, namun, saat ini badai finansial, krisis ekonomi, semua orang tidak ada pekerjaan." Gadis berkata, "Saya tidak mempermasalahkan tidak ada pekerjaan, yang penting ada gaji." Sadhaka juga sama, mampu menghidupi diri sendiri, menghidupi keluarga, ada waktu lebih, digunakan untuk melatih diri, digunakan untuk menjadi relawan, digunakan untuk berdana, digunakan untuk melatih prana sendiri, berbuat kebajikan, menghimpun bekal surgawi, membangkitkan Bodhicitta membantu orang lain, semua ini adalah melatih diri. Selain itu, Anda sendiri dengan tenang melatih prana, jangan menghiraukan hal-hal sepele, semua susah payah serahkan pada orang lain saja. Jadi, Mahaguru selalu mengatakan, Zhenfo Zong bukan dirintis oleh Mahaguru, saya bukan perintis Zhenfo Zong, saya tidak pernah merintis Zhenfo Zong, mengapa Mahaguru tidak merintis Zhenfo Zong, di dalam kebenaran pertama dikatakan tidak merintis Zhenfo Zong. Dalam pengertian lain dikatakan, saya sudah menyerahkan Zhenfo Zong kepada semua acarya, saya tidak perlu melakukan apa-apa lagi.

Suatu hari, saya juga akan "Xuan Ji Ting Lun", apa itu "Xuan Ji Ting Lun", tidak menulis lagi, tidak melukis lagi, juga tidak melatih prana lagi, tidak melatih diri lagi. Mengapa? Karena, saya telah menyaksikan Buddhata sendiri, buat apa melakukan semua ini, Laozi mengatakan, "Wu you da huan, ji wu you wu shen." Tubuh ini adalah semua bencana saya, jika saya tidak ada tubuh ini, dari mana datangnya bencana, itu kata-kata Laozi. Buddha juga bersabda tentang tiada aku, tiada pamrih, apa itu tiada pamrih, bukan tidak melakukan apapun, saya melakukan bukan demi apa-apa, saya justru terang-terangan hidup di dunia ini, saya hanya melakukan tanpa pamrih, menjadi seorang yang baik dan jujur, berdana dan berbuat kebajikan, keserakahan-kemarahan-kebodohan saya tidak timbul, saya juga tidak perlu mengobati. Tidak perlu melawan keserakahan-kemarahan-kebodohan saya, setelah Anda berhasil dalam Dharma tak berkondisi, dengan sendirinya prana Anda memenuhi seluruh alam semesta, Ri Yue He Bi, Xuan Ji Ting Lun, Anda pun tiada pamrih lagi, melakukan tanpa mengharapkan pamrih, membangkitkan Bodhicitta hanya demi membantu insan, kalau tidak, apa daya, apa daya kita hidup di dunia ini.

Saat umur setahun "terlahir cantik", saat umur 10 tahun "prestasi sekolah meningkat ", saat umur 20 tahun "masa remaja bergejolak", saat umur 40 tahun "agak gemuk", saat umur 50 tahun "tua perkasa", umur 60 tahun "tekanan darah meningkat", saat umur 70 tahun "agak pikun", saat umur 80 tahun "terhuyung-huyung", saat umur 90 tahun "kehilangan arah", Anda keluar rumah tidak bisa pulang lagi, apapun lupa, namun, prana Anda sudah habis digunakan, saat umur 100 tahun "digantung di tembok" supaya anak cucu Anda mengenang Anda, Anda sudah digantung di tembok, anak cucu mengenang Anda, semua orang menempuh jalan yang sama, tidak ada seorang pun terkecuali, hanya ada semacam orang dapat keluar dari jalan ini, orang demikian adalah sadhaka.

Ketrampilan melatih diri bisa terlihat di dalam Kalachakra, semua prana memenuhi sekujur tubuh, "api tummo" menyala, "bindu" turun, melebur bersama, menyaksikan "Buddhata", disebut "Ri Yue He Bi, Xuan Ji Ting Lun", cakra ini dihentikan, dibuka, terang memancar, keluar dari lubang ubun-ubun, berubah menjadi Buddhata apriori, prana penuh bisa awet muda, Anda tidak melatih seperti ini, prana Anda buyar maka gampang sakit, gampang mati muda.

Apakah Anda mau seperti insan, dari muda sampai tua, kemudian mati, lalu lenyap? Atau Anda mau benar-benar terlahir di alam suci Buddhaloka, Anda sendiri dapat berhasil mencapai kebuddhaan, dapat memahami hati dan menyaksikan Buddhata? Ada dua jalan untuk kita pilih, ada orang satu kaki menginjak dua perahu, saya juga mau mati-matian mencari nafkah, saya juga mau melatih diri, memang sangat sulit, sejujurnya sangat sulit, harus pilih, mana lebih penting, melatih diri atau mencari nafkah? Saya merasa umat Asociacion Budista De Panama lebih mementingkan melatih diri, karena saya perhatikan, semuanya hanya donatur kecil, tidak bisa menjadi donatur besar. Apakah ada donatur besar di Asociacion Budista De Panama? Ada, suruh dia cepat berdana! Cukup jadi donatur kecil saja, jangan jadi donatur besar, donatur besar sangat susah, donatur kecil cukup jaga sedikit saja, kemudian menghidupi diri sendiri, melatih diri sungguh-sungguh. Saya melihat lebih banyak donatur kecil, cukup jaga sedikit saja, ada waktu melatih diri sungguh-sungguh, mencapai keberhasilan sebaik-baiknya.

Hari ini ada sebuah kunci yang sangat penting, kita harus mengubah Akuisisi menjadi Apriori, yang satu ini sangat penting, bagaimana mengubah Akuisisi menjadi Apriori? Nadi tengah Anda telah terbuka, sering berputar di sana, Taoisme sebut sebagai "Zhuan He Che", terus berputar di sana, melatih "Zhuan He Che", Anda putar hingga Akuisisi menjadi Apriori, prana tenggelam sampai paling dasar, cahaya pun akan memancar, berubah menjadi Apriori. Om Mani Padme Hum.

Rabu, 09 November 2011

保證修法成功 [Dijamin Berhasil dalam Sadhana] By: Sheng Yen Lu


我常常對弟子們說:

「你們當信受我說的,保證修法成功,你們一定能成就,一定能成佛。」

我說,我的傳承,來自於金剛持佛,來自於五方佛,我的灌頂的法流,從古佛(原始佛),而至於我,我灌頂大家,這就是灌頂的法流永遠不斷竭。

當法流灌注在我的全身時,我就明明白白,每一回我一入定,法流就充滿了全身,這就是我自己的「自性」灌頂。

我無內外,無中間,宇宙上下十方遍滿,我得的是「喜金剛」的「初灌」、「密灌」、「慧灌」、「密密灌」,我即四灌頂的法流。

依四灌頂的法流,當然清淨了十地菩薩,更能至十三地而成佛,得究竟覺。證得解脫菩提,完全圓滿灌頂道。

你們祈求根本上師的加持,不是當時的加持就「有」,明天沒加持就「沒有」。

你們要永遠記得,加持是永遠不會消失的,當每一回修法時,一定要祈求根本上師加持,正如同我每一回都禱告我的上師加持一樣。

加持是來自於虛空的,向根本上師祈禱加持,這不一定要親見根本上師,不一定要親自加持,而是向虛空祈禱加持。

這樣子的修法,其加持力是相續不失的,這才是「實修」,灌頂的法流不斷竭,加持力永不失去,這即是「實修」。

這樣子的實修,才會產生「相應」的覺受,在互相的因果之下,漸漸的,行者的痼疾就會消失了,而且避免了疾病的侵擾。

由於灌頂永在,加持永在,一切外在的障礙會消失,內在的障礙也會消杳,一切的威德,無有不生的,成就本尊了。

我所教授的「喜金剛」法,由「生起次第」到「圓滿次第」,由修氣,通脈,昇降明點,每一章節都是連貫的。

由「心氣」得「幻身」。

由「拙火」得「光明」。

由自性「明點」得「正等正覺」。

我了知一切修法的章帙,我的教授不紊不亂,扼要的點出重點。弟子們只要串習起來,漸學功德,排除一切過患,自然一切煩惱消除,了知根本上師的教授旨意,究竟得「四身果」也。

我已成佛,你們自然可成佛。

我如此修,你們也能實修,自然成就。

真實不妄也!

千千萬萬的要記住我的話,不能因為一些無根的毀謗就動搖了敬信的心,不能因為一些風風雨雨就動搖了信念。

一個行者只要對根本上師失去了一點點敬信。魔王、羅剎、鬼魅,就趁隙而入了,一切障礙就顯現而起了。

這時,「灌頂」就失去了。

這時,「加持」就失去了。

這時,「實修」就失去了。

一切相反的緣(逆緣)由覺受作用應現而生,對根本上師的敬信全沒有了。

所以,修法成功,是緣於對根本上師的敬信,這是很特殊的信念,因為根本上師與佛是完全無異的。

切記!切記!

Saya seringkali adhistanaa pada para siswa, "Bila kalian yakin dan menjalankan apa yang saya katakan, dijamin kalian akan berhasil dalam sadhana, kalian pasti dapat berhasil, pasti dapat mencapai kebuddhaan."

Saya menyatakan bahwa silsilah saya berasal dari Buddha Vajradhara, berasal dari Pancabuddha, arus Dharma abhiseka saya, dari Buddha kuno (Buddha primitif) hingga diri saya, kemudian saya mengabhiseka Anda semua, inilah yang namanya arus Dharma abhiseka selamanya tidak pernah putus.

Ketika arus Dharma tercurah ke sekujur tubuh saya, saya pun merasakannya, setiap kali saya memasuki samadhi, arus Dharma pun memenuhi sekujur tubuh, inilah abhiseka "jati diri" saya sendiri.

Seluruh diri saya tanpa membedakan dalam, luar, maupun tengah, memenuhi sepuluh penjuru alam semesta dari atas hingga bawah, yang saya peroleh adalah "abhiseka awal", "abhiseka rahasia", "abhiseka kebijaksanaan", "abhiseka sangat rahasia" dari "Hevajra", sayalah arus Dharma dari empat jenis abhiseka.

Berdasarkan arus Dharma dari empat jenis abhiseka, tentu telah mencapai kesucian dari Dasabhumi (sepuluh tingkat) Bodhisattva, bahkan dapat mencapai bhumi atau tingkat ketigabelas serta mencapai kebuddhaan dan memperoleh pencerahan final. Mencapai pembebasan dan kebuddhaan, dengan kata lain, tahap abhiseka Dzogchen yang seutuhnya.

Kita memohon adhistana dari Mulaguru, bukan berarti saat itu diadhistana, lantas "ada", besok tidak diadhistana, lantas "tidak ada".

Anda harus ingat selamanya bahwa adhistana itu tidak akan pernah hilang, setiap kali Anda bersadhana, Anda harus memohon adhistana dari Mulaguru, sama seperti saya, setiap kali saya bersadhana, saya selalu berdoa pada guru saya agar mengadhistana diri saya.

Adhistana itu berasal dari angkasa, untuk berdoa pada Mulaguru memohon adhistana, Anda tidak diharuskan bertemu langsung dengan Mulaguru Anda dan diadhistana langsung, Anda boleh berdoa memohon adhistana pada angkasa.

Anda bersadhana dengan cara seperti ini, kekuatan adhistana yang dihasilkan berkesinambungan dan tidak pernah hilang, inilah yang dinamakan "bersadhana sungguh-sungguh", arus Dharma abhiseka tidak akan pernah putus, kekuatan adhistana tidak akan pernah hilang, inilah "bersadhana sungguh-sungguh".

Bila Anda bersadhana sungguh-sungguh seperti ini, Anda baru akan merasakan sensasi "kontak yoga", di bawah sebab akibat yang saling bertautan, perlahan-lahan, penyakit kronis sadhaka pun sirna, bahkan luput dari serangan dan gangguan penyakit.

Karena abhiseka dan adhistana ada selamanya, segala rintangan dari luar pun akan lenyap, rintangan dari dalam juga akan sirna, muncullah segala kedahsyatan dan kebaikan serta mencapai keberhasilan yidam.

Sadhana "Hevajra" yang saya ajarkan ini, dari "Kye-rim" hingga "Dzog-rim", dari melatih prana, membuka nadi, hingga menaik-turunkan bindu, setiap bagian saling tembus satu sama lain.

Melalui "prana hati" diperoleh "tubuh maya".

Melalui "api tummo" diperoleh "penerangan".

Melalui "bindu" jati diri diperoleh "samyaksambodhi".

Saya memahami seluruh peraturan dalam bersadhana, ajaran saya sistematis dan tidak kacau, saya tunjukkan poin-poin penting yang ringkas. Asalkan para siswa menekuni sekaligus, perlahan-lahan belajar berbuat kebajikan, menyingkirkan segala kesalahan dan musibah, maka segala beban pikiran pun hilang dengan sendirinya, memahami ajaran dan petunjuk dari Mulaguru, dan pada akhirnya mencapai "keberhasilan caturkaya".

Saya telah mencapai kebuddhaan, dengan sendirinya Anda juga bisa mencapai kebuddhaan.

Demikianlah cara saya bersadhana, kalian juga dapat bersadhana sungguh-sungguh, maka kalian pun mencapai keberhasilan dengan sendirinya.

Ini adalah kebenaran, bukan kebohongan!

Kalian camkan baik-baik kata-kata saya, jangan sampai fitnah-fitnah yang tak berakar menggoyahkan rasa hormat dan keyakinan Anda, jangan sampai angin dan badai menggoyahkan keyakinan Anda.

Asalkan seorang sadhaka telah kehilangan sedikit rasa hormat terhadap Mulaguru, maka Raja Mara, raksasa, setan dan siluman pun memanfaatkan kesempatan untuk masuk, segala rintangan pun muncul.

Saat ini, Anda pun kehilangan "abhiseka".

Saat ini, Anda pun kehilangan "adhistana".

Saat ini, Anda pun kehilangan "kesungguhan dalam bersadhana".

Segala sebab yang bertolak belakang (sebab negatif) timbul atas manifestasi dari fungsi sensasi yang menyebabkan rasa hormat dan keyakinan terhadap Mulaguru telah hilang seluruhnya.

Oleh karena itu, penyebab seseorang dapat berhasil dalam bersadhana adalah rasa hormat dan keyakinan terhadap Mulaguru. Ini adalah keyakinan yang sangat luar biasa, sebab Mulaguru tidak ada bedanya sama sekali dengan Buddha.

Camkan baik-baik! Camkan baik-baik!


buku ke :  201{Sunyata di dalam Mahasukha}
書:  {201_大樂中的空性}

Kesabaran

昨天我去看了桃園的黃帝大廟。回來以後,我在內壢吃晚餐的時候,教授師問我:「你近來心情好不好?」我當時就講了幾句話:「盧師尊的心情,沒有起,也沒有伏,永遠保持一樣,沒有所謂的心情好,或者不好。如果你認為盧師尊本身還有心情起伏,不過,都是保持一連貫的一種平衡的狀態,沒有太大的起,也沒有太大的伏。」要了解這個,你們要懂得忍辱波羅蜜。

Kemarin saya melihat mahavihara Huangdi di Taoyuan. Sepulangnya, ketika saya makan malam di Neili, Dharmacarya bertanya pada saya, "Akhir-akhir ini suasana hati Anda baik atau tidak?" Seketika saya mengucapkan beberapa kata, "Suasana hati Mahaguru Lu, tidak naik, juga tidak turun, selalu mempertahankan suasana hati yang sama, tidak ada yang namanya suasana hati baik, atau tidak baik. Jika Anda mengira suasana hati Mahaguru Lu masih ada naik turun, namun, saya selalu mempertahankan kondisi yang seimbang. Tidak naik drastis, juga tidak turun drastis." Untuk memahami ini, kalian harus mengerti Ksanti-paramita (kesabaran).

這整個世間上是非多的不得了;破壞也多的不得了;譭謗也是多的不得了,這是人世間正常的現象。如果沒有這個,那就是西方極樂世界、東方琉璃世界、南方寶生佛的世界、北方不空成就佛的世界、中央毗盧遮那佛的世界。

Di seluruh dunia ini, perselisihan luar biasa banyaknya; destruksi juga luar biasa banyaknya; fitnah juga luar biasa banyaknya, ini adalah fenomena normal dunia manusia. Jika tidak demikian, itu berarti Sukhavatiloka Barat, Vaidūryanirbhāsā Timur, Dunia Buddha Ratnasambhava di Selatan, Dunia Buddha Amoghasiddhi di Utara, Dunia Buddha Vairocana di Pusat.

所以,第一個忍辱,是很苦、很痛苦,但是你要想啊!你必須要忍辱才是修行人;忍受這種苦才是修行人。為了解脫的智慧,往生清淨的佛國,就是要修煉忍辱,再怎麼苦,你都要忍,這是第一種忍辱。我今天教大家忍辱,就是既然要修行,就要修忍辱波羅蜜才能夠到達彼岸。要修行,若你不能忍,你就不是修行人,算甚麼修行人?人家講一句話,你就生氣;打你一下,還人家兩下,這算甚麼修行人?難忍能忍,這是第一個忍辱。很痛苦沒有錯,就是要你忍,才叫修行。不能忍,算甚麼修行?

Jadi, kesabaran yang pertama, memang sangat susah, sangat menderita, namun, Anda harus berpikir! Anda mesti bersabar barulah sadhaka; menahan penderitaan demikian barulah sadhaka. Demi kebijaksanaan pembebasan, terlahir di Buddhaloka yang bersih, maka harus berlatih kesabaran, sesusah apapun, Anda harus bersabar, ini adalah kesabaran jenis pertama. Hari ini saya mengajari Anda semua bersabar, justru karena mau melatih diri, maka harus berlatih ksanti-paramita baru bisa mencapai pantai seberang. Mau melatih diri, jika Anda tidak mampu bersabar, Anda bukan sadhaka, sadhaka apaan? Orang lain melontarkan satu kata, Anda pun marah; pukul Anda sekali, Anda balas 2 kali, sadhaka apaan ini? Mampu bersabar untuk sesuatu yang sulit bersabar, ini adalah kesabaran yang pertama. Memang sangat menderita, Anda justru harus bersabar, barulah dinamakan melatih diri. Tidak mampu bersabar, melatih diri apaan?

 第二個忍辱,你要用「悟」來忍辱,要用你的「思維」來忍辱。眾生都是你的父母,父母教訓你有甚麼錯?你就好好、乖乖的去接受,你不能夠去反抗、反駁、駁斥,都不可以。因為是父母、是眾生在教育你啊!他損你、害你是要教你修忍辱的時候到了,就是要教你要修忍辱波羅蜜。所以,害你、損你的人,都是你的大恩人、大菩薩,這是第二段的忍辱,比較高深的喔!這個人打你,你不可以還手的。像基督教也是一樣,有人打你右耳光,你就連左耳光也讓他打;聖經是有這樣講:「打你右耳光,你左耳光也讓他打。」為甚麼耶穌會講這種話?祂就是懂得忍辱波羅蜜啊!你不知道打你的人、罵你的人、損你的人、害你的人,就是要你修忍辱波羅蜜。因為你有忍辱,你才能夠到清淨佛國,因為你有忍辱,才能夠成就佛的果位。用「思維」想,你的「思維」去轉變一下──他/她是在幫助你/妳;他/她是你/妳的恩人,他/她是大菩薩,他/她教你:要修忍辱,眾生都是恩人。

Kesabaran kedua, Anda harus bersabar dengan menggunakan "pencerahan", bersabar dengan menggunakan "perenungan" Anda. Insan adalah orang tua kita, apa salahnya orang tua mengajari kita? Anda terima saja dengan baik dan menurut, Anda tidak boleh melawan, membantah, maupun protes. Karena orang tua, insan sedang mengajari Anda! Ia merugikan Anda, mencelakai Anda justru sudah saatnya mengajari kita berlatih kesabaran, justru mengajari kita berlatih ksanti-paramita. Jadi, orang yang mencelakai Anda, merugikan Anda, semua adalah budiman agung kita, Buddha Bodhisattva agung, inilah kesabaran tahap kedua, yang lebih dalam! Orang ini memukul Anda, Anda tidak boleh balas. Seperti Agama Kristen, ada orang menampar pipi kanan Anda, Anda biarkan pipi kiri ditampar juga; Alkitab mengatakan, "Pipi kanan Anda ditampar, Anda biarkan juga pipi kiri Anda ditampar." Mengapa Yesus bisa bersabda demikian? Ia justru mengerti ksanti-paramita! Anda tidak tahu orang yang memukul Anda, memaki Anda, menyakit Anda, mencelakai Anda, justru mengajari Anda berlatih ksanti-paramita. Karena Anda memiliki kesabaran, Anda baru dapat terlahir di Buddhaloka yang suci, karena Anda memiliki kesabaran, baru dapat mencapai tingkat kebuddhaan. Renungkanlah, ubah dengan "perenungan" Anda -- ia sedang membantu Anda; ia adalah orang yang berbudi pada Anda, ia adalah Bodhisattva agung, ia mengajari Anda untuk berlatih kesabaran, insan adalah budiman.

我剛剛頂禮眾生,就是報眾生恩。你不修忍辱,你不要修行,根本你就是凡夫俗子。人家害你、損你的時候,就是要你修忍辱啊!你是大菩薩,利益眾生的。因為忍辱本身就是成佛的資糧;而成佛的資糧,忍辱是其中之一啊!所以,修行人放開你自己的心胸,「天下的責難,都歸我。害我也可以,損也可以,甚至殺我也可以」,你都能夠一心不亂,不受外界影響,那麼,你的忍辱已經不錯了,第二段的忍辱已經到了。

Tadi saya sempat bernamaskara pada insan, berarti membalas budi insan. Jika Anda tidak berlatih kesabaran, Anda jangan melatih diri, karena pada dasarnya Anda adalah orang awam. Ketika orang lain mencelakai Anda, merugikan Anda, justru mengajari Anda berlatih kesabaran! Anda adalah Bodhisattva agung, memberikan kebaikan kepada insan. Karena bersabar itu sendiri adalah bekal mencapai kebuddhaan; sedangkan modal mencapai kebuddhaan, bersabar adalah salah satunya! Oleh karena itu, sadhaka, bukalah hati Anda, "Kecaman di bawah langit, semua berpulang pada diri saya. Mencelakai saya juga boleh, merugikan juga boleh, bahkan bunuh saya pun boleh", Anda bisa tidak kalut, tidak terpengaruh oleh dunia luar, berarti, kesabaran Anda sudah lumayan, kesabaran tahap kedua sudah tercapai.

第三個忍辱,就是開悟的忍辱。你如果開悟了,自然能夠忍辱。為甚麼?三輪體空。你記得嗎,有甚麼人在害你、在損害你?你還有自己嗎?你已經在利益眾生了,你將自己都捨給眾生了,你還有你自己嗎?你還有名譽嗎?你還有你的身體嗎?做個菩薩,將自己捨給眾生,這是開悟者的忍辱。你已是大菩薩了,已經開悟了,你要為眾生而不為自己啊!還忍甚麼辱呢?你已經無我了。我們講說,人的名譽啊!是我們的第二生命。告訴你喔!「無我」是連生命都沒有了,你連生命都獻給了眾生了,你還有甚麼名譽啊?所以,將你的身心全部給眾生就是大菩薩,若你能夠這樣做,你還需要忍辱嗎?連忍辱也沒有,那是最無上的忍辱,叫作「無生法忍」。

Kesabaran ketiga, yaitu kesabaran pencerahan. Jika Anda telah mencapai pencerahan, dengan sendirinya bisa bersabar. Mengapa? Hakikat Tri-mandala adalah kosong, ingatkah Anda, siapa yang mencelakai Anda, merugikan Anda? Masihkah Anda ada diri sendiri? Anda sudah menguntungkan insan, Anda telah merelakan diri sendiri untuk insan, Anda masih ada diri sendiri? Anda masih punya kehormatan? Anda masih punya tubuh Anda? Menjadi seorang Bodhisattva, merelakan diri sendiri untuk insan, inilah kesabaran sang pencerah. Anda sudah seorang Bodhisattva agung, sudah mencapai pencerahan, Anda harus demi insan, bukan demi diri sendiri! Masih bersabar apa lagi? Anda sudah tidak ada ego, bahkan jiwa pun Anda sudah persembahkan kepada insan, Anda masih ada kehormatan apa? Jadi, seluruh jiwa dan raga diberikan kepada insan adalah bodhisattva agung, jika Anda dapat berbuat demikian, Anda masih perlu bersabarkah? Bahkan bersabar pun tidak ada, itulah kesabaran yang tertinggi, disebut "Anutpattika Dharma Ksanti" (kesabaran tiada kelahiran).

Om Ah Hum (Ceramah oleh Maha Guru Lu Sheng-yen)

Banyak siswa saya menanyakan apakah terdapat cara cara untuk memurnikan segala sesuatu yang mereka persembahkan kepada Budha dan Bodhisattva karena mereka merasa tidak baik memberikan persembahan yang tidak bersih.

Sesungguhnya terdapat sebuah mantra pembersihan yang juga disebut "mantra 3 huruf" -- Om Ah Hum -- yang dapat digunakan untuk memurnikan segala sesuatu yang ingin kita persembahkan kepada para Budha. Kita dapat menyebut "Om Ah Hum" ketika kita memegang persembahan kita itu, ketika kita menaruh persembahan itu di meja altar.

"Om Ah Hum" sangat berguna. Sebagai seorang sadhaka Tantrayana (Tantrika), bila kalian mempunyai rasa kuatir menerima sesuatu yang kotor misalnya kuatir disantet orang lain atau kuatir menerima hadiah yang kotor, kalian dapat membaca "Om Ah Hum" sebelum menerima barang yang diberikan. Bila anda mengucapkan ketiga kata ini di dalam hati sebelum menerima suatu barang, anda tidak dapat dirugikan (disantet) karena barang tersebut telah menjadi bersih sebelum anda menerimanya.

Banyak orang menggunakan ilmu hitam di Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Mereka menaruh sesuatu yang kotor di makanan anda atau di barang barang yang dihadiahkan kepada anda. Karena itu, sebelum menerima suatu hadiah, anda sebaiknya memurnikan barang itu dengan membaca "Om Ah Hum".

Bila barang tersebut akan dipersembahkan kepada sang Budha, akan lebih baik bila anda membaca "Om Ah Hum" lalu memercikkan sedikit beras dan garam ke atas barang tersebut. Elemen kotor yang melekat di barang tersebut pasti akan pergi. Ini merupakan ritual perlindungan yang lebih baik lagi. Melemparkan beras dan garam adalah ritual untuk mengusir roh jahat. Sedangkan membaca 'Om Ah Hum' adalah ritual memurnikan. Kombinasi dari kedua ritual ini akan membuat roh jahat pergi.

Barang barang antik yang anda temukan di toko toko pasti dulunya mempunyai seorang pemilik yang sangat menyukainya. Sewaktu pemilik itu meninggal dunia, rohnya mungkin melekat pada barang yang paling disukainya itu. Itu sebabnya, kalian mungkin mendapat mimpi buruk setelah membeli barang antik tersebut. Tanpa tahu alasannya, anda akan terganggu oleh sesuatu yang tak berwujud. Untuk mencegah terjadinya hal seperti ini, anda dapat membaca mantra "Om Ah Hum" dan menyebarkan beras dan garam keatas barang antik tersebut sebelum anda membelinya sehingga barang antik tersebut menjadi bersih.

Sewaktu membeli patung dari Nepal, kita harus menutup kedua mata patung tersebut bila patung itu merupakan patung baru sehingga roh jahat tidak mempunyai kesempatan untuk menempel padanya. Bila patung tersebut merupakan patung bekas, sudah pasti ada semacam roh yang melekat padanya. Bila roh tersebut adalah roh yang baik, anda beruntung. Bila tidak, roh itu bisa menyulitkan anda. Membaca "Om Ah Hum" sebelum membeli apapun sudah menjadi tradisi.

Barang yang kita persembahkan kepada Budha mungkin dibuat oleh tangan yang kotor atau tangan yang terpolusi dengan kotoran. Persembahan seperti kue mungkin saja kotor. Barang barang seperti ini dapat dibersihkan dengan mantra "Om Ah Hum".

Sering membaca "Om Ah Hum" akan mengubah roh roh jahat/kotor menjadi roh baik/bersih dan akan membuat segala hal yang kotor menjauhi diri anda. Ini sebabnya mengapa seorang Tantrika (sadhaka Tantrayana) menggunakan mantra ini sewaktu memberi persembahan, sewaktu menerima hadiah, dan sewaktu membeli arca arca.

Selasa, 08 November 2011

¤ Memandang Guru laksana Buddha (bag. 2) ¤ - 視師如佛(二)


¤ Memandang Guru laksana Buddha (bag. 2) ¤
視師如佛(二)- "蓮生活佛開示 虹光大成就"
Dharmadesana Maha Guru "Maha Siddhi Cahaya Pelangi"

Kita berbincang lagi tentang「Memandang Guru laksana Buddha」
Saya pribadi beranggapan demikian, terhadap Guru sendiri, haruslah dipandang tiada ubahnya dengan Buddha. Penghormatan terhadap Guru seperti ini , karena dihasilkan dari lubuk hati anda yang terdalam, barulah anda akan menjunjung Dharma yang diturunkan oleh seorang Guru. Jika anda memandang Guru adalah Buddha, ketika Guru memberikan adhisthana kepada anda, disebabkan jalinan keyakinan hati tersebut akan menghasilkan daya kekuatan berkat yang besar kepada anda. Hal ini bisa bisa kita pahami, karna saling berhubungan.

Anda menghormati Guru ini , memandang Guru ialah Buddha maka adhisthana Beliau, akan menghasilkan daya kekuatan yang besar. Dharma yang diturunkan-Nya, apabila anda tekuni maka diri sendiri akan merasakan perasaan yang sangat baik, dan juga adanya pahala Tri Ratna di dalam tubuh.

Andaikata sosok Guru anda, hanyalah seorang Guru biasa, tanpa kebajikan yang sempurna. Tetapi disebabkan anda memandangnya sebagai Buddha,「Buddha」ini juga karena pengaruh waktu anda mengamatinya, anda menganggap Guru adalah Buddha , dari sebab musabab jalinan keyakinan hati ini , para Buddha Bodhisattva karena adhisthana dia (menunjuk Guru) sama juga akan turut memberkati anda, sehingga menghasilkan berkah pahala.

Asalkan anda memandang Guru adalah Buddha , apa yang anda peroleh disebabkan jalinan keyakinan hati ini, akan menghasilkan daya kekuatan yang sangat besar. Di dalam ajaran Tantrayana , diajarkan demikian.
Namun ada juga suatu problema yang muncul , andaikan sosok guru anda setelah anda sendiri mengamati sepanjang hari. Mengamati guru sendiri, dan setelah diamati seharian merasa beliau sedikit pun tidak seperti Buddha. Hal ini menjadi sesuatu yang sangat merepotkan.

Anda mengamati sepanjang hari, merasa dia tidak mirip. Usai sarana , setelah memperoleh abhiseka, setelah lewat suatu waktu bersama-sama dengan guru anda, merasakan dia bukan saja tidak mirip dengan Buddha, malahan ada suatu waktu mirip dengan pencuri , dengan demikian bhavana ini menjadi suatu problema.

Misalkan beliau「欺世盜名 – qi shi dao ming」,ini adalah sikap perbuatan seorang pencuri.「欺世 - qi shi」-- menipu umat dunia.「盜名 – dao ming」-- mencuri mencatut gelar sebutan. Terlebih lagi beliau sangat serakah , duit apa pun mau, pikiran serakah lebih berat dibanding kebanyakan orang. Dan emosi juga tidak bagus, punya lagi niat angkara murka. Terhadap Buddha Dharma tahu ala kadarnya , apa yang diajarkan tidak benar adanya. Pada saat ini, apa yang harus dilakukan sebagai seorang siswa? Bagaimanapun anda mencermatinya , tidak mirip sama sekali dengan Buddha.

Pada saat begini, menurut-Ku sebagai seorang siswa, semestinya masih menghormati guru kita sendiri. Dikarenakan anda bersarana kepada beliau , juga merupakan satu ikatan jodoh. Selanjutnya anda bisa berbuat dalam 2 kata – yuan zhi (menjauhi) , anda bisa tidak menghujat guru semula anda, Acarya anda. Seterusnya anda memikirkan baik-baik cara menelusuri Acarya yang lain, hal ini boleh.

Ku pribadi beranggapan seperti demikian , dikarenakan dalam banyak peristiwa , anda tidak bisa memaksa diri anda sendiri, harus memandangnya sebagai Buddha. Tatkala mencermatinya anda melihat semakin lama semakin tidak mirip, lalu apa yang harus dilakukan? Tetap harus dihormati , jangan menghujat.

Paling tidak di antara kalian adanya jodoh guru dan murid, jodoh Buddha seperti ini juga sangat sukar didapat, setidaknya dia pernah mengajari anda sedikit ilmu. Untuk itu「一字之師 – yi zi zhi shi (guru selarik kata)」, dia mengajarkan anda satu larik kata, satu larik lafal sansekerta, satu larik kata Dharani, setidaknya dia juga mengajari anda satu larik Dharani, mengajari anda banyak Dharma, anda harusnya menghormati dia, tidak perlu menghujat dia.

Namun dia memiliki sisi yang tidak baik, ternyata terlihat oleh anda , maka anda bisa menjauhinya, Ku pribadi beranggapan seperti demikian.
Anda memaksa seseorang melihat guru, makin dicermati makin tidak mirip Buddha, tetapi masih harus memandangnya ibarat Buddha, ini adalah sesuatu yang terpaksa, pada jaman sekarang juga tidak masuk di nalar.
Jadi ada siswa yang menanyai-Ku :「Anda bertemu seorang guru, ternyata guru tersebut tidak bagus. Tetapi Anda telah sarana kepada beliau, bagaimana ini?」

Menurut-Ku masih perlu menghormati dia, jangan menghujatnya, tetapi boleh 2 kata「遠之-yuan zhi」menjauhinya.

Tetapi anda di dalam dunia ini, hendak mencari seorang Acarya yang sangat sempurna, tanpa kekurangan setitik pun, Ku menyarankan anda, tidak perlu dicari, tiada akan ditemui.

Seperti Sakyamuni Buddha, Beliau sama juga oleh beberapa siswa , di belakang Beliau menghujat-Nya. Setiap hari membicarakan salah-Nya, dimana yang tidak benar, pakaian yang dikenakan terlalu indah, Kuti yang ditinggali terlalu mewah , mengatai makanan-Nya terlalu berminyak.

Benar sekali, demikianlah Devadatta mengatai Sakyamuni Buddha, mengatakan makan-Nya terlalu berminyak, berpakaian terlampau indah, tempat tinggal terlalu mewah, tiap hari orang memberikan Beliau persembahan diluar, Beliau kemudian menghadiri jamuan, menghadiri undangan. Karena hal seperti ini, tiap hari orang mengatai Beliau.

Menilik sosok Buddha, seharusnya adalah seorang Guru yang sangat sempurna. Menjadi seorang sadhaka betapa hasratnya kita semua agar terlahirkan di jaman Sang Buddha, untuk pergi mengikuti Sakyamuni Buddha. Pada jaman tersebut, sama saja siswa Beliau, setiap hari menghujat-Nya.
Jadi anda hendak mencari seorang guru yang sempurna sangatlah sukar.

Untuk itu memandang Guru serupa Buddha, adalah melihat nilai keunggulan dari Guru anda sendiri, mencermati, mempelajari nilai keunggulan dari Guru anda sendiri. Tidak perlu melihat kelemahan dari Guru anda sendiri, dikarenakan semakin anda melihat kelemahan guru sendiri, dia semakin lama semakin tidak mirip. Sehingga anda akan kehilangan berkah pahala Dharma, anda juga kan kehilangan daya kekuatan adhisthana. Terhadap guru anda sendiri, juga akan muncul perasaan tidak hormat, tiada kan memberi manfaat berguna pada tubuh anda.

Untuk itu kesemua ini adalah point yang mendasar, Ku beranggapan nilai penting dari memandang Guru serupa Buddha, terletak disini, point ini juga sangat penting.

Melihat nilai keunggulan guru, belajar kelebihannya , jangan dilihat kekurangannya.

Hari ini berbincang sampai disini.

Om Mani Pemi Hum

diterjemahkan oleh : Funglie Huang


☆.·.☆.·.☆.·.☆.·.☆.·.☆.·.☆.·.☆.·.☆.·.☆.·.☆.·.☆.·.☆.·.☆.·.☆.·.☆.·.☆.·.☆.·.☆.·.☆.·.☆


中文版 :

我們再談「視師如佛」。

我個人這樣子覺得,對自己的師父,要看成佛一樣。這種敬師,由你內心裡面所產生出來的,你才會尊重師父本身傳下來的法。

你看師父是佛的話,師父為你加持,你就會因為信心的緣故,產生了大的加持力。這個我們可以想得出來,那是互相的。

你尊敬這位師父,看師父是佛,他的加持,會產生大的力量。他傳下的法,你修起來的話,自己本身會覺得有很好的覺受,而且也有三寶的功德在身上。

假如你的師父本身,只是一位普通的師父,並沒有很具德。但是因為你看他是佛,這個「佛」也會因為你觀察他的時候,你認為師父是佛,由信心力的緣故,諸佛菩薩一樣會因為他(指師父)的加持( 而加持)你,而產生了功德。

只要你看師父是佛的話,你所得到的,因為信心力的緣故,會產生很大的力。在密教裡面,是這樣子講。

但也有產生一個問題,假如你的師父本身,你看了半天。觀察你自己的師父,觀察了半天,覺得他一點都不像佛,這是一個很麻煩的事情。

你看了半天,覺得他不像。皈依了以後,又受灌頂了以後,跟你師父相處在一起,一段時間以後,發覺他不只不像佛,有的時候,就像一個小偷,所以這個修是一個問題。

比如他「欺世盜名」,這就是小偷的行為。「欺世」-欺騙世人。「盜名」-偷盜名稱。

甚至於他很貪心,什麼錢都要,貪念比一般人還重。而且脾氣又不好,又有瞋念。對佛法一知半解,講出來的,也是不對。這個時候,做弟子的怎麼辦呢?你再怎麼看,都不像是佛。

這個時候,我認為當弟子的,應該還是尊敬你自己的師父。因為你皈依他,就是一個緣。

然後你可以做兩個字-遠之,你可以不要毀謗你自己原來的師父、自己的上師。然後你好好的想辦法,再追尋其他的上師,也可以。

我個人是這樣子認為,因為很多事情,你不能勉強你自己,一定要把他看成佛。但是你看他愈來愈不像,那怎麼辦呢?還是要尊敬,不要毀謗。

至少你們之間有師生的緣,這種佛緣,也是很難得的,至少他也教過你一些東西。所以「一字之師」,他教你一個字、一個梵文、一個咒字,至少他也教了你一個咒,教你很多的法,你就要尊敬他,不要毀謗他。

但是他有不好的那一面,你既然看出來了,那麼你就是遠之,我個人是這樣子認為。

你叫一個人勉強看師父,愈看愈不像佛,但是又要把他看成佛,這是很勉強的事情,這在現代,也講不通。

所以有弟子就問我:「你碰到一個師父,那個師父不好。但是你皈依他,怎麼辦?」

我認為還是尊敬他,不要毀謗他,但可以「遠之」兩個字。

但是你在這個世界上,要找一個非常完美的上師,一點缺點都沒有,我勸告你,不用找,找不到的。

就是連釋迦牟尼佛,祂照樣有一些弟子,在後面天天毀謗祂。天天講祂不對、哪裡不對、穿的衣服太漂亮、住的精舍太好、說祂吃的東西太油膩。

真的,提婆達多就是這樣講釋迦牟尼佛,說祂吃得太油膩、穿得太漂亮、住得太好,天天人家供養祂到外面,祂就到外面去宴客、去應酬。就是這樣子的,天天有人講祂。

以佛陀來講,應該是很完美的一位師父。我們行者都恨不得生在佛陀的時代,去追尋釋迦牟尼佛。在那個時代,照樣有祂的弟子,天天在後面毀謗祂的。

所以你要找一個完美的師父,是很難的。

所以視師如佛,是看你的師父的優點,觀察、學習你的師父的優點。不要看你的師父的缺點,因為你愈看師父的缺點,他絕對愈來愈不像。那麼你就失去了法的功德,你也失去了加持力。你對你的師父,也產生不了恭敬心,對你自己本身沒有益處。

所以這都是一個重點,我覺得視師如佛的重點,是在這裡,這一點也是很重要的。

看師父的優點,學他的長處,短處不要看。

嗡嘛呢唄咪吽。