Senin, 16 Januari 2012

金母仙王 Mahadewi Yaochijinmu Raja Para Mahadewa





金母仙王
Mahadewi Yaochijinmu Raja Para Mahadewa

蓮花童子真佛
Padmakumara Buddha Sejati

修行人不可以驕傲
Sadhaka Tidak Boleh Tinggi Hati

☆source :
蓮生法王2012年1月7日開示精要
Kutipan Dharmadesana 7 Jan 2012

Homage to Dharmaraja Lian-sheng
Homage to Yaochijinmu
Homage to Saraswati Bhagawati

Translated by Lianhua Ĵυή Shi An

今天是很特殊的日子。我們雷藏寺好像有很長的一段時間,

沒有做瑤池金母的護摩。所以今天躬逢其會,非常的難得。這一次瑤池金母的護摩,是震動人天哪!人間、天上全部都震動。中國的宗教,從古以來,最古的一尊金仙就是瑤池金母大天尊。(眾鼓掌)這不是隨便講的,真的是威力無窮!在所有佛的境界裡面,在中國,唯一能夠超越所有天尊之上的,界外的界外,有一個非常有名、偉大,而且最有法力的大天尊就是瑤池金母,祂也就是盧師尊本人,第一個開啟我天眼的最尊貴的瑤池金母大天尊。其他人,有的時候,不以為瑤池金母是何方神聖,有的將祂看成一般神明;有的將祂看成一般的神仙。其實不然,瑤池金母的尊貴,是在所有的諸仙之上,可以講,祂本身就是仙王。(眾鼓掌)

Hari ini sangat spesial, sepertinya vihara kita sudah cukup lama tidak mengadakan Upacara Api Homa Mahadewi Rsi Yaochi. Jadi hari ini sungguh istimewa. Api Homa Mahadewi Yaochi kali ini mengguncang surga dan bumi. Dalam agama Tiongkok, sejak dahulu kala, satu Suciwan Agung yang paling dahulu adalah Mahadewi Yaochi. (Hadirin bertepuk tangan) Ini bukan sembarangan bicara, sungguh kekuatan Beliau tanpa batas ! Di Tiongkok, diantara Para Buddha, satu-satunya yang mampu melampaui para Arya, yang melampaui diluar batasan lokha, ada satu Arya Agung yang sangat ternama, sangat agung, bahkan yang paling memiliki Dharmabhala, adalah Yaochijinmu ! Beliau juga adalah Mahadewi Rsi Yaochi yang agung, yang pertama kali membuka mata dewa (Divyacaksu) dari Mahaguru sendiri.
Adakalanya orang lain, tidak mengetahui Mahadewi Rsi Yaochi adalah dewa dari mana , ada juga yang menganggapnya sebagai dewa biasa. Ada yang menganggapnya sebagai Mahadewa biasa. Sesungguhnya tidak demikian, keagungan Yaochijinmu, berada di atas para mahadewa, dapat dikatakan bahwa Beliau sendiri adalah Raja Para Mahadewa. (Hadirin bertepuk tangan)

⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣★★★⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣

法明同修會的張明聰師兄對蓮花童子很有興趣,他本來就是皈依蓮花童子的。不只是蓮傑上師到了甘肅蘭州,蘭州大學有「蓮花童子研究」,張明聰師兄還從漢代的歷史裡面找出蓮花童子。所以,漢朝就有蓮花童子了。(眾鼓掌)那時候的雕刻,東方是東華帝君木公上聖,西方是瑤池金母,南方和北方雕刻的是兩尊蓮花童子,腳踏著蓮花,其地位居然是和東方的木公和西方的瑤池金母坐在平等的地位。蓮花童子沒有降級啊!而是跟東王公和西王母坐在一起,同樣的站在蓮花上面。漢代的研究專家還註明:「蓮花童子的地位,在漢朝的時候,已經和東王公和西王母在一樣的,在同一個階層。」這是非常不尋常的一件事情。我曾替虎山台灣雷藏寺寫過一個偈,裡面有這一句:「管他來不來,貴人已坐中。」甚麼意思?最高的貴人已經坐在中央,還要去找甚麼貴人?(眾鼓掌)

Sdr Zhang Ming-cong dari Cetya Fa-ming sangat tertarik dengan Padmakumara, dia memang bersarana pada Padmakumara. Tidak hanya Acarya Lian-jie yang sampai di Lanzhou Gansu dimana ada penelitian mengenai Padmakumara di Universitas Lanzhou, Sdr. Zhang Ming-cong menemukan Padmakumara dalam Sejarah Dinasti Han. Sehingga sejak masa Dinasti Han sudah ada Padmakumara. (Hadirin bertepuk tangan) Pahatan yang dibuat saat itu, sebelah Timur adalah Suciwan Mu-gong dari Timur, yaitu Dong-hua-di-jun. Sebelah Barat adalah Yaochijinmu. Sedangkan yang dipahat di sebelah Selatan dan Utara adalah Padmakumara yang berdiri di atas padmasana, kedudukannya setara dengan Mu-gong dari Timur dan Yaochijinmu dari Barat. Bahkan ahli penelitian Dinasti Han menjelaskan : "Kedudukan Padmakumara (Lianhua Tongzi) sama dengan Dong Wang-gong dan Xi Wang-mu, ada pada tingkatan yang sama." Ini merupakan hal yang luar biasa. Saya pernah menulis sebuah gatha bagi Vihara Vajragarbha Taiwan, di dalamnya ada satu kalimat :
"Tidak peduli orang datang atau tidak, Sang Penolong telah duduk di tengah." Apa artinya ? Penolong yang tertinggi telah duduk di tengah, masih perlu mencari manusia penolong yang mana lagi ? (Hadirin bertepuk tangan)

⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣★★★⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣
  
蓮花童子不只是在敦煌石窟裡面有,在漢朝時的四川巖洞裡面也有,都有存在的。從漢代一直到唐,唐、虞、夏、商、周、秦、漢、三國、魏、晉、南北朝、唐、宋、元、明、清,在天竺印度的佛教還沒有進到中國以前,居然已經有了蓮花童子。所以寫漢書的那個人,在書上證明:「蓮花童子自成一個佛國」,自然成就一個清淨的佛國(眾鼓掌)

Padmakumara tidak hanya ada di Gua Dunhuang, namun juga ada di dalam Gua Sichuan dari Dinasti Han. Dari masa Dinasti Han terus sampai Tang, Yu, Xia, Shang, Zhou, Qin, Han, San-guo, Wei, Jin, Nan-bei Chao, Tang, Song, Yuan, Ming, Qing, telah ada Padmakumara sejak Buddhisme ada di India belum memasuki Tiongkok. Jadi orang yang menuliskan Buku Han , menjelaskan di dalam buku : "Padmakumara menciptakan Negeri Buddha Nya sendiri." , dengan alamiah merealisasikan satu Negeri Buddha yang murni. " (Hadirin bertepuk tangan)

⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣★★★⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣

修行人是不可以驕傲的。當初,岡波巴去見密勒日巴時,密勒日巴先化了人去接引岡波巴,岡波巴問這個人:「密勒日巴對我的印象怎麼樣?」他說:「密勒日巴說你是有宿世根源,你是『月光童子』轉世。」岡波巴是「月光童子」轉世,哇!岡波巴一聽,心裡很舒服,就變得非常的驕傲,「密勒日巴祖師既然知道我是『月光童子』轉世,而且,我有宿世的根源,祂一定會將法傳給我的。」他的這個念頭一起,密勒日巴在他的巖洞裡面就知道了,「我來考他,考一考」,所以,就不見岡波巴,讓他在小旅館裡乾等,讓臭蟲咬。那些旅館裡都有臭蟲啊!吃得不好,住得不好,岡波巴在那�受苦三七二十一天。二十一天以後,密勒日巴才見他,主要是要消除他傲慢的心。所以,我們修行人不能太傲慢。像師尊一樣的,自以為可以到陰間救人,自以為可以到天上界,到四聖界,自己有一個佛國,是人中最尊,正中而坐,和瑤池金母、東王公、蓮花童子平起平坐,就驕傲了。不行!不可以這樣的。所以,修行人一定要謙虛的。剛剛所講的話,是寫漢書的人寫的,不是我講的,我是很謙虛的,我不會那麼高傲。「蓮花童子跟瑤池金母跟東王公平起平坐」,不得了了!或者是跟「五佛平起平坐」,不得了了!不可以的。就算宿根因緣再好,也不可以這樣驕傲,必須要很謙虛。我們學佛的人,應該是這樣的。岡波巴住在一個很窮困的小旅館宿舍裡面二十一天,就是在懲罰他太驕傲。

Sadhaka tidak boleh tinggi hati, dulu saat Gampopa menemui Milarepa, Milarepa memanifestasikan satu manusia jelmaan untuk menyambut Gampopa. Gampopa bertanya pada orang tersebut : "Bagaimana kesan Milarepa pada saya ?"
Dia menjawab : "Milarepa mengatakan di kehidupan lampau Anda mempunyai akar baik, Anda adalah titisan Candra-prabha Kumara (Yue-guang Tongzi)."
Wah ! Begitu Gampopa mendengarnya, hatinya merasa bangga, menjadi sangat angkuh, "Karena Guru Milarepa mengetahui bahwa saya adalah titisan Candra-prabha Kumara, dan saya mempunyai akar yang baik, pasti Beliau akan mewariskan Dharma pada saya."

Begitu pikirannya ini timbul, Milarepa di dalam gua langsung mengetahuinya, "Aku akan mengujinya !"

Sehingga Milarepa tidak menemui Gampopa, membiarkannya menunggu di dalam sebuah penginapan kecil. Membiarkannya digigit kutu busuk. Penginapan kecil itu ada kutu busuk, makanan dan kondisi tempat tinggalnya juga tidak baik, di sana Gampopa menderita selama 21 hari. Setelah 21 hari, barulah Milarepa menemuinya, tujuannya adalah mengikis keangkuhan Gampopa. Jadi kita sadhaka tidak boleh terlampau tinggi hati. Seperti halnya Mahaguru mengira diri sendiri bisa masuk ke alam bardo untuk menolong orang, dapat mengunjungi surga, sampai di alam Empat Suciwan, diri sendiri mempunyai satu Negeri Buddha, duduk di tengah, Padmakumara setara dengan Yaochijinmu dan Dong-wang-gong, akhirnya menjadi tinggi hati. Tidak bisa ! Tidak boleh demikian. Seorang sadhaka harus rendah hati. Barusan yang Mahaguru ceritakan adalah tulisan orang yang menulis Han-shu (Buku Sejarah Han), bukan saya sendiri yang membuatnya.

Padmakumara dan Yaochijimu serta Dong Wang-gong duduk setara, sungguh luar biasa. Atau duduk setara dengan Panca Dhyani Buddha, sungguh luar biasa ! Tidak boleh demikian ! Meski sebaik apapun akar kehidupan lampau tetap tidak boleh tinggi hati ! Justru harus rendah hati. Demikianlah seharusnya kita umat Buddha. Gampopa menginap selama 21 hari dalam penginapan yang kumuh, ini adalah hukuman karena dia terlampau tinggi hati.

⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣★★★⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣

不管SARS是從哪裡來,在台灣的時候,我那時隱居...那時候,和平醫院全部封鎖,我們的馮錦良醫師就被關在裡面,馮錦良的護士都得SARS死了。醫生是最接近SARS病人的,他沒有死,但是,馮醫師的護士卻死了。知道怎麼回事嗎?那個時候,瑤池金母叫我,「Hello, you come to my home」,我就去祂家,到瑤池金母的家。祂家的牆壁上掛了好幾個袋子,白色的袋子,紅色的袋子……,一個一個像茶葉包的小袋子,吊了一整排。我就問祂”Are you offering me tea or coffee?”「不是叫你來這裡喝茶喝咖啡?沒那麼簡單的事,這個你拿去。」祂拿一個白色的小茶葉包給我,「這個你拿去,拿回地球啦!你的家鄉啦!」想不到,在半空中,這個很小的茶葉包就變成一個很白的大布袋,非常廣大,包含四面八方,這樣下來,那時候,所有的新聞、媒體和所有的電視台都講「SARS在寒冬的時候會更厲害」、「會傳遍整個全世界」,講一大堆,結果,有還是沒有?沒有!都被瑤池金母收走了,(眾鼓掌)突然之間就沒有了。那些醫學家、科學家、預言家全部雞嘴變鴨嘴(台語:啞口無言)。全部閉上了嘴,硬梆梆的,雞嘴變鴨嘴(台語:啞口無言),這就是瑤池金母的厲害,法力無窮。

Saat SARS menyebar ke Taiwan, waktu itu saya sedang bertapa... Saat itu Heping Hospital dikarantina, Dr Feng Jin-liang juga dikarantina di dalam, semua perawat telah meninggal karena SARS. Dokter adalah orang yang paling dekat dengan para pasien SARS , dia tidak meninggal, namun perawatnya telah meninggal.

Apa yang terjadi ? Saat itu Mahadewi Yaochi memanggil saya, "Hello, you come to my home." Maka saya pergi ke kediaman Nya. Di tembok kediaman Nya tergantung beberapa warna buntalan. Mirip buntalan kecil daun teh. Maka saya bertanya pada Nya : ”Are you offering me tea or coffee?”

Beliau menjawab : "Tidak memanggilmu kemari untuk minum teh atau kopi, bukan untuk hal yang demikian sepele, bawa ini !"

Beliau menyerahkan satu buntalan kecil berwarna putih , "Bawa ini kembali ke bumi ! Ke kampung halaman Anda."

Tak disangka sampai di tengah angkasa, buntalan sekecil buntalan teh ini berubah menjadi sebuah buntalan yang sangat besar dan sangat putih, turun menjadi sebuah buntalan yang luas mencakup berbagai arah.

Saat itu semua media termasuk semua stasiun televisi mengatakan : "Di musim dingin ini SARS akan makin menyebar!" , "Bisa menyebar ke seluruh dunia." , beraneka ragam komentar, akhirnya apakah masih ada ? Tidak ada ! Semua dibawa pergi oleh Mahadewi Rsi Yaochi . (Hadirin bertepuk tangan) Secara mendadak lenyap. Para dokter, para ilmuwan dan orang-orang yang meramalkan tidak bisa mengatakan apa-apa. Semuanya berdiam. Inilah kehebatan Mahadewi Rsi Yaochi ! Dharmabhalanya tak terhingga !

Rabu, 11 Januari 2012

修披甲護身守護力量大 (Simabandhana Sangat Ampuh Melindungi)




蓮生法王2009年12月26日美國一如雷藏寺吉祥喜金剛護摩火供大法會法語開示精要
Intisari Ceramah Dharmaraja Liansheng pada Upacara Homa Avineka Hevajra Tanggal 26 Desember 2009 di True Buddha California E-Rooh Society California

Hari ini sampai di sini, saya terangkan Bab IX pada Anda semua, Tatacara Sadhana Yidam bagian VI -- Menjalankan Sadhana Simabandhana. Dunia ini sangat rusuh dan tidak damai, setiap orang punya kerisauan, ada sebagian sadhaka juga sama, punya beberapa musuh dan penagih utang. Ada satu hal yang mau saya sampaikan pada Anda semua, kita Zhenfo Zong, True Buddha School, kita setiap sadhaka harus melakukan Simabandhana. Musuh dan penagih utang belum tentu orang luar, teman, saudara, orang yang lebih tua, orang yang lebih muda, sekeliling kita, dan orang yang kita kenal, atau umat se-Dharma, atau umat aliran lain, sebagian adalah musuh dan penagih utang, mereka bisa menagih utang pada Anda. Kita sadhaka terus terang, lebih takut pada yang berwujud, lebih tidak takut pada yang tidak berwujud. Mengapa Anda tidak perlu takut pada yang tidak berwujud, karena Mahaguru mentransmisikan sadhana pada kalian, ada Yidam, ada Guru, juga ada Dharmapala. (Hadirin tepuk tangan) Lantas, apa yang masih ditakutkan! Yang terpenting, asalkan Anda setiap hari menekuni Sadhana Simabandhana, maka bisa melindungi diri Anda sendiri, Sadhana Simabandhana sama artinya melindungi kita. Dalam setiap sadhana, setiap kali bersadhana, Anda harus menekuni Sadhana Simabandhana.

Semua orang mengira Sadhana Simabandhana adalah membentuk sebuah mudra Vajra, setelah itu, cap di kepala, tenggorokan, hati, pundak kiri, pundak kanan, kemudian cap di atas kepala, relai mudra lalu selesai. Tidak sesederhana itu, saat Anda cap, paling tidak Anda japa OM A HUM SUO HA, taruh di sini (maksudnya di atas kepala) relai, OM A HUM SUO HA sangat bagus, OM A HUM SUO HA kembali dan relai mudra. Cap di 5 bagian, satu dua tiga empat lima, penting sekali, seperti OM di atas kepala -- sinar putih; A di tenggorokan; HUM di ulu hati, terakhir SUO HA. Katolik juga bisa, di sini digambar salib, apa artinya umat Katolik melakukan demikian, oh! Menyucikan tubuh. Menyucikan tubuh artinya Simabandhana, sama saja! Celup sedikit air suci, gambar lagi salib, artinya tubuh pun bersih.

Kita sadhaka harus melakukan Simabandhana. Simabandhana tidak hanya begini saja, saat Anda berpakaian, ambil baju dalam, celana dalam Anda, tekan dengan tangan, Anda harus japa mantra Dharmapala Anda. Seperti hari ini kita barusan japa "OM. DIEWA. BIZHU. WARILA. HUM HUM HUM. FAZHA. SUOHA." Berubah menjadi wujud Hevajra, menempel di atas pakaian Anda; visualisasi Hevajra berada di atas pakaian Anda, memancarkan cahaya memberkati pakaian Anda. Anda mengenakan pakaian tersebut, berarti pakaian yang dikenakan Hevajra sendiri, saat ini guna-guna apapun tidak akan masuk. Ini adalah sebuah cara.

Jika Mahaguru memberitahu siapa Dharmapala Anda, Anda pun harus ingat mantra Dharmapala, wujud Dharmapala Anda. Ada sebagian orang tidak bisa ingat, tidak bisa visualisasi, lihat fotonya, setelah dilihat dengan jelas, "OM. DIEWA. BIZHU. WARILA. HUM HUM HUM. FAZHA. SUOHA." Visualisasi Ia keluar, memancarkan cahaya memberkati pakaian Anda, lalu kenakan baju dalam, celana dalam. Lakukan demikian juga pada baju luar, lalu kenakan. Pakaian Anda ada cahaya Hevajra di atasnya, setiap hari lakukan sekali, inilah Simabandhana. (Hadirin tepuk tangan) Saat pakaian bersih Anda dikenakan, lakukan seperti ini, inilah Simabandhana berpakaian yang paling sederhana.

Bagaimana melakukan Simabandhana altar mandala, bagaimana melakukan Simabandhana rumah Anda? Mahaguru barusan melakukan homa Hevajra, meninggalkan banyak abu homa. Mumpung ketua komisaris, wakil ketua komisaris, dan seluruh pengurus , juga True Buddha California E-Rooh Society California tidak perhatikan, Anda diam-diam raba sedikit, sepulangnya, taruh sedikit di keempat sudut terjauh di rumah Anda, beranjali di sana, japa "OM. DIEWA. BIZHU. WARILA. HUM. FAZHA. SUOHA." Sekali japa, cahaya Hevajra memancar ke keempat sudut rumah Anda, seluruh rumah pun memancarkan cahaya Hevajra, itulah Simabandhana rumah Anda.

Anda tidak tidur nyenyak malam hari, sering ada roh datang mencuri prana. Anda tidur sejenak, keesokan bangun, wah! Lelah sekali. Walau sudah lama tidur, semakin lama semakin lelah, berarti prana dicuri oleh setan, prana kesadaran Anda diisap, Anda pun kehilangan prana, seperti balon kempis. Tidak bertenaga! "Sentilan Vajra Penghindar Mara" adalah Simabandhana tempat tidur. Anda sentil sebentar di keempat sudut tempat tidur, japa mantra Dharmapala Anda; gunakan air Mahakaruna Dharani, japa Mahakaruna Dharani sentil 4 kali, itulah Simabandhana. Malam pun tidur sangat nyenyak, inilah Simabandhana tempat tidur Anda. Semua guna-guna tidak akan mencelakai Anda.

Penerapan sebuah Simabandhana begitu luasnya. Anda tahu Mahamayuri juga bisa dijadikan Simabandhana negara, setelah Anda menekuni Homa Mahamayuri, ambil abu homa ke keempat sudut terjauh dari negara, barat laut adalah Seattle, timur laut adalah Maine, tenggara adalah Florida, barat daya Los Angeles ke bawah lagi, San Diego, tebarkan abu homa ke keempat sudut ini, Mahamayuri pun melindungi United States, ini adalah melindungi terbesar hingga negara, semua boleh dilakukan Simabandhana.

Oleh karena itu, Simabandhana sangat luas. Tubuh kita juga bisa dilakukan Simabandhana. Mahaguru sering melakukan Simabandhana tubuh, makanya Mahaguru periksa darah, periksa badan, laporan pemeriksaaan badan mengatakan masalah apapun tidak ada. Masalah kecil bukan masalah, masalah besar sama sekali tidak ada, hati, empedu, limpa, paru-paru, ginjal, seluruh organ dalam keadaan sangat sehat.

Saya beritahu Anda semua, Anda sering melakukan Simabandhana, Mara Penyakit tidak berani menindas Anda. Apalagi menekuni Sadhana Hevajra, Hevajra menaklukkan 4 jenis Mara, salah satunya adalah Mara Penyakit! Hevajra menundukkan Mara Penyakit, Mara Kematian, Mara Pancaskandha, Mara Kerisauan, setelah Anda kontak yoga dalam melatih diri, hidup dan mati pun terbebaskan. Tujuan utama kita menekuni Tantra adalah bebas dari hidup dan mati, jika Anda telah menundukkan Mara Kematian, Mara Penyakit pun Anda tundukkan.

Hati manusia bisa berubah, saat ia baik dengan Anda, ia tidak akan mengguna-gunai Anda, saat tidak baik dengan Anda, diam-diam ia guna-gunai Anda. Bagaimana Anda? Bagus jika Anda melakukan Simabandhana, tidak akan terjadi apa-apa. Mahaguru mengajari kalian melakukan Simabandhana! Japa Mantra Simabandhana, japa lagi "OM A HUM SUO HA", lepas mudra, segera visualisasi Bodhisatva Vajrapani.

Japalah sekali Mantra Simabandhana, Mahaguru mau dengar, "OM BOLILAN ZHELI." Itulah mantra Vajrapani, yakni Vajra Tangan, Vajrapani, Vajracitta, Vajrasattva, ada tiga nama, sebenarnya ada tubuh yang sama. Buddha dan Bodhisattva sering berubah menjadi 3 jenis tubuh, satu Saddharma-cakra, satu adalah Sasana-cakra, Sasana-cakra adalah Dharmapala.

Bodhisattva Vajrapani adalah Sasana-cakra Vajrasattva, wujudnya adalah tunggal, satu tangan memegang Karttrka, satu tangan memegang Kapala, yaitu tengkorak kepala, kedua kaki berdiri, seperti gaya menari Tango, satu kaki di depan, satu kaki dijulurkan ke belakang, kita visualisasi satu kaki di depan, satu kaki di belakang lalu slow, kemudian tangan memegang Karttrka, wujud Vajrapani pun keluar.

Anda harus visualisasi! Melakukan Simabandhana juga harus visualisasi Vajrapani! Bodhisattva Vajrapani, Ia juga dipanggil Vajra Tangan. Mereka Orang Tibet menyebutnya Vajrapani, yaitu Bodhisattva Tangan Vajra. Ia juga sesosok Vidyaraja. Lantas, titisan Vajrasattva, Ia muncul, warna biru juga boleh, warna hitam juga boleh, di sekeliling ada sinar api, memancarkan cahaya memberkati kita. Saat ini kita melakukan Simabandhana, Vajrapani, Vajrasattva melindungi kita, agar seluruh tubuh kita pun bersih segalanya, seluruh sadhana kita pun berjalan sukses dan sempurna, semua bersih.

Lingkup Simabandhana sangat luas, bahkan cara Simabandhana, di dalam Buddhadharma, Simabandhana di dalam Tantrayana sangat banyak. Contoh Mahaguru barusan mengambil sebuah Vajra Gantha, "Biarkan segala musuh menyingkir. WUN." Japa satu mantra WUN, "TIAN LUO SHEN DI LUO SHEN, REN LI NAN, NAN LI SHEN, YI QIE ZAI YANG HUA WEI CHEN, YI QIE YUAN DI TUI SAN." "WUN." berarti menitahkan segala yang negatif menyingkir. (Mantra DI dibaca ZAI)

Saat ini boleh melindungi teman Anda, Anda visualisasikan teman Anda bersama Anda melatih diri, duduk di samping Anda melatih diri, anggota keluarga Anda di depan Anda melatih diri, duduk di sebelah kiri kanan melatih diri, saudara dan teman di samping melatih diri, sahabat terbaik Anda, ditopang di dalam telapak tangan Anda melatih diri, satu kata WUN, bantu mereka melakukan Simabandhana.

Dengan demikian, kalian bisa hidup rukun satu sama lain, tidak akan bentrok. Sehingga menjadi sebuah keluarga harmonis, teman baik, negara sejahtera, di pos Anda, di kantor, Anda punya atasan yang baik, apapun sempurna, semua baik. Itulah asalan saya menerangkan tentang Simabandhana. Simabandhana ini sudah dijelaskan panjang lebar! Dengan demikian, kalian sudah bisa melakukan Simabandhana, bukan!

Simabandhana ini sangat penting, Simabandhana pakaian, Simabandhana tubuh, jika Anda tertimpa musibah, Anda tebarkan sedikit bunga putih di dalam bak mandi Anda, saat air terisi penuh, Anda mau mandi, tebarkan sekuntum bunga putih, japa OM MANI PADME HUM, mantra Bodhisattva Avalokitesvara, tebarkan sekuntum bunga putih, OM MANI PADME HUM, tebarkan sekuntum bunga putih, semua adalah bunga putih, Anda berendam di dalamnya, Avalokitesvara Berlengan Empat mendukung Anda, membantu jiwa dan raga Anda bersih seluruhnya, Simabandhana.

Walaupun Anda terkena hawa negatif, Anda pulang dan lakukan cara ini, tebarkan bunga putih, japa OM MANI PADME HUM, tebarkan sekuntum, japa 1 mantra, tebar sekuntum, japa 1 mantra, di atas bak mandi Anda penuh dengan bunga putih, seluruh diri Anda berendam di dalamnya, berdiri, segala guna-guna dan kotoran, atau Anda tertempel hawa negatif, semuanya bersih, itulah Simabandhana. (Hadirin tepuk tangan).

Selasa, 10 Januari 2012

Makna Dharmayudham Padmasambhava


Makna Dharmayudham Padmasambhava

★ Homage To Dharmaraja Liansheng ★
★ Homage To Sarasvati Bhagavati ★

By Lianhua Jun Shi An


Tangan kiri Padmasambhava membawa sebuah kapala dan di dalamnya terdapat Ratna-kalasa Panjang Usia (Vas Mustika Panjang Usia)  

★ Di dalam Ratna-kalasa Panjang Usia terisi penuh dengan amrta panjang usia, bermakna bahwa penekunan Sadhana ini dapat memperoleh kesehatan, penyembuhan, panjang usia, mengikis malapetaka, bahkan merealisasikan Pencapaian Agung Sinar Pelangi, realisasi ini merupakan yang tertinggi diantara semua Siddhi. (Padmasambhava merupakan Siddha dari Pencapaian Tubuh Sinar Pelangi ini)

★ Kapala merupakan tempurung kepala manusia, biasanya seorang Sangha Agung yang telah mencapai realisasi di Tibet akan berpesan supaya setelah meninggal dunia anggota tubuhnya dipergunakan sebagai alat Dharma, sedangkan bagian tempurung kepala disebut kapala dan digunakan sebagai wadah amrta. Kapala sendiri bermakna Dharmatta nan luhur dan mendalam, serta Budhatta yang murni dan tanpa noda.

Kapala yang ada dibawa di tangan kiri Padmasambhava di dalamnya berisi amrta merah dan putih dari Para Buddha, bila sadhaka memperoleh adhistana dan abhiseka amrta ini, maka dapat segera merealisasikan Anuttara Siddhi.


★ Khatvanga (Atau tongkat Trisula), tangan kiri Padmasambhava mengapit Khatvanga, khatvanga ini nampak terbakar oleh api Prajna (Kebijaksanaan Agung), ini bermakna bahwa Padmasambhava merupakan sumber kesempurnaan Maha Prajna dari proses “Mendengar – Perenungan – Bhavana”   , serta “Sila – Samadhi dan Prajna.”, mampu mentransformasikan racun batin dan kilesha (kerisauan) para insan di Triloka (Tiga dunia : Alam nafsu, Alam rupa dan Alam arupa).Di bagian bawah Trisula ada ditusukkan tiga kepala, bermakna Padmasambhava sempurna dalam Jnana tiga masa, yaitu masa lampau, saat ini dan yang akan datang. Sempurna dalam Dharmakaya – Sambhogakaya dan Nirmanakaya, sehingga dengan wibawa agung ini, para insan di Triloka menghormati dan bersarana pada kualitas Kebuddhaan Padmasambhava yang tanpa batas.

Di batang Khatvanga tepat dibagian bawah tiga kepala terdapat Visva-vajra bersula lima (Vajra Salib) , ini bermakna bahwa Padmasambhava merupakan tubuh gabungan dari Sepuluh Penjuru Buddha, merupakan Putera Batin dari Panca-dhyani Buddha, serta sempurna dalam Dasa-bhala. (Kemampuan memahami nidana ; Kemampuan mengetahui karma tiga masa ; Samadhi yang leluasa dan tanpa rintangan; Pengetahuan akan akar pembawaan para insan ; Pengetahuan akan berbagai hal yang disukai dan tidak disukai oleh para insan ; Pengetahuan akan berbagai macam loka ; Pengetahuan akan enam alam dan Nirvana anasrava ; Pengetahuan akan semua hal dari kehidupan lampau para insan yang tanpa awal ; Pengetahuan akan segala hal di kehidupan mendatang, segala hal kehidupan dan kematian para insan ; Pengetahuan realisasi anasrava, sepenuhnya tidak terombang ambing oleh fenomena dalam maupun luar) Kemudian di bagian bawah lagi ada padma yang bermakna Sifat Sejati yang murni tanpa noda.

Dibawahnya lagi terdapat Damaru dan ikatan pita manggala yang tertiup angin. Ini bermakna bahwa Padmasambhava sempurna dalam Prajna dan Upaya Kausalya (upaya terampil dalam menyelamatkan insan yang berpembawaan berbeda) , bahwa suara Dharma dari Padmasambhava bergema dan menuntun para insan di sepuluh penjuru, menabuh genderang Dharma mengguncang Triloka.

Singkat kata, seluruh bagian Khatvanga bermakna bahwa Padmasambhava merupakan kesempurnaan dari pahala dan Prajna sepuluh penjuru Buddha di tiga masa, terlebih Khatvanga ini mampu menangkis segala kekuatan kesesatan dan kekejian , menganugerahkan ketenteraman dan manggala bagi para insan.

★ Tangan kanan Padmasambhava memegang Vajra Nava-sula (Vajra dengan pucuk sembilan), biasanya tangan kanan pratima Padmasambhava akan membentuk mudra penaklukan mara sambil memegang Vajra Panca-sula (Vajra berpucuk lima), yang bermakna Padmasambhava sempurna dalam Panca-jnana dari Pancadhyani Buddha ( 5 Jenis Kebijaksanaan Agung yang disimbolkan oleh Buddha Lima Penjuru), mampu mentransformasikan lima racun batin menjadi Lima Kebijaksanaan. Sedangkan pratima yang dalam mudra penaklukan menggenggam Vajra Nava-sula, bermakna sembilan tahapan dalam ajaran Nyingmapa, Padmasambhava merupakan Siddha sempurna dari sembilan tahapan ini, serta sumber silsilah ajaran. Vajra Nava-sula juga bermakna bahwa Padmasambhava sempurna dalam tekad maitri-karuna untuk membimbing dan membebaskan para insan di Sembilan Alam (Sembilan jenis kondisi alam di enam alam gati, yang terlahir dalam empat macam cara), ini merupakan simbol seluruh alam semesta.

★ Bulu Merak , Padmasambhava adalah Raja dan sekaligus Dharma-raja, satu helai bulu merak yang tersemat di atas mahkota Dharma Padmasambhava dari sisi lokiya (duniawi) merupakan kewibawaan dan kekuasaan seorang Raja semesta,yang menuntun rakyat Nya, yang memerintah dengan penuh kebijaksanaan. Sedangkan dari sisi Lokuttara ( Yang melampaui duniawi) merupakan simbol dari Satu Rasa Dharmatta dalam Satu Dharmadhatu Sejati, Satu Buddhayana, Satu adalah Semua, tiada berbeda dengan Adi Buddha, Buddha Mula dalam Tantrayana yaitu Samanthabadra Tathagata.

★ Di bawah bulu merak, di puncak Mahkota Dharma terdapat separuh bagian dari Vajra Pancasula, bermakna bahwa silsilah Padmasambhava berasal dari Samanthabadra Tathagata, dan kemudian adalah Pancadhyani Buddha .

Jumat, 06 Januari 2012

Seorang Pendeta Mao-shan 茅山道士

Seorang Pendeta Mao-shan
茅山道士

☆Homage To Dharmaraja Liansheng☆
☆Homage To Sarasvati Bhagavati☆
Source : Grand Master Lu's Book 225

Translated by Lianhua Ĵυή Shi An

Saya ingat , suatu saat saya menerima undangan untuk memimpin Upacara Dharma di Vancouver Canada, lokasinya di Ruang Auditorium University of British Columbia, Upacara saat itu sangat lain, maksud saya adalah sangat istimewa.  
Karena, ada seorang Pendeta Maoshan, yang dikarenakan iri pada ketenaran saya, sehingga ia membidikkan tiga anak panah kepada Mahaguru Lu.
  
Saat Upacara dimulai, terlebih dahulu ada banyak hawa abu-abu yang tertahan di luar arena oleh Vajra-prakara (Tembok Vajra) yang saya dirikan.
  
Saya telah mengetahuinya, namun tak terlalu memperdulikannya.
  
Menyusul sekelebat suara "Syuuu" ,sebatang anak panah berwarna hitam melesat menuju ke hadapan saya, saya membentuk Mudra Kavacha dari Vajra Kalacakra (Perisai Kalacakra) , saya melafal : "Om. Ha. Ga Ma La. Wa La Ya. Suoha.", "KRAK", anak panah tersebut patah.   
  
"Syuu", kembali menyusul anak panah hitam yang kedua, melesat ke arah jantung saya, saya masih menggunakan Vajra Kavacha untuk mematahkan panahnya.
  
"Syuu", lagi-lagi anak panah hitam, kali ini yang ketiga melesat ke bagian bawah tubuh saya, saya tetap menggunakan Vajra Kavacha untuk mematahkannya.
  
Kali ini, jika saya tidak menguasai Metode Vajra-kavacha dari Kalacakra, dikhawatirkan saya akan terjatuh dari atas singasana Dharma, mungkin juga kehilangan nyawa.
  
Kali ini saya juga tidak perlu segan lagi, saya melafal :
"Tian-yuan Di-fang, Lv-ling Jiu-zhang, Wu jin chi-zhou, she-zhu dui-fang. Shen-bing Shen-jiang Huo-su Ji Ji Ru Lv-ling."

Saya membentuk Mudra Menyerap Roh.
  
Roh Pendeta Maoshan itu melayang-layang datang pada saya, saya mengurungnya dengan cangkir teh, dengan ditambahkan Mudra Segel.
  
Saat itu juga saya mengumumkan :
"Pendeta ini mempunyai sebuah Dao-guan di sebelah Tenggara.   
Saya menuturkan raut wajah sang pendeta.   
Beserta usia sang pendeta.   

Saat itu, ada seorang saudara Sedharma yang memotret cangkir teh tersebut, ternyata nampak di atas penutup cangkir ada sebuah hawa abu-abu.  

Semua umat terkejut.

●

Usai kejadian tersebut, Acarya Shaodong pergi memeriksa hal ini, ternyata sungguh ada sebuah Dao-guan di lokasi tersebut.

Usia dan raut wajah pendetanya juga sama.   
Pendeta ini telah sakit beberapa hari.
  
Asal mula peristiwa ini adalah, ada beberapa Saudara Sedharma yang ditarik oleh pendeta ini dengan menggunakan ilmunya, sehingga mereka menjadi bingung. Saat saya membabarkan Dharma di Vancouver, Saudara Sedharma tersebut juga hadir, ini menyebabkan Pendeta Maoshan tersebut merasa tidak terima, sehingga ia mendirikan altar dan membidikkan anak panah kepada saya. Akhirnya tiga panah telah dibidikkan namun gagal, ini menyebabkan ia jatuh sakit, sampai akhirnya saya melepaskan dia, namun ia telah kehilangan banyak hawa murni !

●

Acarya Shaodong mengatakan :
"Sungguh jitu !"
  
Ia memohon saya untuk mengajarinya Metode Pematah Panah. Sesungguhnya ini bukan Metode Pematah Panah, melainkan Metode Vajra-kavacha dari Kalacakra.

●

Saya mengatakan :
Di dunia ini, ada Tao putih, maka juga ada Tao hitam, gambar Taiji di Tao, separuh putih dan separuh hitam, masing-masing mengandung bagiannya, besarnya sama.
  
Dalam Buddhisme dibahas mengenai : "Karma Putih" dan "Karma Hitam"
Dalam Tao disebut "Satu Yang" dan "Satu Yin"
  
Putih mewakili Yang, hitam mewakili Yin. Kekuatan Yang dan kekuatan Yin adalah sama besarnya.
  
Ini seperti halnya matahari, ia memiliki api yang bersifat "Puncak Yang", yang melesat keluar , menyinari bumi.
  
Namun juga ada lubang hitam yang bersifat "Puncak Yin", yang menghisap ke arah dalam memasuki intisari "Puncak Yin", dengan demikian barulah matahari bisa berada.
  
Dewa Brahma Sang Pencipta dalam Hinduisme adalah mewakili "Puncak Yang".  
Dewa Siwa Sang Pelebur dalam Hinduisme, adalah mewakili "Puncak Yin".
  
Sedangkan penekunan Tao adalah :
"Mengetahui Putih Menyimpan Hitam."

◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦☆☆☆◦⌣
◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦

茅山道士

記得有一回,我受邀去加拿大「溫哥華」做法會,地點是在「卑詩大學」的大禮堂,那一次的法會很別開生面,我的意思是說很「特別」。
  
因為,有一位「茅山道士」因嫉妒我的盛名,向盧師尊射了三支箭。
  
法會進行中,先是一股灰色的氣,瀰漫在會場,被我的「金剛牆」擋在門外。
  
我注意到了,但,不理會。
  
接著:「咻」的一聲,一支黑箭,對著我的門面射至,我將自己的手,化為「時輪金剛」的盾,我口誦時輪金剛咒:「嗡。哈。卡媽拉。瓦拉亞。梭哈。」
  
箭一碰盾,「卡察」斷了。
  
「咻」的一聲,又來第二支黑箭,對著我的心臟射至,我仍然用「盾」折了他的箭。
  
「咻」的一聲,又來第三支黑箭,對著我的下部射至,我仍然用「盾」折了他的箭。
  
這一次,我若不會「時輪金剛」的「盾」法,我恐怕會從法座上跌下來,一命嗚呼也說不定。
  
這時,我也不用客氣了,我唸:「天圓地方,律令九章,吾今持咒,攝住對方。神兵神將火速{口急}{口急}如律令。」  
我手結「攝魂印」。
  
那魂魄飄飄蕩蕩,一位茅山道士,被我攝來,我用一茶杯把他蓋住,加上封印。
  
我當場宣佈這件事:此道士有一道觀,在東南方位。  
道士相貌。  
道士年齡。  
此時,有一同門,用相機,照茶杯,果然看見杯蓋上方有一股灰氣。  
眾同門大駭。
●
事後,趙少東上師去察這件事,果然有一道觀在那個方位上。  
有道士年齡相貌彷彿。  
這位道士病了多天。
  
事情的原委是,有幾位同門,被道士用法攝住,供其役用,弄得迷迷糊糊的。我至溫哥華弘法,同門也來參加,茅山道士不服氣,便設壇用箭射我。結果三支箭沒了,病了許多天,直到我把他放回,但,已大喪元氣矣!
●
趙少東上師說:「有夠準!」  
趙上師追著我,要我傳他「折箭法」。其實不是「折箭法」而是時輪金剛「盾牌法」。
●
我說:這世界上,有白道,就有黑道,道家的太極圖,一半是白,一半是黑,各佔一半,是相等的大。
  
佛教講「白業」「黑業」。  
道家稱「一陽」「一陰」。
  
白是代表著陽,黑是代表著陰,陽的力量及陰的力量是一樣大的。
  
這如同太陽一樣,它有至陽之火,向外放射,普照天下。
  
但,也有至陰的黑洞,向內吸入至陰之精,如此,太陽才能永恆的存在。
  
印度教的創造神大梵天,代表至陽。  
印度教的破壞神濕婆神,代表至陰。
  
而修道是:「知白守黑」。

Rabu, 21 Desember 2011

"勿忘誓約" - 莲生活佛/真佛报-真佛论剑专栏 ¤ Janganlah lupakan Ikrar ¤

 
"勿忘誓約" - 莲生活佛/真佛报-真佛论剑专栏
¤ Janganlah lupakan Ikrar ¤
oleh : Maha Guru Lian Sheng Huo Fo
Koran Zhenfo Bao - Rubrik 'Pedang Komentar Satya Buddha'

Dalam penjelajahan 「langkah dewa」----------

Kujumpai sesosok Dakini , sambil membawa bunga-bungaan segar , menjemputKu di tengah angkasa , Ku perhatikan benar-benar ternyata sosok Dakini ini ialah siswiKu. Ia karena semasa di duniawi , membantuKu menolong insan , maka dengan kemudahan terealisasikan sebagai manusia langit.

Aku sangat terperanjat : 「anda telah wafat!」
Dakini terisak tangis hingga matanya memerah : 「Benar. 」
「Kapankah kejadiannya?」 Aku terharu.
「Sehari sebelumnya masih baik-baik , malamnya ketika check up ulang , langsung “pergi”! 」
Air mataKu bersimbah keluar tak tertahan. Ia sesungguhnya merupakan siswiKu yang baik!

Aku menanyakan :
「Kini kemanakah anda menuju?」
Dakini menjawab :
「Pekerjaan usaha di dunia Saha , pada dasarnya langsung dijalankan oleh saya sendiri. Setelah saya pergi , mereka tak mampu menanganinya , hari ini menemui Maha Guru , adalah karena saya berniat kembali ke dunia Saha untuk membantu usaha saya sekali lagi, agar saya terlahirkan kembali ke dalam keluarga besar untuk membantu usaha tersebut. 」
「Aku beranggapan hal seperti ini sangat menggelikan , segala sesuatu dari dunia Saha adalah urusan duniawi , setelah kematian segalanya usai , anda jika bertumimbal lahir kembali ke dunia , akan ditertawakan dari berbagai penjuru. 」
「Tetapi , saya sangat menseriusi usaha ini!」

Aku menegurnya :
「Anda pulang sajalah ke Maha Padminiloka! Karna sekali hadir kembali ke alam manusia , kuatirnya sukar pulang kembali ke Sukhavati-loka.」
「Saya tidak mau pulang. 」 ujar Dakini dengan mantapnya , ia berniat kembali ke alam manusia.
「Anda telah lupa dengan ikrar semula!」
「Saya dan Maha Guru ada ikrar apa gerangan? 」 Dakini telah lupa.

Aku mewujudkan sebuah 「gambaran penglihatan 」 untuk dilihatnya :
Dahulu kala , pada awal mulanya ia adalah penghuni Tanah Suci Maha Padminiloka , jika ditilik dari ikrar sebelumnya adalah begini : Saya (Lian Seng Huo Fo) turun ke dunia Saha , turut mengajaknya agar memberikan dukungan , pada awalnya ia tidak berkenan karena「5 rintangan kekotoran batin 」dunia Saha sarat penderitaan , oleh sebab itu ia tidak berkenan hadir menjadi insan awam , karena :

Bagaikan batu koral bergantungan di tubuh badak yang rapuh ;
Gemurah ombak lautan derita tiada bertepi.

Aku berkata :
Dan kini Sukhavati tlah terjejaki untuk ditinggali
Perbedaan Arya ataupun insan awam hanyalah setipis benang.

Setelah Aku menasihati berulang-ulang barulah ia turun ke dunia Saha. Ia terlahirkan lebih dahulu , kemudian barulah Ku-lahir , dari segi usia ia lebih tua daripadaKu beberapa tahun.

Aku menyanggupi dia :
Karna adanya Amitabha di hati.
Muncullah seberkas niat melintasi ribuan gunung;
Di antaranya niscaya ada pancaran sinar kembali
Janganlah ikrar dilupai ‘tuk mencari lagi di luar

Aku menyanggupi dia :
Kali ini berpulang kembali ke Sukhavati-loka
Kembali ke kolam teratai tiada ubahnya serupa Avalokitesvara

Inilah ikrar antara Saya (Lian Sheng Huo Fo Lu Sheng-Yen) dan sosok Dakini ini, dan kini , ia telah melupakan segala-galanya , hanya berniat kembali ke dunia manusia mengurusi usahanya.

Ketika Saya menyepi di 「Danau Daun 」, tersadarkan bahwa alam duniawi sukar dijalani , begitu banyaknya jebakan , begitu banyaknya jeratan ikatan , begitu banyaknya derita di alam duniawi , sukar menemukan Buddha Dharma , walaupun telah ditemui Buddha Dharma ini , pun tidak menjamin akan yakin dan dipahami , apalagi untuk dijalani dan dibuktikan.

Oh Dakini ! Anda ingin turun ke duniawi untuk kembali mengurusi usaha , mengapakah tidak menyadari 「Dukkha 」, 「Sunya 」, 「Anitya 」, mampukah anda tidak diputar-balikkan oleh ragam kondisi? Tidak terpengaruh oleh rupa kondisi? Tidak dikacau-balaukan oleh ragam fenomena?

Oh Dakini! Anda pada kehidupan kali ini ber-Sarana kepada-Ku , Aku mengenalimu , anda mengatakan : ini dikarenakan Anda menginginkan saya turun mendukung Satya Buddha (Zhen Fo) , dan kini Aku yang telah bersemayam di 「Danau Daun 」, anda berkeinginan kembali ke duniawi untuk apakah gerangan?

Oh Dakini!
Mampukah anda berbahagia dalam kemurnian?
Mampukah anda mengingati jalan penekunan?
Mampukah anda meninggalkan derita perolehi sukha?
Mampukah anda menyucikan hati?
Mampukah anda pulang kembali ke Maha Padminiloka?

Keberhasilan sepanjang hidup manusia sesungguhnya berada pada kemurnian hati diri sendiri , pandangan hambar akan nama besar dan keuntungan , dan keberhasilan yang terutama adalah menyelamatkan insan keluar dari lingkaran penderitaan , kesucian tanpa ternoda seperti ini barulah tiada akan bertumimbal lahir di 「6 alam kehidupan 」,
Oh Dakini! Anda kembali lagi ke alam manusia , adakah rasa percaya diri, punyakah kepastian?

Usai tuturanKu ini.

Kedua mata Dakini berlinang air mata , sekujur badan gemetaran , Aku tahu , ia sama sekali tidak memiliki rasa kepastian mampu kembali ke atas langit. Inilah apa yang Ku-kuatirkan.

Dakini berkata :
「Maha Guru , sekarang saya harus bagaimana? 」
Dalam hati Dakini bergelut penuh pertentangan.

Aku menguraikan sekali lagi untuk Dakini :
Segenap insan awam karena kemelekatan diri sendiri , terbenamkan dalam lautan penderitaan , bagaikan berada dalam rumah yang dilalap api , di dunia ini manusia bergelut dalam panas dan dingin , setiap orang berkata derita lebih banyak dibandingkan kebahagiaan. Manusia sekarang walaupun berada dalam lautan derita , namun ada berapakah yang sadar dan turut serta ikhlas melepaskan , bagaikan berada di dalam mimpi , tak bisa keluar daripadanya.

Aku menguraikan lagi :
「Kini Buddha-loka Sukhavati alam Barat , segenap suara yang dikeluarkan , tak pelak mengumandangkan Dharma istimewa , air Ratna mengalir di antara teratai , wujud rupa Tathagata dan para Arya tiada bandingan , Cinta-mani Ratna memancarkan cahaya keemasan , beraneka istana ratna mutu manikam , pasir emas melapisi tanah. Buddha-loka sedemikian ini tidak anda datangi , sudah tahu urusan duniawi bagaikan mimpi , tetapi malah mengejar mimpi , sudah tahu ada kemungkinan jatuh ke 3 alam penderitaan , dan apalagi arah pulang kembali pun hanya samar-samar diketahui , belum sadarkah dari mimpi besarmu?」

Dakini berkata :
「Bagaimana dengan anak cucu? 」
Aku tergelak tawa :
「Anak cucu punya peruntungan nasib masing-masing , tiada perlu bersusah payah bagaikan kuda dan kerbau bagi mereka 」
Dakini bertanya :
「Bagaimana menapaki jalan ke Tanah Barat? 」

Aku berkata :
Takkan berat lagi jika asal beban dilepaskan
Teratai seketika bermekaran di bawah kaki;
Jika engkau sepenuh hati menjapa nama Buddha
Dudukan teratai tak perlu dipesan

Dakini menjapakan : 「Namo Sanshiliuwanyi-Yiyishiwan-Jiuqianwubai-Tongmingtonghao-Amituofo. 」

Seketika juga Aku ‘Maha Guru Lian Sheng Huo Fo Lu Sheng-Yen’ menjelma menjadi sosok Dharmakaya dengan 32 tanda agung Sang usia tak terbatas Amitabha Buddha , segenap awan mega di badan memancarkan sinar terang , di dalam tangan memegang sebuah dudukan teratai , segalanya tak berkekurangan. Aku melepaskan dudukan teratai dan dalam seketika Dakini menyertai duduk di atasnya.

Dakini bertanya : 「Bagaimanakah menamai japa Buddha saya ini? 」

「Japa nama Buddha terdapat 10 macam , antara lain japa dalam keheningan, japa suci murni , japa tak ternoda , japa terang , japa tinggalkan keduniawian , japa tinggalkan aneka rupa, japa tinggalkan kekotoran batin, japa pancaran cahaya , japa suka cita , japa tiada rintangan. Satu penjapaan anda tadi , telah melengkapi ke-10 bentuk penjapaan ini. 」

「Bagaimanakah tiba di Seberang? 」 tanya Dakini.

「Dalam satu niat pikiran kan tiba . Dalam seketika juga terlahirkan di Buddha-loka. 」
Pada saat itu pun , Dakini telah tiba di Maha Padminiloka , sekuntum teratai tlah lahir menjelma!

==================================

terjemahan oleh : Lianhua Feng-Li. — with Sandy Dharma Wangsa.

Senin, 19 Desember 2011

♡ Agama Buddha Yang Sejati ♡ 正信的佛教


♡ Agama Buddha Yang Sejati
♡ 正信的佛教

Source : True Buddha News 878

中天電視,由張佳琪小姐擔任主持
Taiwan CTi TV , Host : Ms Zhang Jiaqi

Translated by Lianhua Jun Shi An

主持人提問:「一般人對真佛宗,往往因不了解而有誤解。
在書中有一篇『正信佛教』,非常精采,師尊的觀點充滿智慧,可否請師尊談談?

蓮生活佛說:「現在我在講《六祖壇經》,六祖說修出世間法就是正,有出離心,要離開人間。人間是凡塵,太迷於世俗就是邪,離開世俗就是正。 並不是說我們這個教是佛教,就是正信佛教,你是依附佛教,所以你還是在佛教的外面,這種解釋是錯誤的,真正的正信佛教是依佛的教導修出世間法,到了清淨的 佛國,修成菩薩修成佛。你太迷於世俗,一天到晚爭名、賺錢、攻擊、忌妒、吃醋、好勝、驕傲,這個就是邪的,我們分別正邪就是這麼簡單。出世間就是正,太世俗就是邪。那些不好的心理,瞋恨、慾望太重、名位太重、太貪財,這就是邪的。

林立仁師兄回應:「這個社會誤解是難免的。白人不懂黑人,黑人不懂黃人的價值觀,北部人講南部人較低俗,誤解也是很自然的事。未皈依前參加兩次顯教的佛七及佛學夏令營,其實每個宗教都是希望別人來肯定它。我們只要把本分做好,別人要誤解沒有辦法。」

蓮生活佛:「他講的非常有道理,每個人都認為自己正別人邪,自己的宗教都是最正的,事實上見仁見智。在我的眼光看起來,只要做得正,就是正人,人也立了,神格也立了,你也學了佛,都是好。做一個正正當當的人,很有正義的人,很有仁心的人,非常好,這也是一個階級。

我認為不該互相箝制、互相否定、互相攻擊、互相毀謗,這是不好的。在佛教講起來,佛本身是無諍的,沒有什麼爭執。」

Presenter : “Orang-orang masih ada yang tidak memiliki pengertian benar dan salah paham terhadap Zhen Fozong , di dalam buku ada sebuah judul Agama Buddha Yang Sejati, sangat menarik dan mudah dipahami, cara pandang Mahaguru penuh dengan Prajna, mohon Mahaguru berkenan membahasnya.”

Buddha Hidup Liansheng :

“Saat ini saya sedang melakukan pembabaran mengenai Sutra Altar Patriak ke 6, Patriak ke 6 mengatakan bahwa merealisasikan lokuttara Dharma (Dharma pembebasan) adalah Dharma yang sejati, yaitu mempunyai tekad untuk bebas dari kemelekatan dunia, terbebas dari dunia. Karena dunia ini adalah samsara, terlalu melekat pada keduniawian adalah sesat, terlepas dari kemelekatan duniawi adalah sejati. Jadi bukannya asal kita memeluk agama Buddha maka disebut agama Buddha sejati, penjelasan macam ini adalah keliru, karena Anda hanya mengenakan agama Buddha, jadi masih termasuk di luar ajaran Buddha. Ajaran Buddha yang sejati adalah dengan berlandaskan ajaran Buddha merealisasikan Dharma lokuttara, merealisasikan Negeri Buddha, merealisasikan Kebodhisattva-an dan Kebuddhaan.

Jika Anda terlampau melekat pada keduniawian, dari siang sampai malam sibuk bertikai demi nama, uang, kekuasaan, iri dengki, cemburu, ingin menang sendiri, pongah, ini semua adalah sesat. Demikian sederhana kita membedakan antara sesat dan yang sejati. Lokuttara adalah sejati, terlampau melekat pada keduniawian adalah sesat. Seperti sifat-sifat yang tidak baik, benci, nafsu yang terlampau besar, hasrat pada nama terlampau berat, terlampau rakus harta, ini adalah sesat.”

Saudara Li Li-ren menambahkan :
“Kehidupan masyarakat memang sukar untuk lepas dari kesalah pahaman, seperti orang kulit putih tidak memahami orang kulit hitam, seperti halnya permasalahan orang kulit hitam tidak memahami orang kulit kuning, orang Utara mengatai budaya orang Selatan lebih rendah, demikianlah kesalah pahaman juga merupakan hal yang kerap terjadi. Sebelum saya bersarana, pernah mengikuti dua kali acara Tujuh Hari Pendalaman Buddhisme dan Retreat musim panas yang diselenggarakan oleh aliran eksoterik, sebenarnya semua agama mengharap supaya yang lain bisa memahaminya. Asalkan kita melakukan tugas kita sendiri kita dengan baik, maka orang lain tidak akan bisa lagi salah paham .”

Buddha Hidup Liansheng :
“Apa yang dikatakan nya sangat beralasan, tiap orang sedang menganggap dirinya sendiri yang benar sedangkan yang lain sesat, agama sendiri adalah yang paling benar, sesungguhnya semua tergantung masing-masing individu. Menurut pandangan saya, asalkan yang dilakukan adalah baik dan bermanfaat, maka dia adalah manusia sejati, hubungan antar manusia telah dibina dengan baik, demikian juga hubungan Ketuhanan pribadinya, telah mempraktekkan Buddha Dharma, semuanya baik. Menjadi seorang yang benar, orang yang berkebajikan, berkeprimanusiaan, sangat baik, ini juga merupakan sebuah tahapan.

Menurut saya, tidak boleh saling menekan, saling menghakimi , saling menyerang dan saling menjelek-jelekkan,

ini semua tidak baik. Dalam Buddhisme sendiri, Buddha sendiri adalah tiada pertikaian, tidak ada kemelekatan pertikaian.”

OM AMOGHA PUJA MANI PADMA VAJRE TATHAGATA VILOKITE SAMANTA PRASARA HUM

Menyelamatkan Jiwa Seorang Manusia dengan Kekuatan Mantra ¤ 以 「咒力」 救人一命 - 文/蓮生活佛


¤ Menyelamatkan Jiwa Seorang Manusia dengan Kekuatan Mantra ¤
以 「咒力」 救人一命 - 文/蓮生活佛
Oleh: Buddha Hidup Liansheng Sheng-yen Lu

Wang Qizhong adalah seorang yogi yang melatih diri. Bolak balik India, Nepal, dan Tibet.

Ia diyakini oleh seorang Rinpoche Nyingmapa sebagai titisan Milarepa, dari awal sudah diakui sebagai seorang acarya.

Wang Qizhong sudah lama bersarana pada saya, kemudian, keliling dunia, berceramah Dharma dan menyeberangkan insan ke mana-mana.

Ia berambut panjang.

Sekujur tubuh berpakaian putih.

Ia mempersembahkan seluruh perbuatan, ucapan, dan pikiran kepada Buddha Hidup Lian Sheng, Sheng-yen Lu, saya menganugrahinya sebuah "rompi naga" yang pernah saya pakai.

Pada tanggal 24 Agustus 2011. Di Ling Shen Ching Tze Temple, Seattle, Washington. Wang Qizhong bertemu muka dengan saya.

Ia bercerita: ia memiliki seorang pacar berkebangsaan Perancis, bule, orang tua sang pacar berwisata ke daratan China.

Terjadi sebuah kecelakaan besar.

Ibunda sang pacar cedera parah, dibawa ke rumah sakit, indeks koma sangat rendah.

Rumah sakit vonis tidak ada tanda-tanda kehidupan lagi.

Dokter vonis meninggal dunia.

Keluarga sang pacar menangis terisak-isak.

Wang Qizhong menjapa mantra hati Mahaguru tanpa tidur maupun istirahat, "Om. Guru. Liansheng. Siddhi. Hum."

Tiga hari tiga malam.

Wang Qizhong melihat Mahaguru Lu datang, tersenyum padanya, kemudian, memancarkan cahaya memberkati ibunda sang pacar, kedua tangan memancarkan cahaya yang sangat terang, kekuatan pemberkatan yang sangat luar biasa.

Wang Qizhong berkata pada pacarnya, "Sudah tertolong! Mahaguru sudah datang!"

Sang pacar berkata, "Mustahil, semua dokter rumah sakit sudah menyerah."

Wang Qizhong yakin sekali.

Ia benar-benar melihat Mahaguru Lu tersenyum padanya, bahkan kedua tangan memancarkan cahaya yang terang-benderang menerangi.

Ia yakin pasti tertolong!

Alhasil: keajaiban terjadi, ibunda sang pacar tak disangka buka mata, hidup kembali, semua dokter rumah sakit tidak berani percaya.

Perancis mengutus pesawat khusus, mengantarkan ibunda sang pacar kembali ke Perancis untuk melanjutkan pengobatan, seluruh keluarga sang pacar pun bersarana pada Zhenfo Zong.

*

Saya jujur memberitahu Anda semua, saya adalah seorang yang berinteraksi dengan "langit dan bumi", "yin dan yang".

Saya adalah orang yang memiliki daya gaib.

Mantra hati saya "Om. Guru. Liansheng. Siddhi. Hum." Tepatnya adalah panggilan "mantra nama".

Dapat memanggil saya dengan "memusatkan kesadaran masuk ke kening", saya pasti "menerima signal", inilah kunci rahasia.

Wang Qizhong 3 hari 3 malam tanpa tidur maupun istirahat memanggil saya, berarti "di luar memadamkan semua sebab dan kondisi", "lubuk hati tidak mengenal lelah", "hati bagaikan tembok", "maka bisa memasuki kebenaran". "Memusatkan perhatian" ini sangat hebat, ia telah menyentuh hati Mahaguru Lu, Mahaguru Lu memberkati dengan "titisan luar tubuh"!

Oleh karena itu: ibunda sang pacar, enam garis Trigrams, garis Trigrams pertama mulai bergerak, "sebuah yang mulai bergerak, segala hal ikhwal terlahirkan", ini adalah langkah pertama ketrampilan dari "mati" berubah menjadi "hidup".

Artikel singkat ini, semua orang mengira tidak ada hubungan dengan "ramalan jitu", sebenarnya ini adalah sebuah tanda-tanda "daya gaib".

Wang Qizhong mengapa yakin ibunda sang pacar bisa hidup?

Karena ia melihat "titisan luar tubuh" dari Mahaguru Lu telah datang memberkati, karena melihat, ia pasti hidup.

Saya mampu melihat semua "keanehan".

Sehingga ramalan saya bisa sangat tepat!

Buku ke-225 : 'Shen Shuan You Gou Zhun' (Betapa Tepatnya Ramalan Jitu)
Sumber : http://indonesia.tbsn.org/modules/news2/article.php?storyid=674

Sabtu, 17 Desember 2011

♡ Adharmik dan Dharma Sejati ♡「正法」和「邪法」


♡ Adharmik dan Dharma Sejati
♡「正法」和「邪法」

Source : Dharma-raja Liansheng Dharmatalk 12 / 11 / 2011
Translated by Lianhua Ĵυή Shi An

☆ 六祖的 《法寶壇經》,「你們所有的弟子,守護這個經典,傳授這
個經典度眾生」,只要依這個法來講,就叫作「正法」。若不依這個法來講,就是「邪法」。甚麼是「正 法」,甚麼是「邪法」?在人間,才有「正法」和「邪法」,若開悟了,連「正法」和「邪法」都沒有。在這裡,六祖講「凡是出世的法,稱為『正法』;所謂入世的法,稱為『方便法』」,其實,「方便法」,又叫作「邪法」。坦白跟大家講,人間的知識,都屬於「邪法」,唯有出世的法,是屬於「正法」。六祖為什麼跟大家講祂不需要將祖衣再傳了呢?因為所有的弟子統統都明白了「正 法」

Sutra Altar Dharma-ratna dari Patriak Ke Enam (Hui-neng), “Anda sekalian, para siswa, lindungilah (ajaran) sutra ini , sebar luaskan sutra ini untuk menyelamatkan para insan.”

Asalkan berlandaskan pada Dharma ini, maka disebut Satya Dharma (Dharma sejati), , namun jika tidak berlandaskan pada Dharma ini , maka disebut Adharma. Apa itu Satya Dharma dan apa itu Adharma ?

Sesungguhnya hanya di dunia fana ini barulah ada yang namanya Satya Dharma dan Adharma, jika telah tercerahkan , maka bahkan Satya Dharma dan Adharma tidak akan ada lagi.

Di sini, Patriak ke 6 mengatakan, “Dharma lokuttara (non duniawi) disebut Satya Dharma ; Sedangkan dharma lokiya (duniawi) disebut upaya kausalya (sebuah metode yang digunakan sesuai dengan akar pembawaan calon penerima ajaran, supaya dia mampu memahami makna ajaran yang hendak disampaikan.) .”Sesungguhnya, upaya kausalya disebut juga sebagai Adharma (bukan Dharma sejati).

Terus terang , semua pengetahuan dunia fana adalah tergolong adharmik, hanya Dharma lokuttara yang termasuk sebagai Satya Dharma. Kenapa Patriak ke 6 mengatakan bahwa Beliau tidak perlu mewariskan kembali jubah silsilah ? Karena semua siswa telah memahami Satya Dharma.
◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦⌣◦ 

☆「信根淳熟」──非常有正信的,你們本身統統都是有正念正信的,都有「正法」,「絕對是沒有疑惑的,你們統統都可以傳法」;「堪任大事」──弘法就 是一個偉大的事業,「你們都可以堪任大事」。所以「先祖達摩大師付授偈意,衣不合傳」──六祖說這祖衣不要再傳了。為什麼?傳了就有爭執,五祖時,就因為 傳祖衣,產生了爭執,所以祖衣不應該再傳,傳了反而誤了大事。「你們所有弟子,都可以傳法」。達摩祖師講了一個偈:「吾本來茲土」──我來到中土;「傳法 救迷情」──傳法就是要救大家的,就是要救一些眾生的迷惑;「一華開五葉」── 一朵花開出五片的葉子;「結果自然成」──到了六祖的時候就成了。六祖以後,也一樣,一花開五葉,所謂「法眼宗」、「雲門宗」、「臨濟宗」、「曹洞宗」、 「溈仰宗」,剛好分出「法眼」、「雲門」、「曹洞」、「臨濟」、「溈仰」,剛好是五個宗派,「一華開五葉」就好像預言到了六祖的時候,自然會「一華開五 葉」。

“Keyakinan yang murni dan matang.” Memiliki keyakinan yang sangat lurus, jika Anda memiliki pikiran dan keyakinan yang benar, maka semua mengetahui Satya Dharma, (dengan demikian) tidak diragukan lagi bahwa kalian semua boleh mewariskan Dharma.

“Mengemban tanggung jawab agung.” Membabarkan Dharma adalah sebuah aktivitas yang sangat agung, “Anda sekalian mampu mengemban tanggung jawab agung.” . Oleh karena itu, “Bodhidharma Sang Guru Leluhur menyampaikan makna gatha, jubah tak diwariskan.” , Patriak ke 6 mengatakan jubah silsilah ini tidak lagi diwariskan. Kenapa ? karena jika diwariskan akan ada pertikaian, di masa Patriak ke 5, karena pewarisan jubah silsilah, sehingga timbul pertikaian, maka jubah silsilah tidak lagi diwariskan, jika diwariskan malahan akan mengacaukan aktivitas agung (Pembabaran Dharma Sejati). “Anda sekalian para siswa, semuanya mampu mewariskan Dharma.”

Bodhidharma Sang Guru Leluhur mengucapkan sebuah gatha : “Aku datang di tanah ini.” Saya datang di Tiongkok, “Membabarkan Dharma untuk menolong para insan yang kehilangan arah.” , tujuan pewarisan Dharma adalah untuk menyelamatkan semua, yaitu untuk menyelamatkan para insan dari kegelapan batin.

“Satu bunga mekar berkelopak lima.” Sekuntum bunga berkelopak lima, “Menghasilkan buah dengan alamiah.” Sampai pada Patriak ke 6 dengan alamiah membuahkan hasil. Setelah Patriak ke 6, juga sama, satu bunga mekar lima kelopak, yaitu : Sekte Fa-yen (Hozen ), Sekte Yun-men (Ummon ), Sekte Lin-ji (Rinzai), Sekte

Cao-dong (Soto), Sekte Gui-yang (Ikyo), tepat lima sekte, “Satu bunga berkelopak lima” , seakan saat sampai pada Patriak ke 6 menjadi “Satu bunga mekar berkelopak lima.”

 OM AMOGHA PUJA MANI PADMA VAJRE TATHAGATA VILOKITE SAMANTA PRASARA HUM

Jumat, 16 Desember 2011

怪夢 [Mimpi Aneh] By: Sheng Yen Lu







一名男士,神色憔悴,求我指點,他是「孟祥于」先生。

孟先生說:「數年來,我每晚入睡,全部怪夢連連,從未有一日停止過,因此,整得我醒來,全身疲憊,精神非常萎靡,有睡等於沒睡,愈睡精神愈差,我實在受不了了,都快精神崩潰了,求求盧師尊,務必救我一命,拜託!拜託!」

我問:「你做什麼夢?」

孟先生答:「與人打架,被打死;與蛇纏鬥,被蛇咬死;在戰場上,被箭射死;被熊追,跌落懸崖而死;與鬼打鬥,被鬼捏死;走投無路,自縊而死。……」

我說:「我幫你做替身法。」

我用一紙人,書上姓名八字,呵氣三口,要「孟祥于」於「除日」午後,面向北方(北斗七星)處,以紙金燒化,便可除去怪夢。

我說:「作法一完,怪夢立止。」我又說:「從今而後,夜晚睡眠一覺到天亮,沒有怪夢了,如果有夢,也是好夢。」

他大喜。

隔了不久,孟祥于回來找我,說:「盧師尊,你真是神人也,實在有夠準,竟然怪夢全沒了,果然一覺到天亮,這是怎麼一回事?」

我說:「你這是沖犯『死神』。」

每一個人沖犯煞氣,是很難解釋得清清楚楚,總之沖犯就是沖犯。

沖犯不一定是外來的。

而是由自己的一念而起,所謂「一念動」,吉凶才外起。跟著人身之內「金木水火土」,也就是「心、肝、脾、肺、腎」全部起變化,這種變化,錯綜複雜,也影響到人的腦波。

腦波一搗亂,就怪夢連連無休無止了,所謂「念一動」氣就動,氣動腦波動,沖犯也就是自己念頭引起的。

我們修行人修的是:「一念不起」。

「天心寂寂」。

這是非常困難的一件事。

所以一般人全在「有為法」之中,而修行人要修「無為法」。

「無為法」是:「念起而不為所動」,「一心不亂」,不跟著「心念」而轉,也就是「知止而後有定,定而後能靜,靜而後能安。」

不能「一心不亂」,就亂糟糟了!

我告訴孟祥于先生:你連連怪夢,是氣脈全亂了,等於腦波全亂了,是死煞。

剪紙人、寫八字、代表了你的精氣神。

北斗七星處是主死的。

(把死煞送到死方)

南斗六星是主生的。

死煞一死。

孟祥于的腦波才能恢復正常。除日午後,正是除去死煞也。

我實實在在的告訴大家,我們打坐,修的這個禪定,不是要看境界出現,因為境界出現,如果隨之而動,動就迷惑了。

很容易「走火入魔」的。

Seorang pria, tampak kuyu, memohon petunjuk saya, ia adalah Bapak Xiang-yu Meng.

Bapak Meng berkata, "Beberapa tahun terakhir, setiap malam saya terus-menerus bermimpi aneh, tidak pernah berhenti sehari pun, sehingga, membuat saya terbangun, sekujur badan saya lelah, tidak bersemangat, tidur namun seperti tidak tidur, semakin tidur, semangat semakin menurun, saya sungguh tidak tahan lagi, saya hampir ambruk, mohon Mahaguru Lu, Anda harus tolong nyawa saya, tolong! Tolong!"

Saya bertanya, "Anda mimpi apa?"

Bapak Meng menjawab, "Berkelahi dengan orang lain, mati dipukul; bertarung dengan ular, mati digigit; di medan perang, mati dipanah; dikejar beruang, jatuh ke jurang dan mati; bertarung dengan hantu, mati dijerat hantu; bertemu jalan buntu, mati gantung diri. .... "

Saya berkata, "Saya bantu Anda menjalankan sadhana tubuh pengganti."

Saya menggunakan selembar orang-orangan kertas, di atasnya ditulis nama dan 8 data kelahiran, mengembuskan napas 3 kali, saya minta Xiang-yu Meng membakarnya bersama kertas sembahyang pada Hari Basmi (Chu-ri) di atas jam 1 siang, menghadap utara (7 bintang utara), mimpi buruk pun akan sirna.

Saya berkata, "Sehabis melakukan ritual, mimpi buruk langsung berhenti." Saya melanjutkan, "Mulai malam ini, Anda akan tidur nyenyak sampai langit terang, tidak ada mimpi aneh lagi, kalau bermimpi pun pasti mimpi indah."

Ia gembira sekali.

Tak lama kemudian, Xiang-yu Meng kembali mencari saya, berkata, "Mahaguru Lu, Anda benar-benar orang sakti, tepat sekali, tak disangka mimpi aneh pun hilang semua, ternyata, begitu tidur sampai pagi, mengapa bisa demikian?"

Saya berkata, "Anda kerasukan Dewa Kematian."

Seorang yang kerasukan hawa negatif, sulit sekali dijelaskan, pokoknya kerasukan ya kerasukan.

Kerasukan belum tentu berasal dari luar.

Melainkan timbul dari satu pikiran kita, yang namanya "satu pikiran bergerak", mujur-malang baru timbul dari luar. Mengikuti elemen "logam, kayu, air, api, tanah" dalam tubuh manusia, dengan kata lain, "jantung, hati, limpa, paru-paru, ginjal" semuanya berubah, perubahan demikian, rumit sekali, juga mempengaruhi gelombang otak manusia.

Begitu gelombang otak bermasalah, maka terus-menerus mengalami mimpi buruk tanpa henti, yang namanya "satu pikiran bergerak", prana pun bergerak, prana bergerak, gelombang otak pun bergerak, kerasukan juga disebabkan oleh pikiran sendiri.

Yang kita sadhaka tekuni adalah: "tidak timbul satu pikiran pun".

"Kening hening".

Ini sangat sulit.

Oleh karena itu, kebanyakan manusia berada di dalam "Dharma berkondisi", sedangkan sadhaka harus melatih "Dharma tak berkondisi".

"Dharma tak berkondisi" adalah: "Pikiran timbul namun tidak goyah", "satu hati tidak galau", tidak terbawa oleh "pikiran", dengan kata lain, "Stabil setelah mengerti untuk menghentikan, setelah stabil baru bisa tenang, setelah tenang baru bisa tenteram."

Jika kita tidak mampu "satu hati tidak galau", maka kacau balau!

Saya beritahu Bapak Xiang-yu Meng: Anda terus-menerus bermimpi aneh, karena prana dan nadi kacau-balau, gelombang otak pun demikian, kacau-balau, itulah hawa kematian.

Menggunting orang-orangan kertas, menulis 8 data kelahiran, melambangkan energi vital, prana, dan kesadaran Anda.

Posisi tujuh bintang utara adalah penguasa kematian.

(Mengantarkan hawa kematian ke posisi kematian)

Enam bintang selatan adalah penguasa kehidupan.

Sekali hawa kematian binasa.

Gelombang otak Xiang-yu Meng baru dapat kembali normal. Hari Basmi (Chu-ri) di atas jam 1 siang, justru untuk membasmi hawa kematian.

Saya sejujurnya memberitahu Anda semua, kita bermeditasi, melatih samadhi, bukan untuk melihat manifestasi alam, karena jika bergerak mengikuti manifestasi alam, maka kita akan bingung.

Kita pun mudah sekali "kerasukan mara".


buku ke : 225{Betapa Tepatnya Ramalan Jitu}
書: {225_神算有夠準}

"中陰身宜處之地" - 莲生活佛/真佛报-真佛论剑专栏 ¤ Tempat bernaung terbaik untuk tubuh bardo ¤


"中陰身宜處之地" - 莲生活佛/真佛报-真佛论剑专栏
¤ Tempat bernaung terbaik untuk tubuh bardo ¤
oleh : Maha Guru Lian Sheng Huo Fo
Koran Zhenfo Bao - Rubrik 'Pedang Komentar Satya Buddha'

Saya melihat dengan 「divya-caksu (mata dewa)」, kebanyakan tubuh bardo (makhluk halus) dikarenakan hembusan 「angin karma」, lebih banyak yang mengembara tak mempunyai tempat tinggal tetap. Seperti helai bulu yang diterbangkan angin , atau seperti kuda liar yang berlari gila-gilaan , ibarat anak kecil yang kehilangan ibundanya lantas bernaung kesana kemari.

Ada tubuh bardo yang dikarenakan hati tidak bertuan , ibaratnya seperti pengembara, pergi berkelana kesana kemari , kondisi demikian menerbitkan iba!

Tubuh bardo berkomat-kamit sendiri :
「Apa yang sedang terjadi ini?」
「Saya sebenarnya ada dimana?」
「Mengapa berubah menjadi begini?」
「Tak ada pagi , tak ada malam , sepanjang hari langit sedemikian suram kelabu , ini sebenarnya tempat apa?!」
Ketika tubuh bardo melihat 「jasad」 diri sendiri terbaring di rumah sakit , baru tersentak : 「saya ini telah mati!」
Tubuh bardo menangis tersedu-sedu, gundah gulana,merana , menderita.

Yang dicari pertama-tama oleh si mati :
Rumah pribadi yang ditinggali.
Kerabat saudara pribadi.
Tempat kerja pribadi semasa hidup di dunia.
Benda perabotan kegemaran diri pribadi.
Akan tetapi , si mati ini akan menyadari , semua orang tidak bisa melihat dirinya , tidak bisa mendengarnya. Rumah tinggal, tempat kerja , benda perabotan kegemaran kesemuanya bukan miliknya lagi, si mati menjadi tiada tempat untuk menaungi badan.

Namun, si mati juga merasakan , tubuh bardo memiliki sejenis daya kekuatan.
Unsur kasar yang tidak serupa dengan tubuh daging semula , mampu pergi sesuai niat tanpa aral , malahan mampu 「melangkah dewa」. Menembus bebatuan, tanah, rumah dan bahkan gunung sungai , tanpa hambatan, selain ke 「tempat suci」, bisa sesuka hati bergerak tanpa rintangan.
Sekali dipikirkan langsung tiba.
Sekali berniat langsung datang.
Bisa melihat 「tubuh bardo lain」.
「Makhluk sejenis」 bisa ditampaki.
Saya sering menuturkan : 「Tiap benda berbaur dengan sejenisnya」.

Jika tubuh Bardo mempunyai divya-caksu yang suci , juga bisa melihat dewa loka, melihat dewata langit. Namun tubuh bardo yang kondisi spiritnya tercerai-berai lebih banyak , mereka hanya bisa berkumpul di dunia Saha , ataupun tempat yang lebih buruk.

Asalkan satu hati menekuni bhavana , satu hati menjapa nama Buddha dan japa mantra , Yidam Buddha Bodhisattva memancarkan cahaya menjemput , maka selekasnya akan tiba di Buddha Loka.

Ataupun , anda boleh pergi ke pagoda Buddha , seharusnya mengetahui dimana ada Pagoda disitu ada Buddha , Pagoda adalah suatu bentuk bangunan tinggi lancip , tentu saja ada berbagai macam Pagoda, ada pagoda 6 tingkat , pagoda 7 tingkat, pagoda 10 tingkat , ada lagi pagoda sarira , dan pagoda non-sarira, setelah Buddha parinirvana pada periode ke-4 dalam 500 ratus tahun , adalah masa dimulainya pendirian vihara dan pembuatan pagoda. Pada pagoda sarira ataupun pagoda non sarira , pasti ada dewa pelindung dari para Arya , dewa pelindung melihat tubuh bardo dari sadhaka Zhenfo Zong , bisa menjemput anda terseberangkan ke Buddha loka yang suci.

Saya berpendapat begini , anda semua beranggapan 「sadhana bersama di Vihara」 itu tidak penting , menganggap 「sadhana bersama di Cetya」 itu tidak penting, 「tempat perkumpulan kebhaktian」 tidak penting , ketika tiba di masa berwujud tubuh bardo , anda baru akan mengetahui. Sepanjang ritus sadhana bersama (thung xiu) , terdapat didalamnya kekuatan hati dan pikiran yang manunggal secara bersama-sama , daya kekuatan hati dan pikiran semacam ini adalah kekuatan penarik yang sangat bagus , satu sadhana yang sempurna adalah penekunan bersandarkan tata cara Dharma Tantra , tiada kemelekatan terhadap segala sesuatu , sebagaimana japa nama Buddha, japa 108 kali mantra , japa ‘sanshiliuwanyi-yishiyiwan
-jiuqianwubai tong ming tong hao Amitofo’(36 trilyun 119 ribu 500 nama Buddha Amitabha), menjapa satu nama Buddha , serupa dengan menjapa segenap Buddha, menekuni satu sadhana serupa menekuni pintu Dharma tak terhingga.
Terlahirkan di Buddha loka Sukhavati , serupa terlahirkan di berbagai Ksetra (tanah suci) para Buddha.

Tubuh bardo bersandarkan daya kekuatan sadhana bersama , daya kekuatan penekunan sadhana saudara-saudari seDharma , dalam seketika ditarik masuk ke dalam Buddha loka ksetra , untuk itu sadhana bersama di Vihara, Cetya, di tempat perkumpulan kebhaktian sangatlah penting.

Saya sering mengatakan :

「Sadhana Catur Prayoga」 sangat penting untuk semua murid , ini adalah Maha Dharma.
「Sadhana Catur Prayoga」 adalah menekuni hati Vajra yang solid, yang merupakan hati agung Bodhisattva , hati agung Bodhisattva itu kokoh dan tak akan rusak , bagaikan Vajra. (tidak takut dihujat)
「Sadhana Catur Prayoga」 hendaknya menekuni sadhana Vajracitta Bodhisattva , pada 52 tingkatan Mahayana , tingkatan ke-51 adalah Bodhisattva , bergelar 「Pencerahan Setara/’Deng Jue’」. Bodhisattva pada tingkatan ini hampir serupa dengan Buddha , untuk itu digelari 「Pencerahan Setara」.
Jika kembali pada bhumi ke-sepuluh (Dharmamega-bhumi) , juga boleh dinamai sebagai Buddha.
Vajradhara, Vajracitta, Vajrasattva, merupakan pangeran Dharma Panca Buddha , merupakan saka guru dalam menyebar luaskan Dharma Tantrayana , adalah Sang Penguasa mazhab.
Sadhana bersama yang hanya menekuni 「Catur Prayoga」 saja , sudah tidak enteng!
Vajracitta Bodhisattva sekali menjemput.
Tubuh bardo seketika tiba di Buddha-ksetra , seketika terbebaskan.
Sadhana bersama itu penting , sangat teramat penting.

terjemahan oleh : Lianhua Feng-Li.

Jodoh Karma Yang Bersifat Negatif (Ceramah Dharma Lian Shen Rinpoche pada 4 Desember 1990)

 
Jodoh Karma Yang Bersifat Negatif
(Ceramah Dharma Lian Shen Rinpoche pada 4 Desember 1990)

Apakah anda tahu nama nama Mara yang ada di alam nafsu (Kamadhatu) maupun alam Rupadhatu?

Kebanyakan Budhis mengutuk mereka, mendiskriminasi mereka, dan tidak mau bersangkut paut dengan mereka. Satu satu nya orang yang mau berhubungan baik dengan Mara adalah Nichiren Daishonin yang memberi hormat kepada semua Mara di berbagai surga. Nichiren Shoshu, aliran yang didirikan oleh Nichiren Daishonin, masih hidup dengan subur di dunia ini, dan saya tidak mau berkomentar tentang pencapaian mereka. Tapi, menurut pendapat saya, diantara para sadhaka Jepang sejak masa lalu sampai sekarang, Nichiren Daishonin sungguh seorang yang telah cerah. Saya menganggap beliau sebagai orang yang telah mencapai keberhasilan karena beliau tahu memberi hormat kepada para Mara. Ini terbukti dari fakta bahwa para Mara dipuja/dialtarkan dalam Gonhonshon dan Mandala dari aliran Nichiren.

Sakyamuni Budha suatu kali berkata, "Adalah baik bila anda dikelilingi oleh Mara, bagaikan awan awan merah yang memanggul bulan". Dengan kata lain, kita perlu daun daun hijau untuk menjadi kontras dengan bunga merah. Tanpa daun daun hijau, bunga merah itu tidak dapat menunjukkan kecantikannya. Dengan alasan yang sama, seorang Budha harus ditemani oleh Mara. Ini disebut "Jodoh Karma Yang Bersifat Negatif". Bagaimana kita membuktikan bahwa rumput itu kuat? Tanpa angin kencang, daya tahan nya tidak dapat diuji. Jadi para sadhaka janganlah mengabaikan Mara. Sadhaka harus menghormati dan memberi hormat kepada Mara. Bila Mara berada di sekitar kita, anda mempunyai kesempatan yang baik untuk mencapai kebudhaan. Bila mereka tidak mengganggu anda, tingkat pencapaian anda pasti masih rendah seperti seorang anak kecil di TK.

Sesungguhnya, bila Mara meludah kepada anda, anda akan tenggelam. Bila mereka kencing diatas anda, anda akan mati. Itu sebabnya Sakyamuni Budha menyebut ini sebagai "karma jodoh yang bersifat negatif". Jadi, adalah salah bagi sadhaka untuk membenci mereka, mendiskriminasi mereka, dan menjaga jarak dengan mereka. Bulan baru dapat menunjukkan kecantikan nya bila dikelilingi oleh awan awan di sekelilingnya untuk memberikan kontras. Nichiren Daishonin adalah orang besar di dunia ini karena ia adalah orang yang tahu menghormati Mara.

Kita harus menghargai "jodoh karma yang bersifat negatif" ini. Bukan hanya Budha membicarakannya, bahkan Alkitab Kristen pun menyebutkannya. Ada sebuah kitab di Alkitab Kristen (Catatan: Kitab Ayub di Perjanjian Lama) menceritakan: Suatu hari, setan pergi menemui Allah dan berkata, "Allah, Kau adalah maha besar, tapi semua pengikut Mu pasti gagal dalam menghadapi ujian dari saya." Allah menjawab, "Baiklah kalau demikian. Saya akan memilih seseorang untuk kau uji." Pilihan Allah jatuh pada orang yang bernama Ayub. Allah berkata, "Saya mau kau menguji iman nya kepada Saya." Setan benar benar menguji Ayub secara berat.

Sewaktu Ayub berdoa untuk panen yang baik, bencana kelaparan yang datang. Namun, iman nya tidak berkurang. Ia berkata bahwa ini bukan salah Allah karena ia tidak cukup berbakti. Karena itu, ia malah menjadi lebih berbakti lagi. Lalu ada banjir yang berkepanjangan sehingga ia tidak dapat panen sepanjang tahun, tapi lagi lagi ia menyalakan diri sendiri saja. Akhirnya, putra nya meninggal karena sakit. Menurut perkiraan si Setan, Ayub pasti kehilangan iman nya pada Allah setelah putra nya meninggal. Tapi sungguh mengejutkan si setan bahwa Ayub tidak kehilangan iman nya. Ia masih tetap berdoa dan beriman teguh. Akhirnya setan harus mengaku kalah. Karena kematian putra Ayub merupakan tindakan paling kejam dalam hidup dimana kebanyakan orang akan kehilangan iman. Menurut Alkitab Kristen, sewaktu setan (iblis) menggunakan "jodoh yang bersifat negatif" terhadap Ayub, ini justru mempercepat keberhasilan rohani Ayub. Bahkan Ayub naik ke surga dan berjumpa dengan putra nya. Di mata Allah, kehidupan dan kematian bukanlah hal penting. Itu hanya berlaku pada manusia. Allah mempunyai hidup yang kekal.

Mara sesungguhnya adalah tubuh jelmaan dari Bodhisattva tingkat tinggi. Tugas mereka adalah mempunyai "ikatan jodoh karma yang bersifat negatif" dengan para sadhaka. Jadi, bila anda mendapatkan ujian tersebut, anda seharusnya bersyukur dan bergembira. Dalam Tantrayana, ada puji pujian untuk Mara. Anda tahu bahwa bentuk bulan itu bulat karena sempurna. Bila anda hanya berurusan dengan Budha dan tidak dengan Mara, pencapaian anda hanya setengah sempurna, tidak akan pernah bulat karena Mara merupakan setengah dari bulatan itu.

Bila anda berkata, "Saya hanya mau menghormati Budha dan tidak mau menghormati Mara", maka pencapaian anda maksimal adalah setengah lingkaran. Untuk menjadi sempurna, kita harus dapat lulus ujian dari Mara.

Kita tidak boleh membenci atau merasa terganggu oleh ikatan jodoh yang bersifat negatif. Kita harus dapat mengatasinya dan bergembira. Saya tidak tahu bagaimana orang akan menanggapi komentar saya ini, tapi ini adalah yang dilakukan oleh seorang yang benar benar telah mencapai pencerahan.

Om Mani Padme Hum.

Rabu, 14 Desember 2011

蓮生活佛 第225冊新書──新聞 : 《神算有夠準》 ¤ Bedah Buku Baru Buddha Hidup Lian Sheng ke-225 ¤ ※ BETAPA TEPATNYA RAMALAN JITU ※




蓮生活佛 第225冊新書──新聞 : 《神算有夠準》
¤ Bedah Buku Baru Buddha Hidup Lian Sheng ke-225 ¤
※ BETAPA TEPATNYA RAMALAN JITU ※

translation by : Minarto Yang Ying Min

Minggu, 4 Desember 2011 pukul 3 sore, penulis Dharmaraja Buddha Hidup Lian Sheng Sheng-yen Lu kembali hadir di galeri Buddha Hidup Lian Sheng, Pusat Operasional Daden, Dashing, Dapin Taiwan di Wufeng, Taiwan, aktif mengadakan belah buku baru Buddha Hidup Lian Sheng ke-225 "Betapa Tepatnya Ramalan Jitu".

Pada hari itu umat datang berbondong-bondong, Daden Culture selain mempromosikan buku baru, juga ada promosi beli 5 gratis 1 buku lama, banyak orang pulang dengan hasil yang memuaskan, berseru ketagihan. Dapin juga mempromosikan rangkaian dupa Xiangyun, mengundang Mahaguru memberkati.

Tim CTI TV bekerjasama dengan galeri, dengan pembawa acara Jia-qi Zhang, di tempat acara juga mengundang Acarya Lianhua Lezhi, Lama Lianyan, Sdr. Li-ren Lin, dan Sdr. Zheng-wu Huang untuk berbincang bersama.

Sebelum bincang-bincang dimulai, Ji-zhun Li, Hui-xiang Li, Ze-yi Li yang sebelumnya sempat ikut acara, memohon bersarana, Mahaguru Buddha Hidup Lian Sheng langsung menjamah kepala memberkati memberikan abhiseka sarana. Zhun-ji Li adalah penyiar berita terkenal di Zishen Taiwan.

APAKAH DAYA GAIB ITU?

Isi perbincangan sangat menarik perhatian orang, orang biasa sangat penasaran dengan daya gaib, sedangkan, Buddha Hidup Lian Sheng pada buku ke-225 BETAPA TEPATNYA RAMALAN JITU, memberitahu kita semua sebuah rahasia, yaitu ketika gelombang otak manusia bisa kontak dengan dewa, dengan kata lain, terhubung dengan alam semesta, maka timbullah "daya gaib".

Buddha Hidup Lian Sheng berkata, "Letak perbedaan antara daya gaib dan meramal nasib, daya gaib tergolong kontak antara spiritual diri sendiri dan roh Buddha Bodhisattva, di dalam Tantra disebut kontak yoga. Selebihnya seperti 8 data kelahiran, nama, fengshui, geografi, perbintangan, semua bukan lingkup daya gaib, kecuali ia menggunakan cara meramal nasib, juga mampu komunikasi dengan dewa, itu baru disebut daya gaib."

"Ramalan nasib juga suatu logika, tidak seharusnya mengatakan ramalan nasib itu tahayul. Kecuali si peramal adalah seorang pengamen, Anda percaya padanya berarti tahayul. Jika ada ordonansi, ada aturan, ada metode ilmiah, menggunakan logika, tidak seharusnya dianggap tahayul."

"Banyak orang menganggap ramalan nasib adalah "tidak bertanya pada orang biasa, bertanya pada makhluk halus"! Sebenarnya manusia memang memiliki takdir, pertama takdir, kedua nasib, ketiga fengshui, semuanya jangan diingkari, karena peradaban zaman kuno, banyak berasal dari I Ching dan ilmu-ilmu sosial. Meramal nasib tidak boleh dikatakan semuanya adalah tahayul. Namun, kita tidak fanatik pada daya gaib, tidak fanatik pada cenayang, juga tidak fanatik pada ramalan jitu."

Acarya Lezhi merespon, "Saat manusia tidak ada sandaran secara spiritual, akan meminta tolong pada makhluk halus, orang biasa meminjam makhluk halus untuk membingungkan insan, namun, segala sesuatu ada sebab akibatnya. Ramalan jitu Mahaguru adalah daya gaib Buddha, bagi saya, yang saya gunakan hanya cara kemudahan, yang terpenting adalah menuntun insan belajar Buddha."

Buddha Hidup Lian Sheng berkata, "Sang Buddha sendiri tidak menganjurkan ramalan nasib, karena takdir sudah ditentukan, diramal bagaimana pun takdir tetap takdir. Maksud Sang Buddha adalah, kita jangan hiraukan masalah takdir, asalkan melatih diri berdasarkan ajaran Sang Buddha, dengan sendirinya nasib bisa diubah. Yang terpenting adalah Buddhadharma itu sendiri dapat mengubah nasib, hanya menggunakan cara-cara duniawi, Anda tidak dapat mengubah nasib, kecuali menggunakan cara-cara non duniawi, Anda baru dapat mengubah nasib."

Lama Lianyan yang dulu suka sekali diramal nasibnya merespon, "Zaman masih sekolah bahkan membawa teman-teman pergi diramal, namun, nasib saya, justru tidak berhasil diramal oleh seorang peramal pun. Sejak bersarana, saya mulai memahami apa itu melatih diri, melakukan apapun tidak perlu lagi berkonsultasi, hanya memohon pemberkatan, yakni sebuah keyakinan yang murni, setelah melewati banyak kejadian, setiap rintangan pun dilewati dengan penuh keyakinan dan ketekunan."

SIAPA SAJA BISA DISELAMATKAN? SIAPA SAJA TIDAK BISA DISELAMATKAN?

Pembawa acara bertanya, "Di dalam buku, Mahaguru menolong seorang umat Kristen dari tempat Raja Yama, ia adalah teman dari umat kita. Apakah Mahaguru akan keberatan jika orang yang diselamatkan bukan murid Zhenfo Zong? Bagaimana menentukan siapa saja yang bisa diselamatkan, siapa saja yang tidak bisa diselamatkan? Mengapa?

Buddha Hidup Lian Sheng, "Poin pertama, dalam aspek agama, Katolik, Kristen, Islam, Ortodoks, Buddha, ..... agama apapun adalah manusia, semua harus diselamatkan. Yang namanya menyeberangkan semua insan itu tidak membeda-bedakan, dalam posisi saya belajar Buddha, saya sama sekali tidak membeda-bedakan para insan, asalkan bisa diselamatkan, maka harus diselamatkan."

"Suatu kali, ada sorang umat Hong Kong melayangkan surat memohon penyeberangan adiknya, saya memusatkan perhatian mengundang Buddha menjemputnya, di dalam pikiran justru muncul Bunda Maria, menjemput roh mendiang ke alam surga. Acarya Lianning segera telepon ke umat Hong Kong dan bertanya, jawabannya adalah adiknya adalah umat Katolik yang taat. Kontak yoga."

Pembawa acara bertanya, "Bagaimana saling kontak dan saling hidup berdampingan dengan aliran yang berbeda?"

Buddha Hidup Lian Sheng berkata, "Aliran yang berbeda, ini adalah masalah tingkatan, dengan kata lain, saat naik tangga, terus naik dari tingkat pertama, tingkat kedua, tingkat ketiga, ada tingkatannya. Tentu saja setiap agama menganggap dirinya paling besar, ini adalah psikologis manusia, bukan psikologis dari perintis aliran. Ada dewa, Tuhan, Allah, hari ini kita tidak membanding-bandingkan, karena bisa menyebabkan kontroversi. Semua dewa memiliki kekuatan, semua memiliki kekuatan."

"Kita tidak membeda-bedakan siapa bisa diselamatkan, siapa tidak bisa diselamatkan, semua insan harus diselamatkan, menurut kekuatan saya sendiri dalam menyelamatkan insan, saya justru melakukan seperti ini. Kadang-kadang orang ini tidak bisa diselamatkan, mengapa tidak bisa diselamatkan? Karena rintangan karmanya lebih berat daripada kekuatan saya menyelamatkannya, saya tidak juga berdaya menyelamatkannya."

Minarto Yang Ying Min SI BUTA TELAH MELIHAT!

Pembawa acara bertanya, "Di dalam buku ada seorang buta, Lama Lianyan memberikan tisu bekas Mahaguru menyeka mata kepadanya untuk menyeka mata, tak disangka penglihatannya kembali. Saya sangat tergugah membacanya, mengapa bisa demikian?

Buddha Hidup Lian Sheng berkata, "Seharusnya kebetulan. Suatu tahun saya di Diamond True Buddha Temple, New York, Amerika Serikat, sebelum ceramah Dharma, Lama Lianyan melihat di mata saya ada "benda", sehingga memberikan saya tisu untuk menyeka mata, sehabis menyeka saya kembalikan pada Lama, ia pun menaruh di dalam saku bajunya. Kemudian, Lama terbang kembali ke Chang Hung Temple, Panama, Amerika Tengah dan Selatan, tak disangka ada seorang buta memohon pada Lama. Lama tiba-tiba ada ilham, lalu memberikan tisu tersebut padanya untuk menyeka mata, matanya kembali melihat, sembuh. Ini seharusnya Buddha Bodhisattva membantunya, bukan saya. Suatu kebetulan, kedua adalah mata nona ini memang sudah ditakdirkan untuk sembuh. Matanya rusak karena terkena asap saat rumahnya kebakaran, ia menggendong anaknya, beberapa tahun kemudian bertemu Lama Lianyan, kebetulan! Dalam nasib, matanya akan sembuh."

Pembawa acara bertanya, "Banyak penderita sakit keras, semua diselamatkan oleh Mahaguru, apa penyebab utamanya?

Buddha Hidup berkata, "Penderita sakit keras juga harus melihat sebab dan kondisi, kebetulan bertemu baru bisa dibantu, tidak bertemu apa boleh buat. Ada seorang dokter kandungan Taiwan, mengalami kecelakaan lalu lintas yang sangat parah, sudah antri di tempat Raja Yama, saat namanya diabsen, dr. Wang pun menghampiri. Bertanya padanya baju apa yang sedang dikenakan, mengapa bisa bercahaya, yaitu sebuah rompi naga, jiwanya belum saatnya berakhir, sehingga menyelamatkannya kembali hidup kembali. Setelah ia mengalami kecelakaan, ada orang membawa rompi naga untuk disandangkan di tubuhnya, di alam baka pun terlhat tubuhnya bercahaya, kebetulan rompi naga itu pernah saya pakai, juga kebetulan dengan sebab dan kondisinya. Dr. Wang kembali dari alam baka dan bercerita pada saya, sehingga ada kejadian seperti ini."

"Dapat diselamatkan atau tidak justru di sini. Rompi naga yang sama ditaruh pada tubuh dokter lain, tidak dapat menyelamatkannya, justru dapat menyelamatkan dr. Wang. Rompi naga yang sama yang pernah saya kenakan, juga ada yang tidak dapat diselamatkan, masalahnya adalah karmanya terlalu berat, rompi naga saya itu juga tidak dapat menyelamatkannya."

Photo : wartawan senior 'Li Ji-Zhun' ber-Sarana dalam acara bedah buku
news & pic shared from : https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10150508760190042&set=a.381295930041.202189.58913545041&type=1&theater

Sabtu, 10 Desember 2011

Nasib 宿命

 
Nasib
宿命

Oleh: Buddha Hidup Liansheng Sheng-yen Lu
Sumber: Vihara Triratna

Ketika salah satu sahabat saya menikah, saya tidak menghadiri pernikahannya. Seseorang lantas bertanya pada saya, "Sheng-yen Lu, Anda tidak punya alasan untuk tidak menghadiri pernikahan sahabat Anda. Lagipula ia adalah teman sekamar, rekan sekerja, teman sehobi, dan sobat Anda. Lantas mengapa Anda tidak hadir?"

Saya hanya menjawab dengan satu kata, "Nasib!"

Banyak orang tidak mengerti alasan ketidakhadiran saya. Tiga tahun kemudian teka-teki ini pun terjawab. Sahabat saya dan istrinya bertengkar hebat karena masalah kecil. Akhirnya sahabat saya tidak tahan lagi dan membunuh istrinya dengan pisau dapur. Sementara ia sendiri juga bunuh diri. Sungguh tragis!

Kata "nasib" ini merujuk pada orang yang mengerti nasib seperti saya ini mana berani memberi selamat atas pernikahan mereka yang berarti memberi selamat pada mereka bahwa mereka bertemu dengan musuh besar.

Pada suatu kali, atasan saya dipromosikan. Ia menggelar pesta untuk merayakan kenaikan pangkatnya dan semua orang menghadirinya. Hanya saya sendiri yang tidak hadir, saya mencari alasan untuk tidak hadir.

Seseorang bertanya pada saya, "Mengapa di antara orang-orang yang memberi selamat hanya kurang Anda seorang?"

Saya juga hanya menjawab dengan satu kata, "Nasib!"

Tidak lebih dari beberapa tahun kemudian, terjadi kasus korupsi besar-besaran. Banyak yang terlibat pada waktu itu. Jika atasan saya tidak naik pangkat, sekarang ia akan baik-baik saja. Dengan kenaikan pangkatnya, ia otomatis terlibat di dalamnya. Sekali dipenjara, habislah semuanya.

Saya mana berani memberi selamat kepada atasan saya karena dengan kenaikan pangkatnya, ia justru dipenjara.

Pada suatu kali, seorang umat saya pada akhirnya melahirkan seorang anak laki-laki setelah berturut-turut melahirkan lima orang anak perempuan. Umat saya ini girang bukan main.

Umat saya ini adalah keluarga berada. Pada hari di mana si bayi berusia genap sebulan, ia menggelar sebuah pesta besar dan berulang kali mengundang saya sebagai tamu kehormatan.

Saya tidak pergi dan tidak berani pergi.

Seseorang bertanya pada saya, "Pada hari yang berbahagia ini, para tamu berdatangan memberikan selamat, mengapa hanya Anda seorang saja yang tidak hadir?"

Saya menjawab, "Nasib!"

Belasan tahun kemudian, si anak meminta uang pada orang tuanya untuk membeli sebuah mobil balap mewah. Orang tuanya tidak setuju dan dianggap terlalu boros yang mengakibatkan anak dan orang tua beradu mulut.

Akhirnya si anak membantai kedua orang tuanya yang sedang tertidur pulas di atas ranjang dengan sebilah golok. Lalu si anak menyerahkan diri kepada pihak berwajib sambil membawa serta goloknya.

Belasan tahun yang lalu, orang tuanya terus-menerus memohon kehadiran seorang putra, akhirnya doa mereka terkabul dengan mendapatkan seorang putra dan mereka sangat menyayangi putranya tersebut.

Satu saja permintaan dari anaknya tidak dituruti, ia justru tertimpa musibah yang tak terduga-duga, sayang sekali!

Mari kita berpikir sejenak. Bagaimana saya dapat memberi selamat kepadanya atas kelahiran putranya sementara putranya ini adalah musuh besar mereka!

Benar-benar NASIB! NASIB!

Pada suatu kali, seorang umat yang dekat dengan saya membeli seunit rumah mewah. Daun pintunya, dekorasinya, semuanya bermutu tinggi.

Pada hari perpindahan, para tamu berdatangan memberikan selamat, bahkan gubernur dan walikota pun hadir. Ia juga mengundang saya. Namun saya tidak hadir dan tidak berani hadir.

Orang lain bertanya lagi pada saya, "Umat ini sangat percaya pada Anda, mengapa Anda tidak hadir?"

Saya menjawab, "Nasib."

Sekitar 4 tahun kemudian, sebuah kebakaran besar membakar habis rumah mewah ini. Dari sepuluh orang anggota keluarga umat ini, setengahnya tewas terbakar dan selebihnya berhasil meloloskan diri.

Saya berkata pada orang lain, "Itu adalah rumah langganan Dewa Api, mana berani saya memberikan selamat, bahkan di atas papan ucapan selamat pun jangan tulis nama saya."

Seseorang pernah mengajukan pertanyaan demikian pada saya, "Bila Anda mengetahui nasib seseorang, lantas mengapa Anda tidak mencegahnya dengan mengatakan yang sebenarnya?"

Saya menjawab, "Bila saya mengatakan yang sebenarnya, berarti saya mengusir kebahagiaan mereka. Dalam suasana berbahagia, sudikah mereka mendengarkan saya? Apa daya saya bila mereka tidak percaya apa yang saya katakan!"

Seseorang berkata lagi, "Bila Anda mengetahui nasib seseorang, mengapa Anda juga sulit mengelak dari bencana Anda sendiri, apalagi bencana Anda begitu banyak!"

Saya tersenyum kecut, "Saya memang mengetahui nasib saya sendiri, namun, nasib sangat sulit dielak. Sekarang saya dapat menyepi dan bertapa pun sudah merupakan berkah yang luar biasa."

Siapa berani menyangkal manusia mempunyai nasib? Bersadhanalah dengan sungguh-sungguh, sebab hanya dengan bersadhana satu-satunya cara mengubah kemalangan menjadi kemujuran.

Buku ke - 178 : Memandang Mega dari Gunung