(Intisari Ceramah Dharmaraja Buddha Lian Sheng Usai Homa Kurukulle Bhagawati di Rainbow Villa tanggal 20 Januari 2008)
Kita
bersembah sujud pada Y.M. Liao Ming, Guru Sakya Zheng Kong, Gyalwa
Karmapa XVI, Guru Thubten Dhargye, sembah sujud pada Triratna mandala.
Guru Dhara, Para Acarya, Dharmacarya, Lama, para umat se-Dharma selamat
siang semua.
YIDAM GURU THUBTEN DHARGYE ADALAH KURUKULLE BHAGAWATI
Kita
jarang sekali kita mengadakan homa Kurukulle Bhagawati seperti hari
ini. Selama bertahun-tahun kita sepertinya jarang melakukan homa ini.
Dapat melakukan homa ini juga sebuah jodoh karma yang sangat baik. Anda
semua mungkin agak asing terhadap Kurukulle Bhagawati. Sebagian besar
sadhana Kurukulle Bhagawati termasuk sadhana cinta kasih, identik dengan
warna merah, tradisi Tantra menyebutnya sadhana "wasikarana". Anda
semua akan berpikiran, Mahaguru sudah lanjut usia, Guru Dhara juga sudah
lanjut usia, tidak ada cinta kasih lagi, lantas masih memohon cinta
kasih apa lagi? Kalian keliru. Mantra Kurukulle Bhagawati tidak hanya
dijapa dan diyakini oleh kalangan muda-mudi, tetapi juga kalangan
manula.
Di antara keempat guru silsilah saya, Guru Thubten
Dhargye, yidam Beliau adalah Kurukulle Bhagawati. Kurukulle Bhagawati
bukan hanya berperan sebagai mak comblang dalam aspek jodoh, karena Ia
bisa membuat si pria dicintai oleh si wanita yang disukainya, si wanita
dicintai oleh pria tampan yang disukainya. Namun, ini hanya
Dharmabala-Nya yang paling awal. Dharmabala-Nya yang terbesar adalah
dapat menarik para umat, maksudnya jika Anda menekuni Kurukulle
Bhagawati, tidak hanya suami istri, pria dan wanita yang belum menikah
pun memperoleh cinta kasih; dengan kata lain Anda dapat memperoleh cinta
kasih di dalam rumah tangga, selanjutnya tetangga Anda, karena bila
Anda menjapa mantra Kurukulle Bhagawati, tetangga juga rukun dengan
Anda; selanjutnya Anda japa mantra Kurukulle Bhagawati di perusahaan,
atasan Anda juga akan baik terhadap Anda, menaikkan gaji Anda. Hubungan
Anda dengan kolega Anda juga akan sangat rukun dan harmonis. Demikian
juga dengan tempat komunitas Anda, Anda menjapa mantra Kurukulle
Bhagawati, semua anggota komunitas pun akan rukun dengan Anda.
Selanjutnya,
jika Anda ingin mendapat nama besar, ingin mendapat kedudukan tinggi,
Anda japa mantra Kurukulle Bhagawati, harapan Anda juga akan terkabul,
mendapat nama besar, mendapat kedudukan tinggi. Jadi, kekuatan-Nya
tidak hanya pada cinta kasih antara pria dan wanita saja, melainkan
dapat menarik semua insan, menghasilkan kekuatan paling besar.
Jika
Anda ingin menjadi pemimpin tertinggi setingkat presiden dalam
kehidupan Anda yang berikutnya, asalkan Anda disokong oleh Kurukulle
Bhagawati, semua orang akan memberikan suara pada Anda. Dalam kehidupan
sekarang Anda menekuni sadhana Kurukulle Bhagawati, Anda pun luar
biasa dalam kehidupan berikutnya, Anda akan menjadi apa? Pikir sejenak,
siapa orang terkenal di dunia ini? Kalian pikir sejenak. Tidak hanya
wanita saja baru boleh menekuni mantra Kurukulle Bhagawati, Anda lihat
saja Guru Thubten Dhargye juga bukan wanita! Beliau juga termasuk guru
pria! Namun, Kurukulle Bhagawati justru dapat membantu Guru Thubten
Dhargye. Walaupun dalam kehidupan sekarang, Beliau hanya menerima
300-an murid, namun Anda tahu, Kurukulle Bhagawati adalah yidam Beliau,
Beliau telah menerima seorang Lu Sheng-yen, Anda pikir berapa cucu
murid yang Beliau miliki. Jadi, Beliau tidak perlu bersusah payah
mengajari 5 juta murid, Beliau hanya perlu mengajari 300 orang murid,
malah hanya mengajari seorang Lu Sheng-yen, Beliau pun telah menarik 5
juta murid.
INGIN MENDAPAT NAMA BESAR DAN KEKUASAAN BOLEH MEMOHON KURUKULLE BHAGAWATI DALAM BERSADHANA
Saya
bayangkan tokoh terkenal dunia sekarang, seperti banyak seniman
terkenal, contohnya Jay Chou, mereka menjulukinya Zhou Dong, pertama, ia
tidak kuliah, tidak mempunyai riwayat pendidikan yang memadai; kedua,
tulang belakang tubuhnya bengkok, juga tidak bisa menjadi tentara,
namun ia bisa bernyanyi dan menari. Orang lain mengritiknya, Anda
begitu pandai menari, mengapa tidak perlu menjadi tentara? Namun, ia
benar-benar mempunyai surat keterangan dari dokter bahwa tulang
belakangnya bengkok, malah bengkoknya pas-pasan, ia dapat menarikan
tarian apapun. Anda jangan melihat rambutnya rebah sebelah, mata
tertutup separuh, Anda lihat wajahnya juga bukan wajah yang sangat
makmur, taraf kebudayaannya jugat tidak luar biasa tinggi, ia juga tidak
mempunyai banyak profesi yang menghasilkan uang, atau modalnya banyak,
tidak! Ia hanya seorang manusia. Namun, sekarang ia adalah Zhou Dong,
sekali ia berdiri di atas pentas, sekali tubuhnya dimiringkan, semua
wanita di bawah pentas histeris. Malah, asalkan ia memiringkan sebelah
tubuhnya, rambutnya digoyang dua kali seperti ini, banyak wanita pun
pingsan. Anda sendiri pikirkan sejenak, darimana kekuatannya berasal? Ia
pasti menekuni Sadhana Kurukulle Bhagawati dalam kehidupan lampaunya.
Jadi, bintang besar, artis terkenal, seniman besar, atlit besar, tokoh
terkenal, bahkan presiden, wakil presiden, seluruh menteri dari setiap
departemen, anggota DPR, Anda lihat saja dalam kehidupan sekarang
mereka mengendalikan alam, banyak orang menghormatinya, menyakininya,
memujanya, di mana-mana ada fans! Apa sebabnya? Dalam kehidupan lampau,
mereka telah menekuni Sadhana Kurukulle Bhagawati, kalian pikirkan
sendiri! Apakah kalian mau seperti itu?!
Asalkan Anda
menjapa mantra hati Kurukulle Bhagawati, menekuni sadhana Kurukulle
Bhagawati, Ia memegang sebuah busur dan sebuah panah, panah ini adalah
panah yang terbuat dari bunga, begitu dipanahkan, bunga ini pun masuk
ke dalam hati orang yang terpanah, hati Anda pun berbunga-bunga, Anda
pun merasa ingin menikah dengan orang yang memanahkan bunga ini. Anda
lihat saja Andy Lau, kita sembarangan mencari seorang pria tampan untuk
mengalahkannya, namun ada orang yang bunuh diri demi dia. Apa
sebabnya? Karena dalam kehidupan lampau, panah bunga dari Kurukulle
Bhagawati telah memanah hati orang tersebut. Ia dapat menarik para
insan untuk mencintainya.
Makanya, Kurukulle Bhagawati
tidak hanya dalam aspek cinta kasih antara pria dan wanita, dalam rumah
tangga, di tempat kerja, di tempat komunitas, Ia bahkan bisa menarik
seluruh insan bernaung padanya. Jika kalian ingin menjadi presiden
Indonesia, bagaimana pun juga, dalam kehidupan sekarang Anda harus
tekuni dengan sebaik-baiknya, sungguh-sungguh berdoa pada Kurukulle
Bhagawati, japa mantranya, "Om. Gulugulie. Chuli. Suoha." Kemudian Anda
japa mantranya 100 ribu kali, 200 ribu kali dan berdoa pada-Nya, bila
Anda mau menjadi presiden Indonesia dalam kehidupan Anda yang akan
datang. Dua ratus ribu kali, empat ratus ribu kali terlalu sedikit,
harus sejuta kali. Setelah menjapa genap 1 juta kali, Anda berdoa
pada-Nya, maka dalam kehidupan yang akan datang, Anda pun terlahir di
Indonesia, menjadi presiden Indonesia, menjadi orang yang sangat
berkuasa. Bila Anda ingin menjadi presiden Indonesia atau perdana
menteri Malaysia, atau kepala negara China, sekretaris negara, perdana
menteri China, presiden Taiwan, presiden Korea, perdana menteri Jepang,
presiden Amerika Serikat, asalkan Anda menjapa mantra ini, Anda berdoa
pada-Nya, Ia dapat menarik semua insan bernaung pada Anda, Ia
mengandung kekuatan demikian.
ALAM KURUKULLE BHAGAWATI ADALAH AMITABHA BUDDHA
Kurukulle
Bhagawati sendiri berwarna merah, Amitabha juga merah, alam-Nya juga
di tempat Amitabha Buddha. Sehingga pelimpahan jasa hari ini, saya
berkata, dengan alam Anda sendiri, Amitayus Buddha, Amitabha Tahtagata
menjemput dan membimbing para insan terlahir di Buddhaloka yang bersih,
dengan kata lain Ia sendiri juga memiliki kekuatan tersebut,
menyeberangkan para insan terlahir di Buddhaloka Amitabha Buddha. Karena
alamnya adalah Amitabha Buddha, Ia memang berasal dari tempat Amitabha
Buddha. Jadi, Ia dapat menyeberangkan.
Kita mengadakan
homa Kurukulle Bhagawati, kita memohon cinta kasih! Keharmonisan!
Jodoh! Ia cinta padaku! Aku cinta kamu! Namun, Ia sendiri juga bisa
menjemput dan membimbing manusia ke Buddhaloka yang bersih. Ada lagi,
barusan saya menyebutkan empat ikrar utama-Nya, "dengan ikrar hawa
tanah, supaya semua orang memperoleh kemakmuran." Tanah menumbuhkan
segala sesuatu, segala sesuatu tumbuh dari dalam tanah, bukan hanya
hasil pertanian, termasuk rumah, lahan, semua tumbuh dari tanah. Jadi,
Kurukulle Bhagawati mempunyai ikrar hawa tanah yang dapat membuat Anda
memperoleh kemakmuran.
Anda tahu real estate paling mudah
membuat orang memperoleh kemakmuran, harga rumah dan tanah terus naik.
Walaupun real estate AS sekarang tidak begitu bagus, namun coba Anda
beli di Seattle, rumah tetap semahal itu, tanah juga semahal itu. Jadi,
Ia bisa meningkatkan kemakmuran manusia lewat ikrar hawa tanah.
Kemudian,
Kurukulle Bhagawati lewat "ikrar hawa air, meredam bencana dan
menyembuhkan penyakit". Apa yang dimaksud dengan ikrar hawa air? Air
memiliki kekuatan membersihkan, lewat ikrar hawa air, tubuh Anda dapat
didetoks dan dibersihkan. Jadi, Kurukulle Bhagawati mampu buang racun
dalam tubuh Anda. Sekarang kita seharian bahas soal detoks, makanan
detoks, obat detoks, air detoks, setumpuk barang detoks, bahkan ada
pameran lukisan detoks, konon begitu lukisan digantung, sekali
dipandang, ia pun mengalami detoks. Lalu, wartawan pun mewawancarai
manajer pameran itu, ia bertanya apakah Anda merasakan gejala detoks
selama duduk beberapa hari di sini? Si manajer justru berkata tidak. Ada
lagi musik detoks, apapun bilang detoks, tubuh menjadi ringan bila
bebas dari racun.
Kurukulle Bhagawati lewat hawa api
membantu cinta kasih dan keharmonisan para insan. Tahukah Anda mengapa
manusia bisa mencintai seseorang, asalkan api dalam hatinya tersentuh,
bukan maksudnya api yang menyebabkan pertengkaran, melainkan api
hasrat. Begitu hasrat itu keluar, ia pun dapat menghasilkan cinta
kasih. Contohnya, fans, yakni muncul api terhadap idola yang paling
Anda puja, muncul semacam api merah. Lantas, setelah muncul api
tersebut, ia seakan-akan tertarik, jatuh cinta pada pandangan pertama,
bagaimana pun Anda meloloskan diri tetap tidak bisa, jadi ini termasuk
hawa api, ikrar hawa api dari Kurukulle Bhagawati.
Kemudian,
Kurukulle Bhagawati masih memiliki ikrar hawa angin. Anda tahu bahwa
kekuatan angin sangat besar, ia dapat memporak-porandakan segala
sesuatu. Jika manusia kehilangan angin, tidak ada gunanya lagi, menjadi
mayat hidup. Jika semua makhluk hidup dan semua benda ditiup dengan
kekuatan angin, kekuatannya paling besar dan tak terhingga.
Sebenarnya,
bumi, bulan, bintang, matahari, sembilan planet besar, dan semua
planet lainnya, mereka dapat bertahan dan melayang di tengah angkasa,
dapat sangat seimbang, sepenuhnya mengandalkan hawa, yakni angin,
dengan kata lain medan magnet atau magnet, semacam kekuatan. Seluruh
alam semesta terbentuk dari hawa yang kita sebut sebagai angin.
Kurukulle
Bhagawati mempunyai ikrar hawa angin. Kita mau menundukkan musuh,
memerangi orang jahat, asalkan kita menjapa mantra mantra Kurukulle
Bhagawati, mengembuskan napas pada orang tersebut, ia pun tersingkir ke
kutub utara. (Mahaguru tertawa) Asalkan Anda menjapa mantra Kurukulle
Bhagawati, setelah Anda menjapa 100 ribu kali, Anda mengembuskan napas
pada orang yang tidak Anda sukai, ia pun segera dimutasi. Jika atasan
Anda tidak rukun dengan Anda, Anda japa mantra Kurukulle Bhagawati,
seperti Bodhisattva Yu Xian, jika atasannya tidak baik terhadapnya, ia
mengembuskan napas, atasannya segera dipanggil bos, "Anda lebih baik
mengundurkan diri saja. Anda dipecat!" ganti atasa baru yang menyukai
Anda. Ia memiliki kekuatan demikian, ini disebut kekuatan penaklukan,
berikrarkan angin. Tadi, sewaktu saya sedang baca, saya khusus membaca
ikrar tanah Kurukulle Bhagawati, ikrar air, ikrar api, ikrar angin.
KURUKULLE BHAGAWATI MEMBERIKAN SATU UNIT RUMAH MEWAH SEHARGA JUTAAN DOLAR KEPADA GURU THUBTEN DHARGYE
Kita
jangan meremehkan Kurukulle Bhagawati, Ia berasal dari Amitabha
Buddha, Ia adalah seorang Bhagawati yang sangat mulia, Ia adalah yidam
Guru Thubten Dhargye, Ia adalah acarya yang berhasil dalam penekunan
Kurukulle Bhagawati. Beliau berkata, saya hanya memiliki 300 murid,
namun asalkan saya menerima seorang Lu Sheng-yan sebagai murid, ia pun
memperoleh 5 juta cucu murid. Ia memberitahu saya, suatu kali di Hong
Kong, Beliau sendiri merasa rumah tempat tinggalnya sudah sangat tua,
Beliau ingin pindah ke rumah baru. Malamnya ia pergi ke puncak gunung
tertinggi di Hong Kong, Gunung Taiping, Beliau sampai ke puncak
tertinggi dengan naik cable car, lalu Beliau menghadap pemandangan malam
kota dengan beribu-ribu lampu berkelap-kelip, Beliau pun berdoa pada
Kurukulle Bhagawati di tengah angkasa, Beliau berkata, "Oh! Kurukulle
Bhagawati, Hingga kini saya belum pernah tinggal di rumah mewah seharga
jutaan dolar, saya mohon pada-Mu agar memberikan saya satu unit rumah
mewah seharga jutaan dolar." Beliau pun berdoa pada yidam Beliau, Beliau
telah lama menjapa mantra yidam Beliau, malah Beliau menambahkan satu
kalimat, semoga Mahaguru Lu memberikan saya satu unit rumah mewah
seharga jutaan dolar. Beliau bahkan menambahkan kalimat ini, membuat
saya ketakutan. Tak disangka guru saya menyuruh Mahaguru saya memberikan
Beliau rumah mewah seharga jutaan dolar di hadapan Kurukulle Bhagawati
di tengah angkasa. Kali ini saya banyak kehilangan darah. (Mahaguru
tertawa)
Pada waktu itu, saya pribadi sedang bertapa,
ketika saya bertapa, saya tekuni sadhana mama saya, saya memohon mama
saya, kemudian saya memohon lagi pada Marici Bhagawati, ketika saya
bertapa, saya menekuni sadhana dari dua yidam. Ketika saya bertapa,
saya tidak menekuni sadhana Kurukulle Bhagawati. Namun, setelah
Kurukulle Bhagawati mendengarkan perintah Guru Thubten Dhargye, Ia pun
datang ke sini, begitu Ia melihat tempat tinggal saya adalah rumah
orang lain, sewaktu saya bertapa, saya tinggal di rumah "Xu Duo-qian",
Xu De-quan, saya menjulukinya "Xu Duo-qian" (duo-qian: banyak uang),
yakni di Apartemen Dong Xing. Apartemen itu bernama Apartemen Bao Yi
Xin Dong Xing, lantai 14. Saya tinggal di rumahnya. Saya sendiri tidak
bawa uang.
Begitu Kurukulle Bhagawati melihat saya tidak
punya begitu banyak uang, apa yang dapat dilakukan-Nya? Ia pergi
mencari seorang murid saya, murid saya itu punya banyak rumah mewah,
tiba-tiba memberikan salah satu rumah mewah seharga lebih dari jutaan
dolar kepada Guru Thubten Dhargye. Sehingga, begitu saya mengunjunginya
setelah keluar dari pertapaan, Beliau pun memberitahu saya, Anda
memberikan saya satu unit rumah mewah seharga jutaan dolar. Saya
berkata, mana ada? Saya berpikir dalam hati, mungkin Beliau sedang
bermimpi! Saya tidak memberikan Anda rumah mewah seharga jutaan dolar.
(Mahaguru tertawa) Namun, guru saya berkata, "Itu pemberian Anda, sebab
itu suruhan saya, lalu Anda menyuruh murid Anda. Makanya sekarang saya
tinggal di rumah mewah seharga jutaan dolar." Benar-benar rumah mewah
seharga lebih dari jutaan dolar. Menurut Anda jitu atau tidak? Jitu!
Jadi, itulah manfaat menekuni sadhana Kurukulle Bhagawati, kalian
seharusnya banyak menjapa mantra hati Kurukulle Bhagawati. Terima kasih
semuanya. Om Mani Padme Hum.
Jumat, 28 Oktober 2011
Sadhana Tubuh Altar Kwan Im Penolak Bencana
(Ceramah Maha Acarya Lian Shen pada 23 Juli 1994)
Para Acarya, para sadhaka sedharma, selamat malam. Upacara Pertobatan Maha Karuna yang kita baru saja selesaikan sungguh sangat sukses. Sewaktu saya tadi duduk bermeditasi, saya mengharapkan supaya saya memasuki Samadhi yang sangat dalam dan berkomunikasi dengan Avalokitesvara Bodhisattva (Kwan Im) sehingga dapat kemudian mengajar kalian.
Selama proses meditasi itu, semenjak awal hingga akhirnya, seluruh tubuh saya terisi oleh energi kebatinan. Sewaktu duduk disini, saya satu kali meneguk teh, satu kali sedikit mengubah posisi tangan saya, dan dua kali sedikit menggerakkan jempol kaki. Selain itu, selama proses meditasi, tubuh saya sama sekali tidak bergerak. Saya bersyukur bahwa Avalokitesvara Bodhisattva datang menampakkan diri kepada saya. Saya pertama melihat kemunculan banyak titik titik sinar. Kemudian titik titik sinar ini berkumpul untuk membentuk Avalokitesvara Bodhisattva yang mengajarkan saya sebuah sadhana yang disebut "Sadhana Tubuh Altar Kwan Im Penolak Bencana". Beliau menjelaskan sadhana ini kepada saya dengan sangat jelas sebanyak 3 kali.
Untuk secara lisan menguraikan sadhana ini dengan jelas agaklah sulit karena tubuh altar yang tertampak kepada saya sangat berwarna-warni. Sebaiknya tubuh altar ini dilukis. Bila ada seorang pelukis disini, saya dapat nanti memberikan perincian nya dan akan sangat bersyukur bila bentuk tubuh altar ini bisa dibuatkan lukisan. Di kemudian hari, bila anda menghadapi ancaman bencana (malapetaka), anda dapat berlatih "sadhana tubuh altar Kwan Im Penolak Bencana" sehingga terlepas dari bencana.
Meskipun sulit menguraikan nya secara lisan, saya akan tetap mencoba. Sang Bodhisattva harus mengulang perincian nya tiga kali sebelum saya dapat menghafal nya di luar kepala. Sungguh sebuah gambar yang sangat berwarna-warni. Sewaktu anda berlatih sadhana ini, anda harus melakukan langkah langkah visualisasi yang saya akan jelaskan. Meskipun altar dalam sadhana ini sangat berbeda dengan altar "Dewa Rejeki 5 Penjuru" (Wu Lu Tjai Sen), ada sedikit kemiripan antara keduanya.
Pertama, tak perduli anda ini pria atau wanita, bayangkan rambut di kepala anda berkumpul dan menjadi bentuk "Kwan Im Seribu Tangan Seribu Mata" yang sedang duduk di atas altar pas di tengah. Meskipun biksu dan biksuni sudah menggundulkan kepala, mereka tetap harus bervisualisasi 'rambut' mereka mengalami perubahan bentuk ini. Kemudian, visualisasikan kedua mata anda berubah menjadi barisan mutiara yang mengelilingi altar. Visualisasikan hidung anda berubah menjadi batu batu permata yang bertumpuk sebagai lapis kedua di atas altar, pas dibawah mutiara mutiara. Mutiara mutiara itu juga bias divisualisasikan sebagai permata permata. Jadi, dibawah lapisan mutiara/permata yang terbentuk dari kedua mata anda adalah lapisan batu permata yang terbentuk dari hidung anda. Kemudian, visualisasikan gigi anda berubah menjadi kalung yang dikenakkan Kwan Im dan ini digantung dibawah batu batu permata sebagai lapisan ketiga. Setelah ini, visualisasikan kedua telinga anda berubah menjadi spanduk Budha bertuliskan "Om Mani Padme Hum" (dalam aksara Sansekerta). Spanduk spanduk ini digantung di sekeliling altar.
Mata, hidung, mulut (gigi), telinga, dan rambut sekarang telah berubah menjadi sebuah altar Kwan Im (atau Mandala Kwan Im). Beliau memberitahu saya hal hal itu: gigi menjadi kalung, hidung menjadi batu permata, mata menjadi permata/mutiara. Semuanya adalah barang barang berharga.
Kemudian, angin muncul dari telapak kaki anda. Telapak kaki anda berubah menjadi Roda Angin yang berwarna biru. Cakra akar anda berubah menjadi Roda Api berwarna merah. Warna lapisan pertama adalah biru, sedangkan warna lapisan kedua adalah merah. Lapisan ketiga adalah Roda Air berwarna hijau yang terbentuk dari Cakra pusar anda. Lapisan ke empat adalah Roda Bumi berwarna kuning yang terbentuk dari Cakra hati anda. Ini adalah 4 lapisan "tanah, air, api, angin" dengan angin ada dibawah, diikuti dengan api yang ada di atas angin, air yang ada di atas api, dan tanah yang ada di atas air. Setelah membentuk ke 4 lapisan ini, kemudian ubahlah tulang belakang anda menjadi Gunung Sumeru. Gunung Sumeru adalah sebuah gunung lancip yang berwarna coklat. Di puncak gunung duduk seseorang, dan orang itu harus anda visualisasikan sebagai diri anda.
Sewaktu anda melakukan visualisasi ini dalam sadhana, itu berarti anda sedang melakukan "sadhana tubuh altar Kwan Im Penolak Bencana". Kata Kwan Im, "Bila anda menghadapi semacam bencana, bila anda was was bahwa ada bencana akan segera datang, atau bila anda sedang berada di tengah tengah berlangsungnya bencana, anda dapat menghindar dari bencana itu dengan melakukan sadhana ini."
Tadi, sewaktu saya duduk bermeditasi, sang Bodhisattva terus mengingatkan saya bahwa saya harus menghafal gambar altar itu dengan jelas sehingga dapat menjelaskannya dengan baik. Warna warna nya harus tepat. Jadi, telapak kaki mengeluarkan angin biru, cakra akar berubah menjadi api merah, cakra pusar berubah menjadi air hijau, cakra hati berubah menjadi tanah kuning. Kemudian, diatas gunung Sumeru lancip berwarna coklat, anda sendiri duduk, kira kira berukuran sebutir beras. Di atas anda, di paling atas, ada Kwan Im Seribu Tangan Seribu Mata. Mata anda berubah menjadi persembahan mutiara. Hidung anda berubah menjadi persembahan batu permata. Gigi anda berubah menjadi persembahan kalung. Kedua telinga anda berubah menjadi spanduk spanduk Budha dengan tulisan "Om Mani Padme Hum" serta digantungkan di sekeliling altar. Inilah yang disebut "sadhana tubuh altar Kwan Im Penolak Bencana".
Kwan Im Bodhisattva menguraikan ini tiga kali, lalu berkata, "Barangsiapa melakukan visualisasi ini, menjapa mantra hati saya, dan memasuki meditasi yang mendalam, ia akan dapat terhindar dari segala macam bencana." (Catatan: Pada tanggal 4 September 1994, Maha Acarya mengumumkan di Redmond bahwa sebagai alternatif dari mantra "Om Mani Padme Hum", anda juga bisa menjapa mantra hati dari Kwan Im 1000 Tangan Seribu Mata yang berbunyi "Namo Samanto Motonam Wah - Re - La - Ta - Mo - Seh".) Sungguh sadhana yang luar biasa. Bila anda naik pesawat terbang, begitu anda duduk, anda bisa melaksanakan sadhana ini. Bila anda mengemudi mobil, mungkin tidak ada waktu yang cukup untuk melakukan sadhana ini dibandingkan dengan naik pesawat terbang. Tapi, bila anda teguh hati dan bermaksud melakukan perjalanan jauh dengan mobil, anda bisa melakukan sadhana ini di mobil sebelum menyalakan mesin mobil. Saya bisa memikirkan berbagai macam kegunaan lainnya dari sadhana ini. Misalnya, bila ada epidemi flu yang disebabkan oleh virus flu tertentu, anda bisa lakukan sadhana ini. Virus itu akan menghindar dari mandala ini dan tidak akan masuk.
Bila ada seseorang sangat jahat kepada anda dan berusaha mengganggu anda, anda juga bisa melaksanakan sadhana ini. Kwan Im akan pasti melindungi anda dan membuat orang jahat itu pergi. Saya rasa bila anda sakit, maka dengan sering melakukan sadhana ini, sang Bodhisattva juga akan merawat kesehatan anda.
Saya tidak menyangka bahwa dalam upacara Pertobatan Maha Karuna ini, Avalokitesvara Bodhisattva akan muncul untuk menyampaikan sadhana perlindungan yang demikian luar biasa. Beliau menjelaskan visualisasi nya dengan sangat jelas kepada saya, termasuk semua warna nya. Altar yang beliau tunjukkan kepada saya sungguh sangat indah, terutama sekali spanduk spanduk Budha nya yang berkibar kibar ditiup angin. Sungguh indah! Setelah anda pulang, anda bisa melukis uraian saya tadi. Oh ya, ada sebuah payung juga. Sang Bodhisattva juga menyebutkan tentang sebuah payung mestika yang saya hampir lupa memberitahu anda. [Tawa pendengar].
Anda harus mengubah kulit anda menjadi payung mestika. Saya hampir lupa menyebutkan hal yang sangat penting ini. Ubahlah kulit anda menjadi payung mestika. Kemudian, dari semua pori pori kulit, pancaran sinar sinar keemasan terpancar ke seputar altar. Kulit anda menjadi payung dan semua pori pori kulit memancarkan sinar. Itulah payung mestika dari altar. Saya hampir lupa menyebutkan hal sangat penting ini.
Itulah metode untuk mengubah tubuh sendiri menjadi tubuh altar Kwan Im Penolak Bencana. Dalam sadhana ini, anda mengubah tubuh anda, termasuk cakra cakra dalam tubuh, menjadi altar, memberikan tubuh sendiri sebagai persembahan. Dalam visualisasi ini, hadir Kwan Im dan diri anda sendiri, dengan Kwan Im menjaga dan melindungi anda. Sungguh sadhana yang luar biasa! Saya harap sadhana ini dapat memberi manfaat bagi kalian semua dan membebaskan kalian semua dari segala macam bencana. Terima kasih.
Para Acarya, para sadhaka sedharma, selamat malam. Upacara Pertobatan Maha Karuna yang kita baru saja selesaikan sungguh sangat sukses. Sewaktu saya tadi duduk bermeditasi, saya mengharapkan supaya saya memasuki Samadhi yang sangat dalam dan berkomunikasi dengan Avalokitesvara Bodhisattva (Kwan Im) sehingga dapat kemudian mengajar kalian.
Selama proses meditasi itu, semenjak awal hingga akhirnya, seluruh tubuh saya terisi oleh energi kebatinan. Sewaktu duduk disini, saya satu kali meneguk teh, satu kali sedikit mengubah posisi tangan saya, dan dua kali sedikit menggerakkan jempol kaki. Selain itu, selama proses meditasi, tubuh saya sama sekali tidak bergerak. Saya bersyukur bahwa Avalokitesvara Bodhisattva datang menampakkan diri kepada saya. Saya pertama melihat kemunculan banyak titik titik sinar. Kemudian titik titik sinar ini berkumpul untuk membentuk Avalokitesvara Bodhisattva yang mengajarkan saya sebuah sadhana yang disebut "Sadhana Tubuh Altar Kwan Im Penolak Bencana". Beliau menjelaskan sadhana ini kepada saya dengan sangat jelas sebanyak 3 kali.
Untuk secara lisan menguraikan sadhana ini dengan jelas agaklah sulit karena tubuh altar yang tertampak kepada saya sangat berwarna-warni. Sebaiknya tubuh altar ini dilukis. Bila ada seorang pelukis disini, saya dapat nanti memberikan perincian nya dan akan sangat bersyukur bila bentuk tubuh altar ini bisa dibuatkan lukisan. Di kemudian hari, bila anda menghadapi ancaman bencana (malapetaka), anda dapat berlatih "sadhana tubuh altar Kwan Im Penolak Bencana" sehingga terlepas dari bencana.
Meskipun sulit menguraikan nya secara lisan, saya akan tetap mencoba. Sang Bodhisattva harus mengulang perincian nya tiga kali sebelum saya dapat menghafal nya di luar kepala. Sungguh sebuah gambar yang sangat berwarna-warni. Sewaktu anda berlatih sadhana ini, anda harus melakukan langkah langkah visualisasi yang saya akan jelaskan. Meskipun altar dalam sadhana ini sangat berbeda dengan altar "Dewa Rejeki 5 Penjuru" (Wu Lu Tjai Sen), ada sedikit kemiripan antara keduanya.
Pertama, tak perduli anda ini pria atau wanita, bayangkan rambut di kepala anda berkumpul dan menjadi bentuk "Kwan Im Seribu Tangan Seribu Mata" yang sedang duduk di atas altar pas di tengah. Meskipun biksu dan biksuni sudah menggundulkan kepala, mereka tetap harus bervisualisasi 'rambut' mereka mengalami perubahan bentuk ini. Kemudian, visualisasikan kedua mata anda berubah menjadi barisan mutiara yang mengelilingi altar. Visualisasikan hidung anda berubah menjadi batu batu permata yang bertumpuk sebagai lapis kedua di atas altar, pas dibawah mutiara mutiara. Mutiara mutiara itu juga bias divisualisasikan sebagai permata permata. Jadi, dibawah lapisan mutiara/permata yang terbentuk dari kedua mata anda adalah lapisan batu permata yang terbentuk dari hidung anda. Kemudian, visualisasikan gigi anda berubah menjadi kalung yang dikenakkan Kwan Im dan ini digantung dibawah batu batu permata sebagai lapisan ketiga. Setelah ini, visualisasikan kedua telinga anda berubah menjadi spanduk Budha bertuliskan "Om Mani Padme Hum" (dalam aksara Sansekerta). Spanduk spanduk ini digantung di sekeliling altar.
Mata, hidung, mulut (gigi), telinga, dan rambut sekarang telah berubah menjadi sebuah altar Kwan Im (atau Mandala Kwan Im). Beliau memberitahu saya hal hal itu: gigi menjadi kalung, hidung menjadi batu permata, mata menjadi permata/mutiara. Semuanya adalah barang barang berharga.
Kemudian, angin muncul dari telapak kaki anda. Telapak kaki anda berubah menjadi Roda Angin yang berwarna biru. Cakra akar anda berubah menjadi Roda Api berwarna merah. Warna lapisan pertama adalah biru, sedangkan warna lapisan kedua adalah merah. Lapisan ketiga adalah Roda Air berwarna hijau yang terbentuk dari Cakra pusar anda. Lapisan ke empat adalah Roda Bumi berwarna kuning yang terbentuk dari Cakra hati anda. Ini adalah 4 lapisan "tanah, air, api, angin" dengan angin ada dibawah, diikuti dengan api yang ada di atas angin, air yang ada di atas api, dan tanah yang ada di atas air. Setelah membentuk ke 4 lapisan ini, kemudian ubahlah tulang belakang anda menjadi Gunung Sumeru. Gunung Sumeru adalah sebuah gunung lancip yang berwarna coklat. Di puncak gunung duduk seseorang, dan orang itu harus anda visualisasikan sebagai diri anda.
Sewaktu anda melakukan visualisasi ini dalam sadhana, itu berarti anda sedang melakukan "sadhana tubuh altar Kwan Im Penolak Bencana". Kata Kwan Im, "Bila anda menghadapi semacam bencana, bila anda was was bahwa ada bencana akan segera datang, atau bila anda sedang berada di tengah tengah berlangsungnya bencana, anda dapat menghindar dari bencana itu dengan melakukan sadhana ini."
Tadi, sewaktu saya duduk bermeditasi, sang Bodhisattva terus mengingatkan saya bahwa saya harus menghafal gambar altar itu dengan jelas sehingga dapat menjelaskannya dengan baik. Warna warna nya harus tepat. Jadi, telapak kaki mengeluarkan angin biru, cakra akar berubah menjadi api merah, cakra pusar berubah menjadi air hijau, cakra hati berubah menjadi tanah kuning. Kemudian, diatas gunung Sumeru lancip berwarna coklat, anda sendiri duduk, kira kira berukuran sebutir beras. Di atas anda, di paling atas, ada Kwan Im Seribu Tangan Seribu Mata. Mata anda berubah menjadi persembahan mutiara. Hidung anda berubah menjadi persembahan batu permata. Gigi anda berubah menjadi persembahan kalung. Kedua telinga anda berubah menjadi spanduk spanduk Budha dengan tulisan "Om Mani Padme Hum" serta digantungkan di sekeliling altar. Inilah yang disebut "sadhana tubuh altar Kwan Im Penolak Bencana".
Kwan Im Bodhisattva menguraikan ini tiga kali, lalu berkata, "Barangsiapa melakukan visualisasi ini, menjapa mantra hati saya, dan memasuki meditasi yang mendalam, ia akan dapat terhindar dari segala macam bencana." (Catatan: Pada tanggal 4 September 1994, Maha Acarya mengumumkan di Redmond bahwa sebagai alternatif dari mantra "Om Mani Padme Hum", anda juga bisa menjapa mantra hati dari Kwan Im 1000 Tangan Seribu Mata yang berbunyi "Namo Samanto Motonam Wah - Re - La - Ta - Mo - Seh".) Sungguh sadhana yang luar biasa. Bila anda naik pesawat terbang, begitu anda duduk, anda bisa melaksanakan sadhana ini. Bila anda mengemudi mobil, mungkin tidak ada waktu yang cukup untuk melakukan sadhana ini dibandingkan dengan naik pesawat terbang. Tapi, bila anda teguh hati dan bermaksud melakukan perjalanan jauh dengan mobil, anda bisa melakukan sadhana ini di mobil sebelum menyalakan mesin mobil. Saya bisa memikirkan berbagai macam kegunaan lainnya dari sadhana ini. Misalnya, bila ada epidemi flu yang disebabkan oleh virus flu tertentu, anda bisa lakukan sadhana ini. Virus itu akan menghindar dari mandala ini dan tidak akan masuk.
Bila ada seseorang sangat jahat kepada anda dan berusaha mengganggu anda, anda juga bisa melaksanakan sadhana ini. Kwan Im akan pasti melindungi anda dan membuat orang jahat itu pergi. Saya rasa bila anda sakit, maka dengan sering melakukan sadhana ini, sang Bodhisattva juga akan merawat kesehatan anda.
Saya tidak menyangka bahwa dalam upacara Pertobatan Maha Karuna ini, Avalokitesvara Bodhisattva akan muncul untuk menyampaikan sadhana perlindungan yang demikian luar biasa. Beliau menjelaskan visualisasi nya dengan sangat jelas kepada saya, termasuk semua warna nya. Altar yang beliau tunjukkan kepada saya sungguh sangat indah, terutama sekali spanduk spanduk Budha nya yang berkibar kibar ditiup angin. Sungguh indah! Setelah anda pulang, anda bisa melukis uraian saya tadi. Oh ya, ada sebuah payung juga. Sang Bodhisattva juga menyebutkan tentang sebuah payung mestika yang saya hampir lupa memberitahu anda. [Tawa pendengar].
Anda harus mengubah kulit anda menjadi payung mestika. Saya hampir lupa menyebutkan hal yang sangat penting ini. Ubahlah kulit anda menjadi payung mestika. Kemudian, dari semua pori pori kulit, pancaran sinar sinar keemasan terpancar ke seputar altar. Kulit anda menjadi payung dan semua pori pori kulit memancarkan sinar. Itulah payung mestika dari altar. Saya hampir lupa menyebutkan hal sangat penting ini.
Itulah metode untuk mengubah tubuh sendiri menjadi tubuh altar Kwan Im Penolak Bencana. Dalam sadhana ini, anda mengubah tubuh anda, termasuk cakra cakra dalam tubuh, menjadi altar, memberikan tubuh sendiri sebagai persembahan. Dalam visualisasi ini, hadir Kwan Im dan diri anda sendiri, dengan Kwan Im menjaga dan melindungi anda. Sungguh sadhana yang luar biasa! Saya harap sadhana ini dapat memberi manfaat bagi kalian semua dan membebaskan kalian semua dari segala macam bencana. Terima kasih.
Vajracchedika-prajñāpāramitā-sūtra adalah Sutra Pencerahan
(Ceramah Dharmaraja Liansheng pada Kebaktian Sabtu Tanggal 22 Agustus 2009 di Ling Shen Ching Tze Temple)
Sembah sujud pada Bhiksu Liaoming, Guru Sakya Zhengkong, Gyalwa Karmapa XVI, Guru Thubten Dhargye! Sembah sujud pada Triratna Mandala! Sembah sujud pada yidam utama kebaktian Jambhala! Pemimpin kebaktian Acarya Lianhe, Gurudhara, Para Acarya, Dharmacarya, Lama, Pandita Dharmaduta, Pandita Lokapalasraya, para umat se-Dharma, juga umat se-Dharma di internet, salam sejahtera semuanya!
Hari ini kita masih menerangkan SUTRA ALTAR PATRIAK VI, Patriak VI berkata, "Di dalam Sutra jelas-jelas memuji, tidak dapat diungkapkan secara utuh. Dharma ini paling tinggi, disabdakan untuk orang berkebijaksanaan tinggi dan orang berbakat besar; orang berbakat kecil dan berkebijaksanaan rendah mendengarnya akan timbul keragu-raguan dalam hatinya." Maksudnya, di dalam Vajracchedika-prajñāpāramitā-sūtra terdapat banyak pujian untuk Sutra ini, Dharma ini adalah Dharma tertinggi, Dharma yang disabdakan untuk orang berkebijaksanaan tinggi, Dharma yang disabdakan untuk orang berbakat besar. Orang yang berbakat kecil atau berkebijaksanaan rendah begitu mendengar Sutra ini, ia tidak akan percaya Sutra ini.
Maka saya katakan, Dharma tertinggi dari Sang Buddha dinamakan Agra-dharma (Dharma kebenaran tertinggi). Mengapa Agra-dharma tidak boleh diungkapkan secara langsung? Sebab, setelah diungkapkan mungkin bisa melunturkan keyakinan orang yang berbakat kecil dan berkebijaksanaan rendah. Sehingga, ketika Buddha Sakyamuni tengah bersabda tentang Sutra, bersabda tentang Vajracchedika-prajñāpāramitā-sūtra, sabda Beliau menunjukkan kebenaran tertinggi, namun tidak secara langsung mengungkapkan kebenaran tertinggi. Sebab jika diungkapkan terlalu jelas, terlalu langsung, banyak orang berbakat kecil dan berkebijaksanaan rendah yang mendengarnya tidak akan percaya.
Sutra kebenaran tertinggi yang disabdakan Sang Buddha, antara lain Vajracchedika-prajñāpāramitā-sūtra, Mahā-prajñā-pāramitā-sūtra, Lankâvatāra-sūtra, semua tergolong Sutra kebenaran tertinggi, Sutra kebenaran tertinggi cukup banyak, Sutra Pencerahan Sempurna juga.
Vajracchedika-prajñāpāramitā-sūtra yang ada di dalam Mahā-prajñā-pāramitā-sūtra ini, menurut pujian dari Sang Buddha, pencerahan sejati dari segala Para Buddha, yang dinamakan Samyaksambodhi, semua muncul dari Sutra ini, boleh dikatakan, Sutra yang satu ini mengandung pencerahan sejati dari seluruh Buddha. Titik beratnya adalah, jika menjelaskan Vajracchedikā-prājñāpāramitā-sūtra ini pada orang lain, berkah dan kebajikannya mengungguli kebajikan berdana 7 jenis mustika, dengan kata lain mengungguli semua kebajikan yang ada.
Kebenaran tertinggi adalah memahami hati dan menyaksikan Buddhata, Vajracchedika-prajñāpāramitā-sūtra adalah Sutra memahami hati dan menyaksikan Buddhata. Namun, orang biasa membaca Sutra ini, belum tentu dapat mendalami Sutrapitaka, memahami kebenaran tertinggi-Nya. Jadi, orang yang belum mencapai pencerahan (memahami hati dan menyaksikan Buddha), tidak dapat menjelaskan Sutra ini. Tentunya harus orang yang telah cerah baru bisa menjelaskan Sutra kebenaran tertinggi, ini yang mau saya jelaskan, yang namanya Sutra tingkat tinggi, mahatinggi, kebijaksanaan tertinggi, Sang Buddha sangat memuji Sutra yang satu ini, Buddha Sakyamuni terus memuji Sutra yang satu ini. Sepulang nanti, kalian boleh memanjatkan Vajracchedika-prajñāpāramitā-sūtra. Saya lihat banyak orang memanjatkan Sutra ini. Dapat memahami hati dan menyaksikan Buddhata dengan memanjatkan Sutra ini, itu justru luar biasa, sebab Sutra ini adalah Sutra yang digunakan Patriak V Zen untuk mengukuhkan Patriak VI Huineng, mengukuhkan-Nya sebagai seorang yang telah memahami hati dan menyaksikan Buddhata.
Mengenai yang dikatakan Acarya Lianhe tentang homa penyeberangan saya minggu lalu. Saya merasa penyeberangan saya ini tidak ada apa-apanya. Kita jangan terlalu sombong. Penjelasannya terkesan seperti Mahaguru sangat sombong, ini tidak baik. Mengenai malaikat hitam menyuruh Mahaguru loncat ke dalam api, tapi, Mahaguru bijaksana. (Hadirin tertawa) Kalau saya loncat, saya bisa mati terbakar, saya tidak akan bertindak sembarangan. Yaochi Jinmu pernah mengatakan, "Jika Anda ingin mangkat, ingin meninggalkan Dunia Saha ini, baiklah! Umur 66 tahun, saya boleh berpulang." Beliau mengatakan umur 66 tahun boleh berpulang, namun artinya tentu mengatakan, umur 66 tahun juga boleh tidak perlu berpulang. (Hadirin tepuk tangan meriah) Tapi, berpulang atau tidak, datang atau tidak, itu lain lagi, kita boleh tentukan sendiri.
Seperti yang dikatakan malaikat hitam, Beliau berkata, "Anda boleh loncat ke dalam tungku homa!" Namun, saya boleh tidak perlu loncat! Benar tidak! Yaochi Jinmu berkata, "Setelah Anda berumur 66 tahun", Beliau tidak mengatakan umur 66 tahun! Beliau mengatakan, "Setelah umur 66 tahun, Anda boleh memilih sendiri!" Jika Anda ingin berpulang pada usia 66 tahun, berpulanglah! Benar tidak! Tidak ingin berpulang, Anda juga boleh tentukan sendiri! Saya boleh tidak perlu loncat ke dalam tungku homa, saya juga boleh tidak perlu berpulang pada usia 66 tahun. Yaochi Jinmu berkata, setelah umur 66 tahun, Anda sudah boleh berpulang, Anda bebas memilih! Jika Anda pusing dengan Dunia Saha ini, atau merasa tidak ada artinya terus tinggal, Anda boleh berpulang!
Sebenarnya di dalam kebenaran tertinggi, tidak berpulang, juga tidak datang, ini barulah namanya Tathagata (Rulai)! Apa yang dimaksud Tathagata (Rulai)? Seperti dating, juga seperti pergi. Anda harus mengerti arti kata Tathagata, "Ru" artinya seperti, seperti "datang", seperti "pergi" adalah Tathagata. Seperti pergi, namun tidak pergi. Jadi, kita yang mengerti kebenaran tertinggi, mengerti apa itu Tathagata, arti Tathagata adalah seperti datang, sebenarnya tidak datang, juga tidak pergi. Inilah yang harus kalian hayati, renungkan, pahami apa itu kebenaran tertinggi.
Seperti yang dikatakan Acarya Lianhe, saya mengalami kerugian 50 Padmakumara Tubuh Pengganti. Begitu Acarya Lianning mendengar 50 Padmakumara Tubuh Pengganti saya telah mati, ia pun memberikan saya beberapa rupang tubuh pengganti. Ia mengira maksud saya adalah tubuh pengganti saya dalam ritual, sebenarnya bukan. Tubuh pengganti itu begini, ketika nadi tengah saya tembus, saya visualisasi sesosok Padmakumara di hati saya, kesadaran Padmakumara di hati menyatu dengan cahaya Buddhata di hati saya, itulah sesosok Padmakumara; kemudian Padmakumara ini keluar dari ubuh-ubun kepala, menuju alam surga, meminjam sinar bintang dan menyatu dengan sinar bintang, lalu menjadi Padmakumara Tubuh Pengganti. Jadi, saya harus memulihkan kembali 50 Padmakumara Tubuh Pengganti, saya mengerahkan Padmakumara di hati saya untuk menyatu dengan bintang di langit, sehingga berubah menjadi "tubuh sinar bintang". Tubuh sinar bintang ini bisa terbang ke berbagai pelosok, melakukan segala misi penyelamatan dan penyeberangan insan, inilah tubuh sinar bintang saya, bukan Sadhana Tubuh Pengganti seperti yang dilakukan di luar, tidak sama. Di sini harus klarifikasi sebentar, apa itu Padmakumara Tubuh Pengganti, sama halnya dengan Padmakumara tubuh sinar bintang, bukan orang-orangan yang dijadikan tubuh pengganti yang dibawa Acarya Lianning, bukan yang semacam itu.
Sebenarnya, homa penyeberangan sudah berlalu, saya juga tidak pikirkan lagi, berlalu ya berlalu. Kalian mau menonton VCD rekaman saya yang telah berlalu, silahkan, saya tidak tonton. Saya yang sekarang juga akan berubah menjadi masa lalu, besok pagi saya bangun tidur, saya tidak akan memikirkan apa yang saya katakan kemarin, apapun tidak dipikirkan lagi, yang sudah berlalu ya berlalu. homa penyeberangan, sungguh mulia, sombong sekali, sepertinya di kolong langit ini tidak ada orang lagi, hanya saya yang bisa mendobrak pintu neraka. Jangan berkata demikian, jangan lupa diri dan sombong, jangan terlalu arogan, orang pintar di kolong langit ini banyak sekali, jadi, jangan terlalu sombong.
Kita telah mencerahi kebenaran tertinggi, seperti seluruh Buddha, mencapai Samyaksambodhi, itulah pencerahan sejati. Walaupun kita telah mencapai pencerahan sejati, namun, tetap ada yang tidak percaya. Seperti minggu lalu saya melakukan homa penyeberangan, kita siswa Zhenfo Zong tentu percaya! Yang Mahaguru katakan, kalian semua percaya, "beginian!" orang kalangan luar belum tentu percaya. Jadi, jangan terlalu menyombongkan diri, supaya umur bisa lebih panjang.
Lama Lianlian menyebutkan tentang banjir 88; ia juga mengatakan Hari Ayah sangat mulia, sebenarnya Hari Ayah tidak mulia, Hari Ibu barulah mulia. Semua orang merayakan Hari Ibu, jarang ada yang merayakan Hari Ayah. Ada sebuah cerita lucu, ada seorang ayah, ia mengira anggota keluarganya akan ingat Hari Ayah ini, lalu tibalah tanggal 8 Agustus, tidak ada seorang anggota keluarga pun yang ingat. Anaknya buka kulkas, menoleh dan bertanya padanya, "Ayah, hari ini tanggal berapa?" Ayahnya pikir, akhirnya anak saya ini ingat Hari Ayah, ayahnya dengan gembira berkata, "Hari ini tanggal 8 Agustus." Alhasil anak itu mengeluarkan susu dan berkata, "Aduh! Susu sudah lewat masa berlakunya." Ia tetap tidak ingat Hari Ayah!
Hari Ayah tahun ini hanya 2 orang yang memberikan saya kado, satu adalah Foqing. Foqing mewakili seluruh keluarga besar saya, keluarga besar saya menulis kartu ucapan yang ditaruh di dalam sebuah kotak kecil, selembar kertas tipis, sepertinya Lujun, Luhong juga menggambar 1 gambar, ditempel sesuatu seperti kodok, digambar sebuah gambar yang mengucapkan Selamat Hari Ayah!
Banjir 88 Taiwan, karena ini masalah kampung halaman, tentu Mahaguru dan Gurudhara, dan banyak umat se-Dharma dari Taiwan, semua sangat peduli dan sangat menyayangkan saudara-saudara di sana. Namun, jika bukan orang dari Taiwan, mereka bahkan tidak tahu nama-nama tempat di Taiwan, mereka tidak begitu merasakannya. Jika Anda berasal dari negara yang lebih jauh lagi, mereka sama sekali tidak merasakan banjir Taiwan. Seperti negara yang tidak ada hubungan dengan kita mengalami gempa dahsyat, jika Turki mengalami gempa dahsyat, menurut Anda, kita bangsa timur akan segera mengerahkan bala bantuan?
Anda pikir sejenak, saat Turki mengalami gempa dahsyat, korban tewas yang berjatuhan juga sangat memprihatinkan! Namun, apakah Anda menolong korban bencana, apakah Anda menyumbang dana? Semua orang mendengar gempa dahsyat di Turki, ada yang berkata, "Oh! Gempa dahsyat! Bukan urusan saya." Mengapa bukan urusan saya? Karena tidak ada jodoh tersebut. Saya tidak pernah ke Turki! Kita tahu Itali bentuknya seperti sepatu, seperti shoes, ia di dalam lautan di tengah daratan, tiba-tiba Anda ditanya, di mana Turki, bagaimana bentuk Turki, berapa luas tanahnya, berapa jumlah penduduknya, Anda pun tidak tahu! Sekarang Turki adalah negara yang dipimpin presiden, perdana menteri, atau raja, tahukah Anda? Jika Turki adalah negara yang dipimpin presiden, siapa nama presidennya, tahukah Anda? Siapa tahu, semua tidak tahu.
Inilah yang namanya "kita baru akan kalang-kabut jika masalah berhubungan dengan diri sendiri". Karena Taiwan terjadi banjir 88, ini berhubungan dengan kampung halaman kita, begitu berhubungan dengan diri sendiri, dalam hati Anda muncul semacam perasaan khusus. Jadi, umumnya menyeberangkan insan, lebih dulu menyeberangkan orang yang berjodoh, lebih dulu menyelamatkan lingkup keluarga sendiri; kemudian menyelamatkan tetangga, kemudian menyelamatkan seluruh desa dan kota; kemudian menyelamatkan warga seluruh negara; kemudian menyelamatkan orang yang ada sangkut pautnya, orang yang berjodoh. Namun, yang benar-benar harus kita tolong, seharusnya adalah "mahamaitri tanpa jodoh, mahakaruna universal" yang sering dibicarakan dalam Agama Buddha. Ada orang yang layak kita tolong, jangan membeda-bedakan. Jadi, kita kelak menolong dan menyeberangkan insan, asalkan berjodoh, kita pun tolong.
Seperti orang yang tewas dalam Perang Dunia I dan Perang Dunia II, seperti orang yang tewas oleh nukril, seperti banyak orang Yahudi yang dibunuh Adolf Hitler, Mahaguru sudah pernah seberangkan semua, ini baru dinamakan "mahamatri tanpa jodoh, mahakaruna universal", tidak hanya menolong orang kita sendiri. Jadi, Dharma tertinggi dalam Agama Buddha, asalkan insan, semua diseberangkan, termasuk alam neraka, alam pretta, alam hewan, semua adalah insan! Surga, semua adalah insan! Semua insan di 6 alam harus ditolong. Di dalam Vajracchedika-prajñāpāramitā-sūtra yang disabdakan Sang Buddha, Beliau menyebutkan tidak hanya manusia, melainkan insan 6 alam, semua harus ditolong. Vajracchedika-prajñāpāramitā-sūtra adalah kebijaksanaan tertinggi, kita semua harus memahami kebijaksanaan tertinggi dari kitab sutra ini.
Biasanya kebijaksanaan kecil kita, yang sangat sederhana bisa terlihat, seperti di sini ada yang menulis cerita lucu tentang kebijaksanaan kecil. Anda melihat di bandara ada suami istri sedang berpelukan dan berciuman, mesra sekali. Sekali kita lihat, orang itu mengantar kepergian sang istri, ia akan mengumbar kemesraan dengan istrinya. Di sampingnya ada seorang istri orang lain yang berkata, "Lihat, pasangan suami istri orang lain begitu mesra, begitu saling mencintai, kau tidak ada perasaan sedikit pun." Suaminya pun berkata, "Ia mengantarkan kepergian sang istri, kalau saya menyambut kedatangan sang istri." Ini adalah kebijaksanaan kecil, Anda harus lihat sebentar, jika Anda menjemput kepulangan istri, pasti terkesan asal-asalan; itu harus dibedakan, Anda pasti sangat dramatis, itu performa terakhir! Saat ia harus diantar pergi, itu performa terakhir. Ini harus bijaksana, menjemput istri dan mengantar istri itu beda.
Ada sebuah cerita lucu tentang kebijaksanaan yang disalahgunakan, di Rumah Sakit Jiwa, seorang penderita sakit jiwa berjalan terbalik, seperti Acarya Dehui, kepalanya datar, ia disuruh berdiri terbalik, ia segera akan berdiri terbalik. Mengapa penderita sakit jiwa ini mau berdiri terbalik, dokter pun berkata, "Anda jangan berdiri terbalik lagi, di antara sekian banyak orang, hanya Anda seorang yang berdiri terbalik." Penderita sakit jiwa itu pun berkata pada dokter, "Semua orang tahu kita di sini adalah Rumah Sakit Jiwa, semua orang adalah pasien sakit jiwa, supaya orang lain tidak melihat saya adalah penderita sakit jiwa, maka saya sering berdiri terbalik, saya beda dengan mereka. Saya bukan penderita sakit jiwa, jadi, saya berdiri terbalik." Karena semua orang berdiri, hanya ia sendiri berdiri terbalik, ia ingin mengatakan semua orang adalah penderita sakit jiwa, hanya ia seorang yang bukan, saya mau menunjukkan bahwa saya bukan, jadi saya berdiri terbalik.
Menurut Anda, apakah ini seperti orang bijak, kebijaksanaan ini telah disalahgunakan. Ada satu lagi, suster piket juga bisa salahgunakan, punya kebijaksanaan atau tidak dilihat dari sini. Ada seorang suster piket lari ke dalam kamar seorang pasien, melihat pasien sedang tidur lelap sambil mengorok, ia pun membangunkannya. Pasien ini bertanya, "Ada apa Anda memanggil saya?" Suster piket itu berkata, "Anda lupa minum obat tidur." (Hadirin tertawa) Ini kurang bijak, kurang bijaksana jika kebijaksanaan digunakan di sini. Karena ia insomnia, saat ia tengah tidur lelap, berarti tidak perlu minum obat tidur lagi, Anda masih membangunkannya untuk minum obat tidur, suster ini kurang bijak.
Ada seseorang menulis sebuah cerita lucu tentang gurita. Gurita itu punya tangan dan kaki, namun, Anda tidak dapat membedakan mana tangan, mana kaki, jadi, ia punya cara khusus. Ia mengatakan tangkap seekor gurita, lalu ketuk kepalanya, sebelah mana diangkat lalu meraba kepala, itulah tangan. Itu adalah kebijaksanaan, Anda tangkap gurita ke depan computer, anggota tubuhnya yang menekan keyboard pasti tangan, yang bertengger di atas kursi pasti kaki. Selain itu, ketika kurapnya sedang gatal, anggota tubuh yang menggaruk kurapnya pasti tangan, itu juga disebut kebijaksanaan.
Ini tentu tidak termasuk kebijaksanaan, yang punya kebijaksanaan justru seperti Mahaguru, terlalu sombong lagi, contohnya malaikat hitam itu berkata, "Anda loncat ke dalam tungku homa." Dalam hati ingin sekali loncat, karena mereka mengatakan loncat ke dalam tungku homa bisa menyelamatkan orang-orang itu. Namun, saya tahu, loncat ke tungku homa, pantat saya bisa terbakar, itu tidak boleh, saya ini bijaksana. Contoh lain, banyak orang mengatakan, di dalam desa-desa yang tertimbun, juga ada kelenteng, juga ada gereja, juga ada gereja Rosario Katolik, longsor telah menimbunnya. Seseorang bertanya, kalau begitu di mana dewa di dalam kelenteng? Di mana Yesus, Yehovah di dalam gereja? Di mana Tuhan di gereja Rosario, bagaimana dengan mereka?
Orang pintar pun tahu, kelenteng adalah puing-puing reruntuhan, gereja juga puing-puing reruntuhan, gereja Rosario juga puing-puing reruntuhan. Dewa, Yesus, Tuhan, Yehovah, kalian tidak melihat-Nya, siapa pernah melihat-Nya, tidak ada yang pernah melihat-Nya, kelenteng telah runtuh, gereja telah runtuh, gereja Rosario telah runtuh, Anda juga tetap tidak melihat-Nya, inilah kebijaksanaan. Jadi, tidak perlu bertanya ke mana dewa pergi? Ke mana gereja? Ke mana Yesus? Ke mana Tuhan di dalam gereja Rosario? Kalian tidak pernah melihat-Nya, jadi, juga tidak perlu bertanya ke mana Ia pergi. Mereka sama sekali tidak datang, juga sama sekali tidak pergi. Orang yang cerah tahu, sama sekali tidak datang, juga sama sekali tidak pergi, tidak datang maupun pergi, ini paling bijaksana.
Kita tentu harus menanggapi ceramah Lama Lianlian, korban banjir 88 harus ditolong, harus direhabilitasi, kita semua akan mengerahkan dana bagi yang memiliki dana, mengerahkan tenaga bagi yang memiliki tenaga. Seperti LLCS kita telah membagi nasi kotak di kawasan bencana, juga membagi uang. Berkali-kali, ketika gempa dahsyat 21 September, LLCS juga telah membangun rumah susun, mengapa tidak dimuat dalam berita, mengapa media tidak meliputnya, semua tidak meliput, mengapa media luar, media cetak, media elektronik, semua tidak meliput, mengapa? Sebab kita tidak membayar media, sederhana sekali, harus bijaksana. Kita melakukannya, hanya saja kita tidak membayar media, mengapa orang lain bisa muncul di media, karena mereka bijaksana.
Sederhana sekali, Anda menolong korban bencana, lantas Anda keluar sedikit biaya, kita minta tolong sebuah stasiun televisi bawa sebuah kamera ke sana, bawa sebuah mobil kamera ikut kita pergi, kemudian, layani mereka dengan makanan dan pakaian, kemudian, berikan ongkos transportasi pada mereka, berikan honor pada mereka, rundingkan baik-baik syarat-syaratnya, mereka pihak stasiun televisi mengutus sebuah mobil kamera ke sana, sorot-sorot-sorot, menyorot orang-orang ini sedang bekerja. Karena biasanya mereka menjalin hubungan dengan media, sorot sampai sini, mau menyorot LLCS Zhenfo Zong, ia pun berhenti, mengapa, karena ia tidak ada hubungan dengan kita, itulah alasannya.
Orang bijak dapat membedakan, pikirkan dengan kebijaksanaan Anda, mengapa media bisa menyorot yayasan-yayasan amal tersebut, atau gunung-gunung tersebut, semua muncul? Siapa suruh media kita terlalu lemah, media Zhenfo Zong kita terlalu lemah. Bukankah saya ajarkan kalian juga harus lakukan, maksud saya, inilah kebijaksanaan, harus tahu membedakan. Kita melakukannya, hanya saja kita tidak meminta media menyorotnya, inilah alasannya. Tapi, saya tengah mengajarkan kalian semua Buddhadharma kebenaran tertinggi, yakni Buddhadharma tingkat tinggi. Vajracchedika-prajñāpāramitā-sūtra mengatakan, asalkan ada orang dapat menjelaskan Vajracchedika-prajñāpāramitā-sūtra ini, berkah dan kebajikannya mengungguli kebajikan berdana 7 jenis mustika.
Kebajikan apapun harus kita lakukan, berdana biasa kita harus lakukan, namun berdana Dharma lebih tinggi dibandingkan semua berdana biasa. Berdana terbagi beberapa jenis, berdana Dharma di urutan pertama, berdana Buddhadharma di urutan pertama, berdana materi di urutan kedua, satu jenis lagi adalah berdana abhaya, Anda mengorbankan diri Anda untuk berdana, berdana tanpa gentar, juga sangat tinggi, jadi, berdana materi berada di urutan ketiga. Urutan pertama adalah berdana Dharma, di antara segala dana, Dharma adalah nomor satu, ini sangat penting. Jadi, hari ini kita membahas kebenaran tertinggi, Anda dapat memahami Sutra kebenaran tertinggi ini, ini benar-benar luar biasa. Semoga kita semua selama belajar Buddhadharma, dapat memahami hati dan menyaksikan Buddhata, dapat menentukan sendiri hidup dan mati, dan dapat bebas dari kerisauan. Om Mani Padme Hum.
Sembah sujud pada Bhiksu Liaoming, Guru Sakya Zhengkong, Gyalwa Karmapa XVI, Guru Thubten Dhargye! Sembah sujud pada Triratna Mandala! Sembah sujud pada yidam utama kebaktian Jambhala! Pemimpin kebaktian Acarya Lianhe, Gurudhara, Para Acarya, Dharmacarya, Lama, Pandita Dharmaduta, Pandita Lokapalasraya, para umat se-Dharma, juga umat se-Dharma di internet, salam sejahtera semuanya!
Hari ini kita masih menerangkan SUTRA ALTAR PATRIAK VI, Patriak VI berkata, "Di dalam Sutra jelas-jelas memuji, tidak dapat diungkapkan secara utuh. Dharma ini paling tinggi, disabdakan untuk orang berkebijaksanaan tinggi dan orang berbakat besar; orang berbakat kecil dan berkebijaksanaan rendah mendengarnya akan timbul keragu-raguan dalam hatinya." Maksudnya, di dalam Vajracchedika-prajñāpāramitā-sūtra terdapat banyak pujian untuk Sutra ini, Dharma ini adalah Dharma tertinggi, Dharma yang disabdakan untuk orang berkebijaksanaan tinggi, Dharma yang disabdakan untuk orang berbakat besar. Orang yang berbakat kecil atau berkebijaksanaan rendah begitu mendengar Sutra ini, ia tidak akan percaya Sutra ini.
Maka saya katakan, Dharma tertinggi dari Sang Buddha dinamakan Agra-dharma (Dharma kebenaran tertinggi). Mengapa Agra-dharma tidak boleh diungkapkan secara langsung? Sebab, setelah diungkapkan mungkin bisa melunturkan keyakinan orang yang berbakat kecil dan berkebijaksanaan rendah. Sehingga, ketika Buddha Sakyamuni tengah bersabda tentang Sutra, bersabda tentang Vajracchedika-prajñāpāramitā-sūtra, sabda Beliau menunjukkan kebenaran tertinggi, namun tidak secara langsung mengungkapkan kebenaran tertinggi. Sebab jika diungkapkan terlalu jelas, terlalu langsung, banyak orang berbakat kecil dan berkebijaksanaan rendah yang mendengarnya tidak akan percaya.
Sutra kebenaran tertinggi yang disabdakan Sang Buddha, antara lain Vajracchedika-prajñāpāramitā-sūtra, Mahā-prajñā-pāramitā-sūtra, Lankâvatāra-sūtra, semua tergolong Sutra kebenaran tertinggi, Sutra kebenaran tertinggi cukup banyak, Sutra Pencerahan Sempurna juga.
Vajracchedika-prajñāpāramitā-sūtra yang ada di dalam Mahā-prajñā-pāramitā-sūtra ini, menurut pujian dari Sang Buddha, pencerahan sejati dari segala Para Buddha, yang dinamakan Samyaksambodhi, semua muncul dari Sutra ini, boleh dikatakan, Sutra yang satu ini mengandung pencerahan sejati dari seluruh Buddha. Titik beratnya adalah, jika menjelaskan Vajracchedikā-prājñāpāramitā-sūtra ini pada orang lain, berkah dan kebajikannya mengungguli kebajikan berdana 7 jenis mustika, dengan kata lain mengungguli semua kebajikan yang ada.
Kebenaran tertinggi adalah memahami hati dan menyaksikan Buddhata, Vajracchedika-prajñāpāramitā-sūtra adalah Sutra memahami hati dan menyaksikan Buddhata. Namun, orang biasa membaca Sutra ini, belum tentu dapat mendalami Sutrapitaka, memahami kebenaran tertinggi-Nya. Jadi, orang yang belum mencapai pencerahan (memahami hati dan menyaksikan Buddha), tidak dapat menjelaskan Sutra ini. Tentunya harus orang yang telah cerah baru bisa menjelaskan Sutra kebenaran tertinggi, ini yang mau saya jelaskan, yang namanya Sutra tingkat tinggi, mahatinggi, kebijaksanaan tertinggi, Sang Buddha sangat memuji Sutra yang satu ini, Buddha Sakyamuni terus memuji Sutra yang satu ini. Sepulang nanti, kalian boleh memanjatkan Vajracchedika-prajñāpāramitā-sūtra. Saya lihat banyak orang memanjatkan Sutra ini. Dapat memahami hati dan menyaksikan Buddhata dengan memanjatkan Sutra ini, itu justru luar biasa, sebab Sutra ini adalah Sutra yang digunakan Patriak V Zen untuk mengukuhkan Patriak VI Huineng, mengukuhkan-Nya sebagai seorang yang telah memahami hati dan menyaksikan Buddhata.
Mengenai yang dikatakan Acarya Lianhe tentang homa penyeberangan saya minggu lalu. Saya merasa penyeberangan saya ini tidak ada apa-apanya. Kita jangan terlalu sombong. Penjelasannya terkesan seperti Mahaguru sangat sombong, ini tidak baik. Mengenai malaikat hitam menyuruh Mahaguru loncat ke dalam api, tapi, Mahaguru bijaksana. (Hadirin tertawa) Kalau saya loncat, saya bisa mati terbakar, saya tidak akan bertindak sembarangan. Yaochi Jinmu pernah mengatakan, "Jika Anda ingin mangkat, ingin meninggalkan Dunia Saha ini, baiklah! Umur 66 tahun, saya boleh berpulang." Beliau mengatakan umur 66 tahun boleh berpulang, namun artinya tentu mengatakan, umur 66 tahun juga boleh tidak perlu berpulang. (Hadirin tepuk tangan meriah) Tapi, berpulang atau tidak, datang atau tidak, itu lain lagi, kita boleh tentukan sendiri.
Seperti yang dikatakan malaikat hitam, Beliau berkata, "Anda boleh loncat ke dalam tungku homa!" Namun, saya boleh tidak perlu loncat! Benar tidak! Yaochi Jinmu berkata, "Setelah Anda berumur 66 tahun", Beliau tidak mengatakan umur 66 tahun! Beliau mengatakan, "Setelah umur 66 tahun, Anda boleh memilih sendiri!" Jika Anda ingin berpulang pada usia 66 tahun, berpulanglah! Benar tidak! Tidak ingin berpulang, Anda juga boleh tentukan sendiri! Saya boleh tidak perlu loncat ke dalam tungku homa, saya juga boleh tidak perlu berpulang pada usia 66 tahun. Yaochi Jinmu berkata, setelah umur 66 tahun, Anda sudah boleh berpulang, Anda bebas memilih! Jika Anda pusing dengan Dunia Saha ini, atau merasa tidak ada artinya terus tinggal, Anda boleh berpulang!
Sebenarnya di dalam kebenaran tertinggi, tidak berpulang, juga tidak datang, ini barulah namanya Tathagata (Rulai)! Apa yang dimaksud Tathagata (Rulai)? Seperti dating, juga seperti pergi. Anda harus mengerti arti kata Tathagata, "Ru" artinya seperti, seperti "datang", seperti "pergi" adalah Tathagata. Seperti pergi, namun tidak pergi. Jadi, kita yang mengerti kebenaran tertinggi, mengerti apa itu Tathagata, arti Tathagata adalah seperti datang, sebenarnya tidak datang, juga tidak pergi. Inilah yang harus kalian hayati, renungkan, pahami apa itu kebenaran tertinggi.
Seperti yang dikatakan Acarya Lianhe, saya mengalami kerugian 50 Padmakumara Tubuh Pengganti. Begitu Acarya Lianning mendengar 50 Padmakumara Tubuh Pengganti saya telah mati, ia pun memberikan saya beberapa rupang tubuh pengganti. Ia mengira maksud saya adalah tubuh pengganti saya dalam ritual, sebenarnya bukan. Tubuh pengganti itu begini, ketika nadi tengah saya tembus, saya visualisasi sesosok Padmakumara di hati saya, kesadaran Padmakumara di hati menyatu dengan cahaya Buddhata di hati saya, itulah sesosok Padmakumara; kemudian Padmakumara ini keluar dari ubuh-ubun kepala, menuju alam surga, meminjam sinar bintang dan menyatu dengan sinar bintang, lalu menjadi Padmakumara Tubuh Pengganti. Jadi, saya harus memulihkan kembali 50 Padmakumara Tubuh Pengganti, saya mengerahkan Padmakumara di hati saya untuk menyatu dengan bintang di langit, sehingga berubah menjadi "tubuh sinar bintang". Tubuh sinar bintang ini bisa terbang ke berbagai pelosok, melakukan segala misi penyelamatan dan penyeberangan insan, inilah tubuh sinar bintang saya, bukan Sadhana Tubuh Pengganti seperti yang dilakukan di luar, tidak sama. Di sini harus klarifikasi sebentar, apa itu Padmakumara Tubuh Pengganti, sama halnya dengan Padmakumara tubuh sinar bintang, bukan orang-orangan yang dijadikan tubuh pengganti yang dibawa Acarya Lianning, bukan yang semacam itu.
Sebenarnya, homa penyeberangan sudah berlalu, saya juga tidak pikirkan lagi, berlalu ya berlalu. Kalian mau menonton VCD rekaman saya yang telah berlalu, silahkan, saya tidak tonton. Saya yang sekarang juga akan berubah menjadi masa lalu, besok pagi saya bangun tidur, saya tidak akan memikirkan apa yang saya katakan kemarin, apapun tidak dipikirkan lagi, yang sudah berlalu ya berlalu. homa penyeberangan, sungguh mulia, sombong sekali, sepertinya di kolong langit ini tidak ada orang lagi, hanya saya yang bisa mendobrak pintu neraka. Jangan berkata demikian, jangan lupa diri dan sombong, jangan terlalu arogan, orang pintar di kolong langit ini banyak sekali, jadi, jangan terlalu sombong.
Kita telah mencerahi kebenaran tertinggi, seperti seluruh Buddha, mencapai Samyaksambodhi, itulah pencerahan sejati. Walaupun kita telah mencapai pencerahan sejati, namun, tetap ada yang tidak percaya. Seperti minggu lalu saya melakukan homa penyeberangan, kita siswa Zhenfo Zong tentu percaya! Yang Mahaguru katakan, kalian semua percaya, "beginian!" orang kalangan luar belum tentu percaya. Jadi, jangan terlalu menyombongkan diri, supaya umur bisa lebih panjang.
Lama Lianlian menyebutkan tentang banjir 88; ia juga mengatakan Hari Ayah sangat mulia, sebenarnya Hari Ayah tidak mulia, Hari Ibu barulah mulia. Semua orang merayakan Hari Ibu, jarang ada yang merayakan Hari Ayah. Ada sebuah cerita lucu, ada seorang ayah, ia mengira anggota keluarganya akan ingat Hari Ayah ini, lalu tibalah tanggal 8 Agustus, tidak ada seorang anggota keluarga pun yang ingat. Anaknya buka kulkas, menoleh dan bertanya padanya, "Ayah, hari ini tanggal berapa?" Ayahnya pikir, akhirnya anak saya ini ingat Hari Ayah, ayahnya dengan gembira berkata, "Hari ini tanggal 8 Agustus." Alhasil anak itu mengeluarkan susu dan berkata, "Aduh! Susu sudah lewat masa berlakunya." Ia tetap tidak ingat Hari Ayah!
Hari Ayah tahun ini hanya 2 orang yang memberikan saya kado, satu adalah Foqing. Foqing mewakili seluruh keluarga besar saya, keluarga besar saya menulis kartu ucapan yang ditaruh di dalam sebuah kotak kecil, selembar kertas tipis, sepertinya Lujun, Luhong juga menggambar 1 gambar, ditempel sesuatu seperti kodok, digambar sebuah gambar yang mengucapkan Selamat Hari Ayah!
Banjir 88 Taiwan, karena ini masalah kampung halaman, tentu Mahaguru dan Gurudhara, dan banyak umat se-Dharma dari Taiwan, semua sangat peduli dan sangat menyayangkan saudara-saudara di sana. Namun, jika bukan orang dari Taiwan, mereka bahkan tidak tahu nama-nama tempat di Taiwan, mereka tidak begitu merasakannya. Jika Anda berasal dari negara yang lebih jauh lagi, mereka sama sekali tidak merasakan banjir Taiwan. Seperti negara yang tidak ada hubungan dengan kita mengalami gempa dahsyat, jika Turki mengalami gempa dahsyat, menurut Anda, kita bangsa timur akan segera mengerahkan bala bantuan?
Anda pikir sejenak, saat Turki mengalami gempa dahsyat, korban tewas yang berjatuhan juga sangat memprihatinkan! Namun, apakah Anda menolong korban bencana, apakah Anda menyumbang dana? Semua orang mendengar gempa dahsyat di Turki, ada yang berkata, "Oh! Gempa dahsyat! Bukan urusan saya." Mengapa bukan urusan saya? Karena tidak ada jodoh tersebut. Saya tidak pernah ke Turki! Kita tahu Itali bentuknya seperti sepatu, seperti shoes, ia di dalam lautan di tengah daratan, tiba-tiba Anda ditanya, di mana Turki, bagaimana bentuk Turki, berapa luas tanahnya, berapa jumlah penduduknya, Anda pun tidak tahu! Sekarang Turki adalah negara yang dipimpin presiden, perdana menteri, atau raja, tahukah Anda? Jika Turki adalah negara yang dipimpin presiden, siapa nama presidennya, tahukah Anda? Siapa tahu, semua tidak tahu.
Inilah yang namanya "kita baru akan kalang-kabut jika masalah berhubungan dengan diri sendiri". Karena Taiwan terjadi banjir 88, ini berhubungan dengan kampung halaman kita, begitu berhubungan dengan diri sendiri, dalam hati Anda muncul semacam perasaan khusus. Jadi, umumnya menyeberangkan insan, lebih dulu menyeberangkan orang yang berjodoh, lebih dulu menyelamatkan lingkup keluarga sendiri; kemudian menyelamatkan tetangga, kemudian menyelamatkan seluruh desa dan kota; kemudian menyelamatkan warga seluruh negara; kemudian menyelamatkan orang yang ada sangkut pautnya, orang yang berjodoh. Namun, yang benar-benar harus kita tolong, seharusnya adalah "mahamaitri tanpa jodoh, mahakaruna universal" yang sering dibicarakan dalam Agama Buddha. Ada orang yang layak kita tolong, jangan membeda-bedakan. Jadi, kita kelak menolong dan menyeberangkan insan, asalkan berjodoh, kita pun tolong.
Seperti orang yang tewas dalam Perang Dunia I dan Perang Dunia II, seperti orang yang tewas oleh nukril, seperti banyak orang Yahudi yang dibunuh Adolf Hitler, Mahaguru sudah pernah seberangkan semua, ini baru dinamakan "mahamatri tanpa jodoh, mahakaruna universal", tidak hanya menolong orang kita sendiri. Jadi, Dharma tertinggi dalam Agama Buddha, asalkan insan, semua diseberangkan, termasuk alam neraka, alam pretta, alam hewan, semua adalah insan! Surga, semua adalah insan! Semua insan di 6 alam harus ditolong. Di dalam Vajracchedika-prajñāpāramitā-sūtra yang disabdakan Sang Buddha, Beliau menyebutkan tidak hanya manusia, melainkan insan 6 alam, semua harus ditolong. Vajracchedika-prajñāpāramitā-sūtra adalah kebijaksanaan tertinggi, kita semua harus memahami kebijaksanaan tertinggi dari kitab sutra ini.
Biasanya kebijaksanaan kecil kita, yang sangat sederhana bisa terlihat, seperti di sini ada yang menulis cerita lucu tentang kebijaksanaan kecil. Anda melihat di bandara ada suami istri sedang berpelukan dan berciuman, mesra sekali. Sekali kita lihat, orang itu mengantar kepergian sang istri, ia akan mengumbar kemesraan dengan istrinya. Di sampingnya ada seorang istri orang lain yang berkata, "Lihat, pasangan suami istri orang lain begitu mesra, begitu saling mencintai, kau tidak ada perasaan sedikit pun." Suaminya pun berkata, "Ia mengantarkan kepergian sang istri, kalau saya menyambut kedatangan sang istri." Ini adalah kebijaksanaan kecil, Anda harus lihat sebentar, jika Anda menjemput kepulangan istri, pasti terkesan asal-asalan; itu harus dibedakan, Anda pasti sangat dramatis, itu performa terakhir! Saat ia harus diantar pergi, itu performa terakhir. Ini harus bijaksana, menjemput istri dan mengantar istri itu beda.
Ada sebuah cerita lucu tentang kebijaksanaan yang disalahgunakan, di Rumah Sakit Jiwa, seorang penderita sakit jiwa berjalan terbalik, seperti Acarya Dehui, kepalanya datar, ia disuruh berdiri terbalik, ia segera akan berdiri terbalik. Mengapa penderita sakit jiwa ini mau berdiri terbalik, dokter pun berkata, "Anda jangan berdiri terbalik lagi, di antara sekian banyak orang, hanya Anda seorang yang berdiri terbalik." Penderita sakit jiwa itu pun berkata pada dokter, "Semua orang tahu kita di sini adalah Rumah Sakit Jiwa, semua orang adalah pasien sakit jiwa, supaya orang lain tidak melihat saya adalah penderita sakit jiwa, maka saya sering berdiri terbalik, saya beda dengan mereka. Saya bukan penderita sakit jiwa, jadi, saya berdiri terbalik." Karena semua orang berdiri, hanya ia sendiri berdiri terbalik, ia ingin mengatakan semua orang adalah penderita sakit jiwa, hanya ia seorang yang bukan, saya mau menunjukkan bahwa saya bukan, jadi saya berdiri terbalik.
Menurut Anda, apakah ini seperti orang bijak, kebijaksanaan ini telah disalahgunakan. Ada satu lagi, suster piket juga bisa salahgunakan, punya kebijaksanaan atau tidak dilihat dari sini. Ada seorang suster piket lari ke dalam kamar seorang pasien, melihat pasien sedang tidur lelap sambil mengorok, ia pun membangunkannya. Pasien ini bertanya, "Ada apa Anda memanggil saya?" Suster piket itu berkata, "Anda lupa minum obat tidur." (Hadirin tertawa) Ini kurang bijak, kurang bijaksana jika kebijaksanaan digunakan di sini. Karena ia insomnia, saat ia tengah tidur lelap, berarti tidak perlu minum obat tidur lagi, Anda masih membangunkannya untuk minum obat tidur, suster ini kurang bijak.
Ada seseorang menulis sebuah cerita lucu tentang gurita. Gurita itu punya tangan dan kaki, namun, Anda tidak dapat membedakan mana tangan, mana kaki, jadi, ia punya cara khusus. Ia mengatakan tangkap seekor gurita, lalu ketuk kepalanya, sebelah mana diangkat lalu meraba kepala, itulah tangan. Itu adalah kebijaksanaan, Anda tangkap gurita ke depan computer, anggota tubuhnya yang menekan keyboard pasti tangan, yang bertengger di atas kursi pasti kaki. Selain itu, ketika kurapnya sedang gatal, anggota tubuh yang menggaruk kurapnya pasti tangan, itu juga disebut kebijaksanaan.
Ini tentu tidak termasuk kebijaksanaan, yang punya kebijaksanaan justru seperti Mahaguru, terlalu sombong lagi, contohnya malaikat hitam itu berkata, "Anda loncat ke dalam tungku homa." Dalam hati ingin sekali loncat, karena mereka mengatakan loncat ke dalam tungku homa bisa menyelamatkan orang-orang itu. Namun, saya tahu, loncat ke tungku homa, pantat saya bisa terbakar, itu tidak boleh, saya ini bijaksana. Contoh lain, banyak orang mengatakan, di dalam desa-desa yang tertimbun, juga ada kelenteng, juga ada gereja, juga ada gereja Rosario Katolik, longsor telah menimbunnya. Seseorang bertanya, kalau begitu di mana dewa di dalam kelenteng? Di mana Yesus, Yehovah di dalam gereja? Di mana Tuhan di gereja Rosario, bagaimana dengan mereka?
Orang pintar pun tahu, kelenteng adalah puing-puing reruntuhan, gereja juga puing-puing reruntuhan, gereja Rosario juga puing-puing reruntuhan. Dewa, Yesus, Tuhan, Yehovah, kalian tidak melihat-Nya, siapa pernah melihat-Nya, tidak ada yang pernah melihat-Nya, kelenteng telah runtuh, gereja telah runtuh, gereja Rosario telah runtuh, Anda juga tetap tidak melihat-Nya, inilah kebijaksanaan. Jadi, tidak perlu bertanya ke mana dewa pergi? Ke mana gereja? Ke mana Yesus? Ke mana Tuhan di dalam gereja Rosario? Kalian tidak pernah melihat-Nya, jadi, juga tidak perlu bertanya ke mana Ia pergi. Mereka sama sekali tidak datang, juga sama sekali tidak pergi. Orang yang cerah tahu, sama sekali tidak datang, juga sama sekali tidak pergi, tidak datang maupun pergi, ini paling bijaksana.
Kita tentu harus menanggapi ceramah Lama Lianlian, korban banjir 88 harus ditolong, harus direhabilitasi, kita semua akan mengerahkan dana bagi yang memiliki dana, mengerahkan tenaga bagi yang memiliki tenaga. Seperti LLCS kita telah membagi nasi kotak di kawasan bencana, juga membagi uang. Berkali-kali, ketika gempa dahsyat 21 September, LLCS juga telah membangun rumah susun, mengapa tidak dimuat dalam berita, mengapa media tidak meliputnya, semua tidak meliput, mengapa media luar, media cetak, media elektronik, semua tidak meliput, mengapa? Sebab kita tidak membayar media, sederhana sekali, harus bijaksana. Kita melakukannya, hanya saja kita tidak membayar media, mengapa orang lain bisa muncul di media, karena mereka bijaksana.
Sederhana sekali, Anda menolong korban bencana, lantas Anda keluar sedikit biaya, kita minta tolong sebuah stasiun televisi bawa sebuah kamera ke sana, bawa sebuah mobil kamera ikut kita pergi, kemudian, layani mereka dengan makanan dan pakaian, kemudian, berikan ongkos transportasi pada mereka, berikan honor pada mereka, rundingkan baik-baik syarat-syaratnya, mereka pihak stasiun televisi mengutus sebuah mobil kamera ke sana, sorot-sorot-sorot, menyorot orang-orang ini sedang bekerja. Karena biasanya mereka menjalin hubungan dengan media, sorot sampai sini, mau menyorot LLCS Zhenfo Zong, ia pun berhenti, mengapa, karena ia tidak ada hubungan dengan kita, itulah alasannya.
Orang bijak dapat membedakan, pikirkan dengan kebijaksanaan Anda, mengapa media bisa menyorot yayasan-yayasan amal tersebut, atau gunung-gunung tersebut, semua muncul? Siapa suruh media kita terlalu lemah, media Zhenfo Zong kita terlalu lemah. Bukankah saya ajarkan kalian juga harus lakukan, maksud saya, inilah kebijaksanaan, harus tahu membedakan. Kita melakukannya, hanya saja kita tidak meminta media menyorotnya, inilah alasannya. Tapi, saya tengah mengajarkan kalian semua Buddhadharma kebenaran tertinggi, yakni Buddhadharma tingkat tinggi. Vajracchedika-prajñāpāramitā-sūtra mengatakan, asalkan ada orang dapat menjelaskan Vajracchedika-prajñāpāramitā-sūtra ini, berkah dan kebajikannya mengungguli kebajikan berdana 7 jenis mustika.
Kebajikan apapun harus kita lakukan, berdana biasa kita harus lakukan, namun berdana Dharma lebih tinggi dibandingkan semua berdana biasa. Berdana terbagi beberapa jenis, berdana Dharma di urutan pertama, berdana Buddhadharma di urutan pertama, berdana materi di urutan kedua, satu jenis lagi adalah berdana abhaya, Anda mengorbankan diri Anda untuk berdana, berdana tanpa gentar, juga sangat tinggi, jadi, berdana materi berada di urutan ketiga. Urutan pertama adalah berdana Dharma, di antara segala dana, Dharma adalah nomor satu, ini sangat penting. Jadi, hari ini kita membahas kebenaran tertinggi, Anda dapat memahami Sutra kebenaran tertinggi ini, ini benar-benar luar biasa. Semoga kita semua selama belajar Buddhadharma, dapat memahami hati dan menyaksikan Buddhata, dapat menentukan sendiri hidup dan mati, dan dapat bebas dari kerisauan. Om Mani Padme Hum.
Kedahsyatan yang Tak Terhingga dari Sitatapatra Bhagawati Pembalik dan Penangkis
(Ceramah Dharmaraja Buddha Lian Sheng di Rainbow Villa Usai Homa Sitatapatra Bhagawati Tanggal 3 Februari 2008)
Sembah sujud pada Y.M. Liao Ming, Guru Sakya Zheng Kong, Gyalwa Karmapa XVI, Guru Thubten Dhargye. Sembah sujud pada adinata homa Sitatapatra Bhagawati Pembalik dan Penangkis, sembah sujud pada Triratna Mandala. Gurudhara, para acarya, dharmacarya, lama, para umat se-Dharma, selamat siang semuanya.
SITATAPATRA BHAGAWATI PEMBALIK DAN PENANGKIS TERLAHIR DARI LUBANG UBUN-UBUN SANG BUDDHA
Homa Sitatapatra Bhagawati pembalik dan penangkis yang diadakan hari ini memiliki makna yang sangat istimewa. Sitatapatra Bhagawati pembalik dan penangkis, kekuatan Dharma-Nya sangat tinggi, malah kedahsyatan-Nya tidak terhingga, oleh karena itu, Ia adalah Dharmapala, Dharmapalawati seluruh Buddha dan Bodhisattva. Di dalam kitab Sutra Sitatapatra Bhagawati Pembalik dan Penangkis tercatat, karena perlindungan-Nya, lahirlah banyak Buddha.
Kelahiran Sitatapatra Bhagawati juga ada nidananya, tercatat di dalam Kitab Sutra-Nya, dulu setelah Sakyamuni Buddha menetap satu kurun waktu di dunia manusia, Ia merasa dunia sangat rumit, ada konflik politik, ada konflik antar manusia, ada konflik antar aliran agama, ada konflik antar umat se-Dharma, juga ada guru konflik dengan siswa, siswa konflik dengan guru, berbagai macam konflik, Ia muak sekali melihatnya, Ia ingin pergi vacation, Ia ingin istirahat, lebih baik ke mana? Sang Buddha berpikir di dunia manusia tidak ditemukan tempat vacation yang baik, waktu itu Sang Buddha di Hindustan, yakni India, selain Sungai Gangga, juga ada gunung salju. Gunung salju sama sekali tidak ada saljunya, karena nama gunung itu sendiri adalah gunung salju, di sana juga tidak menyenangkan, Ia juga sudah pernah ke gunung salju; sering minum air Sungai Gangga, tidak ada tempat lain yang bisa dikunjungi. Gunung dan sungai sudah tidak ada yang bisa dikunjungi. Begitu wangsit Sang Buddha bergerak, Ia pun teringat dengan surga. Yang pertama teringat oleh-Nya adalah Surga Trayastrimsa yang diceritakan dalam Agama Buddha, yakni tempat Kaisar Langit, Taoisme mengatakannya Yu Huang Da Di, juga penguasa surga tengah dari 33 surga.
Lantas, Sang Buddha pun menggunakan kaki dewa pergi vacation ke Surga Trayastrimsa. Di sana seharusnya sangat damai, hanya menikmati kebahagiaan, tidak ada penderitaan, namanya juga surga! Surga Trayastrimsa dari Alam Karmadhatu. Vacation tetntu saja tidak seperti vacation di Amerika Serikat di mana orang-orang pergi ke tepi laut untuk berjemur matahari, berenang, memancing ikan, membaca buku di bawah payung matahari, ada yang membebaskan diri ke Nude Mile. Sang Buddha bukan, Ia pergi ke Surga Trayastrimsa, mengundang Penguasa Surga Trayastrimsa memberikan-Nya sebuah kamar, Ia bermeditasi dan tidur dengan baik di dalamnya, tidak peduli dengan hal-hal duniawi, apapun dilupakan.
Tepat saat Ia sedang vacation di Surga Trayastrimsa, Sang Buddha tengah tertidur, tiba-tiba terdengar teriakan pembunuhan di luar Istana Surga Trayastrimsa, sekawanan besar bala tentara menyerang Surga Trayastrimsa, Sang Buddha sangat terkejut. Tempat istana langit ini didominasi oleh sukha, tidak ada dukha, mana ada suara teriakan pembunuhan. Penguasa Surga Trayastrimsa pun buru-buru melapor pada Sang Buddha, memohon pertolongan Sang Buddha. Penguasa Surga Trayastrimsa berkata, Raja Asura memimpin seluruh bala tentara menyerang Surga Trayastrimsa.
Sang Buddha berpikir bahwa perang di dunia manusia sudah sangat hebat, di India, negara besar menelan negara kecil, negara kecil memikul upeti yang berat, rakyat hidup sengsara, Raja Vaidurya pun telah membinasakan Suku Sakya, di dunia manusia pun Sakyamuni Buddha tidak bisa pulang walau punya rumah sekali pun. Ia tak menyangka di surga juga ada perang, Raja Asura memimpin bala tentara menyerang Kota Trayastrimsa. Penguasa Surga Trayastrimsa memohon pertolongan Sang Buddha.
Sakyamuni Buddha berpikiran bahwa Ia bertamu di sini, lagipula orang lain telah melayani dengan sangat baik, sekarang orang lain sedang terjadi peperangan, kalau Ia kabur begitu saja, ini juga tidak benar, apalagi Penguasa Surga Trayastrimsa telah memohon pada-Nya. Saat ini, Sang Buddha pun menitiskan sesosok Sitatapatra Bhagawati pembalik dan penangkis dari lubang ubun-ubun kepala-Nya, juga bertangan dan bermata seribu, Ia bahkan memegang sebuah payung putih berukuran besar. Sitatapatra berubah menjadi sebuah tudung vajra yang berwarna putih, yang namanya vajra adalah tidak terhancurkan, sangat kokoh, tudung vajra yang sangat kuat, makin lama makin luas, menangkis seluruh istana Trayastrimsa.
Raja Asura memimpin bala tentara memanah tudung vajra, sekali panah, anak panah pun patah; memancung tudung vajra dengan golok, golok pun patah, sekeliling Istana Trayastrimsa pun ditangkis dengan tudung vajra dari Sitatapatra. Kalian boleh visualisasi payung ini menutupi seluruh penjuru, sehingga Istana Trayastrimsa pun tertutup, seluruh rakyat dan penguasa Surga Trayastrimsa pun berada di dalam lingkup payung pusaka, tidak ada satu benda pun yang bisa menghancurkan Sitatapatra. Raja Asura telah menghabiskan kekuatan 9 ekor lembu dan 2 ekor harimau (kekuatan yang maha besar) pun tidak dapat membuka tudung vajra, lebih baik mundur saja. Sehingga, Surga Trayastrimsa pun berhasil ditolong oleh Sang Buddha. Oleh karena itu, sebab kelahiran Sitatapatra Bhagawati adalah Bhagawati pembalik dan penangkis yang menjelma dari ubun-ubun kepala Sakyamuni Buddha.
Sang Buddha bertanya pada Penguasa Surga Trayastrimsa, "Apa yang telah Anda lakukan sehingga Raja Asura bisa murka?" Penyebabnya ada dua. Penguasa Surga Trayastrimsa menjelaskan dengan penuh malu, karena saya menginjak di dua perahu. Asura pria sangat jeleknya, tak disangka Asura wanita justru sangat cantik, Penguasa Trayastrimsa pun memperistri putri Raja Asura dan dijadikan permaisuri, yakni ratu. Namun, wajah yang cantik kalau sudah lama dipandang juga akan bosan. Oleh karena itu, belakangan Penguasa Surga Trayastrimsa pun menaksir dayang istana yang cantik jelita, juga memperistrinya. Permaisuri murka, pulang dan melapor pada Raja Asura, mengatakan bahwa Penguasa Surga Trayastrimsa mencampakkannya. Raja Asura sangat marah, saya menikahkan putri saya padamu untuk menjalin hubungan baik antar 2 kerajaan! Kini, Penguasa Surga Trayastrimsa menindas sang permaisuri, makanya, Raja Asura pun mengutus bala tentara untuk menyerang Istana Trayastrimsa.
KEKUATAN SITATAPATRA BHAGAWATI PEMBALIK DAN PENANGKIS SANGAT BESAR
Masih ada alasan kedua, suatu kali Raja Asura sedang merayakan ulangtahunnya di dasar laut, seluruh asura pun berkumpul, mereka datang memotong kue tar dari pisau kecil hingga pisau besar, satu orang satu potong, semua orang bersenang-senang di arena yang sangat luas di dasar laut. Tiba-tiba di angkasa lewat sekawanan orang, yakni Dewa Trayastrimsa membawa sekawanan jenderal istana sedang patroli memeriksa dunia, dari tengah angkasa melewati permukaan laut asura. Saat Raja Asura yang tengah berulangtahun melihat angkasa, mengapa Penguasa Surga Trayastrimsa membawa sekawanan bala tentara lewat di atas kepala saya, berarti tidak menghormati saya. Mengapa Ia boleh lewat di atas saya, bukan di bawah saya, ini sengaja menantang saya, saya tidak tahan. Justru karena kedua alasan ini, Raja Asura sangat murka, lantas membawa seluruh bala tentara menyerang Surga Trayastrimsa, membunuh hingga bala tentara Istana Trayastrimsa pun terpukul mundur, lalu bersembunyi di dalam Istana Trayastrimsa, pada akhirnya Sang Buddha pun dibangunkan. Untung Sang Buddha mengeluarkan Sitatapatra Bhagawati, akhirnya Surga Trayastrimsa pun selamat. Oleh karena itu, Sitatapatra Bhagawati sangat dahsyat. Anda lihat saja Raja Asura memiliki kekuatan Dharma yang sangat luar biasa, juga tidak dapat mengalahkan kekuatan Sitatapatra Bhagawati pembalik dan penangkis.
Apa yang dimaksud dengan pembalik dan penangkis? "Pembalik" artinya sebesar apapun kekuatan Dharma yang Anda miliki, saya balikkan pada Anda. Apa yang dimaksud dengan "penangkis"? Yakni, sebesar apapun kekuatan Dharma Anda, Ia pun ditangkis. Oleh karena itu, kebaikan Sitatapatra Bhagawati adalah Ia sendiri adalah adinata penakluk, juga termasuk dewa vajra, yakni dewa vajra orde ibu, yakni termasuk dewa vajra aspek kebijaksanaan, oleh karena itu, Ia sendiri juga tidak rusak, juga vajra, juga mahabala, juga kokoh. Jika Anda menekuni yidam yang satu ini, Anda tentu tidak takut guna-guna, Anda visualisasi Sitatapatra naik ke tengah angkasa, tudung vajra-Nya menutupi, seluruh ilmu sihir pun tidak dapat mengenai, semua bencana pun menyingkir, oleh karena itu, seluruh hal negatif pun dibalik dan ditangkis, makanya Ia termasuk adinata penaklukan, tidak hanya menaklukkan guna-guna, juga bisa menaklukkan semua setan jahat, semua Mara, bahkan Asura, semua karma buruk pun tidak akan muncul. Mengertikah Anda?
Kita orang yang belajar Agama Buddha, walaupun punya hati yang lapang, kita selalu memaafkan orang lain, keras terhadap diri sendiri, namun memaklumi orang lain. Kita pun selalu melakukan hal-hal positif. Namun, walau demikian pun, bisa terjadi hal-hal yang mengganggu di dunia ini di luar dugaan Anda, oleh karena itu, Sang Buddha pun pergi vacation di Istana Surga Trayastrimsa.
Kemarin malam, saya merasa di dalam tidur saya, tiba-tiba seseorang menggunakan dua buah gunung menindih saya, supaya saya menjadi daging cincang, untung kedua kaki saya menjelmakan dua kuntum teratai, menahan diri saya, lalu terbang ke puncak gunung. Begitu gunung menjepit, saya tepat berdiri di puncak gunung. Kemudian ada lagi orang yang menggunakan kekuatan Dharma, mengundang semua naga untuk mendatangkan air bah, lalu menghanyutkan gunung tempat saya berdiri, untung kedua kuntum teratai saya itu menahan diri saya, kabur lagi ke tengah angkasa, saya pun mengapung di atas permukaan laut, teratai saya naik setinggi ombak. Saya merasa sangat baik, banyak orang bertepuk tangan di bawah, wah! Bagus! Permainan kesaktian demikian sangat bagus! Kelak jika memperagakan permainan kesaktian demikian, pasti banyak orang bersarana. (Mahaguru tertawa)
Saya pikir suatu hari jika otak saya "xiudou", jika saya turun dari lantai dua ke lantai dasar dengan kaki ditopang oleh teratai, memperagakan permaianan kesaktian, saya mungkin pergi mengunjungi dokter ahli tulang. (Mahaguru tertawa) Itu di dalam mimpi! Ada fenomena demikian. Waktu itu, dalam hati saya berpikir, apa yang harus saya lakukan? Bahkan ada orang yang menjepit dengan gunung, ada orang yang menghanyutkan dengan air bah, untung kedua kuntum teratai putih menahan diri saya, terus naik ke atas. Saya juga ingin mengatakan bahwa saya sama dengan Sang Buddha, dunia manusia memang tidak nyaman ditinggali, saya seharusnya sesekali pergi vacation sejenak di surga saat tengah malam. Anda tahu orang bule suka sekali vacation, setelah bergelut dalam pekerjaan selama satu kurun waktu, lalu keluar bermain, mengendurkan suasana hati, tidak seperti kita orang China, ada workalkholic, satu orang menggeluti 2 macam pekerjaan pun masih belum puas, masih harus menggeluti 3 jenis pekerjaan, barangkali selama waktu luang dari tiga pekerjaan pun masih pergi mengerjakan kerja sampingan. Orang China mengutamakan mencari nafkah, orang bule mengutamakan vacation. Orang lain sedang menikmati hidup, kita sedang mati-matian mencari nafkah. Kalau Mahaguru justru sedang mati-matian membabarkan Dharma. Dipikir-pikir! Saat harus berwisata, seharusnya berwisata, ini baru benar. Saya sarankan pada para budiman, para arya, para ibu, kalau Anda sendiri telah lelah bekerja, pergilah vacation. Sewaktu vacation, perhatikan sejenak, mohon sejenak Sitatapatra Bhagawati Pembalik dan Penangkis, agar Anda berwisata, walaupun keluar atau pulang, segalanya aman sentosa dan sejahtera. Om Mani Padme Hum.
Sembah sujud pada Y.M. Liao Ming, Guru Sakya Zheng Kong, Gyalwa Karmapa XVI, Guru Thubten Dhargye. Sembah sujud pada adinata homa Sitatapatra Bhagawati Pembalik dan Penangkis, sembah sujud pada Triratna Mandala. Gurudhara, para acarya, dharmacarya, lama, para umat se-Dharma, selamat siang semuanya.
SITATAPATRA BHAGAWATI PEMBALIK DAN PENANGKIS TERLAHIR DARI LUBANG UBUN-UBUN SANG BUDDHA
Homa Sitatapatra Bhagawati pembalik dan penangkis yang diadakan hari ini memiliki makna yang sangat istimewa. Sitatapatra Bhagawati pembalik dan penangkis, kekuatan Dharma-Nya sangat tinggi, malah kedahsyatan-Nya tidak terhingga, oleh karena itu, Ia adalah Dharmapala, Dharmapalawati seluruh Buddha dan Bodhisattva. Di dalam kitab Sutra Sitatapatra Bhagawati Pembalik dan Penangkis tercatat, karena perlindungan-Nya, lahirlah banyak Buddha.
Kelahiran Sitatapatra Bhagawati juga ada nidananya, tercatat di dalam Kitab Sutra-Nya, dulu setelah Sakyamuni Buddha menetap satu kurun waktu di dunia manusia, Ia merasa dunia sangat rumit, ada konflik politik, ada konflik antar manusia, ada konflik antar aliran agama, ada konflik antar umat se-Dharma, juga ada guru konflik dengan siswa, siswa konflik dengan guru, berbagai macam konflik, Ia muak sekali melihatnya, Ia ingin pergi vacation, Ia ingin istirahat, lebih baik ke mana? Sang Buddha berpikir di dunia manusia tidak ditemukan tempat vacation yang baik, waktu itu Sang Buddha di Hindustan, yakni India, selain Sungai Gangga, juga ada gunung salju. Gunung salju sama sekali tidak ada saljunya, karena nama gunung itu sendiri adalah gunung salju, di sana juga tidak menyenangkan, Ia juga sudah pernah ke gunung salju; sering minum air Sungai Gangga, tidak ada tempat lain yang bisa dikunjungi. Gunung dan sungai sudah tidak ada yang bisa dikunjungi. Begitu wangsit Sang Buddha bergerak, Ia pun teringat dengan surga. Yang pertama teringat oleh-Nya adalah Surga Trayastrimsa yang diceritakan dalam Agama Buddha, yakni tempat Kaisar Langit, Taoisme mengatakannya Yu Huang Da Di, juga penguasa surga tengah dari 33 surga.
Lantas, Sang Buddha pun menggunakan kaki dewa pergi vacation ke Surga Trayastrimsa. Di sana seharusnya sangat damai, hanya menikmati kebahagiaan, tidak ada penderitaan, namanya juga surga! Surga Trayastrimsa dari Alam Karmadhatu. Vacation tetntu saja tidak seperti vacation di Amerika Serikat di mana orang-orang pergi ke tepi laut untuk berjemur matahari, berenang, memancing ikan, membaca buku di bawah payung matahari, ada yang membebaskan diri ke Nude Mile. Sang Buddha bukan, Ia pergi ke Surga Trayastrimsa, mengundang Penguasa Surga Trayastrimsa memberikan-Nya sebuah kamar, Ia bermeditasi dan tidur dengan baik di dalamnya, tidak peduli dengan hal-hal duniawi, apapun dilupakan.
Tepat saat Ia sedang vacation di Surga Trayastrimsa, Sang Buddha tengah tertidur, tiba-tiba terdengar teriakan pembunuhan di luar Istana Surga Trayastrimsa, sekawanan besar bala tentara menyerang Surga Trayastrimsa, Sang Buddha sangat terkejut. Tempat istana langit ini didominasi oleh sukha, tidak ada dukha, mana ada suara teriakan pembunuhan. Penguasa Surga Trayastrimsa pun buru-buru melapor pada Sang Buddha, memohon pertolongan Sang Buddha. Penguasa Surga Trayastrimsa berkata, Raja Asura memimpin seluruh bala tentara menyerang Surga Trayastrimsa.
Sang Buddha berpikir bahwa perang di dunia manusia sudah sangat hebat, di India, negara besar menelan negara kecil, negara kecil memikul upeti yang berat, rakyat hidup sengsara, Raja Vaidurya pun telah membinasakan Suku Sakya, di dunia manusia pun Sakyamuni Buddha tidak bisa pulang walau punya rumah sekali pun. Ia tak menyangka di surga juga ada perang, Raja Asura memimpin bala tentara menyerang Kota Trayastrimsa. Penguasa Surga Trayastrimsa memohon pertolongan Sang Buddha.
Sakyamuni Buddha berpikiran bahwa Ia bertamu di sini, lagipula orang lain telah melayani dengan sangat baik, sekarang orang lain sedang terjadi peperangan, kalau Ia kabur begitu saja, ini juga tidak benar, apalagi Penguasa Surga Trayastrimsa telah memohon pada-Nya. Saat ini, Sang Buddha pun menitiskan sesosok Sitatapatra Bhagawati pembalik dan penangkis dari lubang ubun-ubun kepala-Nya, juga bertangan dan bermata seribu, Ia bahkan memegang sebuah payung putih berukuran besar. Sitatapatra berubah menjadi sebuah tudung vajra yang berwarna putih, yang namanya vajra adalah tidak terhancurkan, sangat kokoh, tudung vajra yang sangat kuat, makin lama makin luas, menangkis seluruh istana Trayastrimsa.
Raja Asura memimpin bala tentara memanah tudung vajra, sekali panah, anak panah pun patah; memancung tudung vajra dengan golok, golok pun patah, sekeliling Istana Trayastrimsa pun ditangkis dengan tudung vajra dari Sitatapatra. Kalian boleh visualisasi payung ini menutupi seluruh penjuru, sehingga Istana Trayastrimsa pun tertutup, seluruh rakyat dan penguasa Surga Trayastrimsa pun berada di dalam lingkup payung pusaka, tidak ada satu benda pun yang bisa menghancurkan Sitatapatra. Raja Asura telah menghabiskan kekuatan 9 ekor lembu dan 2 ekor harimau (kekuatan yang maha besar) pun tidak dapat membuka tudung vajra, lebih baik mundur saja. Sehingga, Surga Trayastrimsa pun berhasil ditolong oleh Sang Buddha. Oleh karena itu, sebab kelahiran Sitatapatra Bhagawati adalah Bhagawati pembalik dan penangkis yang menjelma dari ubun-ubun kepala Sakyamuni Buddha.
Sang Buddha bertanya pada Penguasa Surga Trayastrimsa, "Apa yang telah Anda lakukan sehingga Raja Asura bisa murka?" Penyebabnya ada dua. Penguasa Surga Trayastrimsa menjelaskan dengan penuh malu, karena saya menginjak di dua perahu. Asura pria sangat jeleknya, tak disangka Asura wanita justru sangat cantik, Penguasa Trayastrimsa pun memperistri putri Raja Asura dan dijadikan permaisuri, yakni ratu. Namun, wajah yang cantik kalau sudah lama dipandang juga akan bosan. Oleh karena itu, belakangan Penguasa Surga Trayastrimsa pun menaksir dayang istana yang cantik jelita, juga memperistrinya. Permaisuri murka, pulang dan melapor pada Raja Asura, mengatakan bahwa Penguasa Surga Trayastrimsa mencampakkannya. Raja Asura sangat marah, saya menikahkan putri saya padamu untuk menjalin hubungan baik antar 2 kerajaan! Kini, Penguasa Surga Trayastrimsa menindas sang permaisuri, makanya, Raja Asura pun mengutus bala tentara untuk menyerang Istana Trayastrimsa.
KEKUATAN SITATAPATRA BHAGAWATI PEMBALIK DAN PENANGKIS SANGAT BESAR
Masih ada alasan kedua, suatu kali Raja Asura sedang merayakan ulangtahunnya di dasar laut, seluruh asura pun berkumpul, mereka datang memotong kue tar dari pisau kecil hingga pisau besar, satu orang satu potong, semua orang bersenang-senang di arena yang sangat luas di dasar laut. Tiba-tiba di angkasa lewat sekawanan orang, yakni Dewa Trayastrimsa membawa sekawanan jenderal istana sedang patroli memeriksa dunia, dari tengah angkasa melewati permukaan laut asura. Saat Raja Asura yang tengah berulangtahun melihat angkasa, mengapa Penguasa Surga Trayastrimsa membawa sekawanan bala tentara lewat di atas kepala saya, berarti tidak menghormati saya. Mengapa Ia boleh lewat di atas saya, bukan di bawah saya, ini sengaja menantang saya, saya tidak tahan. Justru karena kedua alasan ini, Raja Asura sangat murka, lantas membawa seluruh bala tentara menyerang Surga Trayastrimsa, membunuh hingga bala tentara Istana Trayastrimsa pun terpukul mundur, lalu bersembunyi di dalam Istana Trayastrimsa, pada akhirnya Sang Buddha pun dibangunkan. Untung Sang Buddha mengeluarkan Sitatapatra Bhagawati, akhirnya Surga Trayastrimsa pun selamat. Oleh karena itu, Sitatapatra Bhagawati sangat dahsyat. Anda lihat saja Raja Asura memiliki kekuatan Dharma yang sangat luar biasa, juga tidak dapat mengalahkan kekuatan Sitatapatra Bhagawati pembalik dan penangkis.
Apa yang dimaksud dengan pembalik dan penangkis? "Pembalik" artinya sebesar apapun kekuatan Dharma yang Anda miliki, saya balikkan pada Anda. Apa yang dimaksud dengan "penangkis"? Yakni, sebesar apapun kekuatan Dharma Anda, Ia pun ditangkis. Oleh karena itu, kebaikan Sitatapatra Bhagawati adalah Ia sendiri adalah adinata penakluk, juga termasuk dewa vajra, yakni dewa vajra orde ibu, yakni termasuk dewa vajra aspek kebijaksanaan, oleh karena itu, Ia sendiri juga tidak rusak, juga vajra, juga mahabala, juga kokoh. Jika Anda menekuni yidam yang satu ini, Anda tentu tidak takut guna-guna, Anda visualisasi Sitatapatra naik ke tengah angkasa, tudung vajra-Nya menutupi, seluruh ilmu sihir pun tidak dapat mengenai, semua bencana pun menyingkir, oleh karena itu, seluruh hal negatif pun dibalik dan ditangkis, makanya Ia termasuk adinata penaklukan, tidak hanya menaklukkan guna-guna, juga bisa menaklukkan semua setan jahat, semua Mara, bahkan Asura, semua karma buruk pun tidak akan muncul. Mengertikah Anda?
Kita orang yang belajar Agama Buddha, walaupun punya hati yang lapang, kita selalu memaafkan orang lain, keras terhadap diri sendiri, namun memaklumi orang lain. Kita pun selalu melakukan hal-hal positif. Namun, walau demikian pun, bisa terjadi hal-hal yang mengganggu di dunia ini di luar dugaan Anda, oleh karena itu, Sang Buddha pun pergi vacation di Istana Surga Trayastrimsa.
Kemarin malam, saya merasa di dalam tidur saya, tiba-tiba seseorang menggunakan dua buah gunung menindih saya, supaya saya menjadi daging cincang, untung kedua kaki saya menjelmakan dua kuntum teratai, menahan diri saya, lalu terbang ke puncak gunung. Begitu gunung menjepit, saya tepat berdiri di puncak gunung. Kemudian ada lagi orang yang menggunakan kekuatan Dharma, mengundang semua naga untuk mendatangkan air bah, lalu menghanyutkan gunung tempat saya berdiri, untung kedua kuntum teratai saya itu menahan diri saya, kabur lagi ke tengah angkasa, saya pun mengapung di atas permukaan laut, teratai saya naik setinggi ombak. Saya merasa sangat baik, banyak orang bertepuk tangan di bawah, wah! Bagus! Permainan kesaktian demikian sangat bagus! Kelak jika memperagakan permainan kesaktian demikian, pasti banyak orang bersarana. (Mahaguru tertawa)
Saya pikir suatu hari jika otak saya "xiudou", jika saya turun dari lantai dua ke lantai dasar dengan kaki ditopang oleh teratai, memperagakan permaianan kesaktian, saya mungkin pergi mengunjungi dokter ahli tulang. (Mahaguru tertawa) Itu di dalam mimpi! Ada fenomena demikian. Waktu itu, dalam hati saya berpikir, apa yang harus saya lakukan? Bahkan ada orang yang menjepit dengan gunung, ada orang yang menghanyutkan dengan air bah, untung kedua kuntum teratai putih menahan diri saya, terus naik ke atas. Saya juga ingin mengatakan bahwa saya sama dengan Sang Buddha, dunia manusia memang tidak nyaman ditinggali, saya seharusnya sesekali pergi vacation sejenak di surga saat tengah malam. Anda tahu orang bule suka sekali vacation, setelah bergelut dalam pekerjaan selama satu kurun waktu, lalu keluar bermain, mengendurkan suasana hati, tidak seperti kita orang China, ada workalkholic, satu orang menggeluti 2 macam pekerjaan pun masih belum puas, masih harus menggeluti 3 jenis pekerjaan, barangkali selama waktu luang dari tiga pekerjaan pun masih pergi mengerjakan kerja sampingan. Orang China mengutamakan mencari nafkah, orang bule mengutamakan vacation. Orang lain sedang menikmati hidup, kita sedang mati-matian mencari nafkah. Kalau Mahaguru justru sedang mati-matian membabarkan Dharma. Dipikir-pikir! Saat harus berwisata, seharusnya berwisata, ini baru benar. Saya sarankan pada para budiman, para arya, para ibu, kalau Anda sendiri telah lelah bekerja, pergilah vacation. Sewaktu vacation, perhatikan sejenak, mohon sejenak Sitatapatra Bhagawati Pembalik dan Penangkis, agar Anda berwisata, walaupun keluar atau pulang, segalanya aman sentosa dan sejahtera. Om Mani Padme Hum.
Guru Padmasambhava Adalah Guru Spiritual Mahaguru yang Tak Berwujud
(Ceramah Dharmaraja Buddha Lian Sheng Usai "Homa Guru Padmasambhava" di Rainbow Temple Tanggal 6 April 2008)
Sembah sujud pada Y.M. Liao Ming, Guru Sakya Zheng Kong, Gyalwa Karmapa XVI, Guru Thubten Dhargye, sembah sujud pada Triratna Mandala. Sembah sujud pada yidam utama, "OM AH HUM. PECA. GURU. PEMA. SIDDHI. HUM. XIE." Gurudhara, para acarya, para lama, para umat se-Dharma, selamat siang semuanya.
Tadi begitu saya selesai menjapa mantra, "OM AH HUM. PECA. GURU. PEMA. SIDDHI. HUM. XIE.", saya lantas ingin ceramah, alhasil Ia pun turun di badan saya. Kali ini Mahaguru begitu duduk, bahkan api homa pun belum dinyalakan, Ia turun lagi di badan saya, ini adalah "penyatuan Buddha dan diriku", yakni "yoga". Dulu sekali di Cina sudah ada konsep "penyatuan dewa dan manusia", terutama pada masa kejayaan yoga Dinasti Song, manusia bisa menyatu dengan alam semesta dan seluruh dewa, yang disebut penyatuan manusia dan dewa, inilah konsep di Cina.
Ada satu konsep dalam Agama Hindu dan Agama Brahmana yakni "penyatuan Brahma dan diriku". Apa itu "Brahma"? Mereka menyebutkan penyatuan Dewa Brahma sang pencipta langit dan bumi dan manusia. Konsep Agama Tantra adalah "penyatuan Buddha dan diriku". Kita mengandalkan puja api / homa, memohon "PECA. PEMA. HUM." (Guru Padmasambhava) coming dan menyatu denganku.
Saya pertama kali mengenal Guru Padmasambhava yaitu ketika saya mengadakan konsultasi di Taiwan. Suatu hari ada seorang pemuda berusia sekitar 20-30 tahun, setelah berkonsultasi, ia berkata, "Mahaguru Lu, buku hijau ini untuk Anda." Sepulangnya saya baca, ternyata "Situs Titisan Guru Padmasambhava", maksudnya sederetan pengalaman nyata titisan Guru Padmasambhava di dunia. Setelah saya membacanya, saya sangat menaruh hormat pada guru sesepuh Tantra yang paling agung ini.
GURU PADMASAMBHAVA MEMBERIKAN 88 ABHISEKA KEPADA MAHAGURU DI GOA NEPAL
Bagaimana saya mengenal Guru Padmasambhava? Suatu malam, Guru Padmasambhava masuk ke dalam mimpi saya, membawa saya terbang. Waktu itu saya belum pernah ke Nepal, sekali terbang langsung terbang ke Nepal. Saya melihat pegunungan, perumahan, dan berbagai pemandangan Nepal, saya terbang ke dalam goa Nepal, di dalam goa ada makam kuno. Guru Padmasambhava membawa saya masuk ke dalam makam kuno yang sangat besar, seperti makam raja-raja zaman dulu. Sekali masuk, saya pun berubah menjadi "Pewaris Aliran Makam Kuno". Di dalam novel silat dikatakan bahwa Xiao Long-nü adalah pewaris makam kuno, Xiao Long-nü sangat hebat, kungfunya sangat tinggi, tapi saya tidak punya kungfu seperti kungfunya, ia bisa tidur di atas tali.
Saya masuk ke makam kuno, Guru Padmasambhava memberikan saya 88 abhiseka. Saya pernah mencatat kisah ini di dalam buku saya. Sebenarnya, Guru Padmasambhava juga seorang guru tak berwujud saya, Ia masuk ke dalam mimpi saya, membawa saya ke goa Nepal, Ia memberikan saya 88 abhiseka, ini adalah sebuah pengalaman yang sangat misterius. Bagaimana melakukan ke-88 abhiseka ini? Guru Padmasambhava berubah menjadi wujud Vajra yang sangat galak, kemudian menarik napas, diriku masuk ke dalam tubuh-Nya lewat hidung-Nya, kemudian ke cakra kemaluan lewat nadi-Nya, lalu keluar, berturut-turut 3 kali. Ia mengatakan bahwa ini adalah abhiseka "AH", "AH" artinya membersihkan sekujur tubuh saya, membersihkan seluruh rintangan karma saya. Kalau orang biasa ke sana, pasti akan terkejut setengah mati, karena Ia menjelma menjadi dewa Vajra yang galak. Ada 8 manifestasi Guru Rinpoche, Ia berubah menjadi dewa vajra yang galak, kemudian mengisap saya ke dalam lubang hidung, saya pun dimangsa oleh-Nya, sejak itu tidak ada lagi diriku. Ia pun mengeluarkan saya lewat cakra kemaluan, berubah menjadi bindu yang bersih, dari dalam bindu saya lahir kembali, berturut-turut 3 kali. Ia berkata, ini disebut "Metode Tiga Kali Penyucian". Saya bahkan tidak pernah mendengarnya. Apakah kalian pernah dengar? Tentu saya juga tidak pernah mendengarnya. Ketika abhiseka, sekujur tubuh-Nya memancarkan 88 berkas cahaya, kemudian 88 berkas cahaya dicurahkan ke dalam ubun-ubun kepala saya, memenuhi sekujur tubuh saya, kemudian terpancar keluar lewat pori-pori, sehingga tubuh saya bercahaya terang. Ia berkata, inilah 88 abhiseka.
GURU PADMASAMBHAVA MENUNTUN MAHAGURU UNTUK BERGURU PADA GURU SISILAH DUNIA
Setelah Guru Padmasambhava memulangkanku, Ia berkata pada saya, Anda harus berguru pada guru-guru Tantra dunia. Apakah guru-guru misterius yang tak berwujud dianggap guru? Tentu saja dianggap. Namun, di dalam Agama Tantra, Anda hanya memiliki silsilah angkasa itu tidak cukup, Anda masih harus mempunyai silsilah dunia. Anda harus mendapatkan silsilah, Anda pun perlu berguru pada guru-guru dunia. Guru Padmasambhava memberitahu saya, segera berguru pada silsilah dunia, karena Anda hanya memiliki silsilah angkasa, Anda pasti akan diserang orang lain. Apa yang dikatakan Guru Padmasambhava memang benar. Sebenarnya, walaupun Mahaguru memiliki silsilah dunia, juga ada silsilah angkasa, Mahaguru tetap diserang. Satu hal yang agak saya sesalkan adalah dalam hidup ini sejak kecil hingga dewasa, saya tidak punya kamera, saya tidak mengerti fotografi. Anda tanyakan saja pada Gurudhara apakah di rumah saya ada kamera? (Gurudhara menjawab: tidak ada.) Saya tidak pernah bermain kamera. Saya masuk sekolah atau mengurus paspor perlu foto, saya selalu berfoto di studio foto. Sekarang semua orang memotret saya. Suatu kali di bandara, saya diminta orang lain untuk memotret mereka dengan kamera yang mereka bawa, saya justru tidak tahu harus tekan yang mana. Satu hal yang saya sesalkan adalah saya tidak mengerti memotret. Mengapa? Saya memiliki banyak guru dunia, mengapa hanya Guru Thubten Dhargye saja yang pernah berfoto dengan saya? Guru Thubten Dhargye punya kamera, mereka punya fotografer profesional memotret kami ketika kami sedang ngobrol, saya baru punya foto tersebut.
Saya telah berkali-kali bertemu dengan Guru Yin Shun, juga tidak meninggalkan selembar foto pun, selembar pun tidak. Suatu kali saya membawa banyak siswa bertemu dengannya, ada Acarya Liao, Zheng Su-xin, Zhang Huang-ming untuk bertemu Guru Yin Shun, guru sekte eksoterik saya yang pertama, tak disangka siswa saya juga tidak membawa kamera memotret kami. Ketika Guru Yin Shun berusia 90 tahun, Gurudhara berfoto dengan Guru Yin Shun, difoto oleh karyawan Yayasan Budha Tzu Chi. Saya tinggal di sebelah rumahnya selama 3 tahun, bahkan selembar foto pun tidak ada, guru yang lain tidak perlu dikatakan lagi.
MAHAGURU PUNYA LEBIH DARI 30 ORANG GURU
HANYA BERFOTO BERSAMA DENGAN GURU THUBTEN DHARGYE DAN Y.M. LE GUO
Mengapa Mahaguru tidak ada foto Y.M. Liao Ming? Saya tidak punya kamera. Y.M. Liao Ming juga tidak punya kamera. Ketika bertemu dengan Gyalwa Karmapa XVI, juga tidak berfoto, juga tidak ada orang yang memotret kami. Ketika bersama Guru Sakya Zheng Kong, juga tidak berfoto. Hanya di tempat Guru Thubten Dhargye, siswanya Thubten Qigong memotret kami, kemudian mengirim fotonya pada saya, saya baru punya fotonya. Saya hidup sampai 64 tahun, tidak punya kamera, kalian percaya atau tidak, begitulah.
Saya benar-benar berguru pada banyak guru di dunia, namun sama sekali tidak berfoto. Benar-benar sebuah rahasia! Bicara tentang rahasia, saya teringat sebuah cerita lucu. Ada seorang karyawan berkata pada manajer, "Saya minta tolong manajer satu hal, tapi masalah ini adalah rahasia, tidak boleh dibocorkan, tolong jangan bocorkan." Manajer berkata, "Saya janji, saya jaga rahasia ini, apa masalah Anda?" "Saya ingin beli satu unit rumah, namun uang saya tidak cukup, saya ingin pinjam pada manajer, namun Anda harus jaga rahasia ini." Manajer ini berkata, "Menurut saya, menjaga rahasia ini sama sekali bukan masalah, karena saya sama sekali tidak mendengar apa yang Anda katakan barusan." Inilah yang namanya menjaga rahasia.
Begini rahasia saya. Pada hakikatnya, guru saya lebih dari 30 orang, namun tidak ada satu pun foto bersama, dengan kata lain tidak meninggalkan foto. Saya berkata, saya bersarana pada Y.M. Dao-an, banyak siswa Eksoterik menertawai saya, Anda tidak mungkin bersarana pada Y.M. Dao-an. Waktu itu alangkah baiknya jika ada foto yang dijadikan dokumentasi. Saya bersarana pada Y.M. Le Guo, ada selembar foto, difoto oleh Lian Shan dan Lian Ren, waktu itu Fo-qi masih belum lahir, Fo-qing berdiri di samping. Hanya ada selembar foto bersama antara saya dan guru Tantra saya, yang difoto oleh Thubten Qigong. Guru berkata, fotonya akan dikirim setelah dicuci, saya baru ada selembar foto.
Namun, saya mempunyai sertifikat bersarana, dulu waktu datang ke Amerika Serikat, semua sertifikat tersebut ditinggalkan di rumah Taiwan, 7 tahun kemudian saya kembali, rumah Taiwan telah berubah bentuk, bukan berubah bentuk karena gempa bumi, melainkan posisi menaruh barang telah berubah. Sepulangnya bahkan sertifikat bersarana pun tak ditemukan, semua hilang. Jadi, guru-guru saya pun menjadi rahasia saya. Seperti Mahaguru bertemu Guru Padmasambhava, menerima abhiseka dari Guru Padmasambhava juga rahasia.
MAHAGURU DIUPASAMPADA OLEH Y.M. GUO-XIAN
MAHAGURU DAN GURU PADMASAMBHAVA MENJADI BHIKSU PADA TANGGAL 10 BULAN 2
Belakangan saya baru tahu, Guru Padmasambhava lahir tahun kedelapan setelah Buddha Sakyamuni parinirvana, Ia terlahir dengan sendirinya di dalam kolam teratai, tidak dilahirkan oleh manusia. Seluruh Tantrika menganggap Guru Padmasambhava terlahir dari perpaduan antara pikiran Sakyamuni Buddha, ucapan Avalokitesvara, ditambah jasmani Amitabha Buddha.
Sebenarnya Guru Padmasambhava berapa lama hidup di dunia, banyak buku menuliskan usia Beliau terlalu panjang, sama sekali hingga tidak berani dipercaya. Konon, Pengzu dari Tiongkok itu hidup 800 tahun, Guru Padmasambhava hidup 900 tahun. Anda bayangkan saja 900 tahun, Ia dapat melakukan berapa banyak hal. Bagaimana Ia belajar Agama Buddha pada awalnya? Waktu itu, Sakyamuni Buddha telah parinirvana, Mahakasyapa mewariskan pada Ananda. Guru Rinpoche mencari Y.A. Ananda, Y.A. Ananda mengupasampada Guru Padmasambhava pada tanggal 10 bulan 2 penanggalan lunar. Siapa yang mengupasampada Mahaguru? Saya diupasampadakan oleh Y.M. Guo-xian. Y.M. Guo-xian sekarang di Vihara Huiquan, Hong Kong. Sewaktu saya sedang diupasampadakan juga tidak berfoto. Gurudhara ada di lokasi, Y.M. Guo-xian yang mengupasampada saya, hari itu kebetulan tanggal 10 bulan 2. Menurut Anda, kebetulan atau tidak? Dalam setahun ada 360 hari, mengapa harus pada tanggal 10 bulan 2 penanggalan lunar. Y.M. Guo-xian berkata, hari ini bagus! Saya akan mengupamsampada Anda, kemudian saya pun diupasampadakan dan segera mengenakan jubah bhiksu aliran Eksoterik, jubah Y.M. Guo-xian dipinjamkan pada saya. Lokasi upasampada di Zhenfo Miyuan, Y.M. Guo-xian yang memberikan saya upasampada, saya tidak upasampada sendiri.
Banyak orang mengatakan bahwa Sheng-yen Lu upasampada sendiri, beberapa menuliskan bahwa saya menulis demikian, akhir-akhir ini terbit sebuah buku yang ditulis oleh Ding Ren-jie, ia adalah seorang proffesor sosiologi, ia menulis tentang upasampada aliran agama, ia melihat artikel orang lain mengatakan bahwa Sheng-yen Lu upasampada sendiri, sehingga berita yang tersebar semakin lama semakin menyimpang, ia pun menulis bahwa Sheng-yen Lu upasampada sendiri, ia juga tidak bertanya pada siswa saya.
Saya diupasampadakan oleh Y.M. Guo-xian, bukan saya upasampada sendiri. Kemarin Acarya Lian Seng yang baru upasampada sendiri. Ia bukan diupasampada oleh saya, tapi belakangan ada upasampada susulan. Chen Hui-jian juga menulis saya upasampada sendiri, semua orang ikut-ikutan dia, mengatakan saya upasampada sendiri. Sebenarnya Mahaguru benar-benar diupasampada oleh Y.M. Guo-xian, malah pada tanggal 10 bulan 2 penanggalan lunar, kebetulan hari upasampada Guru Padmasambhava.
KONTAK BATIN MENEKUNI SADHANA GURU PADMASAMBHAVA PADA TANGGAL 10 BULAN 2 PENANGGALAN LUNAR SANGAT LUAR BIASA
Jadi, supaya Anda bisa mengalami kontak batin istimewa, Anda harus menekuni sadhana Guru Padmasambhava pada tanggal 10 penanggalan lunar. Guru Padmasambhava mengatakan bahwa selama Anda bersadhana pada tanggal 10 penanggalan lunar, Ia pun datang melihat kalian. Ia adalah seorang siddha Tantra yang sangat mulia, saya mengagumi kemuliaan-Nya. Guru Padmasambhava melatih diri di pemakaman. Seorang wanita hamil meninggal dunia, keluarganya mengirimnya ke pemakaman, begitu Guru Padmasambhava melihatnya, walaupun sang ibu telah meninggal dunia, namun bayinya masih hidup, Guru Padmasambhava pun menolong si bayi, membuatnya lahir, lalu bayinya dibesarkan menjadi seorang wanita yang sangat cantik, kemudian Guru Padmasambhava memperistrinya, yang satu ini membuat orang sangat iri. (Mahaguru tertawa) Guru Padmasambhava hidup 900 tahun! Kedua pendamping Guru Padmasambhava yang paling terkenal adalah Yeshe Tsogyal, juga Mandarava, sehingga di dalam thanka-Nya terdapat dua orang pendamping di kedua sisi-Nya, mereka ikut bersadhana bersama Guru Padmasambhava, usia mereka berdua juga sangat panjang. Guru Padmasambhava selain memiliki kedua pendamping ini, selain istri bayi itu, saya pernah bertanya pada Kasur Jigme L. Rinpoche, Beliau adalah siswa Zhenfo Zong. Saya bertanya padanya sebenarnya berapa pendamping Guru Padmasambhava? Ia bilang tidak ada orang yang tahu sebenarnya berapa pendampingnya, pokoknya banyak. Saya berkata, apakah ada 50? Ia berkata, lebih. Wah, jadi iri mendengarnya. (Mahaguru tertawa) Guru Padmasambhava diam-diam tertawa mendengarnya. Sadhana Tantra-Nya sendiri sangat luar biasa, Ia sudah sangat terkenal di India, kemudian raja Tibet mengundang-Nya ke Tibet untuk membabarkan Dharma, jadi Ia adalah guru sesepuh pertama Tantra Tibet. Ia telah membangun vihara pertama "Vihara Samye", yakni di samping Yarlung Tsangpo, malah Ia membangun "Vihara Samye" berdasarkan pola seluruh alam semesta waktu itu, konstruksi bangunannya terdiri dari Gunung Semeru di tengah, dibagi menjadi 4 benua besar dan delapan benua kecil, kemudian dibagi lagi menjadi empat samudera. Waktu itu, di Tibet hanya ada Bonpo, disebut sebagai Aliran Hitam. Ia pergi ke sana, seluruh dewa dan setan Aliran Hitam menghalangi-Nya, namun Buddhadharma-Nya menundukkan siluman dan Mara, semua dewa dan setan Bonpo ditaklukkan, dewa dan setan pun berubah menjadi Dharmapala-Nya. Justru itulah, Guru Padmasambhava pun mengubah seluruh Tibet menjadi negara Buddhis. Ini adalah jasa Guru Padmasambhava.
GURU PADMASAMBHAVA ADALAH BUDDHA KEDUA UDDIYANA
Manifestasi Guru Padmasambhava sangat banyak, Ia mempunyai thanka manifestasi sinar pelangi, ada delapan manifestasi Guru Padmasambhava, ada Guru Dorje Drolo, juga ada berbagai manifestasi Guru Padmasambhava, Ia memiliki banyak julukan. Nama Dharma Guru Padmasambhava sangat banyak, tidak hanya satu saja, seperti "Sagarabhava Vajra" adalah salah satu nama Dharmanya. Guru Padmasambhava sungguh mulia, alam suci-Nya sekarang adalah di "Surga Uddiyana", karena dulu raja Uddiyana tiba di Danau Dhanakosha, mengadopsi Guru Padmasambhava dari daun teratai dan membesarkan-Nya, meminta-Nya menjadi raja untuk meneruskan tahta kerajaan, namun Guru Padmasambhava berharap dapat belajar Agama Buddha, menjadi Dharmaraja, tidak mau menjadi raja di dunia manusia. Alam sucinya disebut "Surga Uddiyana", juga sebuah alam suci dakini, di sana sama halnya dengan alam suci Buddha. Menurut Agama Buddha Tibet, setelah Sakyamuni Buddha, Guru Padmasambhava adalah Buddha kedua Uddiyana, sangat mulia.
Saya menerima 88 jenis abhiseka dari Guru Padmasambhava, jadi guru saya juga Guru Padmasambhava. Saya berharap saya sendiri atau semua orang menaruh hormat yang setinggi-tingginya kepada Guru Padmasambhava. Tingkatannya, Anda lihat saja aksara "Xie" dari "OM AH HUM. PECA GURU. PEMA. SIDDHI. HUM. XIE." adalah bijaksara Amitabha Buddha. Jadi, Ia adalah jasmani Amitabha Buddha, ucapan Avalokitesvara Bodhisattva, dan pikiran Sakyamuni Buddha, penyatuan dari ketiganya, bertransformasi menjadi Guru Padmasambhava. Menurut Anda, muliakah Beliau?
GURU PADMASAMBHAVA DISINGKAT "PECA. PEMA. HUM."
Guru dari Mahaguru adalah Guru Padmasambhava, juga salah satu guru spiritual yang tak berwujud, jadi, saya sangat menghormati Guru Padmasambhava, singkatannya "PECA. PEMA. HUM." "PEMA" adalah julukan-Nya yang paling singkat. "OM AH HUM. PECA. GURU. PEMA. SIDDHI. HUM. XIE." Guru Padmasambhava yang bijaksana di alam semesta, HUM artinya keberhasilan. Jadi "OM. PECA. PEMA. HUM." adalah mantra hati Guru Padmasambhava yang paling pendek. Yang paling pendek lagi adalah -- "PEMA".
Sebentar lagi saya akan memberikan tiga jenis abhiseka -- "Sadhana Yidam Guru Padmasambhava", "Sadhana Pohon Duit Guru Padmasambhava", "Sadhana Usnisa Vijaya Ratna (Santika, Paustika, Wasikara, Abhicaruka) Guru Padmasambhava". Salam sejahtera. Om Mani Padme Hum.
Sembah sujud pada Y.M. Liao Ming, Guru Sakya Zheng Kong, Gyalwa Karmapa XVI, Guru Thubten Dhargye, sembah sujud pada Triratna Mandala. Sembah sujud pada yidam utama, "OM AH HUM. PECA. GURU. PEMA. SIDDHI. HUM. XIE." Gurudhara, para acarya, para lama, para umat se-Dharma, selamat siang semuanya.
Tadi begitu saya selesai menjapa mantra, "OM AH HUM. PECA. GURU. PEMA. SIDDHI. HUM. XIE.", saya lantas ingin ceramah, alhasil Ia pun turun di badan saya. Kali ini Mahaguru begitu duduk, bahkan api homa pun belum dinyalakan, Ia turun lagi di badan saya, ini adalah "penyatuan Buddha dan diriku", yakni "yoga". Dulu sekali di Cina sudah ada konsep "penyatuan dewa dan manusia", terutama pada masa kejayaan yoga Dinasti Song, manusia bisa menyatu dengan alam semesta dan seluruh dewa, yang disebut penyatuan manusia dan dewa, inilah konsep di Cina.
Ada satu konsep dalam Agama Hindu dan Agama Brahmana yakni "penyatuan Brahma dan diriku". Apa itu "Brahma"? Mereka menyebutkan penyatuan Dewa Brahma sang pencipta langit dan bumi dan manusia. Konsep Agama Tantra adalah "penyatuan Buddha dan diriku". Kita mengandalkan puja api / homa, memohon "PECA. PEMA. HUM." (Guru Padmasambhava) coming dan menyatu denganku.
Saya pertama kali mengenal Guru Padmasambhava yaitu ketika saya mengadakan konsultasi di Taiwan. Suatu hari ada seorang pemuda berusia sekitar 20-30 tahun, setelah berkonsultasi, ia berkata, "Mahaguru Lu, buku hijau ini untuk Anda." Sepulangnya saya baca, ternyata "Situs Titisan Guru Padmasambhava", maksudnya sederetan pengalaman nyata titisan Guru Padmasambhava di dunia. Setelah saya membacanya, saya sangat menaruh hormat pada guru sesepuh Tantra yang paling agung ini.
GURU PADMASAMBHAVA MEMBERIKAN 88 ABHISEKA KEPADA MAHAGURU DI GOA NEPAL
Bagaimana saya mengenal Guru Padmasambhava? Suatu malam, Guru Padmasambhava masuk ke dalam mimpi saya, membawa saya terbang. Waktu itu saya belum pernah ke Nepal, sekali terbang langsung terbang ke Nepal. Saya melihat pegunungan, perumahan, dan berbagai pemandangan Nepal, saya terbang ke dalam goa Nepal, di dalam goa ada makam kuno. Guru Padmasambhava membawa saya masuk ke dalam makam kuno yang sangat besar, seperti makam raja-raja zaman dulu. Sekali masuk, saya pun berubah menjadi "Pewaris Aliran Makam Kuno". Di dalam novel silat dikatakan bahwa Xiao Long-nü adalah pewaris makam kuno, Xiao Long-nü sangat hebat, kungfunya sangat tinggi, tapi saya tidak punya kungfu seperti kungfunya, ia bisa tidur di atas tali.
Saya masuk ke makam kuno, Guru Padmasambhava memberikan saya 88 abhiseka. Saya pernah mencatat kisah ini di dalam buku saya. Sebenarnya, Guru Padmasambhava juga seorang guru tak berwujud saya, Ia masuk ke dalam mimpi saya, membawa saya ke goa Nepal, Ia memberikan saya 88 abhiseka, ini adalah sebuah pengalaman yang sangat misterius. Bagaimana melakukan ke-88 abhiseka ini? Guru Padmasambhava berubah menjadi wujud Vajra yang sangat galak, kemudian menarik napas, diriku masuk ke dalam tubuh-Nya lewat hidung-Nya, kemudian ke cakra kemaluan lewat nadi-Nya, lalu keluar, berturut-turut 3 kali. Ia mengatakan bahwa ini adalah abhiseka "AH", "AH" artinya membersihkan sekujur tubuh saya, membersihkan seluruh rintangan karma saya. Kalau orang biasa ke sana, pasti akan terkejut setengah mati, karena Ia menjelma menjadi dewa Vajra yang galak. Ada 8 manifestasi Guru Rinpoche, Ia berubah menjadi dewa vajra yang galak, kemudian mengisap saya ke dalam lubang hidung, saya pun dimangsa oleh-Nya, sejak itu tidak ada lagi diriku. Ia pun mengeluarkan saya lewat cakra kemaluan, berubah menjadi bindu yang bersih, dari dalam bindu saya lahir kembali, berturut-turut 3 kali. Ia berkata, ini disebut "Metode Tiga Kali Penyucian". Saya bahkan tidak pernah mendengarnya. Apakah kalian pernah dengar? Tentu saya juga tidak pernah mendengarnya. Ketika abhiseka, sekujur tubuh-Nya memancarkan 88 berkas cahaya, kemudian 88 berkas cahaya dicurahkan ke dalam ubun-ubun kepala saya, memenuhi sekujur tubuh saya, kemudian terpancar keluar lewat pori-pori, sehingga tubuh saya bercahaya terang. Ia berkata, inilah 88 abhiseka.
GURU PADMASAMBHAVA MENUNTUN MAHAGURU UNTUK BERGURU PADA GURU SISILAH DUNIA
Setelah Guru Padmasambhava memulangkanku, Ia berkata pada saya, Anda harus berguru pada guru-guru Tantra dunia. Apakah guru-guru misterius yang tak berwujud dianggap guru? Tentu saja dianggap. Namun, di dalam Agama Tantra, Anda hanya memiliki silsilah angkasa itu tidak cukup, Anda masih harus mempunyai silsilah dunia. Anda harus mendapatkan silsilah, Anda pun perlu berguru pada guru-guru dunia. Guru Padmasambhava memberitahu saya, segera berguru pada silsilah dunia, karena Anda hanya memiliki silsilah angkasa, Anda pasti akan diserang orang lain. Apa yang dikatakan Guru Padmasambhava memang benar. Sebenarnya, walaupun Mahaguru memiliki silsilah dunia, juga ada silsilah angkasa, Mahaguru tetap diserang. Satu hal yang agak saya sesalkan adalah dalam hidup ini sejak kecil hingga dewasa, saya tidak punya kamera, saya tidak mengerti fotografi. Anda tanyakan saja pada Gurudhara apakah di rumah saya ada kamera? (Gurudhara menjawab: tidak ada.) Saya tidak pernah bermain kamera. Saya masuk sekolah atau mengurus paspor perlu foto, saya selalu berfoto di studio foto. Sekarang semua orang memotret saya. Suatu kali di bandara, saya diminta orang lain untuk memotret mereka dengan kamera yang mereka bawa, saya justru tidak tahu harus tekan yang mana. Satu hal yang saya sesalkan adalah saya tidak mengerti memotret. Mengapa? Saya memiliki banyak guru dunia, mengapa hanya Guru Thubten Dhargye saja yang pernah berfoto dengan saya? Guru Thubten Dhargye punya kamera, mereka punya fotografer profesional memotret kami ketika kami sedang ngobrol, saya baru punya foto tersebut.
Saya telah berkali-kali bertemu dengan Guru Yin Shun, juga tidak meninggalkan selembar foto pun, selembar pun tidak. Suatu kali saya membawa banyak siswa bertemu dengannya, ada Acarya Liao, Zheng Su-xin, Zhang Huang-ming untuk bertemu Guru Yin Shun, guru sekte eksoterik saya yang pertama, tak disangka siswa saya juga tidak membawa kamera memotret kami. Ketika Guru Yin Shun berusia 90 tahun, Gurudhara berfoto dengan Guru Yin Shun, difoto oleh karyawan Yayasan Budha Tzu Chi. Saya tinggal di sebelah rumahnya selama 3 tahun, bahkan selembar foto pun tidak ada, guru yang lain tidak perlu dikatakan lagi.
MAHAGURU PUNYA LEBIH DARI 30 ORANG GURU
HANYA BERFOTO BERSAMA DENGAN GURU THUBTEN DHARGYE DAN Y.M. LE GUO
Mengapa Mahaguru tidak ada foto Y.M. Liao Ming? Saya tidak punya kamera. Y.M. Liao Ming juga tidak punya kamera. Ketika bertemu dengan Gyalwa Karmapa XVI, juga tidak berfoto, juga tidak ada orang yang memotret kami. Ketika bersama Guru Sakya Zheng Kong, juga tidak berfoto. Hanya di tempat Guru Thubten Dhargye, siswanya Thubten Qigong memotret kami, kemudian mengirim fotonya pada saya, saya baru punya fotonya. Saya hidup sampai 64 tahun, tidak punya kamera, kalian percaya atau tidak, begitulah.
Saya benar-benar berguru pada banyak guru di dunia, namun sama sekali tidak berfoto. Benar-benar sebuah rahasia! Bicara tentang rahasia, saya teringat sebuah cerita lucu. Ada seorang karyawan berkata pada manajer, "Saya minta tolong manajer satu hal, tapi masalah ini adalah rahasia, tidak boleh dibocorkan, tolong jangan bocorkan." Manajer berkata, "Saya janji, saya jaga rahasia ini, apa masalah Anda?" "Saya ingin beli satu unit rumah, namun uang saya tidak cukup, saya ingin pinjam pada manajer, namun Anda harus jaga rahasia ini." Manajer ini berkata, "Menurut saya, menjaga rahasia ini sama sekali bukan masalah, karena saya sama sekali tidak mendengar apa yang Anda katakan barusan." Inilah yang namanya menjaga rahasia.
Begini rahasia saya. Pada hakikatnya, guru saya lebih dari 30 orang, namun tidak ada satu pun foto bersama, dengan kata lain tidak meninggalkan foto. Saya berkata, saya bersarana pada Y.M. Dao-an, banyak siswa Eksoterik menertawai saya, Anda tidak mungkin bersarana pada Y.M. Dao-an. Waktu itu alangkah baiknya jika ada foto yang dijadikan dokumentasi. Saya bersarana pada Y.M. Le Guo, ada selembar foto, difoto oleh Lian Shan dan Lian Ren, waktu itu Fo-qi masih belum lahir, Fo-qing berdiri di samping. Hanya ada selembar foto bersama antara saya dan guru Tantra saya, yang difoto oleh Thubten Qigong. Guru berkata, fotonya akan dikirim setelah dicuci, saya baru ada selembar foto.
Namun, saya mempunyai sertifikat bersarana, dulu waktu datang ke Amerika Serikat, semua sertifikat tersebut ditinggalkan di rumah Taiwan, 7 tahun kemudian saya kembali, rumah Taiwan telah berubah bentuk, bukan berubah bentuk karena gempa bumi, melainkan posisi menaruh barang telah berubah. Sepulangnya bahkan sertifikat bersarana pun tak ditemukan, semua hilang. Jadi, guru-guru saya pun menjadi rahasia saya. Seperti Mahaguru bertemu Guru Padmasambhava, menerima abhiseka dari Guru Padmasambhava juga rahasia.
MAHAGURU DIUPASAMPADA OLEH Y.M. GUO-XIAN
MAHAGURU DAN GURU PADMASAMBHAVA MENJADI BHIKSU PADA TANGGAL 10 BULAN 2
Belakangan saya baru tahu, Guru Padmasambhava lahir tahun kedelapan setelah Buddha Sakyamuni parinirvana, Ia terlahir dengan sendirinya di dalam kolam teratai, tidak dilahirkan oleh manusia. Seluruh Tantrika menganggap Guru Padmasambhava terlahir dari perpaduan antara pikiran Sakyamuni Buddha, ucapan Avalokitesvara, ditambah jasmani Amitabha Buddha.
Sebenarnya Guru Padmasambhava berapa lama hidup di dunia, banyak buku menuliskan usia Beliau terlalu panjang, sama sekali hingga tidak berani dipercaya. Konon, Pengzu dari Tiongkok itu hidup 800 tahun, Guru Padmasambhava hidup 900 tahun. Anda bayangkan saja 900 tahun, Ia dapat melakukan berapa banyak hal. Bagaimana Ia belajar Agama Buddha pada awalnya? Waktu itu, Sakyamuni Buddha telah parinirvana, Mahakasyapa mewariskan pada Ananda. Guru Rinpoche mencari Y.A. Ananda, Y.A. Ananda mengupasampada Guru Padmasambhava pada tanggal 10 bulan 2 penanggalan lunar. Siapa yang mengupasampada Mahaguru? Saya diupasampadakan oleh Y.M. Guo-xian. Y.M. Guo-xian sekarang di Vihara Huiquan, Hong Kong. Sewaktu saya sedang diupasampadakan juga tidak berfoto. Gurudhara ada di lokasi, Y.M. Guo-xian yang mengupasampada saya, hari itu kebetulan tanggal 10 bulan 2. Menurut Anda, kebetulan atau tidak? Dalam setahun ada 360 hari, mengapa harus pada tanggal 10 bulan 2 penanggalan lunar. Y.M. Guo-xian berkata, hari ini bagus! Saya akan mengupamsampada Anda, kemudian saya pun diupasampadakan dan segera mengenakan jubah bhiksu aliran Eksoterik, jubah Y.M. Guo-xian dipinjamkan pada saya. Lokasi upasampada di Zhenfo Miyuan, Y.M. Guo-xian yang memberikan saya upasampada, saya tidak upasampada sendiri.
Banyak orang mengatakan bahwa Sheng-yen Lu upasampada sendiri, beberapa menuliskan bahwa saya menulis demikian, akhir-akhir ini terbit sebuah buku yang ditulis oleh Ding Ren-jie, ia adalah seorang proffesor sosiologi, ia menulis tentang upasampada aliran agama, ia melihat artikel orang lain mengatakan bahwa Sheng-yen Lu upasampada sendiri, sehingga berita yang tersebar semakin lama semakin menyimpang, ia pun menulis bahwa Sheng-yen Lu upasampada sendiri, ia juga tidak bertanya pada siswa saya.
Saya diupasampadakan oleh Y.M. Guo-xian, bukan saya upasampada sendiri. Kemarin Acarya Lian Seng yang baru upasampada sendiri. Ia bukan diupasampada oleh saya, tapi belakangan ada upasampada susulan. Chen Hui-jian juga menulis saya upasampada sendiri, semua orang ikut-ikutan dia, mengatakan saya upasampada sendiri. Sebenarnya Mahaguru benar-benar diupasampada oleh Y.M. Guo-xian, malah pada tanggal 10 bulan 2 penanggalan lunar, kebetulan hari upasampada Guru Padmasambhava.
KONTAK BATIN MENEKUNI SADHANA GURU PADMASAMBHAVA PADA TANGGAL 10 BULAN 2 PENANGGALAN LUNAR SANGAT LUAR BIASA
Jadi, supaya Anda bisa mengalami kontak batin istimewa, Anda harus menekuni sadhana Guru Padmasambhava pada tanggal 10 penanggalan lunar. Guru Padmasambhava mengatakan bahwa selama Anda bersadhana pada tanggal 10 penanggalan lunar, Ia pun datang melihat kalian. Ia adalah seorang siddha Tantra yang sangat mulia, saya mengagumi kemuliaan-Nya. Guru Padmasambhava melatih diri di pemakaman. Seorang wanita hamil meninggal dunia, keluarganya mengirimnya ke pemakaman, begitu Guru Padmasambhava melihatnya, walaupun sang ibu telah meninggal dunia, namun bayinya masih hidup, Guru Padmasambhava pun menolong si bayi, membuatnya lahir, lalu bayinya dibesarkan menjadi seorang wanita yang sangat cantik, kemudian Guru Padmasambhava memperistrinya, yang satu ini membuat orang sangat iri. (Mahaguru tertawa) Guru Padmasambhava hidup 900 tahun! Kedua pendamping Guru Padmasambhava yang paling terkenal adalah Yeshe Tsogyal, juga Mandarava, sehingga di dalam thanka-Nya terdapat dua orang pendamping di kedua sisi-Nya, mereka ikut bersadhana bersama Guru Padmasambhava, usia mereka berdua juga sangat panjang. Guru Padmasambhava selain memiliki kedua pendamping ini, selain istri bayi itu, saya pernah bertanya pada Kasur Jigme L. Rinpoche, Beliau adalah siswa Zhenfo Zong. Saya bertanya padanya sebenarnya berapa pendamping Guru Padmasambhava? Ia bilang tidak ada orang yang tahu sebenarnya berapa pendampingnya, pokoknya banyak. Saya berkata, apakah ada 50? Ia berkata, lebih. Wah, jadi iri mendengarnya. (Mahaguru tertawa) Guru Padmasambhava diam-diam tertawa mendengarnya. Sadhana Tantra-Nya sendiri sangat luar biasa, Ia sudah sangat terkenal di India, kemudian raja Tibet mengundang-Nya ke Tibet untuk membabarkan Dharma, jadi Ia adalah guru sesepuh pertama Tantra Tibet. Ia telah membangun vihara pertama "Vihara Samye", yakni di samping Yarlung Tsangpo, malah Ia membangun "Vihara Samye" berdasarkan pola seluruh alam semesta waktu itu, konstruksi bangunannya terdiri dari Gunung Semeru di tengah, dibagi menjadi 4 benua besar dan delapan benua kecil, kemudian dibagi lagi menjadi empat samudera. Waktu itu, di Tibet hanya ada Bonpo, disebut sebagai Aliran Hitam. Ia pergi ke sana, seluruh dewa dan setan Aliran Hitam menghalangi-Nya, namun Buddhadharma-Nya menundukkan siluman dan Mara, semua dewa dan setan Bonpo ditaklukkan, dewa dan setan pun berubah menjadi Dharmapala-Nya. Justru itulah, Guru Padmasambhava pun mengubah seluruh Tibet menjadi negara Buddhis. Ini adalah jasa Guru Padmasambhava.
GURU PADMASAMBHAVA ADALAH BUDDHA KEDUA UDDIYANA
Manifestasi Guru Padmasambhava sangat banyak, Ia mempunyai thanka manifestasi sinar pelangi, ada delapan manifestasi Guru Padmasambhava, ada Guru Dorje Drolo, juga ada berbagai manifestasi Guru Padmasambhava, Ia memiliki banyak julukan. Nama Dharma Guru Padmasambhava sangat banyak, tidak hanya satu saja, seperti "Sagarabhava Vajra" adalah salah satu nama Dharmanya. Guru Padmasambhava sungguh mulia, alam suci-Nya sekarang adalah di "Surga Uddiyana", karena dulu raja Uddiyana tiba di Danau Dhanakosha, mengadopsi Guru Padmasambhava dari daun teratai dan membesarkan-Nya, meminta-Nya menjadi raja untuk meneruskan tahta kerajaan, namun Guru Padmasambhava berharap dapat belajar Agama Buddha, menjadi Dharmaraja, tidak mau menjadi raja di dunia manusia. Alam sucinya disebut "Surga Uddiyana", juga sebuah alam suci dakini, di sana sama halnya dengan alam suci Buddha. Menurut Agama Buddha Tibet, setelah Sakyamuni Buddha, Guru Padmasambhava adalah Buddha kedua Uddiyana, sangat mulia.
Saya menerima 88 jenis abhiseka dari Guru Padmasambhava, jadi guru saya juga Guru Padmasambhava. Saya berharap saya sendiri atau semua orang menaruh hormat yang setinggi-tingginya kepada Guru Padmasambhava. Tingkatannya, Anda lihat saja aksara "Xie" dari "OM AH HUM. PECA GURU. PEMA. SIDDHI. HUM. XIE." adalah bijaksara Amitabha Buddha. Jadi, Ia adalah jasmani Amitabha Buddha, ucapan Avalokitesvara Bodhisattva, dan pikiran Sakyamuni Buddha, penyatuan dari ketiganya, bertransformasi menjadi Guru Padmasambhava. Menurut Anda, muliakah Beliau?
GURU PADMASAMBHAVA DISINGKAT "PECA. PEMA. HUM."
Guru dari Mahaguru adalah Guru Padmasambhava, juga salah satu guru spiritual yang tak berwujud, jadi, saya sangat menghormati Guru Padmasambhava, singkatannya "PECA. PEMA. HUM." "PEMA" adalah julukan-Nya yang paling singkat. "OM AH HUM. PECA. GURU. PEMA. SIDDHI. HUM. XIE." Guru Padmasambhava yang bijaksana di alam semesta, HUM artinya keberhasilan. Jadi "OM. PECA. PEMA. HUM." adalah mantra hati Guru Padmasambhava yang paling pendek. Yang paling pendek lagi adalah -- "PEMA".
Sebentar lagi saya akan memberikan tiga jenis abhiseka -- "Sadhana Yidam Guru Padmasambhava", "Sadhana Pohon Duit Guru Padmasambhava", "Sadhana Usnisa Vijaya Ratna (Santika, Paustika, Wasikara, Abhicaruka) Guru Padmasambhava". Salam sejahtera. Om Mani Padme Hum.
Mempersembahkan Lima Persembahan Mulia Berupa Pangan, Sandang, Papan, dan Transportasi Lewat Sadhana Dhumapuja
(Ceramah Dharmaraja Buddha Lian Sheng Usai Upacara Homa Yamantakan di Rainbow Villa Tanggal 17 Februari 2008)
Sembah sujud pada Y.M. Liao Ming, Guru Sakya Zheng Kong, Gyalwa Karmapa XVI, Guru Thubten Dhargye, sembah sujud pada adinata homa Yamantaka, sembah sujud pada Triratna mandala. Gurudhara, para acarya, para lama, dharmacarya, pandita dharmduta, pandita lokapalasraya, para umat se-Dharma, dan juga semua tamu kehormatan yang terhormat, salam sejahtera semuanya.
Di Vihara Ling Shen Ching Tze, di Rainbow Villa, upacara dan homa di kedua lokasi ini, Avalokitesvara Bodhisattva dan Yamantaka pun hadir di mandala pada saat upacara dimulai. Jadi, upacara ini sangat luar biasa. Hari ini masih banyak tamu kehormatan yang hadir kemarin, hari ini bahkan ada tamu kehormatan baru. Selamat datang semua tamu kehormatan.
Kemarin begitu pulang usai berceramah Dharma, mungkin terlalu gembira, orang tua tidak mudah tidur, saya terus bolak-balik dan berpikir, ada apa sebenarnya, mengapa saya tidak bisa tidur. Dipikir-pikir, ternyata Acarya Lian Bao duduk di bawah mengatakan satu kalimat pada saya, "Orang tua duduk di belakang." Begitu mendengar kata "orang tua" saya sedikit jengkel. (Mahaguru tertawa)
Tentu saja, Mahaguru terlahir dengan kedua kaki pendek, akibat kurang gizi, tubuh saya tetap pendek dan tidak bisa tinggi. Dalam hal ini, saya tidak bisa berkata apa-apa. Makanya, hari ini saya sengaja memakai sebuah topi yang agak tinggi, sehingga kalau keluar rumah saya merasa diriku terkesan tinggi. Saya mau mengatakan pada Acarya Lian Bao, jangan mengira anak Anda baru lahir, Anda lantas merasa muda, sebenarnya usia Anda juga tidak beda jauh dengan saya! Saya merasa akhir-akhir ini Acarya Lian Bao sangat senang, sangat gembira, sangat bahagia, sangat happy. Saya sedang berpikir memangnya baru punya anak lantas dikira "orang muda"? Dipikir-pikir sangat menjengkelkan, saya ingin sekali bertarung mati-matian dengan Anda. Namun, saya bolak-balik merenung seharian, begitu saya ingat bahwa di rumah masih ada Gurudhara, dipikir-pikir, sudahlah, biarkan ia menang sekali! Ini lelucon. Tapi saya mengimbau Acarya Lian Bao, jangan selalu tertawa dengan mulut miring, Anda gembira justru Anda sendiri saja yang gembira, Anda selalu tertawa pada kami, mempengaruhi suasana hati kami.
Bicara tentang gembira dan tersenyum, Chen Chuan-fang menceritakan sebuah cerita lucu. Ada tiga jenazah, sewaktu dikirim ke rumah duka, ekspresi ketiga jenazah ini tersenyum gembira. Petugas rumah duka keheranan, lantas menanyakan apa yang terjadi sebenarnya pada jenazah pertama, mengapa ia begitu gembira sewaktu meninggal dunia. Ternyata usianya telah lanjut, pergi ke Daratan Cina untuk berbisnis, lalu memperistri seorang gadis yang usianya sangat muda, pada malam pertama, karena terlalu gembira, ia pun meninggal dunia. Sehingga ia meninggal dunia dalam kondisi tertawa. Lalu, apa yang terjadi dengan jenazah kedua, mengapa saat ia meninggal dunia juga tertawa? Ternyata ia mendapatkan lotere utama, dirinya terasa melayang-layang, tidak tahu arah, berjalan ke tengah jalan raya pun masih gembira, akhirnya ditabrak mobil, saat kecelakaan pun masih gembira. Lantas, apa yang terjadi dengan yang ketiga? Ketiga, ia mati disambar petir. Ternyata, sewaktu ia sedang mendaki gunung, tiba-tiba petir menyambar, ia mengira orang lain memotret dirinya, jadi ia pun mati kegirangan. Ini adalah cerita lucu dari Chen Chuan-fang.
YAMANTAKA MEMPUNYAI 3 SIDDHI DAN 37 BODHIPAKSA
Hari ini kita mengadakan homa Yamantaka. Ia adalah sesosok Dharmapala yang sangat mulia, juga Muladharmapala dari Mahaguru. Vidyaraja ini mempunyai 9 kepala yang melambangkan 9 tingkatan dalam penekunan Tantra, wajah depan-Nya berwarna hitam, bertanduk dua seperti kepala sapi, satu tanduk melambangkan "Kye-rim" (tingkat permulaan), satu tanduk lagi melambangkan "Dzog-rim" (tingkat kesempurnaan). Ia memiliki 34 tangan yang membentuk mudra penaklukan, ditambah lagi perbuatan, ucapan, dan pikiran, sehingga menjadi 37, disebut "3 Siddhi dan 37 Bodhipaksa". Ia memiliki 16 kaki, melambangkan 16 sunyata. Yamantaka Vidyaraja adalah titisan dari Manjushri Bodhisattva, karena dulu sewaktu Yama Pemburu Nyawa di Tibet masuk ke tubuh seorang suci, membuat seluruh insan di bumi Tibet pun sulit lolos. Saat itu, Manjushri Bodhisattva dengan wujud Yama Pemburu Nyawa, turun dan menitis menjadi Yamantaka, yakni Penakluk Mara Yama, penakluk Raja Yama. Bila Anda menekuni Yamantaka, pahalanya sangat luar biasa, karena Raja Yama juga ditaklukannya, di bawah kendali Yamantaka, jadi Anda menekuni yidam yang satu ini, Anda memegang kendali atas hidup dan mati, bisa memperoleh umur panjang.
Sayang sekali ada beberapa acarya yang mendahului kita. Dulu, sewaktu saya pertama kali mengadakan upacara Kalachakra di Hong Kong, seorang acarya datang, saya melihat auranya tidak benar, karena cahaya di tubuhnya sangat sedikit. Saya pun bertanya padanya, "Tahukah Anda mantra Yamantaka?" Tak disangka ia tidak bisa menjawab, ia tidak pernah menerima abhiseka Yamantaka, juga tidak tahu Mantra Yamantaka. Jika ia dapat menjapa Mantra Yamantaka dengan sebaik-baiknya, hari ini Yama Pemburu Nyawa tidak mungkin mencabut nyawanya. Jadi, sayang sekali. Kadang-kadang Mahaguru beritahu Anda semua, walaupun Anda tidak menekuni sadhana ini, namun Anda juga harus menjapa mantra ini. Misalnya, Anda tidak menekuni Sadhana Yamantaka, namun Anda menjapa Mantra Yamantaka, pahala dan manfaatnya sangat besar. Seperti orang Tibet, mereka belum tentu menekuni Sadhana Tantra, namun mereka menjapa "OM MANI PADME HUM", menjapa mantra Avalokitesvara Berlengan Empat. Amitabha Buddha, Dirghayus Buddha, Manjushri Bodhisattva, Yamantaka, Avalokitesvara Bodhisattva, Mahastamamprapta Bodhisattva, semuanya sejenis, sekategori. Amitabha Buddha menitis menjadi Dirghayus Buddha, pendamping-Nya adalah Avalokitesvara Bodhisattva, Mahastamamprapta Bodhisattva; Avalokitesvara Bodhisattva menitis lagi menjadi Tara Putih, Tara Hijau, Mahastamamprapta menitis lagi menjadi Tara Merah; Amitabha Buddha dan Manjushri Bodhisattva pun saling berhubungan; Manjushri Bodhisattva menitis lagi menjadi Yamantaka. Jadi, bila Anda menekuni salah satu yidam di antaranya, Anda akan berhasil, sama-sama ke Sukhavatiloka Barat.
MAHAGURU MENDAPAT NILAI 100 DALAM UJIAN MENGEMUDI DI AMERIKA SERIKAT
Kemarin kita membahas tentang Sadhana Dhumapuja, kita bahas cepat sekali, sebentar saja saya sudah jelaskan semuanya, topik utamanya telah dijelaskan semua. Kita tidak tahu tamu kehormatan yang datang hari ini termasuk kubu biru atau kubu hijau, tapi ini hanya cerita lucu, juga diceritakan oleh Chen Chuan-fang, cerita lucu tentang politik. Presiden suatu negara ikut serta dalam Festival Permainan Anak-anak, kebetulan ada sebuah acara sembur-semburan, seperti Hari Raya Sembur di Thailand, bernyanyi sambil sembur-semburan, semua orang sangat gembira. Demi merakyat, sang presiden lantas terjun bermain sembur-semburan dengan anak-anak. Ia kena semburan, lantas protes mengapa kalian menyembur saya. Ajudan berkata Hari Raya Simbur memang harus sembur-semburan, bergembira bersama rakyat. Sang presiden berkata, "Mereka menyembur saya dengan air mendidih!" Ini cerita dari Chen Chuan-fang, saya tidak tahu presiden yang dimaksud itu pria atau wanita, saya juga tidak tahu presiden negara mana. Bukan urusan saya. Jika ada masalah, cari saja Chen Chuan-fang.
Ringkasan Sadhana Dhumapuja sangat bagus. Barusan saya mengatakan bahwa kali ini saya mengadakan konsultasi untuk Anda semua di Vihara Ling Shen Ching Tze seminggu sebelumnya, alhasil siswa yang datang banyak yang sakit berat. Saya ada perasaan, mengapa karma penyakit para insan begitu berat? Mengapa tidak dapat diatasi? Para insan bisa terkena karma penyakit karena pepatah mengatakan Anda menjadi apa yang Anda makan. "You are what you eat." Bahasa Inggris saya tidak begitu baku. Bicara tentang Bahasa Inggris, saya pun teringat ketika saya ikut ujian mengemudi saat belum lama datang Amerika Serikat, Anda tahu bagaimana saya mengikuti ujiannya? Saya tidak mengerti apa yang ia suruh. Lantas, saya pun cari akal, saya bilang "My name is Sheng-yen Lu, I'm just new coming." Saya pendatang baru. "I speak English just a little. Please, you say slow." Tolong bicara agak pelan. Ia mengerti kalimat ini.
Namun, ia menyuruh saya menyetir, saya masih tidak mengerti. Jadi, saya pun berkata padanya, "I write down the pictures." Lembar pertama adalah "10 Miles Stop", lembar kedua adalah "Change lane", lembar ketiga adalah "parkir di belakang mobil", lembar keempat adalah "memundurkan mobil masuk garasi", lembar kelima adalah "parkir di tanjakan", saya gambar sebuah mobil yang agak miring, parking di tanjakan, semuanya digambar. "I write down the picture, you see? What kind you like? You tell me." Petugas penguji itu senang sekali, "OK!" Akhirnya hari ini saya bertemu seorang yang ujian mengemudi dengan gambar. Kemudian, saya mulai menyetir, ia pun menunjuk yang pertama, "10 Miles stop", saya pun tahu saya harus rem sewaktu menyetir 10 mil. Kemudian, ia pun membalik halaman kedua, "Change lane", saya pun tahu menyalakan lampu indikator, kemudian lihat, lalu putar arah, ia bilang bagus sekali. Sekarang parkir di belakang mobil. Saya belajar parkir di belakang mobil cukup lama, mobil saya disetir sampai sana, berhenti berdampingan, saya mundur dulu separuh, kemudian mulai berputar sampai mentok, mobil pun berputar ke dalam, parkir di belakang mobil, "Good". Kemudian memundurkan mobil masuk garasi, cukup dengan berputar 90 derajat. Parkir di tanjakan, saya parkir seperti ini, kemudian roda diputar menahan Sidewalk, ia baru tidak akan licin, saya masih harus menarik rem tangan. Saya mendapatkan nilai 100 dalam ujian mengemudi. Dibantu oleh Buddha dan Bodhisattva, Mereka memberikan saya ide ini. Anda lihat saya juga lulus ujian mengemudi, green card juga lulus, kewarganegaraan juga lulus, demikianlah, sangat Easy.
MENEKUNI SADHANA DHUMAPUJA MEMBUAT ANDA SUKSES DALAM SEGALA HAL DAN SEHAT SELALU
Kita bicara tentang Sadhana Dhumapuja. Apa baiknya Sadhana Dhumapuja ini? Saya menemukan bahwa rintangan dalam hidup ini tidak hanya yang berwujud saja, juga ada yang tidak berwujud. Yang berwujud semua palsu, ini yang dikatakan oleh Sakyamuni Buddha, "semua yang berwujud adalah ilusi". Yang benar-benar merintangi Anda adalah musuh dan penagih utang yang pernah Anda sakiti dalam banyak kehidupan lampau; jika sekarang ia menjadi makhluk halus, ia akan mencari Anda. Walaupun supaya sehat kita harus memperhatikan pola makan dan olahraga, ini adalah pengetahuan dasar. Namun, ketika banyak penyakit makhluk halus menghampiri Anda, Anda lihat saja ada yang terkena kanker, bukan berarti orang yang memperhatikan pola makan dan kesehatan tidak akan terkena kanker. Anda depresi juga bisa terkena kanker; Anda selalu cemberut, risau sepanjang hari, hati tersimpul, sel akan mati, gabungan dari sel-sel mati akan berubah menjadi kanker. Jadi, jiwa tetap berpengaruh pada fisik, yang tidak berwujud tetap berpengaruh pada berwujud, jadi Dhumapuja sangat penting.
Tubuh Anda bisa sakit, sewaktu sakit, Anda harus melakukan Dhumapuja, sewaktu tidak sakit juga harus melakukan Dhumapuja. Yang dapat melakukan homa melakukan homa, yang dapat melakukan Trimulapuja melakukan Trimulapuja, yang dapat melakukan Argampuja melakukan Argampuja, semuanya adalah persembahan. Namun, Dhumapuja khusus mempersembahkan kepada musuh dan penagih utang, mempersembahkan kepada makhluk halus. Bahan persembahannya hanya berupa sedikit dupa, sedikit tepung 5 jenis padi-padian, kain lima warna, gula putih dan gula merah, ditambah sedikit susu, setelah dikeringkan, lalu dinyalakan. Mengapa dengan demikian makhluk halus akan senang? Ini ada sebabnya. Karena Anda japa "OM AH HUM", Anda japa "RANG YANG KANG", "OM AH HUM" ini melambangkan: pertama, mengubahnya menjadi banyak, "OM", berubah menjadi banyak, bahan-bahan Dhumapuja Anda yang kecil berubah menjadi banyak, memenuhi alam semesta, "OM" adalah alam semesta, "AH" adalah bersih, bahan-bahan yang Anda buat ini berubah menjadi sangat bersih, sangat baik, murni; "HUM" mengubah Dharmarasanya, kain berubah menjadi pakaian yang sangat indah, tepung 5 jenis padi-padian menjadi makanan yang sangat lezat, bubuk cendana ini berubah menjadi wewangian yang sangat semerbak, gula mengubah duka menjadi suka, yang pahit menjadi manis. Kita orang Taiwan mengatakan, memberi Anda makan yang manis-manis, besok melahirkan anak, ini kata-kata yang menyenangkan orang lain, supaya Anda puas. Supaya yang tidak baik berubah menjadi baik. Susu justru berguna menolak semua bencana, susu berwarna putih, bersifat bersih, menolak seluruh bencana.
Anda japa "OM AH HUM", "RANG YANG KANG", walaupun Dhumapuja sangat kecil, justru berubah menjadi persembahan besar. Asalkan Anda melakukan seperti itu, semua penyakit, karma buruk, makhluk halus, makhluk halus yang menganggu Anda, mereka semua menerima persembahan Anda, dengan kata lain, kita tidak dapat menolak permintaan orang lain jika kita makan dan mengambil barang orang lain, itulah maksudnya. Bukan menyuap, kita dengan tulus melakukan persembahan, tujuan yang terpenting dalam melakukan Sadhana Dhumapuja adalah agar seluruh musuh dan penagih utang, semua makhluk halus, tadinya mau mencelakai Anda, Ia pun mundur. Jadi, Anda akan sukses dalam karir, restoran Anda akan ramai, atasan Anda akan menaikkan gaji Anda, tubuh Anda juga akan sehat, suasana hati juga sangat gembira; tadinya membenci Anda pun bisa mencintai Anda, semua memperoleh kesempurnaan dalam hal cinta kasih; tadinya sakit-sakitan, penyakitnya perlahan-lahan membaik, tadinya Anda tidak sakit, Anda pun menjadi semakin sehat. Inilah manfaat Dhumapuja.
Dhumapuja juga ada yang mempersembahkan pada Buddha, yakni pukul 5 hingga 9 pagi. Mempersembahkan pada makhluk halus itu pukul 5 sore hingga 9 malam. Tungku Dhumapuja juga pernah saya jelaskan, hiolo tidur Anda buat yang panjang, lalu bersadhana di depan tungku hiolo tidur; bila Anda buat yang bserangga, Anda pun bersadhana dengan tungku yang kemarin saya perlihatkan pada Anda; bila Anda membuat yang agak besar, Anda boleh membakarnya seperti ini, setelah dibakar Anda semua bersama-sama mengadakan kebaktian Dhumapuja juga boleh. Menggunakan patra, patra yang dipegang bhiksu-bhiksu, juga boleh, makanya tadi saya katakan, bahan yang harus Anda persiapkan adalah bubuk cendana, tepung 5 jenis padi-padian, kain 5 warna, gula putih dan merah, sedikit susu, dicampur lalu dikeringkan, agar dapat menyala, bakar dengan sedikit dupa, selanjutnya bersadhana.
MUDRA GARUDA MELAMBANGKAN ASAP SEDANG TERBANG
Yang saya katakan kemarin, dalam melakukan Dhumapuja, ingat harus taruh di tempat yang sirkulasi udaranya lancar. Siswa Singapura mengatakan bahwa rumah tempat tinggal mereka tidak ada balkon, kalau begitu Anda buka jendela, Anda bersadhana menghadap ke luar jendela. Yang saya jelaskan kemarin, yaitu kita menekuni Sadhana Avalokitesvara Berlengan Empat, adinata yang terutama adalah Avalokitesvara Berlengan Empat, "OM MANI PADME HUM XIE." "XIE" ini dalam Bahasa Inggris memang agak kasar! Seperti sedang memarahi orang, Shit on you, kurang bagus. Sebenarnya di dalam Tantra, justru adalah mantra. Mengapa "XIE" ini baik? Ia adalah mantra! Bijaksara Amitabha Buddha, Avalokitesvara Bodhisattva. Anda harus tahu sebuah cakra candra, sebuah aksara "XIE", berubah menjadi Avalokitevara Berlengan Empat, mengerti memasuki diriku dan diriku memasuki; sebelumnya melakukan Mahanamaskara, Mahapuja, Catursarana, Simabandhana, Mantra Sataksara, Anda juga memanjatkan Sutra Raja Agung Avalokitesvara; setelah Anda menyelesaikan taracara ini, Anda pun mulai melakukan Sadhana Avalokitesvara Berlengan Empat, berlatih hingga Avalokitesvara Bodhisattva memasuki diriku dan diriku memasuki. Mudra Avalokitesvara Bodhisattva bermacam-macam, ada mudra yang satu ibu jari masuk ke dalam, satu ibu di luar, dikepalkan ke dalam, ini adalah mudra Avalokitesvara Bodhisattva. Ada lagi mudra Sahasrabhujanetra Avalokitesvara Bodhisattva, yakni tangan-Nya yang banyak dibentuk seperti ini, bersilangan, atau terbuka, artinya banyak tangan, ini adalah mudra Sahasrabhujanetra Avalokitesvara Bodhisattva. Avalokitesvara Bodhisattva memiliki banyak mudra, Anda gunakan mudra apapun boleh, ketika Anda sendiri berubah menjadi Avalokitesvara Bodhisattva, Anda pun mulai menekuni Sadhana Dhumapuja, ini adalah tahap awal, tahap inti.
Selanjutnya Anda menekuni Dhumapuja, ketika asap sedang menyala, Anda harus bervisualisasi wadah Anda, japalah Mantra Visualisasi Sunya "OM. SIBAWA. SUDA. SARWA. DARMA. SIBAWA. SUDUO. HANG.", ini adalah Mantra Visualisasi Sunya. Mantra Visualisasi Sunya melambangkan seluruh alam semesta, Anda bervisualisasi Dhumapuja Anda menjadi besar hingga sebesar angkasa, kemudian ketika bervisualisasi asap menyala, asap pun berubah menjadi lima persembahan mulia. Seluruh makhluk halus suka barang-barang berharga, Anda harus memvisualisasikannya. Visualisasi rumah yang paling disukai makhluk halus, sebesar apapun Anda boleh bervisualisasi untuk mereka. Visualisasi mobil, visualisasi mobil sport Ferrari memenuhi seluruh angkasa. Anda visualisasi makanan. Anda visualisasi sayur-mayur, ini lebih murah. Anda visualisasi abalone, hisit! Pokoknya visualisasi benda-benda yang paling mahal. Sarang burung, lobster, kita makan yang bermutu. Saya bahkan mendengar bahwa ada acarya yang wajahnya tertulis abalone, hisit, sepertinya ke mana pun saya pergi harus makan abalone, hisit, setiap umat se-Dharma selalu mempersembahkan abalone, hisit, setiap kali makan harus abalone, hisit, semua orang pun menjulukinya acarya abalone, hisit.
Pokoknya lima persembahan mulia, Anda persembahkan semua yang terbaik. Lain kali kalian berikan persembahan seperti ini saja pada acarya! Melalui Dhumapuja berubah menjadi lima persembahan mulia, "pangan, sandang, papan, transportasi, dan hiburan" semuanya tercakup, hiburan juga dipersembahkan padanya. Mudra yang Anda bentuk waktu itu adalah Mudra Garuda, Garuda melambangkan asap, karena ia bisa terbang, mudra ini gampang diingat, ini sedang terbang! Asap terbang seperti ini bagaikan garuda, terbang ke setiap pelosok alam semesta, seluruh makhluk halus pun menerima persembahan Anda. Saat Anda menyelesaikan tahap menerima persembahan, Anda harus japa satu mantra, yakni Mantra Paripurna mempersembahkan pada mereka "OM. ABULADI. PUBAYA. SUOHA." Sewaktu menjapa satu mantra harus memetik jari satu kali, total 7 kali, harus japa 7 kali artinya sempurna. Mengapa harus memetik jari? Karena jika saat Anda melakukan persembahan, makhluk halus masih tidur, Anda memetik jari, ia pun bangun. Lagipula satu petikan jari artinya Anda harus mempersembahkan pada mereka, Anda harus bersiap-siap memberikan mereka persembahan, japa Mantra Paripurna 7 kali, petik jari 7 kali, artinya persembahan selesai dan sempurna.
PELIMPAHAN JASA SADHANA DHUMAPUJA BOLEH MENGGUNAKAN BAHASA UMUM YANG SEDERHANA
Mengenai pelimpahan jasa, kemarin banyak orang mengatakan bahwa pelimpahan jasa Mahaguru tidak bisa diingat! Lantas, saya pun baca agak pelan, dengarkan sebentar, "Seluruh Dhumapuja dari pancaguna, Dewaraja Aharagandha Madhuka, Raja Kinnara dan kerabatnya. Raja Aharagandha Pancajati dan rakyatnya. Raja Naga, Putri Naga, dan para kerabatnya. Dewa Gunung, Dewa Air, Dewa Sungai dan Laut. Terutama segenap insan yang telah meninggal dunia namun belum bereinkarnasi dan berada di tengah bardo, segenap insan yang risau, semoga memperoleh persembahan guna sempurna. Bardo selayaknya memahami agar bebas dari ketakutan dan penderitaan, Sambhogakaya Buddha yang sempurna, semoga lekas mencapai Samyaksambodhi, tetap menjalankan walau tanpa kekuatan demikian, juga berkorban tanpa kekurangan sehingga muncullah sugata, bersedia menjalankan Anuttara Saddharma. Semoga lewat kekuatan pahala ini, saya tersingkir dari segala rintangan, keempat penderitaan bagaikan ombak lautan, semoga semua insan dunia saha diselamatkan." Menghafal gatha ini sungguh merisaukan, kita menggunakan bahasa umum yang sederhana, saya lebih mengerti bahasa umum. Dengan kata lain "Dhumapuja saya ini dipersembahkan pada semua makhluk halus, dipersembahkan pada semua musuh dan penagih utang saya, dipersembahkan pada semua yang berwujud dan tidak berwujud, agar mereka memperoleh kepuasan dan kebahagiaan, semoga musuh dan penagih utang saya dapat meninggalkan saya, menjauhi saya, semoga musuh dan penagih utang saya melatih diri kelak mencapai keberhasilan, semoga semua musuh dan penagih utang saya mengubah duka menjadi suka, saya pun dapat selamat dan sejahtera, sehat selalu, dapat tekun melatih diri, OM MANI PADME HUM." Begitulah. Ini lebih sederhana. Anda mengerti memberikan persembahan kepada musuh dan penagih utang, mempersembahkan kepada semua makhluk halus.
TEMPAT IBADAH MILIK LANGIT DAN BUMI
Kemarin saat saya berceramah, saya sempat menyinggung tentang Song Xian-zheng, ia sekarang juga seorang yang melatih diri dengan tekun, "Sanlun Leizang Si" yang akan dibangunnya di Dallas tanpa menggalang dana, lahannya milik sendiri, ia menggunakan kekuatan sendiri untuk membangun Leizang Si sendiri. Saya memberinya nama "Sanlun Leizang Si". Anda semua jangan mengira "sanlun" berarti tiga roda dari kenderaan beroda tiga (becak), ini mengandung arti tiga kali memutar Dharmacakra dalam Buddhadharma, jadi baru disebut "sanlun" (tricakra). Kelak ia juga seorang donatur utama. Dulu ia di Seattle, begitu ia meninggalkan Seattle, Anda lihat, tingkat keberhasilannya lumayan. Jadi, saya berharap kita seluruh siswa Zhenfo, jangan sepenuhnya tekun di tempat ibadah, tempat ibadah tentu harus kita jalankan, sebab kita bisa berkumpul mengadakan kebaktian bersama, ada pahalanya, namun, tempat ibadah adalah milik langit dan bumi, bukan milik perorangan.
Mahaguru pernah mengatakan bahwa saya menjadi kepala Vihara Lei Tsang Taiwan hanya nama saja, sekarang Acarya Lian Zhe adalah penjabat kepala vihara, namun kenyataannya semua personalia, administrasi, keuangan semuanya dilakukan olehnya, saya pribadi tidak campur tangan. Aset Vihara Lei Tsang Taiwan sekarang, termasuk aset bangunan dan lahan boleh dibilang seratus juta. Jika saya seorang yang sangat serakah, seratus juta loh! Semua orang tahu, Chen Chuan-fang bilang, "Kekayaan tidak dibawa datang, juga tidak dibawa pergi, tapi setiap orang suka kekayaan." Jika Mahaguru suka kekayaan, saya kembali ke Vihara Lei Tsang Taiwan, saya adalah kepala vihara! Anda penjabat kepala vihara, wakil kepala vihara semuanya ke pinggir dan istirahat. Lalu, ini milik saya! Setiap hari saya menatap tiang besar berlapis emas, yang penting senang. Peluk sebentar dengan gembira, satu orang tidak cukup memeluk tiang besar, setinggi tujuh tingkat loh! Bodhisattva juga setinggi 7 tingkat, senang melihatnya. Sekali saya melihat Amitabha, makin lama makin agung, sungguh ingin bawa pulang, tapi tidak bisa. Tak bisa dibawa pergi, dari luar dikatakan milik Anda, sebenarnya milik bumi. Usia Anda bisa lebih panjang daripada Vihara Lei Tsang? Jika usia Anda lebih panjang daripada Vihara Lei Tsang, makan saja seperti makan kue bolu. Usia Anda juga tidak lebih panjang dari Vihara Lei Tsang! Itu memang milik bumi, maka kita harus berpikiran terbuka!
Chen Chuan-fang mengatakan bahwa dirinya sudah berpikiran terbuka, sekarang saya tidak mau apa-apa lagi, Mahaguru, menurut Anda bagaimana tingkat spiritual saya akhir-akhir ini? Begitu saya lihat, wah! Akhir-akhir ini cerita lucu Anda makin bagus dari hari ke hari. Saya menemukan bahwa keempat mama besar memang melatih diri, bahkan mengalami kemajuan. Salah satunya, ada satu mama besar, ia sudah menyatu dengan Avalokitesvara Bodhisattva. Salah satu mama besar, bisa pergi ke alam suci. Salah satu mama besar lagi, bisa pergi ke alam surga. Salah satu mama besar lagi, kelak akan menjadi presiden. Keempat sadhaka mengalami kemajuan, keberhasilan mereka cukup tinggi.
DENGAN MEMAHAMI MAKNA UTAMA SADHANA TANTRA
MENEKUNI AJARAN TANTRA AKAN MENCAPAI KEBERHASILAN
Anda menekuni Dhumapuja, dalam usaha duniawi, Anda bisa berhasil, usaha non duniawi juga akan berhasil. Asal tahu saja, ini adalah bekal dasar, Dhumapuja adalah sadhana bekal, sadhana bekal yang terbaik, baik sekali untuk sadhana pribadi. Saya beritahu makna utama sadhana Tantra pada Anda semua. Makna utama Tantra, orang yang mengerti akan mengerti, orang yang tidak mengerti tidak akan mengerti. Sadhana Tantra, di cakra kening ada sebuah aksara "HAN", bagian empat jari di cakra pusar ada setengah aksara "AH", lewat menghirup prana, akan muncul "api tummo"; di dalam hati Anda ada sebuah aksara "HUM" biru, aksara "HUM" berubah menjadi yidam, lewat saling mengisi antara api tummo dan bindu, akan berubah menjadi "tubuh ilusi" Anda. Jika di dalam mimpi Anda juga dapat bersadhana, Anda pun akan memperoleh "visualisasi mimpi"; di dalam mimpi Anda juga dapat bersadhana, bergabung dengan terang, Anda pun memperoleh "terang". Kelak Anda memblokir kedelapan lubang, hanya tinggal satu lubang, Anda dorong dengan sekuat tenaga kesadaran dan prana Anda lewat prana, inilah "memindahkan kesadaran". Setelah Anda keluar, Anda melihat yidam Anda, Anda melebur dengan yidam inilah "grong'jug". Saya telah katakan, sebuah "api tummo", sebuah "tubuh ilusi", sebuah "visualisasi mimpi", sebuah "terang", sebuah "memindahkan kesadaran", sebuah "bardo".
Jika Anda mengerti, jika Anda telah memiliki tubuh ilusi, Anda pun bisa menggunakan kekuatan Anda mengendalikan tubuh ilusi Anda untuk langsung terlahir di Buddhaloka, langsung menggunakan tubuh ilusi Anda mencapai kebuddhaan disebut "mencapai kebuddhaan dalam tubuh sekarang". Jika Anda tidak bisa, Anda visualisasi yidam Anda di atas kepala Anda, nadi tengah yidam dan nadi tengah Anda terhubung, gerakkan prana yang telah Anda pelajari ke atas, dorong kesadaran Anda ke kesadaran yidam, dorong ke nadi tengah yidam, menyatu dengan yidam, Ia terbang ke alam suci, Anda pun ke alam suci. Jika masih tidak bisa, Anda tidak dapat mencapai keberhasilan tubuh ilusi Anda, hanya bardo Anda yang muncul, lantas Anda harus segera belajar "Metode Memindahkan Kesadaran". Anda harus mengerti menjapa mantra, mengerti visualisasi, yidam Anda muncul, Anda melebur ke dalam yidam Anda, Anda pun memindahkan kesadaran. Jika Anda ingin menjadi presiden, kelak Anda ingin menjadi presiden yang terkenal di dunia, Anda mesti belajar visualisasi, Anda harus visualisasi ibu yang melahirkan presiden, Anda harus mencarinya; kemudian bardo atau arwah Anda memasuki rahimnya, ini disebut "grong'jug"; Anda masuk ke rumah ini, lalu dilahirkan oleh ibu presiden, kelak Anda pun menjadi putra langit yang sudah ditakdirkan. Di dalam Tantra, ini disebut "Sadhana Grong'jug".
Kekuatan bardo orang biasa tidak cukup, sebab orang biasa tidak dapat mengendalikan diri, ia hanya dapat menempel di kupu-kupu. Kupu-kupu beterbangan, bardo Anda lewat, Anda menempel di atasnya, beterbangan, terbang ke pundak orang dekat. Anda jangan tepuk, karena ia maybe your grandfather or grandmother, menempel di sayap. Kadang-kadang, ia akan menempel di serangga, sewaktu Anda sedang melakukan penyeberangan, tiba-tiba, serangga yang belum pernah lihat sebelumnya, merayap ke atas meja Anda.
Suatu kali, saya membantu menyeberangkan seorang kerabat, seekor serangga merayap, mereka melihatnya ingin memukulnya dengan tangan, saya bilang, "Tunggu. It's your brother!" Ia adalah kakak Anda yang menempel di serangga pulang mencari Anda, ini juga salah satu dari Sadhana Grong'jug, tapi Sadhana Grong'jug demikian adalah Sadhana Grong'jug berkekuatan rendah, ia hanya dapat menempel di serangga dan kupu-kupu, tidak dapat menempel di seekor burung, kemudian terbang pulang mengunjungi orang dekatnya, lalu pergi setelah itu. Jangan menyakitinya.
Kita sebagai Tantrika mengerti Sadhana Grong'jug, seperti ada yang mengatakan ia ingin terlahir di dalam keluarga Bill Gates. Kalau begitu, sewaktu Anda meninggalkan dunia, Anda segera mencari istrinya, masuk ke dalam rahimnya, masuk ke dalam janinnya, begitu lahir Anda pun menjadi putra Bill Gates, Anda terlahir menjadi orang kaya. Untuk itu, tingkat spiritual Anda harus memadai, Anda dapat mengendalikan diri, Anda dapat pergi ke alam suci atau mencapai kebuddhaan atau bereinkarnasi menjadi presiden atau bereinkarnasi menjadi orang kaya atau bereinkarnasi ke mana pun sesuai kehendak Anda. Ini adalah keberhasilan kita dalam menekuni Tantra.
Sebentar lagi saya akan memberikan abhiseka Yamantaka untuk Anda semua. Sadhana Dhumapuja ini, saya minta acarya di Miyuan menuliskan urutan sadhana. Setelah selesai ditulis, perlihatkan pada saya, saya lihat bagus sekali, kemudian Anda semua bersadhana berdasarkan urutan ini. Saya pikir Anda semua kurang lebih sudah mengerti, kita menekuni begitu banyak yidam! Hanya ditambah persembahan Dhumapuja saja. Menurut saya, kita japa 7 kali mantra, 7 kali mantra adalah japa "OM. ABULADI. PUBAYA. SUOHA." Japa mantra ini saja, jangan japa mantra "OM. ABULADI. BULAYA. SUOHA." Japalah "OM. ABULADI. PUBAYA. SUOHA." Urutan sadhana Dhumapuja ini boleh dilakukan oleh semua orang, Anda semua juga boleh memanjatkan Sutra Raja Agung.
Sebentar lagi saya memberikan abhiseka Yamantaka pada Anda semua, walaupun Anda tidak menekuni Sadhana Yamantaka, namun Anda boleh menjapa Mantra Yamantaka, bisa membuat anda panjang umur. Beruntunglah kalian yang datang ke sini! Asalkan Anda menguasai mantra vajra dari Yamantaka, Anda sering japa, ratusan racun tidak mempan, Anda pun panjang umur dan bebas leluasa.
Om Mani Padme Hum.
Sembah sujud pada Y.M. Liao Ming, Guru Sakya Zheng Kong, Gyalwa Karmapa XVI, Guru Thubten Dhargye, sembah sujud pada adinata homa Yamantaka, sembah sujud pada Triratna mandala. Gurudhara, para acarya, para lama, dharmacarya, pandita dharmduta, pandita lokapalasraya, para umat se-Dharma, dan juga semua tamu kehormatan yang terhormat, salam sejahtera semuanya.
Di Vihara Ling Shen Ching Tze, di Rainbow Villa, upacara dan homa di kedua lokasi ini, Avalokitesvara Bodhisattva dan Yamantaka pun hadir di mandala pada saat upacara dimulai. Jadi, upacara ini sangat luar biasa. Hari ini masih banyak tamu kehormatan yang hadir kemarin, hari ini bahkan ada tamu kehormatan baru. Selamat datang semua tamu kehormatan.
Kemarin begitu pulang usai berceramah Dharma, mungkin terlalu gembira, orang tua tidak mudah tidur, saya terus bolak-balik dan berpikir, ada apa sebenarnya, mengapa saya tidak bisa tidur. Dipikir-pikir, ternyata Acarya Lian Bao duduk di bawah mengatakan satu kalimat pada saya, "Orang tua duduk di belakang." Begitu mendengar kata "orang tua" saya sedikit jengkel. (Mahaguru tertawa)
Tentu saja, Mahaguru terlahir dengan kedua kaki pendek, akibat kurang gizi, tubuh saya tetap pendek dan tidak bisa tinggi. Dalam hal ini, saya tidak bisa berkata apa-apa. Makanya, hari ini saya sengaja memakai sebuah topi yang agak tinggi, sehingga kalau keluar rumah saya merasa diriku terkesan tinggi. Saya mau mengatakan pada Acarya Lian Bao, jangan mengira anak Anda baru lahir, Anda lantas merasa muda, sebenarnya usia Anda juga tidak beda jauh dengan saya! Saya merasa akhir-akhir ini Acarya Lian Bao sangat senang, sangat gembira, sangat bahagia, sangat happy. Saya sedang berpikir memangnya baru punya anak lantas dikira "orang muda"? Dipikir-pikir sangat menjengkelkan, saya ingin sekali bertarung mati-matian dengan Anda. Namun, saya bolak-balik merenung seharian, begitu saya ingat bahwa di rumah masih ada Gurudhara, dipikir-pikir, sudahlah, biarkan ia menang sekali! Ini lelucon. Tapi saya mengimbau Acarya Lian Bao, jangan selalu tertawa dengan mulut miring, Anda gembira justru Anda sendiri saja yang gembira, Anda selalu tertawa pada kami, mempengaruhi suasana hati kami.
Bicara tentang gembira dan tersenyum, Chen Chuan-fang menceritakan sebuah cerita lucu. Ada tiga jenazah, sewaktu dikirim ke rumah duka, ekspresi ketiga jenazah ini tersenyum gembira. Petugas rumah duka keheranan, lantas menanyakan apa yang terjadi sebenarnya pada jenazah pertama, mengapa ia begitu gembira sewaktu meninggal dunia. Ternyata usianya telah lanjut, pergi ke Daratan Cina untuk berbisnis, lalu memperistri seorang gadis yang usianya sangat muda, pada malam pertama, karena terlalu gembira, ia pun meninggal dunia. Sehingga ia meninggal dunia dalam kondisi tertawa. Lalu, apa yang terjadi dengan jenazah kedua, mengapa saat ia meninggal dunia juga tertawa? Ternyata ia mendapatkan lotere utama, dirinya terasa melayang-layang, tidak tahu arah, berjalan ke tengah jalan raya pun masih gembira, akhirnya ditabrak mobil, saat kecelakaan pun masih gembira. Lantas, apa yang terjadi dengan yang ketiga? Ketiga, ia mati disambar petir. Ternyata, sewaktu ia sedang mendaki gunung, tiba-tiba petir menyambar, ia mengira orang lain memotret dirinya, jadi ia pun mati kegirangan. Ini adalah cerita lucu dari Chen Chuan-fang.
YAMANTAKA MEMPUNYAI 3 SIDDHI DAN 37 BODHIPAKSA
Hari ini kita mengadakan homa Yamantaka. Ia adalah sesosok Dharmapala yang sangat mulia, juga Muladharmapala dari Mahaguru. Vidyaraja ini mempunyai 9 kepala yang melambangkan 9 tingkatan dalam penekunan Tantra, wajah depan-Nya berwarna hitam, bertanduk dua seperti kepala sapi, satu tanduk melambangkan "Kye-rim" (tingkat permulaan), satu tanduk lagi melambangkan "Dzog-rim" (tingkat kesempurnaan). Ia memiliki 34 tangan yang membentuk mudra penaklukan, ditambah lagi perbuatan, ucapan, dan pikiran, sehingga menjadi 37, disebut "3 Siddhi dan 37 Bodhipaksa". Ia memiliki 16 kaki, melambangkan 16 sunyata. Yamantaka Vidyaraja adalah titisan dari Manjushri Bodhisattva, karena dulu sewaktu Yama Pemburu Nyawa di Tibet masuk ke tubuh seorang suci, membuat seluruh insan di bumi Tibet pun sulit lolos. Saat itu, Manjushri Bodhisattva dengan wujud Yama Pemburu Nyawa, turun dan menitis menjadi Yamantaka, yakni Penakluk Mara Yama, penakluk Raja Yama. Bila Anda menekuni Yamantaka, pahalanya sangat luar biasa, karena Raja Yama juga ditaklukannya, di bawah kendali Yamantaka, jadi Anda menekuni yidam yang satu ini, Anda memegang kendali atas hidup dan mati, bisa memperoleh umur panjang.
Sayang sekali ada beberapa acarya yang mendahului kita. Dulu, sewaktu saya pertama kali mengadakan upacara Kalachakra di Hong Kong, seorang acarya datang, saya melihat auranya tidak benar, karena cahaya di tubuhnya sangat sedikit. Saya pun bertanya padanya, "Tahukah Anda mantra Yamantaka?" Tak disangka ia tidak bisa menjawab, ia tidak pernah menerima abhiseka Yamantaka, juga tidak tahu Mantra Yamantaka. Jika ia dapat menjapa Mantra Yamantaka dengan sebaik-baiknya, hari ini Yama Pemburu Nyawa tidak mungkin mencabut nyawanya. Jadi, sayang sekali. Kadang-kadang Mahaguru beritahu Anda semua, walaupun Anda tidak menekuni sadhana ini, namun Anda juga harus menjapa mantra ini. Misalnya, Anda tidak menekuni Sadhana Yamantaka, namun Anda menjapa Mantra Yamantaka, pahala dan manfaatnya sangat besar. Seperti orang Tibet, mereka belum tentu menekuni Sadhana Tantra, namun mereka menjapa "OM MANI PADME HUM", menjapa mantra Avalokitesvara Berlengan Empat. Amitabha Buddha, Dirghayus Buddha, Manjushri Bodhisattva, Yamantaka, Avalokitesvara Bodhisattva, Mahastamamprapta Bodhisattva, semuanya sejenis, sekategori. Amitabha Buddha menitis menjadi Dirghayus Buddha, pendamping-Nya adalah Avalokitesvara Bodhisattva, Mahastamamprapta Bodhisattva; Avalokitesvara Bodhisattva menitis lagi menjadi Tara Putih, Tara Hijau, Mahastamamprapta menitis lagi menjadi Tara Merah; Amitabha Buddha dan Manjushri Bodhisattva pun saling berhubungan; Manjushri Bodhisattva menitis lagi menjadi Yamantaka. Jadi, bila Anda menekuni salah satu yidam di antaranya, Anda akan berhasil, sama-sama ke Sukhavatiloka Barat.
MAHAGURU MENDAPAT NILAI 100 DALAM UJIAN MENGEMUDI DI AMERIKA SERIKAT
Kemarin kita membahas tentang Sadhana Dhumapuja, kita bahas cepat sekali, sebentar saja saya sudah jelaskan semuanya, topik utamanya telah dijelaskan semua. Kita tidak tahu tamu kehormatan yang datang hari ini termasuk kubu biru atau kubu hijau, tapi ini hanya cerita lucu, juga diceritakan oleh Chen Chuan-fang, cerita lucu tentang politik. Presiden suatu negara ikut serta dalam Festival Permainan Anak-anak, kebetulan ada sebuah acara sembur-semburan, seperti Hari Raya Sembur di Thailand, bernyanyi sambil sembur-semburan, semua orang sangat gembira. Demi merakyat, sang presiden lantas terjun bermain sembur-semburan dengan anak-anak. Ia kena semburan, lantas protes mengapa kalian menyembur saya. Ajudan berkata Hari Raya Simbur memang harus sembur-semburan, bergembira bersama rakyat. Sang presiden berkata, "Mereka menyembur saya dengan air mendidih!" Ini cerita dari Chen Chuan-fang, saya tidak tahu presiden yang dimaksud itu pria atau wanita, saya juga tidak tahu presiden negara mana. Bukan urusan saya. Jika ada masalah, cari saja Chen Chuan-fang.
Ringkasan Sadhana Dhumapuja sangat bagus. Barusan saya mengatakan bahwa kali ini saya mengadakan konsultasi untuk Anda semua di Vihara Ling Shen Ching Tze seminggu sebelumnya, alhasil siswa yang datang banyak yang sakit berat. Saya ada perasaan, mengapa karma penyakit para insan begitu berat? Mengapa tidak dapat diatasi? Para insan bisa terkena karma penyakit karena pepatah mengatakan Anda menjadi apa yang Anda makan. "You are what you eat." Bahasa Inggris saya tidak begitu baku. Bicara tentang Bahasa Inggris, saya pun teringat ketika saya ikut ujian mengemudi saat belum lama datang Amerika Serikat, Anda tahu bagaimana saya mengikuti ujiannya? Saya tidak mengerti apa yang ia suruh. Lantas, saya pun cari akal, saya bilang "My name is Sheng-yen Lu, I'm just new coming." Saya pendatang baru. "I speak English just a little. Please, you say slow." Tolong bicara agak pelan. Ia mengerti kalimat ini.
Namun, ia menyuruh saya menyetir, saya masih tidak mengerti. Jadi, saya pun berkata padanya, "I write down the pictures." Lembar pertama adalah "10 Miles Stop", lembar kedua adalah "Change lane", lembar ketiga adalah "parkir di belakang mobil", lembar keempat adalah "memundurkan mobil masuk garasi", lembar kelima adalah "parkir di tanjakan", saya gambar sebuah mobil yang agak miring, parking di tanjakan, semuanya digambar. "I write down the picture, you see? What kind you like? You tell me." Petugas penguji itu senang sekali, "OK!" Akhirnya hari ini saya bertemu seorang yang ujian mengemudi dengan gambar. Kemudian, saya mulai menyetir, ia pun menunjuk yang pertama, "10 Miles stop", saya pun tahu saya harus rem sewaktu menyetir 10 mil. Kemudian, ia pun membalik halaman kedua, "Change lane", saya pun tahu menyalakan lampu indikator, kemudian lihat, lalu putar arah, ia bilang bagus sekali. Sekarang parkir di belakang mobil. Saya belajar parkir di belakang mobil cukup lama, mobil saya disetir sampai sana, berhenti berdampingan, saya mundur dulu separuh, kemudian mulai berputar sampai mentok, mobil pun berputar ke dalam, parkir di belakang mobil, "Good". Kemudian memundurkan mobil masuk garasi, cukup dengan berputar 90 derajat. Parkir di tanjakan, saya parkir seperti ini, kemudian roda diputar menahan Sidewalk, ia baru tidak akan licin, saya masih harus menarik rem tangan. Saya mendapatkan nilai 100 dalam ujian mengemudi. Dibantu oleh Buddha dan Bodhisattva, Mereka memberikan saya ide ini. Anda lihat saya juga lulus ujian mengemudi, green card juga lulus, kewarganegaraan juga lulus, demikianlah, sangat Easy.
MENEKUNI SADHANA DHUMAPUJA MEMBUAT ANDA SUKSES DALAM SEGALA HAL DAN SEHAT SELALU
Kita bicara tentang Sadhana Dhumapuja. Apa baiknya Sadhana Dhumapuja ini? Saya menemukan bahwa rintangan dalam hidup ini tidak hanya yang berwujud saja, juga ada yang tidak berwujud. Yang berwujud semua palsu, ini yang dikatakan oleh Sakyamuni Buddha, "semua yang berwujud adalah ilusi". Yang benar-benar merintangi Anda adalah musuh dan penagih utang yang pernah Anda sakiti dalam banyak kehidupan lampau; jika sekarang ia menjadi makhluk halus, ia akan mencari Anda. Walaupun supaya sehat kita harus memperhatikan pola makan dan olahraga, ini adalah pengetahuan dasar. Namun, ketika banyak penyakit makhluk halus menghampiri Anda, Anda lihat saja ada yang terkena kanker, bukan berarti orang yang memperhatikan pola makan dan kesehatan tidak akan terkena kanker. Anda depresi juga bisa terkena kanker; Anda selalu cemberut, risau sepanjang hari, hati tersimpul, sel akan mati, gabungan dari sel-sel mati akan berubah menjadi kanker. Jadi, jiwa tetap berpengaruh pada fisik, yang tidak berwujud tetap berpengaruh pada berwujud, jadi Dhumapuja sangat penting.
Tubuh Anda bisa sakit, sewaktu sakit, Anda harus melakukan Dhumapuja, sewaktu tidak sakit juga harus melakukan Dhumapuja. Yang dapat melakukan homa melakukan homa, yang dapat melakukan Trimulapuja melakukan Trimulapuja, yang dapat melakukan Argampuja melakukan Argampuja, semuanya adalah persembahan. Namun, Dhumapuja khusus mempersembahkan kepada musuh dan penagih utang, mempersembahkan kepada makhluk halus. Bahan persembahannya hanya berupa sedikit dupa, sedikit tepung 5 jenis padi-padian, kain lima warna, gula putih dan gula merah, ditambah sedikit susu, setelah dikeringkan, lalu dinyalakan. Mengapa dengan demikian makhluk halus akan senang? Ini ada sebabnya. Karena Anda japa "OM AH HUM", Anda japa "RANG YANG KANG", "OM AH HUM" ini melambangkan: pertama, mengubahnya menjadi banyak, "OM", berubah menjadi banyak, bahan-bahan Dhumapuja Anda yang kecil berubah menjadi banyak, memenuhi alam semesta, "OM" adalah alam semesta, "AH" adalah bersih, bahan-bahan yang Anda buat ini berubah menjadi sangat bersih, sangat baik, murni; "HUM" mengubah Dharmarasanya, kain berubah menjadi pakaian yang sangat indah, tepung 5 jenis padi-padian menjadi makanan yang sangat lezat, bubuk cendana ini berubah menjadi wewangian yang sangat semerbak, gula mengubah duka menjadi suka, yang pahit menjadi manis. Kita orang Taiwan mengatakan, memberi Anda makan yang manis-manis, besok melahirkan anak, ini kata-kata yang menyenangkan orang lain, supaya Anda puas. Supaya yang tidak baik berubah menjadi baik. Susu justru berguna menolak semua bencana, susu berwarna putih, bersifat bersih, menolak seluruh bencana.
Anda japa "OM AH HUM", "RANG YANG KANG", walaupun Dhumapuja sangat kecil, justru berubah menjadi persembahan besar. Asalkan Anda melakukan seperti itu, semua penyakit, karma buruk, makhluk halus, makhluk halus yang menganggu Anda, mereka semua menerima persembahan Anda, dengan kata lain, kita tidak dapat menolak permintaan orang lain jika kita makan dan mengambil barang orang lain, itulah maksudnya. Bukan menyuap, kita dengan tulus melakukan persembahan, tujuan yang terpenting dalam melakukan Sadhana Dhumapuja adalah agar seluruh musuh dan penagih utang, semua makhluk halus, tadinya mau mencelakai Anda, Ia pun mundur. Jadi, Anda akan sukses dalam karir, restoran Anda akan ramai, atasan Anda akan menaikkan gaji Anda, tubuh Anda juga akan sehat, suasana hati juga sangat gembira; tadinya membenci Anda pun bisa mencintai Anda, semua memperoleh kesempurnaan dalam hal cinta kasih; tadinya sakit-sakitan, penyakitnya perlahan-lahan membaik, tadinya Anda tidak sakit, Anda pun menjadi semakin sehat. Inilah manfaat Dhumapuja.
Dhumapuja juga ada yang mempersembahkan pada Buddha, yakni pukul 5 hingga 9 pagi. Mempersembahkan pada makhluk halus itu pukul 5 sore hingga 9 malam. Tungku Dhumapuja juga pernah saya jelaskan, hiolo tidur Anda buat yang panjang, lalu bersadhana di depan tungku hiolo tidur; bila Anda buat yang bserangga, Anda pun bersadhana dengan tungku yang kemarin saya perlihatkan pada Anda; bila Anda membuat yang agak besar, Anda boleh membakarnya seperti ini, setelah dibakar Anda semua bersama-sama mengadakan kebaktian Dhumapuja juga boleh. Menggunakan patra, patra yang dipegang bhiksu-bhiksu, juga boleh, makanya tadi saya katakan, bahan yang harus Anda persiapkan adalah bubuk cendana, tepung 5 jenis padi-padian, kain 5 warna, gula putih dan merah, sedikit susu, dicampur lalu dikeringkan, agar dapat menyala, bakar dengan sedikit dupa, selanjutnya bersadhana.
MUDRA GARUDA MELAMBANGKAN ASAP SEDANG TERBANG
Yang saya katakan kemarin, dalam melakukan Dhumapuja, ingat harus taruh di tempat yang sirkulasi udaranya lancar. Siswa Singapura mengatakan bahwa rumah tempat tinggal mereka tidak ada balkon, kalau begitu Anda buka jendela, Anda bersadhana menghadap ke luar jendela. Yang saya jelaskan kemarin, yaitu kita menekuni Sadhana Avalokitesvara Berlengan Empat, adinata yang terutama adalah Avalokitesvara Berlengan Empat, "OM MANI PADME HUM XIE." "XIE" ini dalam Bahasa Inggris memang agak kasar! Seperti sedang memarahi orang, Shit on you, kurang bagus. Sebenarnya di dalam Tantra, justru adalah mantra. Mengapa "XIE" ini baik? Ia adalah mantra! Bijaksara Amitabha Buddha, Avalokitesvara Bodhisattva. Anda harus tahu sebuah cakra candra, sebuah aksara "XIE", berubah menjadi Avalokitevara Berlengan Empat, mengerti memasuki diriku dan diriku memasuki; sebelumnya melakukan Mahanamaskara, Mahapuja, Catursarana, Simabandhana, Mantra Sataksara, Anda juga memanjatkan Sutra Raja Agung Avalokitesvara; setelah Anda menyelesaikan taracara ini, Anda pun mulai melakukan Sadhana Avalokitesvara Berlengan Empat, berlatih hingga Avalokitesvara Bodhisattva memasuki diriku dan diriku memasuki. Mudra Avalokitesvara Bodhisattva bermacam-macam, ada mudra yang satu ibu jari masuk ke dalam, satu ibu di luar, dikepalkan ke dalam, ini adalah mudra Avalokitesvara Bodhisattva. Ada lagi mudra Sahasrabhujanetra Avalokitesvara Bodhisattva, yakni tangan-Nya yang banyak dibentuk seperti ini, bersilangan, atau terbuka, artinya banyak tangan, ini adalah mudra Sahasrabhujanetra Avalokitesvara Bodhisattva. Avalokitesvara Bodhisattva memiliki banyak mudra, Anda gunakan mudra apapun boleh, ketika Anda sendiri berubah menjadi Avalokitesvara Bodhisattva, Anda pun mulai menekuni Sadhana Dhumapuja, ini adalah tahap awal, tahap inti.
Selanjutnya Anda menekuni Dhumapuja, ketika asap sedang menyala, Anda harus bervisualisasi wadah Anda, japalah Mantra Visualisasi Sunya "OM. SIBAWA. SUDA. SARWA. DARMA. SIBAWA. SUDUO. HANG.", ini adalah Mantra Visualisasi Sunya. Mantra Visualisasi Sunya melambangkan seluruh alam semesta, Anda bervisualisasi Dhumapuja Anda menjadi besar hingga sebesar angkasa, kemudian ketika bervisualisasi asap menyala, asap pun berubah menjadi lima persembahan mulia. Seluruh makhluk halus suka barang-barang berharga, Anda harus memvisualisasikannya. Visualisasi rumah yang paling disukai makhluk halus, sebesar apapun Anda boleh bervisualisasi untuk mereka. Visualisasi mobil, visualisasi mobil sport Ferrari memenuhi seluruh angkasa. Anda visualisasi makanan. Anda visualisasi sayur-mayur, ini lebih murah. Anda visualisasi abalone, hisit! Pokoknya visualisasi benda-benda yang paling mahal. Sarang burung, lobster, kita makan yang bermutu. Saya bahkan mendengar bahwa ada acarya yang wajahnya tertulis abalone, hisit, sepertinya ke mana pun saya pergi harus makan abalone, hisit, setiap umat se-Dharma selalu mempersembahkan abalone, hisit, setiap kali makan harus abalone, hisit, semua orang pun menjulukinya acarya abalone, hisit.
Pokoknya lima persembahan mulia, Anda persembahkan semua yang terbaik. Lain kali kalian berikan persembahan seperti ini saja pada acarya! Melalui Dhumapuja berubah menjadi lima persembahan mulia, "pangan, sandang, papan, transportasi, dan hiburan" semuanya tercakup, hiburan juga dipersembahkan padanya. Mudra yang Anda bentuk waktu itu adalah Mudra Garuda, Garuda melambangkan asap, karena ia bisa terbang, mudra ini gampang diingat, ini sedang terbang! Asap terbang seperti ini bagaikan garuda, terbang ke setiap pelosok alam semesta, seluruh makhluk halus pun menerima persembahan Anda. Saat Anda menyelesaikan tahap menerima persembahan, Anda harus japa satu mantra, yakni Mantra Paripurna mempersembahkan pada mereka "OM. ABULADI. PUBAYA. SUOHA." Sewaktu menjapa satu mantra harus memetik jari satu kali, total 7 kali, harus japa 7 kali artinya sempurna. Mengapa harus memetik jari? Karena jika saat Anda melakukan persembahan, makhluk halus masih tidur, Anda memetik jari, ia pun bangun. Lagipula satu petikan jari artinya Anda harus mempersembahkan pada mereka, Anda harus bersiap-siap memberikan mereka persembahan, japa Mantra Paripurna 7 kali, petik jari 7 kali, artinya persembahan selesai dan sempurna.
PELIMPAHAN JASA SADHANA DHUMAPUJA BOLEH MENGGUNAKAN BAHASA UMUM YANG SEDERHANA
Mengenai pelimpahan jasa, kemarin banyak orang mengatakan bahwa pelimpahan jasa Mahaguru tidak bisa diingat! Lantas, saya pun baca agak pelan, dengarkan sebentar, "Seluruh Dhumapuja dari pancaguna, Dewaraja Aharagandha Madhuka, Raja Kinnara dan kerabatnya. Raja Aharagandha Pancajati dan rakyatnya. Raja Naga, Putri Naga, dan para kerabatnya. Dewa Gunung, Dewa Air, Dewa Sungai dan Laut. Terutama segenap insan yang telah meninggal dunia namun belum bereinkarnasi dan berada di tengah bardo, segenap insan yang risau, semoga memperoleh persembahan guna sempurna. Bardo selayaknya memahami agar bebas dari ketakutan dan penderitaan, Sambhogakaya Buddha yang sempurna, semoga lekas mencapai Samyaksambodhi, tetap menjalankan walau tanpa kekuatan demikian, juga berkorban tanpa kekurangan sehingga muncullah sugata, bersedia menjalankan Anuttara Saddharma. Semoga lewat kekuatan pahala ini, saya tersingkir dari segala rintangan, keempat penderitaan bagaikan ombak lautan, semoga semua insan dunia saha diselamatkan." Menghafal gatha ini sungguh merisaukan, kita menggunakan bahasa umum yang sederhana, saya lebih mengerti bahasa umum. Dengan kata lain "Dhumapuja saya ini dipersembahkan pada semua makhluk halus, dipersembahkan pada semua musuh dan penagih utang saya, dipersembahkan pada semua yang berwujud dan tidak berwujud, agar mereka memperoleh kepuasan dan kebahagiaan, semoga musuh dan penagih utang saya dapat meninggalkan saya, menjauhi saya, semoga musuh dan penagih utang saya melatih diri kelak mencapai keberhasilan, semoga semua musuh dan penagih utang saya mengubah duka menjadi suka, saya pun dapat selamat dan sejahtera, sehat selalu, dapat tekun melatih diri, OM MANI PADME HUM." Begitulah. Ini lebih sederhana. Anda mengerti memberikan persembahan kepada musuh dan penagih utang, mempersembahkan kepada semua makhluk halus.
TEMPAT IBADAH MILIK LANGIT DAN BUMI
Kemarin saat saya berceramah, saya sempat menyinggung tentang Song Xian-zheng, ia sekarang juga seorang yang melatih diri dengan tekun, "Sanlun Leizang Si" yang akan dibangunnya di Dallas tanpa menggalang dana, lahannya milik sendiri, ia menggunakan kekuatan sendiri untuk membangun Leizang Si sendiri. Saya memberinya nama "Sanlun Leizang Si". Anda semua jangan mengira "sanlun" berarti tiga roda dari kenderaan beroda tiga (becak), ini mengandung arti tiga kali memutar Dharmacakra dalam Buddhadharma, jadi baru disebut "sanlun" (tricakra). Kelak ia juga seorang donatur utama. Dulu ia di Seattle, begitu ia meninggalkan Seattle, Anda lihat, tingkat keberhasilannya lumayan. Jadi, saya berharap kita seluruh siswa Zhenfo, jangan sepenuhnya tekun di tempat ibadah, tempat ibadah tentu harus kita jalankan, sebab kita bisa berkumpul mengadakan kebaktian bersama, ada pahalanya, namun, tempat ibadah adalah milik langit dan bumi, bukan milik perorangan.
Mahaguru pernah mengatakan bahwa saya menjadi kepala Vihara Lei Tsang Taiwan hanya nama saja, sekarang Acarya Lian Zhe adalah penjabat kepala vihara, namun kenyataannya semua personalia, administrasi, keuangan semuanya dilakukan olehnya, saya pribadi tidak campur tangan. Aset Vihara Lei Tsang Taiwan sekarang, termasuk aset bangunan dan lahan boleh dibilang seratus juta. Jika saya seorang yang sangat serakah, seratus juta loh! Semua orang tahu, Chen Chuan-fang bilang, "Kekayaan tidak dibawa datang, juga tidak dibawa pergi, tapi setiap orang suka kekayaan." Jika Mahaguru suka kekayaan, saya kembali ke Vihara Lei Tsang Taiwan, saya adalah kepala vihara! Anda penjabat kepala vihara, wakil kepala vihara semuanya ke pinggir dan istirahat. Lalu, ini milik saya! Setiap hari saya menatap tiang besar berlapis emas, yang penting senang. Peluk sebentar dengan gembira, satu orang tidak cukup memeluk tiang besar, setinggi tujuh tingkat loh! Bodhisattva juga setinggi 7 tingkat, senang melihatnya. Sekali saya melihat Amitabha, makin lama makin agung, sungguh ingin bawa pulang, tapi tidak bisa. Tak bisa dibawa pergi, dari luar dikatakan milik Anda, sebenarnya milik bumi. Usia Anda bisa lebih panjang daripada Vihara Lei Tsang? Jika usia Anda lebih panjang daripada Vihara Lei Tsang, makan saja seperti makan kue bolu. Usia Anda juga tidak lebih panjang dari Vihara Lei Tsang! Itu memang milik bumi, maka kita harus berpikiran terbuka!
Chen Chuan-fang mengatakan bahwa dirinya sudah berpikiran terbuka, sekarang saya tidak mau apa-apa lagi, Mahaguru, menurut Anda bagaimana tingkat spiritual saya akhir-akhir ini? Begitu saya lihat, wah! Akhir-akhir ini cerita lucu Anda makin bagus dari hari ke hari. Saya menemukan bahwa keempat mama besar memang melatih diri, bahkan mengalami kemajuan. Salah satunya, ada satu mama besar, ia sudah menyatu dengan Avalokitesvara Bodhisattva. Salah satu mama besar, bisa pergi ke alam suci. Salah satu mama besar lagi, bisa pergi ke alam surga. Salah satu mama besar lagi, kelak akan menjadi presiden. Keempat sadhaka mengalami kemajuan, keberhasilan mereka cukup tinggi.
DENGAN MEMAHAMI MAKNA UTAMA SADHANA TANTRA
MENEKUNI AJARAN TANTRA AKAN MENCAPAI KEBERHASILAN
Anda menekuni Dhumapuja, dalam usaha duniawi, Anda bisa berhasil, usaha non duniawi juga akan berhasil. Asal tahu saja, ini adalah bekal dasar, Dhumapuja adalah sadhana bekal, sadhana bekal yang terbaik, baik sekali untuk sadhana pribadi. Saya beritahu makna utama sadhana Tantra pada Anda semua. Makna utama Tantra, orang yang mengerti akan mengerti, orang yang tidak mengerti tidak akan mengerti. Sadhana Tantra, di cakra kening ada sebuah aksara "HAN", bagian empat jari di cakra pusar ada setengah aksara "AH", lewat menghirup prana, akan muncul "api tummo"; di dalam hati Anda ada sebuah aksara "HUM" biru, aksara "HUM" berubah menjadi yidam, lewat saling mengisi antara api tummo dan bindu, akan berubah menjadi "tubuh ilusi" Anda. Jika di dalam mimpi Anda juga dapat bersadhana, Anda pun akan memperoleh "visualisasi mimpi"; di dalam mimpi Anda juga dapat bersadhana, bergabung dengan terang, Anda pun memperoleh "terang". Kelak Anda memblokir kedelapan lubang, hanya tinggal satu lubang, Anda dorong dengan sekuat tenaga kesadaran dan prana Anda lewat prana, inilah "memindahkan kesadaran". Setelah Anda keluar, Anda melihat yidam Anda, Anda melebur dengan yidam inilah "grong'jug". Saya telah katakan, sebuah "api tummo", sebuah "tubuh ilusi", sebuah "visualisasi mimpi", sebuah "terang", sebuah "memindahkan kesadaran", sebuah "bardo".
Jika Anda mengerti, jika Anda telah memiliki tubuh ilusi, Anda pun bisa menggunakan kekuatan Anda mengendalikan tubuh ilusi Anda untuk langsung terlahir di Buddhaloka, langsung menggunakan tubuh ilusi Anda mencapai kebuddhaan disebut "mencapai kebuddhaan dalam tubuh sekarang". Jika Anda tidak bisa, Anda visualisasi yidam Anda di atas kepala Anda, nadi tengah yidam dan nadi tengah Anda terhubung, gerakkan prana yang telah Anda pelajari ke atas, dorong kesadaran Anda ke kesadaran yidam, dorong ke nadi tengah yidam, menyatu dengan yidam, Ia terbang ke alam suci, Anda pun ke alam suci. Jika masih tidak bisa, Anda tidak dapat mencapai keberhasilan tubuh ilusi Anda, hanya bardo Anda yang muncul, lantas Anda harus segera belajar "Metode Memindahkan Kesadaran". Anda harus mengerti menjapa mantra, mengerti visualisasi, yidam Anda muncul, Anda melebur ke dalam yidam Anda, Anda pun memindahkan kesadaran. Jika Anda ingin menjadi presiden, kelak Anda ingin menjadi presiden yang terkenal di dunia, Anda mesti belajar visualisasi, Anda harus visualisasi ibu yang melahirkan presiden, Anda harus mencarinya; kemudian bardo atau arwah Anda memasuki rahimnya, ini disebut "grong'jug"; Anda masuk ke rumah ini, lalu dilahirkan oleh ibu presiden, kelak Anda pun menjadi putra langit yang sudah ditakdirkan. Di dalam Tantra, ini disebut "Sadhana Grong'jug".
Kekuatan bardo orang biasa tidak cukup, sebab orang biasa tidak dapat mengendalikan diri, ia hanya dapat menempel di kupu-kupu. Kupu-kupu beterbangan, bardo Anda lewat, Anda menempel di atasnya, beterbangan, terbang ke pundak orang dekat. Anda jangan tepuk, karena ia maybe your grandfather or grandmother, menempel di sayap. Kadang-kadang, ia akan menempel di serangga, sewaktu Anda sedang melakukan penyeberangan, tiba-tiba, serangga yang belum pernah lihat sebelumnya, merayap ke atas meja Anda.
Suatu kali, saya membantu menyeberangkan seorang kerabat, seekor serangga merayap, mereka melihatnya ingin memukulnya dengan tangan, saya bilang, "Tunggu. It's your brother!" Ia adalah kakak Anda yang menempel di serangga pulang mencari Anda, ini juga salah satu dari Sadhana Grong'jug, tapi Sadhana Grong'jug demikian adalah Sadhana Grong'jug berkekuatan rendah, ia hanya dapat menempel di serangga dan kupu-kupu, tidak dapat menempel di seekor burung, kemudian terbang pulang mengunjungi orang dekatnya, lalu pergi setelah itu. Jangan menyakitinya.
Kita sebagai Tantrika mengerti Sadhana Grong'jug, seperti ada yang mengatakan ia ingin terlahir di dalam keluarga Bill Gates. Kalau begitu, sewaktu Anda meninggalkan dunia, Anda segera mencari istrinya, masuk ke dalam rahimnya, masuk ke dalam janinnya, begitu lahir Anda pun menjadi putra Bill Gates, Anda terlahir menjadi orang kaya. Untuk itu, tingkat spiritual Anda harus memadai, Anda dapat mengendalikan diri, Anda dapat pergi ke alam suci atau mencapai kebuddhaan atau bereinkarnasi menjadi presiden atau bereinkarnasi menjadi orang kaya atau bereinkarnasi ke mana pun sesuai kehendak Anda. Ini adalah keberhasilan kita dalam menekuni Tantra.
Sebentar lagi saya akan memberikan abhiseka Yamantaka untuk Anda semua. Sadhana Dhumapuja ini, saya minta acarya di Miyuan menuliskan urutan sadhana. Setelah selesai ditulis, perlihatkan pada saya, saya lihat bagus sekali, kemudian Anda semua bersadhana berdasarkan urutan ini. Saya pikir Anda semua kurang lebih sudah mengerti, kita menekuni begitu banyak yidam! Hanya ditambah persembahan Dhumapuja saja. Menurut saya, kita japa 7 kali mantra, 7 kali mantra adalah japa "OM. ABULADI. PUBAYA. SUOHA." Japa mantra ini saja, jangan japa mantra "OM. ABULADI. BULAYA. SUOHA." Japalah "OM. ABULADI. PUBAYA. SUOHA." Urutan sadhana Dhumapuja ini boleh dilakukan oleh semua orang, Anda semua juga boleh memanjatkan Sutra Raja Agung.
Sebentar lagi saya memberikan abhiseka Yamantaka pada Anda semua, walaupun Anda tidak menekuni Sadhana Yamantaka, namun Anda boleh menjapa Mantra Yamantaka, bisa membuat anda panjang umur. Beruntunglah kalian yang datang ke sini! Asalkan Anda menguasai mantra vajra dari Yamantaka, Anda sering japa, ratusan racun tidak mempan, Anda pun panjang umur dan bebas leluasa.
Om Mani Padme Hum.
Langganan:
Postingan (Atom)




